Anda di halaman 1dari 57

ORGANA GENITALIA

MASCULINA

OLEH
Dr.DJUANDA M.NOOR
FK - UMI
ORGANA GENITALIA FEMININA
* ORGANA GENITALIA FEMININA EXTERNA
* ORGANA GENITALIA FEMININA INTERNA

ORGANA GENITALIA MASCULINA


* ORGANA GENITALIA MASCULINA EXTERNA
* ORGANA GENITALIA MASCULINA INTERNA
ORGANA GENITALIA MASCULINA ;
EXTERNA - Penis
- Scrotum
- Urethra masculina

INTERNA - Testis
- Saluran – saluran Genitalia:
Ductuli Efferentes, - Ductus Epididymis
Ductus deferens - Ductus Ejaculatorius
- Kelenjar-kelenjar Genitalia :
Gld.Prostat
Gld.Vesicula seminalis
Glandula Bulbourethralis
scrotum
 Alat Copulasi
 Struktur : - Jaringan erectil,
dapat mengeras ( erectie )
 Bagian Utama :
- Radix Penis, - bgn terfiksasi
- Corpus penis : - bgn yang dpt.bergerak
 - Glans penis ; - ujung, muara OUExt.
 Erectie dapat terjadi karena rongga-rongga dalam
Jaringan erectil terisi oleh sejumlah darah
 Terdiri dari 3 buah batang jaringan Erectil :
 - Corpus Spongiosum Penis, 1 buah, meluas ke-
dorsal menjadi Bulbus Penis
 - Corpus Cavernosum Penis, 2 buah, dibagian-
dorsal membentuk Crus Penis
 Crus Penis difiksasi pada :
- Ramus Pubo-ischiadicum
- Membrana Perinealis
 Terletak bebas, mudah bergerak, dibungkus kulit
 Corpus Penis terdiri dari :
- 2 Corpus Cavernosum Penis
- 1 Corpus Spongiosum Penis

Corp.Cavernosum Penis adalah bagian utama


Corpus Penis dan menjadi Dorsum Penis
Ujung anterior buntu, dibungkus oleh Glans Penis
Didalam Corp.Cav. terdapat A.Profunda Penis
 Corpus Spongiosum Penis :
 - Bentuknya lebih kecil
 - Terletak dibawah kedua Corp. Cav.Penis
 - Ujung Anterior membesar  Glans Penis
 - Didalam Corpus Spongiosum ini berjalan
Urethra Pars Cavernosa
 Glans Penis terdapat :
 - Corona Glandis : tepi glans penis yang
agak menonjol
 - Preputium Penis : kulit yang membungkus
Glans Penis
 Collum Glandis adalah cekungan diantara
Glans Penis dengan Corpus Cav.Penis
 Didaerah Collum dan Corona Glandis terdapat
kelenjar Gld.Preputialis yang memproduksi
Smegma ( Zat warna putih berbau khas )

 Didalam Corp.Cavernosum dan Corp. Spongiosum


terdapat Trabecula Corporis yang membentuk
Rongga-rongga Caverne yang berisi darah
 Sebuah kantong dari kulit didalamnya terdapat
ruangan yang disebut Cavum Scroti
 Letaknya di caudal Radix-penis
 Cavum scroti dibagi dua oleh Septum Scroti

 Isi Cavum-scroti :
- Testis, pada tiap cavum Scroti,
- Epididimis,
- Funiculus Spermaticus ( bagian caudal )
 Jaringan Kulit, tipis, berpigmen, berambut
 mengandung Kel.Sebacea, Kel.Keringat
 Tunica Dartos :
- jaringan ikat padat,
- membentuk Septum-scroti
- mengandung Musculus Dartos
 Tunica Vaginalis : bersama Testis masuk Scrotum
 Fascia Spermatica Interna & externa
 Bentuk & Ukuran Scrotum bervariasi
 Dipengaruhi oleh faktor sekitarnya.
- Suhu udara yang dingin M.Dartos berkontraksi
kulit Scrotum akan berkerut
- Suhu udara yang panas  kulit Scrotum longgar

