Anda di halaman 1dari 32

Where there is no

leadership The nation


falls, but in an
abundance of counselors
there is safety
Pemimpin adalah orang yang tugasnya memimpin
Kepemimpinan adalah bakat dan atau sifat yang
harus dimiliki seorang pemimpin.
Kepemimpinan adalah kekuasaan untuk
memengaruhi seseorang, baik dalam mengerjakan
sesuatu atau tidak mengerjakan sesuatu.
Menurut beberapa ahli:
Miftah Thoha, menjelaskan kepemimpinan adalah
kegiatan untuk mempengaruhi perilaku orang lain,
atau seni mempengaruhi perilaku manusia, baik
perseorangan maupun kelompok.
Harold Kontz menyatakan bahwa kepemimpinan
adalah pengaruh, seni atau proses memengaruhi
orang sehingga mereka akan berusaha mencapai
tujuan kelompok dengan kemauan dan antusias.
Banyak definisi kepemimpinan yang menggambarkan
asumsi bahwa kepemimpinan dihubungkan dengan
proses mempengaruhi orang baik individu maupun
masyarakat. Dalam kasus ini, dengan sengaja
mempengaruhi dari orang ke orang lain dalam
susunan aktivitasnya dan hubungan dalam kelompok
atau organisasi.
John C. Maxwell mengatakan bahwa inti
kepemimpinan adalah mempengaruhi atau
mendapatkan pengikut.
Menurut James A.F Stonen, tugas utama seorang
pemimpin adalah:
1. Pemimpin bekerja dengan orang lain
2. Pemimpin adalah tanggung jawab dan
mempertanggungjawabkan (akontabilitas)
3. Pemimpin menyeimbangkan pencapaian tujuan dan
prioritas
4. Pemimpin harus berpikir secara analitis dan
konseptual
5. Manajer adalah seorang mediator
6. Pemimpin adalah politisi dan diplomat
7. Pemimpin membuat keputusan yang sulit
Menurut Henry Mintzberg, Peran
Pemimpin adalah :
Peran hubungan antar perorangan
Fungsi Peran informal
Peran Pembuat keputusan
Fungsi – fungsi kepemimpinan
adalah sebagai berikut :
1.      Fungsi Perencanaan

2.      Fungsi memandang ke depan

3.      Fungsi pengembangan loyalitas

4.      Fungsi Pengawasan

5.      Fungsi mengambil keputusan

6.      Fungsi me­mberi motivasi


Karakteristik seorang pemimpin didasarkan kepada
prinsip-prinsip (Stephen R. Coney) sebagai berikut:
1. Seorang yang belajar seumur hidup
2. Berorientasi pada pelayanan
3. Membawa energi yang positif
Percaya pada orang lain
Keseimbangan dalam kehidupan
Melihat kehidupan sebagai tantangan
Sinergi
Latihan mengembangkan diri sendiri
7 Tanda Pemimpin Sukses
Rebecca Hourston, Director of Programs Aspire, sebuah
perusahaan di bidang penelitian, seperti dikutip
dari Womensmedia
1.      Berani dan penuh percaya diri 
2.      Mempertajam kekuatan
3.      Padukan beberapa gaya kepemimpinan
4.      Ciptakan tujuan
5.      Pemberi semangat 
6.      Seimbang
7.      Menjadi diri sendiri
SYARAT-SYARAT KEPEMIMPINAN
1. Syarat Minimal
Watak yang baik ( karakter, budi, dan moral)
Inteligensi yang tinggi
Kesiapan lahir dan batin
SYARAT-SYARAT KEPEMIMPINAN
2. Syarat-Syarat Yang Lain Yang Diperlukan
Sadar akan tanggung jawab
Memiliki sifat-sifat kepemimpinan yang menonjol
Membimbing dirinya dan bawahan dengan asas dan
prinsip kepemimpinan
Mengenal anak buah
Paham mengukur dan menilai kepemimpinan.
ASAS-ASAS KEPEMIMPINAN
asas-asas kepemimpinan adalah landasan dalam
kepemimpinan yang menjadi acuan dalam menjalankan
sebuah kepemimpinan:

Takwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa


 Member suri tauladan
 Ikut bergiat menggugah semangat bawahan
ASAS-ASAS KEPEMIMPINAN
 Mempengaruhi dan member semangat
 Waspada
 Tingkah laku sederhana dan tidak boros
 Loyal
 Sabar, efektif dan efisien
 Keberanian
 Rela menerima
GAYA KEPEMIMPINAN
TANNENBAU DAN WARRANT H.
SCHMITDT
Gaya kepemimpinan di jelaskan melalui dua
pendekatan
1. kepemimpinan berfokus pada atasan
2. kepemimpinan berfokus pada bawahan

Faktornya
Faktor manajer; Faktor karyawan ; Faktor Situasi
GAYA KEPEMIMPINAN MENURUT
LIKERT
1. Sistem otoriter – Eksploitatif
Komunikasi top down, kepercayaan rendah ke bawahan,
ancaman dan hukuman
2. Sistem Benevolent-Otoritatif (Authoritatif)
Percaya bawahan sampai tingkat tertentu, tidak selalu
ancaman dan hukuman, boleh komunikasi ke atas ada
delegasi dg pengawasan sgt ketat
3. Sistem Konsultatif
Kepercayaan besar ke bawahan, komunikasi dua arah
4. Sistem Partisipatif
Sepenuhnya percaya, komunikasi dua arah
TEORI X DAN TEORI Y
TEORI X Asumsikan bawahan :
Tidak menyukai pekerjaan, kurang ambisi, tidak
mempunyai tanggung jawab, cenderung menolak
perubahan, lebih suka dipimpin daripada memimpin.

