Anda di halaman 1dari 6

KEPRIBADIAN PERAWAT

Nama Kelompok :

1. Nurul Chafifah (1811020140)


2. Nabila Nursaninah (1811020146)
3. Azzahroh Zanubatul A (1811020164)
PENGERTIAN KEPRIBADIAN PERAWAT

Kepribadian atau personality, berasal dari kata personare yang berarti topeng. Selanjutnya istilah
ini berubah menjadi gambaran social atau peran tertentu pada diri individu.
Berdasarkan pendapat para ahli bahwa kepribadian adalah suatu organisasi psichophysis yang unik
(khas) pada diri setiap individu yang ditentukan atau dipengaruhi oleh faktor-faktor bawaan dan
lingkunga, sehingga menjadi penentu atau memengaruhi tingkah laku. Kepribadian mencakup
kebiasaan, sikap, dan sifat yang dimiliki seseorang apabila berhubungan dengan orang lain.

Kepribadian Perawat : suatu organisasi yang unik (khas) pada diri setiap individu yang ditentukan
oleh faktor bawaan dan lingkungan untuk berinteraksi dengan baik dalam memberikan pelayanan yang
baik dan benar kepada klien/pasien. Keseluruhan tingkah laku seseorang yang diintegrasikan sehingga
menjadi penentu untuk berinteraksi dg baik dalam memberikan asuhan keperawatan sesuai dengan
standar pelayanan kesehatan terhadap klien/pasien
CONTOH KEPRIBADIAN PERAWAT DALAM PRAKTIK PROFESIONAL

1.Keadaan Fisik dan Kesehatan

Pekerjaan perawat penuh dinamika, sehingga kondisi badan harus baik,


sehat dan mempunyai energy yang banyak. Bila perawat kurang stamina,
kurang ketahanan fisik, mental atau ketegangan emosi.
2. Penampilan Menarik

Hal ini mengambil peranan dalam mengubah suasana hati pasien yang
sedang sedih, tetapi harus diingat penampilan menarik bukan berarti harus
ber-make up atau dandan berlebihan. Yang diharapkan, perawat dengan
penampilan bersih dan segar dalam melaksanakan tugasnya disertai sikap
serta suara yang lembut dan menyenangkan.
3. Kejujuran

Sifat ini sangat penting dimiliki karena setiap orang termasuk pasien dan
keluarganya ingin kepastian akan sikap jujur orang lain terhadapnya.
Harus di tanamkan bahwa sikap perawat didasarkan pada pengabdian
yang murni untuk kesejahteraan manusia, bukan untuk mendapatkan
pahala atau hadiah dengan sikap berpura-pura.