Anda di halaman 1dari 15

PEMBELAJARAN TERPADU

MODEL INTEGRATED
Dosen Pengampu: Dr. Yoyok Yermiandhoko, M.Pd.
Kelompok 4:
Mazroatul Hidayah (19070855023)
She Fira Azka Arifin(19070855061)
B 2019 DIKDAS
Model Integrated
Integrated berasal dari bahasa inggris “integrate” -> mengintegrasi atau mempersatukan
Integrated -> padu atau terpadu
Fogarty (2009:76) Pembelajaran integrated (keterpaduan) merupakan
model pendekatan antar bidang studi yang dapat menggabungkan
beberapa bidang studi dengan menetapkan prioritas mencakup
keterampilan konsep dan sikap yang saling tumpang tindih.

Rusman (2011:136) Model integrated merupakan pemaduan sejumlah


topik dari mata pelajaran yang berbeda, tetapi esensinya sama dalam
sebuah topik tertentu. Topik evidensi yang semula terdapat dalam
beberapa mata pelajaran agar tidak membuat muatan kurikulum
berlebihan cukup diletakkan dalam mata pelajaran tertentu.
Model Integrated

Model integrated (terpadu) adalah


perpaduan dari beberapa aspek
(konsep, keterampilan, sikap) atau
kesamaan dari beberapa bidang studi
yang tumpang tindih untuk menjadi satu
kesatuan tema yang akan diajarkan.

Hanya Konsep, sikap, dan keterampilan


yang tumpang tindih yang akan diajarkan
Model integrated (terpadu) dapat
memunculkan pola yang dapat
memadukan beberapa mata pelajaran
utama dengan menentukan persamaan
keterampilan, konsep dan sikap pada
keseluruhannya.
Model ini juga memiliki ciri khusus yang
dapat memadukan sejumlah topik
menjadi sama dari beberapa mata
pelajaran yang berbeda.
Karakteristik Model Integrated
Memadukan sejumlah topik dari mata pelajaran yang berbeda tetapi inti atau esensinya
sama dalam topik tertentu. Sehingga topik topik yang tumpang tindih saja yang akan
diajarkan

Menekankan pembentukan pemahaman dan kebermaknaan

Lebih memperhatikan proses daripada hasil semata

Tema yang berkaitan dan tumpang tindih merupakan hasil akhir yang dicari dan dipilih
oleh guru dalam tahap perencanaan
Prinsip Model Integrated
Tidak
Tidak hanya
hanya menitik
menitik beratkan
beratkan konsep-konsep
konsep-konsep atau
atau topik
topik atau
atau pengetahuan
pengetahuan dalam
dalam pelajaran
pelajaran tersebut,
tersebut,
melainkan
melainkan juga
juga keterampilan
keterampilan dan
dan sikap
sikap

Dibentuk
Dibentuk team
team teching
teching yang
yang berasal
berasal dari
dari beberapa
beberapa mata
mata pelajaran
pelajaran yang
yang berbeda
berbeda tetapi
tetapi memiliki
memiliki tema
tema
yang
yang tumpang
tumpang tindih
tindih (overlap)
(overlap)

Penggalian
Penggalian tema
tema khususnya
khususnya di
di sekolah
sekolah dasar
dasar diharapkan
diharapkan tidak
tidak terlalu
terlalu luas,
luas, menekankan
menekankan kebermaknaan
kebermaknaan

Tetap mempertimbangkan kurikulum, dan memperhatikan ketersediaan sumber belajar


Kelebihan Model Integrated Kelemahan Model Integrated

Siswa dapat memahami antar bidang studi Pelaksanaannya diperlukan guru yang terampil, memiliki percaya diri,
memiliki penguasaan konsep, sikap, dan keterampilan

Membangun pemahaman di seluruh mata pelajaran secara holistik


Diperlukan pembentukan tim antarbidang studi yang pada kenyataannya
sulit dilakukan baik dalam perencanaan dan Pelaksanaan

Memberi kemudahan kepada siswa dalam mempelajari materi yang berkaitan dan materi lebih bermakna

Membutuhkan komitmen dan sumber daya yang memadahi

Satu pelajaran dapat mencakup banyak dimensi

Aspek penilaian pembelajaran terpadu tidak hanya melakukan penilaian


akhir tetapi penilaian proses
Mampu membangun motivasi siswa dalam proses belajar mengajar
Implementasi Model Integrated