TEORI Y Asumsikan bawahan :


Senang bekerja, bisa menerima tanggung jawab,
mampu mandiri, mampu mengawasi diri, mampu
berimajinasi, kreatif
TEORI X DAN TEORI Y
TEORI X
Gaya kepemimpinan diktator
Gaya kepemimpinan otokratis
TEORI Y
Gaya kepemimpinan demokratis
Gaya kepemimpinan santai
Gaya kepemimpinan Robert House
1. Direktif
2. Suportif
3. Partisipatif
4. Berorientasi tujuan
Gaya kepemimpinan Hersey dan Blanchard
1. Intruksi
a) Tinggi tugas dan rendah hubungan
b) Komunikasi sejarah
c) Pengambilan keputusan berada pada pimpinan dan peran
bawahan minimal
d) Pemimpin banyak memberikan arahan/ instruksi spesifik dan
pengawasan ketat
2. Konsultasi
a) Tinggi tugas dan tinggi hubungan
b) komunikasi dua arah
c) peran pemimpin cukup besar dalam pemecah masalah dan
pengambilan keputusan, bawahan diberi kesempatan untuk
memberi masukan dan menampung keluhan
Gaya kepemimpinan Hersey dan Blanchard
3. Partipasi
a) Tinggi hubungan tapi rendah tugas
b) Pemimpin dan bawahan bersama sama memberi
gagasan dalam mengambil keputusan
4. Delegasi
3. Rendah hubungan dan rendah tugas
4. Komunikasi dua arah, diskusi dan pendelegasian
dalam pengambilan keputusan pemecahan masalah
Gaya kepemimpinan Lippits dan K. White
Otoriter
1. Wewenang mutlak berada pada pimpinan
2. Keputusan selalu di buat pimpinan
3. Kebijakan selalu di buat pimpinan
4. Komunikasi berlangsung satu arah top down
5. Pengawasan terhadap sikap, tingkah laku, perbuatan dan
kegiatan bawahan dilakukan secara ketat.
6. Tugas-tugas bawahan diberikan secara instruktif.
7. Lebih banyak kritik maupun pujian
8. Pimpinan menuntut prestasi sempurna dari bawahan tanpa
syarat.
9. Cenderung adanya paksaan, ancaman, dan hukuman
10. Kasar dalam bersikap
11. Tanggung jawab keberhasilan organisasi hanya dipikul oleh
pimpinan
Gaya kepemimpinan Lippits dan K. White
Demokratis
 wewenang pimpinan tidak mutlak
 pipmpinan bersedia melimpahkan sebagian wewenang kee bawahan
 Keputusan dibuat bersama
 Komunikasi timbal balik
 Pengawasan dilakukan secara wajar
 Prakarsa dapat datang dari bawahan
 Banyak kesempatan dari bawahan untuk menyampaikan saran dan
pertimbangan
 Tugas-tugas ke bawahan lebih bersifat permintaan daripada instruktif
 Pujian dan kritik seimbang
 Pimpinan mendorong prestasi sempurna para bawahan dalam batasan
 Pimpinan meminta kesetiaan bawahan secara wajar
 Pimpinan memperhatikan perasaan dalam bersikap dan bertindak
Gaya kepemimpinan Lippits dan K. White
Liberal atau Laissez Faire
Pemimpin melimpahkan wewewnang sepenuhnya kepada
bawahan
Keputusan lebih banyak di buat oleh bawahan
Kebijaksanaan lebih banyak di buqat bawahan
Pimpinan hanya berkomunikasi apabila diperlukan bawahan
Hampir tidak ada pengawasan
Prakarsa selalu berasal dari bawahan
Hampir tidak ada pengarahan dari pimpinan
Peranan pimpinan sangat sedikit dalam kegiatan kelompok
Kepentingan pribadi lebih penting dari kepentingan kelompok
Tanggung jawab keberhasilan dipikul oleh perorangan
Bentuk Gaya kepemimpinan dapat
disimpulkan menjadi 4 gaya yaitu?
1. Otoriter
2. Demokratis
3. Partisipatif
4. Delegatif
PRINSIP – HINDARI PEMIMPIN
“ A I D S “ ( Aku – Iri - Dengki – Sirik )

Apakah saya bisa menerima kritikan ?


Apakah saya terlalu suka mencela orang lain ?
Jika terjadi ketidakberesan, apakah saya
menyalahkan semua orang kecuali saya ?
Apakah saya berprasangka buruk ?
JIKA YA > 2 … ANDA BESAR KEPALA

Bagaimana untuk mengurangi kepala yang kebesaran :

Mintalah teman anda untuk menyebut 4 hal yang tidak


baik tentang anda !
Seorang boss tahu bagaimana
sesuatu dikerjakan

Tetapi seorang pemimpin


tahu bagimana
mengerjakannya
DAFTAR PUSTAKA
Chaniago, Nasrul Syakur, Manajemen
Organisasi, Bandung, Citapustaka, 2011
http://www.Blogger Kejora /Tugas Dan Fungsi
Kepemimpinan.html
Mesiono, Manajemen Organisasi, Bandung, Citapustaka,
2010.
Rifa’i, Muhammad, dan Fadhli, Muhammad, Manajemen
Organisasi, Bandung, Cita Pustaka, 2013.
Umam, Khaerul, Manajemen Organisasi, Bandung,
Pustaka Setia, 2012.
Nursalam, Manajemen Keperawatan, edisi 3, Salemba
Medika