Anda di halaman 1dari 39

MI 5

MI 5
Materi: Evaluasi Peserta
Program Internsip Dokter Indonesia
Penilaian Kinerja Akhir PIDI
KIDI PUSAT
2017
Tujuan Pembelajaran
Calon Pendamping diharapkan:

Evaluasi
Memahami peserta PIDI

Mampu
melaksanakan
Pokok Bahasan
• Mengenal beberapa
Jenis-jenis jenis evaluasi
evaluasi • Mengenal borang2
evaluasi

• Teknik
Teknik menggunakan
melaksanakan borang evaluasi
evaluasi • Interpretasi hasil
evaluasi

• Jenis-jenis kegiatan
Kegiatan evaluasi
terkait • Mekanisme
evaluasi
pelaksanaan
evaluasi

• Evaluasi bulanan
Simulasi
pelaksanaan • Evaluasi cawu
evaluasi
• Evaluasi akhir
Hotline evaluasi kinerja
• Pekerjaan pendamping adalah profesional
dalam menilai profesionalisme peserta
• Adanya penekanan dari pihak lain yang
mengganggu indepedensi pendamping dalam
penilaian kinerka peserta : dapat melaporkan
informal { sms , email , telp ) ke KIDI Pusat.
Lebih lanjut KIDI Pusat menindak lanjuti lebih
lanjut
• Kerahasiaan pelapor akan dilindungi
Metode Pembelajaran

Presentas
Simulasi Umpan
i dan Latihan/
evaluasi balik dan
Tanya Role Play
akhir refleksi
Jawab
60-120 30
60 60
menit menit
menit menit
Bahan Untuk Pembelajaran
Buku Pedoman Pelaksanaan Internsip

Buku Pedoman Peserta

Buku Pedoman Pendamping

Buku Log dan Borang evaluasi Peserta

Check List kemampuan/ Ketrampilan


Klinik
Proses Pembelajaran
@ 5 orang
(kelompok)

Presentasi Role Play


Penjelasan 1
narsum
Kelas
Besar

Role Play
Refleksi
2
Jenis-jenis evaluasi
• Buku Log +check list ketrampilan klinik
Harian • Pelaksana: Pendamping dan DPJP

• Konsultasi
Mingguan • Pelaksana: Pendamping

• Laporan kasus
2 mingguan • Pelaksana: Pendamping

• Presentasi kasus
bulanan • Pelaksana: Pendamping

• Borang evaluasi Cawu


Cawu • Pendamping

• Seluruh kegiatan
Akhir
program
• Aspek profesional klinik/ manajemen kesehatan + perilaku profesional
Buku Log dan Check list

EVALUASI HARIAN
Buku Log
• Buku log dipegang oleh masing-masing peserta
• Setiap hari peserta mengisi buku log untuk mencatat aktivitas
harian
• Buku Log RS berisi aktivitas penanganan kasus UKP yang
ditemukan di RS, sehingga harus dicatat setiap hari dengan
mencantumkan identitas pasien dalam bentuk pencantuman
inisial nama pasien dan no Rekam Medik,Diagnosa,Pengelolaan
pasien dan Diagnosa pulang.
• Buku log Puskesmas berisi catatan pelaksanaan kegiatan basic six
Puskemas (F1-F6)
• Buku log diperiksa dan diparaf oleh pendamping pada pertemuan
mingguan
Buku Log
Check List Ketrampilan Klinik
• Check list ketrampilan klinik
Format • Mendapatkan data objektif tentang
evaluasi ketrampilan klinik

• Bukan menguji peserta


Tujuan • Memberikan umpan balik
kekurangan dan kelebihan peserta

Penilai/ • Pendamping (sebagai DPJP)


• Bukan pendamping, namun
pelaksana berperan sebagai DPJP
Check List Ketrampilan Klinik