3
2
Keterhubungan dalam
1 Menentukan jenis
mata pelajaran
tersebut ditemukan
mata pelajaran dan
konsep, keterampilan,
jenis keterampilan
Mengkaji kurikulum dan sikap yang
yang dapat
berbagai mata pelajaran tumpang tindih dan
dipadukan pada
yang dimungkinkan dapat berhubungan
pembelajaran
memunculkan ide untuk
dengan model
pembelajaran terpadu
integrated
MATA PELAJARAN DAN KD MATERI POKOK INDIKATOR
SBdP
3.2 Memahami tangga nada Notasi dan lirik lagu “Air 3.2.1 Menentukan nada pada lagu “Air Terjun”
4.2 Menyanyikan lagu-lagu dalam Terjun” 4.2.1 Menyanyikan lagu “air terjun” sesuai dengan
berbagai tangga nada dengan tangga nada
iringan musik
BAHASA INDONESIA
3.8 Menguraikan urutan peristiwa Cerita nonfiksi siklus air 3.8.1 Menentukan urutan peristiwa dari cerita nonfiksi
atau tindakan yang terdapat pada dan manfaatnya tentang siklus air dan pemanfaatan air
teks nonfiksi 3.8.2 Menguraikan setiap urutan peristiwa dari cerita
nonfiksi tentang siklus air dan pemanfaatan air

4.8 Menyajikan kembali peristiwa 4.8.1 Menuliskan urutan peristiwa dari cerita nonfiksi
atau tindakan dengan tentang siklus air dan pemanfaatan air
memperhatikan latar cerita yang 4.8.2 Melaporkan kembali peristiwa nonfiksi tentang
terdapat pada teks fiksi siklus air dan pemanfaatan air secara lisan

IPA
3.8 Menganalisis siklus air dan Peristiwa siklus air 3.8.1 Menguraikan tahapan siklus air
dampaknya pada peristiwa di 3.8.2 Mengaitkan siklus air dengan dengan peristiwa
bumi serta kelangsungan yang terjadi di bumi
makhluk hidup
4.8 Membuat karya tentang skema 4.8.1 Membuat gambar skema tahapan siklus air
siklus air berdasarkan informasi kaitannya dengan peristiwa di bumi
dari berbagai sumber 4.8.2 Melaporkan tahapan siklus air kaitannya dengan
peristiwa di bumi secara lisan
Konsep: Asal mula air/
bersiklus dan lagu airterjun
Sikap: kerjasama tertib
Keterampilan: menyajikan
keterurutan, &
menalar kaitannya
dalam kehidupan

