Anda di halaman 1dari 30

MI 3

Modul Inti 3

Pelaporan Peserta
Program Internsip
Dokter Indonesia
Tujuan Modul
Umum:  Khusus:
1. Mampu menjelaskan:
◦ Dipahaminya  Tujuan pelaporan
peserta PIDI
pelaporan peserta  Jenis-jenis pelaporan
oleh pendamping peserta PIDI
 Batasan setiap jenis
PIDI pelaporan peserta PIDI
2. Mampu
melaksanakan:
 Evaluasi kinerja
peserta PIDI
 Memfasilitasi peserta
PIDI agar dapat
menca
pai target kinerja
yang
sudah ditentukan.
Pengantar
Pelaporan Peserta PIDI
Adalah catatan yang dibuat oleh peserta
untuk melaporkan kegiatan dan capaian
kerja profesional yang dilakukan selama
menjalani PIDI.
Pelaporan peserta PIDI dimasukkan
dalam buku log Rumah Sakit dan
Puskesmas.
Diperlukan sebagai alat untuk evaluasi
kinerja peserta PIDI
Prasyarat penerbitan Surat Tanda
Selesai Internsip (STSI)
Pelaporan Peserta PIDI
Laporan2 kegiatan Peserta PIDI dimasukkan dalam
Buku Log Rumah Sakit dan Puskesmas.
 Jenis-jenis pelaporan peserta PIDI adalah:
◦Pelaporan kinerja di Wahana RS:
 Laporan UKP
 Laporan Kasus
 Laporan Tindakan medis/Ketrampilan medik
 Laporan kegiatan lainnya (asisten operasi dll)
◦Pelaporan kinerja di Wahana Puskesmas:
 Laporan kegiatan UKM
 Laporan pelayanan
 Laporan penyuluhan
 Laporan Proyek Mini
 Laporan kegiatan lainnya (Bakti social dll)
Pelaporan Peserta di
Wahana RS
Buku Log RS,terdiri dari :
1.Laporan Pelayanan UKP:
a. Adalah catatan kinerja penanganan kasus
UKP yang ditangani langsung oleh peserta
b. Menggambarkan jumlah, jenis, dan
perjalanan kondisi pasien/ kasus yang
ditangani peserta
c. Hal-hal yang dilaporkan:
 Tanggal pelayanan
 Identitas pasien (nama cukup dalam bentuk
initial, nomor rekam medik, dll)
 Diagnosa Pasien
 Penanganan yang dilakukan
 Tindakan medik yang dilakukan.
• Diagnosa Pulang.
Pelaporan Peserta di
Wahana RS
d. Mekanisme Pengelolaan:
 Pengisian dilakukan oleh peserta secara mandiri
 Dicatatkan pada hari yang sama dengan kasus
(supaya tidak lupa)
 Diperiksa oleh pendamping pada pertemuan
mingguan
 Dapat ditandatangani oleh pendamping/dokter
jaga/DPJP,setelah diperiksa dan dinyatakan
benar pengelolaan kasusnya,
 Hindari:
 Duplikasi kasus (kasus yang sama dilaporkan
oleh beberapa peserta, pada tanggal yang
sama)
 Manipulasi laporan (peserta melaporkan kasus
yang tidak ditanganinya.
Pelaporan Peserta di
Wahana RS

