Anda di halaman 1dari 14

Learning Issue

LBM 2

Nama: Rizki Agustiyan Andriani


Nim: 30901800151
1. Tanda dan gejala dari obesitas?
Bentuk tubuh, penampilan dan raut muka penderita obesitas :

 Paha tampak besar, terutama pada bagian proximal, tangan


relatif kecil dengan jari –jari yang berbentuk runcing.
 Kelainan emosi raut muka, hidung dan mulut relatif tampak
kecil dengan dagu yang berbentuk ganda.
 Dada dan payudara membesar, bentuk payudara mirip dengan
payudara yang telah tumbuh pada anak pria keadaan demikia
n menimbulkan perasaan yang kurang menyenangkan.
 Abdomen, membuncit dan menggantung serupa dengan bentuk b
andul lonceng, kadang – kadang terdapat strie putih atau
ungu.
 Lengan atas membesar, pada pembesaran lengan atas ditemuk
an biasanya pada biseb dan trisebnya
Pada penderita sering ditemukan gejala gangguan emosi yang m
ungkin merupakan penyebab atau keadaan dari obesitas.
sumber: klein. jd 2010
2. Apakah penyakit obesitas bisa menyebabkan komplikasi?
Obesitas dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang, bahka
n dapat memperpendek usia. Penderita obesitas akan merasaka
n isolasi sosial, rasa malu, bahkan rasa bersalah. Selain i
tu, obesitas juga dapat menyebabkan berbagai gangguan fungs
i organ tubuh.
Selain itu, penderita obesitas juga berisiko mengalami hipe
rtensi, penyakit jantung, stroke, osteoartritis, dan sakit
punggung kronis. Obesitas dapat memicu hipertensi, kadar gu
la tinggi, dan trigliserida tinggi, sehingga dapat memicu s
indrom metabolik.Obesitas juga mempengaruhi sistem reproduk
si manusia. Wanita yang mengalami obesitas dapat mengalami
siklus menstruasi yang tidak teratur bahkan infertilitas.
sumber: honestdocs
3. Askep
4. Penatalaksanaan dari obesitas?
1. non farmakologi:
 alasan atau motivasi untuk menurunkan bb
 usaha yang pernah dilakukan untuk menurunkan bb
 dukungan dari keluarga dan teman
 kemauan dalam aktivitas fisik
menurut sukasah (2007 )
2. farmakologi: Sirbutramine dan orlistat merupakan obat-ob
atan penurun berat badan yang telah disetujui untuk penggun
aan jangka panjang. Sirbutramine ditambah diet rendah kakal
or an aktifitas fisik efektif menurunkan berat badan dan me
mpertahankannya. Orlistat menghambat absorpsi lemak sebanya
k 30 persen. Dengan pemberian orlistat, dibutuhkan penggant
ian vitamin larut lemak karena terjadi malabsorpsi parsial
(Sugondo,
2008).
5. Apasaja patofisiologi dan pathway pada kasus tersebut?
Obesitas terjadi akibat ketidakseimbangan masukan dan kelua
ran kalori dari tubuh serta penurunan aktifitas fisik (sede
ntary life style) yang menyebabkan penumpukan lemak di seju
mlah bagian tubuh.Penelitian yang dilakukan menemukan bahwa
pengontrolan nafsu makan dan tingkat kekenyangan seseorang
diatur oleh mekanisme neural dan humoral (neurohumoral) yan
g dipengaruhi oleh genetik, nutrisi,lingkungan, dan sinyal
psikologis. Pengaturan keseimbangan energi diperankan oleh
hipotalamus melalui 3 proses fisiologis, yaitu pengendalian
rasa lapar dan kenyang, mempengaruhi laju pengeluaranenergi
dan regulasi sekresi hormon. Proses dalam pengaturan penyim
panan energi ini terjadi melalui sinyal-sinyal eferen (yang
berpusat di hipotalamus) setelah mendapatkan sinyal aferen
dari perifer (jaringan adiposa, usus dan jaringan otot). Me
nurut Rosen 2008
6. Apa bahaya anak mengalami obesitas?
Obesitas pada anak tak hanya meningkatkan risiko berbagai p
enyakit kronis. Menurut Mayo Clinic, anak yang obesitas jug
a bisa mengalami komplikasi secara sosial dan emosional. Ad
a juga komplikasi secara fisik yaitu sindrom metabolik, kol
estrol dan tekanan darah tinggi, asma, gangguan tidur.
sumber: mayo clinic
7. Apa pemeriksaan penunjang obesitas?
Pemeriksaan penunjang untuk obesitas mencakup pemeriksaan d
asar (profil lipid dan fungsi hepar) dan pemeriksaan klinis
yang sesuai dengan indikasi.
1. Profil Lipid
Hasil pemeriksaan profil lipid yang mencakup kadar kolester
ol puasa, trigliserida, high-density lipoprotein cholestero
l (HDL-C) pada pasien obesitas dapat normal atau termasuk d
islipidemia tipikal terkait sindrom kardiometabolik yang di
tandai dengan berkurangnya HDL-C dan meningkatnya trigliser
ida puasa.
2. Fungsi Hepar
Fungsi hepar dapat ditemukan normal pada sebagian pasien ob
esitas. Namun, adanya peningkatan kadar transaminase dapat
mengindikasikan kondisi steatohepatitis non alkoholik atau
infiltrasi fatty liver.
Sumber: Kinlen D, Cody d, O’Shea D. Complication of Obesit
y [8]
8. BMI pada kasus tersebut?
BMI: 46kg/ (1,16x1,16)
BMI: 34,2 (termasuk kategori gemuk/kelebihan berat badan ti
ngkat berat)
(Sumber : Departemen Kesehatan RI)
9. apa hubungan penyakit DM ayah dengan obesitas anaknya?
Dari skenario ayah nya mempunyai penyakit DM dan anaknya me
mpunyai penyakit obesitas. Dari penelitian didapatkan bahwa
faktor resiko DM lebih beresiko dibandingkan dengan obesita
s pada umumnya. Dan keduanya bisa saling berhubungan karena
dipengaruhi oleh faktor genetik.