 Salah satu Fungsi Scrotum ialah mempertahankan


suhunya yang optimal agar proses Spermatogenesis
berlangsung baik dan sempurna
TESTIS
Ada 2 buah, Bentuk Ovoid, Ukuran : 4 x 3 x 2,5 cm
 Morfologi : Permukaan halus, bentuk convex,
- Facies ; Medialis dan lateralis
- Sisi : Margo Anterior dan Posterior
- Ujung : Bulat, Extremitas Superior dan Inferior
 Fungsi : Produksi Spermatozoa & Hormon
 Homolog : Ovarium pada Wanita
 Letak Testis dalam Scrotum tidak sama tinggi.
 Ada 3 lapis ;
 Dari luar ke dalam ;
 - Tunica Vaginalis : Bagian dari Peritoneum
 - Tunica Albuginea : Jaringan ikat putih, tebal
 membentuk Mediastinum Testis
 - Tunica Vasculosa ( Corpus Highmori )
berupa jaringan ikat dan-
anyaman pembuluh darah
 Dari Mediastinum Testis terbentuk :
Septula Testis : membentuk Lobuli Testis berupa
Rongga kecil sekitar 250 buah
 Isi Lobuli-testis : 2 atau lebih Tubuli-seminiferi-contorti
 Tubuli-seminiferi-contorti saling berhubungan,
berbentuk lurus disebut Tubuli-seminiferi-recti
 Dalam Mediastinum-testis Tubulus ini beranastomose
membentuk Rete-testis. Dari Rete-testis ini terdapat
6 – 12 buah Ductuli-efferentis dan berhubungan -
dengan Epididymis
 VASCULARISASI
 Arteri Testicularis = A.Ovarica
 Vena Testicularis,  bergabung dengan
Plexus Pampiniformis
 V.Testic.dextra bermuara - Vena Cava Inferior
 V.Testic.sinistra bermuara  Vena Renalis Sinistra

 INNERVASI : Dari Plx.Nervosum –testicularis


 Rasa nyeri pada Testis = Referred-pain menyebar-
ke Inguinal dan Caudal dinding Abdomen
 Saluran yang berkelok-kelok
 Letaknya pada margo posterior Testis, menutupi
Facies lateralis Testis.
 Bagian-bagian: Caput, Corpus dan Cauda
 Caput dihubungkan oleh Ductuli-efferentis dengan Testis
 ISI : Beberapa Lobuli-epididymis bersatu membentuk
Caput-epididymis yang bermuara kedalam Ductus-
Epididymis yang berkelok-kelok.
Cauda-epididymis berakhir pada Ductus-deferens
 Lanjutan Cauda Epididymis
 Berbentuk saluran yang panjang
 Dinding tebal dengan lapisan otot polos
 Dilalui oleh Spermatozoa
 Lokalisasi :
 - Dorsal Testis, Ascendens. Meninggalkan Scrotum,
masuk Canalis Inguinalis bersatu dengan Funiculus-
Spermaticus, masuk Gld.Prostat
 Ujung terminalnya berkelok-kelok dan membesar
membentuk Ampulla-ductus-deferens
 Dibentuk oleh :
- Ductus Deferens, - Arteri Testicularis
- Plexus Pampiniformis, - Arteri Cremasterica
- Ductus Lymphaticus, - Cabang N.Genitofemoralis
- Processus Vaginalis Peritonei
 Pembungkus :
- Fascia Spermatica Interna, - Fascia Cremasterica
bersama M.Cremaster, - Fascia Spermatica Ext
 Kontraksi M.Cremaster akan mengangkat Testis.
 Letaknya mulai dari Annulus Inguinalis Internus,
masuk Canalis Inguinalis sampai pada Margo-
posterior Testis
 Bentuknya seperti Pyramid terbalik
 Basis Prostat menghadap Collum Vesica Urinaria
 Apex mengarah ke Diaphragma Urogenitalia
 Struktur :
 - 50% Kelenjar, 25% Otot polos, 25 % Jaringan ikat
 - terdiri dari 3 lobi, 2 lobus lateral, 1 lobus medial
 Urethra Pars Prostatica menembus bagian anterior
Prostat secara vertical
 Hypertrophi Prostat dapat menghalangi proses
pengeluaran Urine dari Vesica Urinaria
 Ada 2 buah, terletak symetris,
diantara Rectum dengan Vesica Urinaria
 Morfologi :
Bentuk kantong, ujung cranial bulat dan buntu
Ujung caudal kecil membentuk Duct.Excretorius
Ductus ini bertemu dan bergabung dengan Ampulla
Ductus Deferens membentuk Ductus Ejaculatorius
di dalam Gld.Prostat
 Ada 2 buah, terletak kiri dan kanan linea mediana
 Berada di antara pars caudalis Prostat dengan
Bulbus-penis
 Di Dorsal Urethra Pars Membranacea
 Saluran keluar menembus Diaphragma UG, lalu
masuk Bulbus-penis
 Bermuara di bagian caudal Urethra Pars Spongiosa
 Fungsi , menghasilkan secret
 Stimulus Parasimpathis oleh N.Cavernosus-penis
 Vasodelatasi Arteria Helicinae
 Caverne berisi darah, Vena menjadi tertekan.
 - Penis menjadi tegang ( Erectie )

 Sesudah Ejaculasi :
 Stimulus Sympathis  Vaso konstriksi Arteri
 Darah Venous mengalir kembali
 Caverne menjadi kosong kembali
 Penis menjadi Flaccid