e. Hal-hal yang harus diperhatikan


oleh peserta dan pendamping:
• Buku Log hanya disediakan 1 buah
untuk setiap peserta
• Digunakan selama melaksanakan
program internsip dokter Indonesia
• Pendamping/dokter jaga/DPJP
membubuhkan tandatangan di buku
log, sebagai tanda telah memeriksa
buku tersebut
Pelaporan Peserta di
Wahana RS
2. Laporan Kasus
a. Adalah laporan kasus berisi ringkasan
dan informasi penting untuk
mendukung topik atau bagian dari
kasus yang hendak dilaporkan
b. Bagian kasus yang dilaporkan adalah:
• Semua hal penting dari kasus tersebut yang
ingin dikemukakan oleh peserta
• Hal- hal lain yang terkait dengan kasus dan
perlu diperhatikan oleh dokter yang
menemukan kasus sejenis.
c. Diharapkan setiap Peserta kasusnya
berbeda.
Pelaporan Peserta di
Wahana RS
d. Adalah catatan lengkap sebuah kasus
yang pernah ditangani oleh peserta PIDI
dan baik untuk dibahas dalam sidang
ilmiah/ kelompok diskusi
e. Berisi catatan lengkap kasus, sesuai
ketersediaan data dan informasi di rekam
medik pasien/ kasus
f. Jika ada bahan atau data yang kurang
lengkap. Peserta dapat melengkapi dengan
melakukan wawancara atau pencarian
keterangan tambahan dari pasien, keluarga
pasien, atau dokter spesialis yang
menangani pasien tersebut.
g. Setiap Peserta Membuat 5 laporan kasus
dan 1 dipresentasikan didepan Forum Ilmiah
RS.
Pelaporan Peserta di
Wahana RS
Struktur Laporan Kasus
Bagian/ perihal Keterangan
Judul Kasus Topik/ masalah pasien/ kasus
yang akan dilaporkan.
Misalnya “Diabetes Melitus
Tipe 2 tidak terkontrol pada
pasien tua yang tinggal
sendiri”
Identitas -ID peserta
presentan -Daftar anggota kelompok
Identitas pasien -No rekam medik
-Data biologis
-Data demografi (alamat,
lingkungan, dll)
Pelaporan Peserta di
Wahana RS
Struktur Laporan Kasus
Bagian/ perihal Keterangan
Data klinis pasien -Anamnesis lengkap (keluhan
utama, riwayat perjalanan
penyakit sekarang, riwayat
penyakit dahulu, riwayat
penyakit keluarga)
- Data pemeriksaan fisik
- Data hasil pemeriksaan
penunjang
Diagnosis/ - Diagnostik holistik (tidak
simpulan masalah hanya diagnosis klinik)
pasien
Manajemen - strategi penanganan pasien
pasien yang direncanan
- rencana konsultasi dan
Pelaporan Peserta di
Wahana RS
Struktur Laporan Kasus
Bagian/ perihal Keterangan
Edukasi pasien dan - informasi/ edukasi yang harus
keluarga disampaikan kepada pasien
- informasi/ edukasi yang harus
disampaikan kepada keluarga
Prognosis - Identifikasi risiko dan upaya
penanggulangannya
Pembahasan - ulasan tentang kasus dengan
referensi yang digunakan
- ilmu2 yang diperlukan untuk
menangani kasus tersebut
Penutup - Hasil pembelajaran yang diperoleh
dari kasus tersebut
Referensi - rujukan yang digunakan
PELAPORAN PESERTA DI
WAHANA RS
3. Laporan Ketrampilan Medik
Setiap tindakan/ketrampilan medik dicatat
dalam buku log sesuai ketentuan PIDI
Pendamping/DPJP/dr,Sp dapat menandatangani
laporan ketrampilan medik dengan memberikan
penilaian kinerja atas ketrampilan medik yang
sudah dilakukan oleh Peserta PIDI.
Diharapkan Kinerja Peserta PIDI atas
ketrampilan medik yang dilakukan semakin
membaik diakhir stase,dan Pendamping dapat
melakukan fasilitasi untuk pencapaian kinerja
yang membaik tersebut.
PELAPORAN PESERTA DI