• Check list membantu pendamping dan DPJP


memberikan umpan balik yang terarah kepada
peserta internsip
• Check list tidak diberikan dalam bentuk
penilaian absolut, melainkan klasifikasi
kemampuan dengan interval nilai 0-1-2
• Umpan balik dari pengamatan tindakan medis
dengan alat check list, dilaksanakan oleh DPJP
Contoh Check List
1. Ketrampilan komunikasi
2. Ketrampilan pemeriksaan UG
3. Ketrampilan pemeriksaan KLM
4. Ketrampilan pemeriksaan tanda vital
5. Ketrampilan jugular venous pressure
6. Persiapan operasi
7. Pemasangan kateter
8. Ketrampilan resusitasi cairan
9. Ketrampilan muskuloskeletal
10.Ketrampilan pemeriksaan abdomen
11.Ketrampilan pemeriksaan thorax + payu dara
Contoh Check List
NILAI
JENIS KEGIATAN
0 1 2
 PEMERIKSAAN ABDOMEN
1.
Menjelaskan kepada pasien tujuan dan prosedur pemeriksaan yang akan dilakukan
2.
Menjelaskan kepada pasien untuk mengikuti perintah yang akan diberikan      
3.
Memberitahukan kepada pasien untuk mengosongkan kandung kencing dulu (meminta untuk miksi atau
membuka aliran kateter)
4.
Meminta pasien berbaring supine dengan nyaman dan meletakkan bantal dibawah kepala
5.
Tangan pasien diletakkan disisi badan atau diletakkan diatas dada.
6.
Mencuci tangan
7.
Selama melakukan pemeriksaan, wajah pasien diperhatikan adanya tanda kesakitan pada
pemeriksaan tertentu

Inspeksi
1. Pemeriksa berdiri di sebelah kanan pasien
2.
Melihat kulit abdomen dan diperhatikan adanya jaringan parut (bentuk dan lokasi), striae, dilatasi
vena, rash, dan lesi lain.
     
3. Melihat umbilicus, kontur dan lokasi, tanda-tanda inflamasi dan adanya hernia      
4.
Melihat kontur abdomen: flat, rounded, protuberant, atau scaphoid. Apakah abdomen simetris. Apakah ada
benjolan pada flank atau benjolan ditempat lain.
     
5.
Melihat adakah gambaran peristaltik atau pulsasi
     
Palpasi Dalam

1.
Pergunakan permukaan palmar dari jari, rasakan pada keempat kuadran
2.

Identifikasi adanya masa dan catat lokasi, ukuran, bentuk, konsistensi, nyeri tekan, pulsasi, dan
mobilitas (mobilitas saat respirasi atau saat digerakkan dengan tangan)
3.

Bila palpasi dalam sulit dilakukan (misalnya pada obesitas), digunakan dua tangan, satu tangan di
atas yang lain. Berikan tekanan melalui tangan yang di atas dan konsentrasikan sensasi perabaan
pada tangan yang di bawah.
4.
Hubungkan hasil pemeriksaan perkusi dengan palpasi

Palpasi Hepar

1.

Letakkan tangan kanan pada abdomen pasien, tepat di bawah level umbilikus dan sejajar (paralel)
dengan otot rectus.      
2.
Sambil melakukan palpasi, pasien diminta menarik nafas dalam.
3.

Bila tidak teraba tepi hepar, pindahkan ujung jari tepat di bawah arcus costa kanan sambil pasien
diminta untuk menarik nafas dalam.
4.

Pemeriksaan ini perlu diulang beberapa kali sampai teraba tepi bawah hepar saat inspirasi. Catat
lokasi, permukaan (rata atau berbenjol/noduler), konsistensi, dan adanya nyeri tekan. Pada
beberapa pasien hepar tidak dapat dipalpasi.
Evaluasi buku log

EVALUASI MINGGUAN
Evaluasi Buku Log
• Buku log RS berisi kegiatan UKP yaitu jumlah dan komposisi kasus
UKP yang diperoleh peserta selama bertugas di RS ,Ketrampilan
Medik yang dikerjakan,Laporan kasus yang dibuat,Presentasi kasus
dan kegiatan2 lain yang dikerjakan di RS,mis : asisten operasi SC dll.
• Target 400 kasus dengan komposisi yang telah ditentukan
• Pendamping harus memastikan peserta dapat mencapai target
tersebut
• Kalau tidak tercapai harus dapat diketahui penyebabnya untuk
dicarikan penyelesaian masalah
• Supaya efektif, pada pertemuan mingguan, pendamping membuat
ringkasan capaian target kasus peserta.
• Membuat diagnose harus sesuai panduan klinik 144 dx.
Evaluasi 2 Mingguan: Rekapitulasi kasus dan kinerja
klinik
minggu Jumlah Komposisi Komposisi Komposisi Catatan
ke pasien umur (%) jenis kelamin kelompok Pendamping
Total A/D/L L P kasus
M B UGD Jw
1 15
2 35
3 45
4 53
Dst
24 450
Laporan kasus