Konsep: Asal mula air/


bersiklus dan lagu airterjun
Sikap: kerjasama tertib
Keterampilan: menyajikan
keterurutan, &
menalar kaitannya
dalam kehidupan
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP) KURIKULUM 2013
Satuan Pendidikan : Sekolah Dasar
Kelas / Semester : 5 /II
Tema : Air
Alokasi waktu : 6 x 35 menit
Tujuan Pembelajaran
1. Dengan menyanyikan lagu, siswa mampu menentukan nada pada lagu “Air Terjun” dengan tepat.
2. Dengan memahami notasi pada lagu, siswa mampu menyanyikan lagu “Air Terjun” sesuai nada pada lagu.
3. Dengan menggunakan media ritatoon laci siklus air, siswa mampu menentukan urutan peristiwa dari cerita
nonfiksi tentang siklus air dan pemanfaatan air dengan tepat.
4. Dengan menggunakan media ritatoon laci siklus air, siswa mampu menjelaskan setiap urutan peristiwa dari cerita
nonfiksi tentang siklus air dan pemanfaatan air sesuai dengan peristiwa di gambar.
5. Dengan berdiskusi dan menggunakan media ritatoon laci siklus air, siswa mampu menuliskan urutan peristiwa
dari cerita nonfiksi tentang siklus air dan pemanfaatan air dengan benar.
6. Setelah berdiskusi menggunakan media ritatoon laci siklus air, siswa mampu melaporkan kembali peristiwa
nonfiksi tentang siklus air dan pemanfaatan air secara lisan dengan benar.
7. Dengan menggunakan media ritatoon laci siklus air, siswa mampu menguraikan tahapan siklus air dengan benar.
8. Dengan menggunakan media ritatoon laci siklus air, siswa mampu mengaitkan tahapan siklus air dengan dengan
peristiwa yang terjadi di bumi dengan benar.
9. Dengan memahami tahapan siklus air, siswa mampu membuat gambar skema tahapan siklus air kaitannya
dengan peristiwa di bumi dengan benar.
Materi
- Cerita nonfiksi/teks tentang asal mula air dan kaitannya dalam kehidupan sehari hari
- Notasi dan lirik lagu air terjun
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Pembukaan 1. Guru membuka pembelajaran dengan salam pembuka 20 menit
2. Guru dan siswa berdoa memulai pembelajaran
3. Guru menanyakan kabar siswa
4. Guru melakukan absensi untuk mengetahui kehadiran siswa
5. Guru menyampaikan motivasi untuk memulai pembelajaran
6. Guru mengajak siswa ice breaking (alfa zone)
7. Guru melakukan apersepsi kaitan manusia dengan lingkungan
8. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.
Inti 1. Siswa membuka materi pembelajaran lagu “air terjun” ciptaan A.T. Mahmud (Mengamati) 175 menit
2. Siswa menganalisis identitas lagu “Air Terjun” bersama-sama (Menalar)
3. Siswa menirukan bersama-sama menyanyikan notasi lagu “air terjun” yang disimulasikan guru setiap baris(Mencoba)
4. Siswa menyanyikan syair lagu sesuai dengan notasi lagu “air terjun” (Mengkomunikasikan)
5. Siswa menanya manfaat air dalam kehidupan sehari-hari (Menanya)
6. Siswa diminta menjelaskan tentang peristiwa siklus air (Mengkomunikasikan)
7. Siswa ditunjukkan media ritatoon laci siklus air (Mengamati)
8. Siswa dan guru bertanya jawab tentang media berbentuk laci tersebut untuk mengajak siswa aktif berbicara (Menanya dan menalar)
9. Guru meminta siswa untuk menebak isi laci yang ditampilkan dengan memberikan pernyatan yang mengarah pada jawaban isi kotak laci (Mencoba dan
Menalar)
10.Siswa mengemukakan berba
11.gai clue-clue yang mengarah pada isi kotak (Mengkomunikasikan)
12.Guru mengeluarkan isi kotak laci setelah menerima clue-clue yang sesuai dengan isi kotak
13.Siswa mengamati penjelasan guru tentang keberadaan air yang dapat memberikan manfaat dan asal air menggunakan media ritatoon laci siklus air
(Mengamati)
14.Siswa menerima informasi ciri nonfiksi berdasarkan gambar peristiwa nonfiksi pada media ritatoon (Mencoba)
15.Setiap kelompok diberi 1 set media ritatoon laci siklus air
16.Siswa menerima informasi cara penggunaan media ritatoon laci siklus air yang dijelaskan oleh guru (Menalar)
17.Siswa diberi LKPD dan diberi penjelasan cara penggunaan media tersebut
18.Siswa diberikan waktu untuk berdiskusi sesuai instruksi (Mencoba)
19.Siswa bersama kelompok diminta untuk menyajikan keterurutan gambar seri pemanfaatan air dan proses siklus air(Menalar dan Mengkomunikasikan)
20.Setiap kelompok menyajikan hasil diskusi pengamatan gambar tentang pemanfaatan air kaitannya dengan siklus air secara lisan dan menggambar tahapan
siklus air (Mengkomunikasikan)
21.Siswa dalam kelompok lain menyimak dan mengapresiasi kelompok yang maju (Mengamati)
22.Siswa menerima informasi banyak pemanfaatan air dalam kehidupan yang tidak terlepas dari peristiwa siklus air
Penutup 1.Guru memberikan rewards kepada setiap kelompok yang sudah melaporkan hasil diskusi 15 menit
2.Guru bersama siswa menyimpulkan pembelajaran peristiwa nonfiksi manfaat air yang
berkaitan dengan peristiwa siklus air
3.Guru menyampaikan pesan moral berkaitan dengan pembelajaran hari ini
4.Siswa diminta merapikan alat tulis dan kembali ke tempat duduk dengan rapi.
5.Siswa bersiap pulang dengan berdoa bersama
6.Guru menutup pembelajaran dengan salam penutup

PENILAIAN
•Teknik Penilaian
Penilaian yang dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung.Aspek sikap yang diamati yakni :
- Percaya Diri
- Disiplin
-Bekerja sama dalam kelompok

Unjuk Kerja Berbicara


Menyajikan atau melaporkan peristiwa siklus air & pemanfaatan air berkaitan dengan peristiwa siklus air menggunakan gamabr
kreasinya
Terima Kasih