WAHANA RS
4. Kegiatan lainnya di Wahana RS
•Kegiatan lainnya di wahana RS
misalnya: asistensi Bersama dr.SP
,mengikuti praktek dr.SP di klinik
SP.RS. Pembibingan teknis medis
dengan dr.SP harus dicatat dalam
buku log RS.
•Bakti Sosial juga harus dicatat dalam
buku log RS.
PELAPORAN PESERTA DI
WAHANA RS
Buku log RS terdiri dari :
Data Peserta
Surat Pernyataan Pengisian buku Log
Tujuan dan Indikator Kinerja Peserta PIDI
Cara Pemakaian buku log
Laporan Pelayanan UKP
Laporan Ketrampilan/Tindakan Medis
Laporan kasus
Presentasi kasus
Laporan Kegiatan lainnya
Resume evaluasi Kinerja UKP peserta
Laporan Kinerja akhir Peserta
Pelaporan Peserta di
Wahana Puskesmas
Buku Log Puskesmas
◦ Catatan ringkas kegiatan yang dilaksanakan
oleh peserta internsip selama magang di
Puskesmas
◦ Meliputi 6 kegiatan pokok Puskesmas,
dengan target kegiatan untuk masing-
masing kelompok kegiatan pokok
tersebut,laporan penyuluhan dan laporan
pelayanan serta laporan tentang project mini
yang dibuat.
◦ Pendamping harus memastikan laporan
kegiatan yang dibuat peserta benar dilakukan
sendiri oleh peserta
Pelaporan Peserta di
Wahana Puskesmas
o Pengelolaan buku log Puskesmas
adalah:
 Setiap peserta mendapatkan buku log untuk
mencatat kegiatan UKM termasuk
pelayanan dan penyuluhan yang dilakukan
selama magang di Puskesmas
 Buku log PKM dipegang oleh peserta,
diperiksa oleh pendamping setiap minggu
(sesuai pertemuan mingguan)
 Peserta disarankan untuk membuat salinan/
copy, secara berkala buku log agar selalu
punya cadangan jika terjadi hal-hal yang
tidak diinginkan
PELAPORAN PESERTA DI
WAHANA PUSKESMAS
o Buku log Puskesmas terdiri dari:
 Cakupan layanan UKP
 Cakupan layanan UKM
 Laporan persalinan normal
 Laporan penyuluhan
 Hasil Presentasi Mini Project
 Laporan kegiatan lainnya
 Resume Evaluasi Kinerja di
wahana Puskesmas
Pelaporan Peserta di
Wahana Puskesmas
• Cakupan kegiatan/pelayanan
UKM adalah:
 Kode Kegiatan (masing-masing
kegiatan pokok mempunyai kode yang
ditentukan dalam buku pedoman
peserta PIDI
 Tanggal dan tempat kegiatan
 Topik kegiatan
 Catatan pendamping
 Tanda tangan pendamping
 Keterangan tambahan
Pelaporan Peserta di
Wahana Puskesmas
Struktur Laporan Pelayanan UKM
Perihal Keterangan
Kode E1-E6, sesuai pedoman PIDI
kegiatan
Tanggal Tanggal pelaksanaan kegiatan dimaksud
kegiatan (dicocokkan dengan jadwal kegiatan di PKM)
Topik Topik/ fokus/ objektif kegiatan pada tanggal
Kegiatan pelaksanaan yang dimaksud. Misalnya Upaya
Promosi Kesehatan dan Pemberdayaa Masyarakat,
topik kegiatan “edukasi upaya meningkatkan
kesehatan lingkungan tempat tinggal untuk
mengurangi risiko terjadinya infeksi saluran
cerna”
Catatan Koreksi atau pesan yang perlu disampaikan
pendamping pendamping kepada peserta
Tanda jelas
tangan
Pelaporan Peserta di
Wahana PKM
 Cakupan Laporan Pelayanan UKP:
a. Adalah catatan kinerja penanganan kasus
UKP yang ditangani langsung oleh peserta
b. Menggambarkan jumlah, jenis, dan
perjalanan kondisi pasien/ kasus yang
ditangani peserta
c. Hal-hal yang dilaporkan:
 Tanggal pelayanan
 Identitas pasien (nama cukup dalam bentuk
initial, nomor rekam medik, dll)
 Diagnosa Pasien
 Penanganan yang dilakukan
 Tindakan medik yang dilakukan.