EVALUASI 2 MINGGUAN
Kegiatan dalam Evaluasi 2 Mingguan
• Bentuk evaluasi 2 mingguan adalah: Laporan
kasus ( Peserta sudah mendapatkan kasus untuk bahan
Laporan kasus).
• Laporan kasus berisi:
– Laporan lengkap dari sebuah kasus
– Fokus laporan kasus: manajemen kasus secara komprehensif
• Dilaporkan dalam bentuk presentasi kasus
• Dapat menggunakan forum siang klinik/ pertemuan ilmiah RS
yang telah ada
• Bila diperlukan, pada saat presentasi kasus dimungkinkan
mengundang narasumber
Kegiatan dalam Evaluasi Bulanan
• Bentuk evaluasi bulanan adalah :
- capaian target kasus UKP di RS
- capaian target kinerja UKM di Puskesmas
- Laporan kasus yang sudah dibuat dan dipre-
sentasikan.
- Ketrampilan medik yang sdh dikerjakan.
- Mini Project
- Kemajuan/Perkembangan Kemandirian dan pe-
mahiran peserta.
• Evaluasi : kehadiran,perilaku.
Evaluasi Kinerja

EVALUASI CATURWULAN
Evaluasi Caturwulan
• Dilakukan setiap 3 bulan/akhir stase:
– Untuk RS dilakukan 2 kali
– Untuk Puskesmas dilakukan 1 kali
• Cakupan evaluasi komprehensif meliputi kinerja
klinik, pencapaian target kasus, perilaku peserta
• Hasil evaluasi seharusnya digunakan untuk
memberikan masukan kepada peserta tentang
kekurangannya sehingga ada kesempatan untuk
memperbaiki
Kriteria evaluasi
• Untuk memudahkan evaluasi, dibuatkan 5 klasifikasi kinerja
peserta:
Kriteria Pengertian Catatan
A Melebihi standar Motivasi untuk dipertahankan
B Sesuai standar Motivasi untuk ditingkatkan
C Perlu perbaikan Arahkan cara melakukan perbaikan
dengan memberikan input hal-hal yang
perlu diperbaiki
D Perlu dibentuk Konseling atau elaborasi mengapa
kinerjanya tidak baik
E Belum tampak ada perubahan perlu hati-hati untuk kemungkinan
demotivasi/ tidak bersemangat atau
masalah lainnya
Contoh borang evaluasi Cawu
No caturwulan I Kinerja
Perilaku A B C D E
 Disiplin (kehadiran tepat waktu)
 Partisipasi (ikut serta memberi masukan)
 Argumentasi (rasionalitas)     
 Tanggung jawab (misalnya, mengisi rekam medis)     
 Kerjasama (tenggang rasa, tolong-menolong, tanggap)     
    
    

Klinis (dapat dinilai melalui wawancara dan atau presentasi kasus)


Ilmu pengetahuan (mempunyai ilmu yang memadai dan mamapu menerapkannya, dinilai melalui presentasi kasus dan atau protofolio)
    

Keterampilan medis klinis (Keterampilan klinis yang memadai termasuk anamnesis dan pemeriksaan jasmani, dinilai melalui audit medis)
    

Kemampuan membuat keputusan klinis (“Clinical reasoning” dinilai melalaui presentasi kasus)
    
Kemampuan mengatasi kegawatan medis (kemampuan bertindak cepat dan tepat mengatasi kedaruratan sekalgus menyadari
keterbatasannya)     

Keterampilan prosedural (kemampuan menyelesaikan tindak medis secara ”lege artis”, sesuai dengan SOP, diniliai melalui laporan periodik.
    

Medis klinis lihat check list pemeriksaan fisik diagnostik


Komunikasi

Kemampuan berkomunikasi secara efektif (dengan pasien, keluarganya, sejawat, dan staf klinik)
    

Kemampuan bekeja dalam tim (kerjasama dengan semua unsur di dalam maupun di luar klinik)
    

Kepribadian dan profesionalisme

Tanggung jawab profesional (kejujuran, keandalan)


    

Menyadari keterbatasan (merujuk, konsultasi pada saat yang tepat)


    

Menghargai kepentingan dan pendapat pasien (Menjelaskan semua pilihan tindak media yang dapat dilakukan dan membiarkan
pasien/keluarganya memilih yang terbaik untuk pasien ybs)

    

Partisipasi dalam pembelajaran (aktif mengutarakan pendapat dan rasionalisasi tindak medis dalam setiap kegiatan pembelajaran)

    

Kemampuan membagi waktu (menyelesaikan semua tugas pada waktunya dan tetap mempunyai waktu untuk membantu orang lain)

    

Pengelolaan rekam medis (selalu menulis data medis secara benar dan baik dalam rekam medis)
    