• Diagnosa Pulang.
Pelaporan Peserta di
Wahana Puskesmas
Laporan Proyek mini (mini project)
◦ Adalah laporan lengkap sebuah kegiatan
penelitian sederhana dan singkat,tentang
masalah kesehatan di Puskesmas.
◦ Melatih kepekaan dokter terhadap problem
masyarakat.
◦ Melatih dokter dalam mencari data dasar/data
primer.
◦ Kegiatan dimaksud harus memiliki tujuan yang
jelas dan terukur, misalnya:
 Kegiatan pengumpulan data
 Kegiatan intervensi suatu masalah
 Kegiatan evaluasi suatu program dll
• Setiap peserta wajib melaksanakan 1 proyek
mini secara mandiri, dan membuat laporannya
Pelaporan Peserta di
Wahana Puskesmas
Struktur Laporan Proyek Mini (mini project)
Bagian Keterangan
Latar belakang Menguraikan latar belakang disusunnya
permasalahan/ proyek mini tersebut. Disampaikan data
kasus kualitatif dan kuantitatif yang mendajadi
pertimbangan rasional dilaksanakan proyek
mini tersebut. Latar belakang dapat diinisiasi
oleh pendamping atau manajemen
Puskesmas yang lebih memahami kondisi dan
situasi di Puskesmas tersebut
Permasalahan di Gambaran situasi yang memberikan ilustrasi
keluarga/ dampak masalah tersebut terhadap angka
masyarakat kesakitan atau masalah yang mempengaruhi
keluarga/ masyarakat
Uraian masalah Analisis situasi untuk menggambarkan
derajat permasalahan dan implikasi, serta
dinamika keluarga/ masyarakat yang terkait
Pelaporan Peserta di
Wahana Puskesmas
Struktur Laporan Proyek Mini (mini project)
Bagian Keterangan
Rencana Menguraikan jenis intervensi yang akan
intervensi dilakukan, serta metode yang dipilih dan alasan
pemilihan metode tersebut. Digambarkan juga
rencana kerja, termasuk jadwal dan sumber
daya yang diperlukan. Juga disampaikan
perangkat/ alat/ pedoman pelaksanaan kegiatan
Laporan Berisi laporan pelaksanaan kegiatan, dinamika
pelaksanaan yang ditemukan selama kegiatan berlangsung
dan catatan penting yang perlu dilaporkan
Hasil Kegiatan Data kualitatif atau kuantitatif yang diperoleh
selama kegiatan berlangsung
Pembahasan Pembahasan dengan acuan referensi yang
digunakan untuk analisis masalah/ kasus
tersebut
RESUME EVALUASI
KINERJA PESERTA
Pada akhir stase setiap hasil kegiatan UKP
dan UKM ,capaian kinerja nya diberikan
penilaian :
A .Baik
B .Cukup
C . Kurang.
Misalnya :
- Capaian 400 kasus : A
- Laporan kasus : A
- Presentasi kasus : A
- Pemasangan Infus : B
LANJUTAN…
- Pemasangan kateter :A
- Menjahit luka :A
- Bedah Minor :A
- Pemasangan NGT :A
- Menolong Partus Normal : A
- Kegiatan lainnya :A

• Capaian Kinerja di Wahana PKM


- UKP : A
- UKM :A
Penutup
Pelaporan peserta internsip adalah
rekam jejak kinerja peserta selama
menjalani program magang di 2
wahana berbeda
Setiap pendamping wajib memahami
pelaporan tersebut, sehingga dapat
memahanfaatkan informasi di
pelaporan peserta sebagai alat ukur
untuk melaksanakan evaluasi dan
pendampingan yang diperlukan peserta
Penutup
Pelaporan itu penting dalam proses
monitoring dan evaluasi
pelaksanaan Program Internsip
Dokter Indonesia oleh peserta,
namun jauh lebih penting menjaga
dan memastikan program dapat
berjalan dengan baik, dan peserta
mendapatkan manfaat sesuai
harapan
Terima kitaDan
Kasih semua
Selamat
Berkarya Bagi Perbaikan Kualitas
Mutu Dokter Indonesia
TERIMA KASIH