Capaian kinerja

EVALUASI AKHIR
Evaluasi Akhir
• Dilakukan diakhir program
• Evaluasi meliputi seluruh kinerja UKP dan
UKM
• Bahan masukan untuk evaluasi bersumber
dari 2 pendamping yaitu pendamping di RS
dan pendamping di Puskesmas
• Dikoordinasi oleh KIDI propinsi dan Dinas
Kesehatan Kabupaten/Kota.
Contoh:
Resume Evaluasi Pendamping RS
Peserta Dr. Aaaaaaa
Aspek evaluasi Hasil evaluasi Uraian Keterangan
Disiplin dan
kepatuhan terhadap
tata tertib
Kinerja klinik
(ketrampilan klinik)
Target kasus
Kemampuan
berkomunikasi
Pengetahuan medis
dan kesehatan
Etika dan moral
Lain-lain
Contoh:
Resume Evaluasi Pendamping Puskemas
Peserta Dr. Aaaaaaa
Aspek evaluasi Hasil evaluasi Uraian Keterangan
Disiplin dan
kepatuhan terhadap
tata tertib
Kinerja pada kegiatan
UKM
Target kegiatan (jenis
kegiatan dan proyek
mini)
Kemampuan
komunikasi
Etika dan moral
Lain-lain
Mengelola kasus dengan jumlah dan jenis yang cukup, dengan
sebaran imbang: (UKP)
400 kasus dalam 48 minggu : 8 – 10 kasus / minggu
umur:
Bayi – anak 25-40%
Dewasa (15-60 th) 40-60%
Lansia (>60 th) 15-25%

Kelamin :
Kasus laki-laki dan perempuan 50% + 10%
Jenis klinik :
Medik 40-60%
Bedah 20-30%
Kegawat-daruratan 20-40%
Kebidanan&perinatal 10-20%
Kejiwaan 1- 5%
medicolegal 0-5%
Tujuan PIDI
KBDI
Dirjen Dikti 2005
Legal Aspek: St Komp KKI 2012
UU Sisdiknas Permendikbud no 30
UU PK KBK tahun 2014
Per Menkes
Per Konsil WFME:
UU no 20 th 2013 BME
ttg Dikdok Pre-reg. trainning PGME
CPD

Meningkatkan Kinerja
Outcome Profesi
Lulusan Dokter

Pemahiran Penerapan
Pemandirian Std Profesi
MANFAAT & DAMPAK
PROGRAM INTERNSIP DOKTER
INDONESIA
Kualitas Pelayanan di Trainning Hospital /
HC

INPUT
INPUT PROCESS
PROCESS OUTPUT
OUTPUT OUTCOME
OUTCOME IMPACT
IMPACT
Quality of Quality of
Students Curriculum Quality of Quality of
Quality of
Staffs Teaching Learning PROFESSIONALISM HEALTH
GRADUATE
Facilities Assessment STATUS

UKMPPD
Internsip
Standar Pendidikan /
Kompetensi : KKI

MENUNJUKKAN
Menerapkan standar Standar Profesi
KEMANDIRIAN kompetensinya
Roleplay 1 : memberi umpan balik dengan
panduan check list (40’)
• Klas dibagi dalam 4 kelompok
• Anggota kelompok ± 5 orang
• Tiap kelompok mendapat 2 kasus
• Proses simulasi :
– 1 peserta sebagai pasien
– 1 peserta sebagai keluarga pasien
– 1 peserta sebagai Dokter
– 2 peserta sebagai Dokter pendamping
• Usulan umpan balik / perbaikan kinerja
• Diskusikan hasil kerja kelompok dengan Nara Sumber
Kasus untuk roleplay
Pilih 2 kasus dan disesuaikan dengan check list
ketrampilan pemeriksaan / ketrampilan medis
klinis
(al KLM, Abdomen, Muskuloskeletal, dll)
Roleplay :
rapat penilaian akhir internsip ( 50 ‘)
• Simulasi dilaksanakan 1 klas
• Pilih ketua sidang / sebagai penanggung jawab
internsip di RS
• Pilih sekretaris sidang
• 5 pendamping yang akan melaporkan kinerja
peserta yang didampingi
• Undangan lain yang perlu hadir : ……
• Tiap pendamping melaporkan :
– Resume jumlah kasus
Nama dokter intern, jumlah kasus, distribusinya dst,
kesimpulan akhir : memenuhi syarat / cukup / kurang
- Kinerja akhir : melebihi standar / sesuai standar dst
- Masalah lain : etik, disiplin, absensi

- Rekapitulasi akhir ( ketua / seketaris )


- Tulis Berita acaranya

- Diskusikan persiapan rapat agar rapat berjalan


cepat, teliti, efisien
Selamat bekerja