Anda di halaman 1dari 17

Dasar pemasaran

MENGEMBANGKAN PASAR
SASARAN
FATIKA YULIANTI
LU'LU'ATUL FUADA
TSAMARA AZZAHRA
MARKETING MIX
Menurut kotler dan Armstrong (1997:48):

marketing mix adalah perangkat alat pemasaran taktis yang


dapat dikendalikan, produk, harga, distribusi, dan promosi
yang dipadukan oleh perusahaan untuk menghasilkan
respons yang diinginkan dalam target market.

Menurut Buchari Alma (2005:205)

marketing mix adalah strategi


mengkombinasikan kegiatan-kegiatan
marketing, agar tercipta kombinasi maksimal
sehingga akan muncul hasil paling memuaskan.
Kotler (1985 : 45-48) mengemukakan bahwa marketing mix dapat dibagi
menjadi 4 P sebagai berikut :

PRODUK
Produk adalah sesuatu yang
dapat ditawarkan pada suatu
pasar guna mendapatkan Harga merupakan alat untuk
perhatian untuk dimiliki, mengukur nilai suatu barang,
digunakan, dikonsumsi yang harga bagi produsen merupakan
penentu bagi permintaan pasar
dapat memuaskan
dan mempengaruhi posisi
kebutuhan.
pesaing perusahaan dalam
merebut konsumen.

HARGA (PRICE)
PLACE
Produk yang telah dihasilkan oleh suatu
perusahaan akan lebih berguna bagi
kensumen/pembeli apabila produk
tersebut tersedia pada tempat dan saat
dimana saja dibutuhkan.
PROMOTION

Promosi adalah suatu usaha


perusahaan atau individu memberikan
informasi dan mempengaruhi serta
menarik konsumen sicara lansung
terhadap produk yang dihasilkan
BARANG KONSUMSI
Produk atau barang konsumsi ini adalah
barang yang dibeli untuk konsumsi akhir
untuk memenuhi kebutuhannya.
Klasifikasi Barang Konsumsi Menurut Kotler
(2000:397)
Convinience goods
Shopping goods
merupakan barang yang pada
Barang-barang yang dalam
umumnya memiliki frekuensi
proses pemilihan dan
pembelian yang tinggi (sering
pembeliannya konsumen
dibeli), dibutuhkan dalam
bersedia membuang waktunya
waktu segera, dan hanya
untuk memilih-milih. Untuk
memerlukan usaha yang
membeli barang ini biasanya
minimum (sangat kecil) dalam
telah direncanakan lebih dulu.
pembandingan dan
Kriteria perbandingan tersebut
pembeliannya.
meliputi harga, kualitas, dan
model masing-masing barang.
Specialty goods 
Barang-barang yang memiliki karakteristik
dan / atau identifikasi merek yang unik
dimana sekelompok konsumen bersedia
melakukan usaha khusus untuk
membelinya.

Unsought goods
Merupakan barang-barang yang tidak
diketahui konsumen atau kalaupun sudah
diketahui, tetapi pada umumnya belum
terpikirkan untuk membelinya. 
BARANG INDUSTRI
BARANG INDUSTRI

Barang-barang yang dibeli untuk diproses


lagi atau untuk kepentingan dalam
industri.
GOLONGAN BARANG INDUSTRI

BAHAN BAKU

Bahan baku ini merupakan bahan


pokok untuk membuat barang
lain. KOMPONEN DAN BARANG
SETENGAH JADI

Merupakan barang-barang yang


sudah masuk dalam proses
produksi dan diperlukan untuk
melengkapi produk akhir.
PERLENGKAPAN OPERASI

Barang-barang yang dapat digunakan untuk


membantu lancarnya proses produksi
maupun kegiatan-kegiatan lain di dalam
perusahaan.
INSTALASI
Alat produksi utama dalam sebuah pabrik/
perusahaan yang dapat dipakai untuk
jangka waktu lama (termasuk barang
tahan lama).

PERALATAN EKSTRA

Alat-alat yang dipakai untuk


membantu instalasi
STRATEGI PEMASARAN
BARANG KONSUMSI DAN
BARANG INDUSTRI
Riset dan Analisa Pasar 
Untuk memproyeksikan penjualan
barang industri dan barang konsumsi
yang dibeli secara teratur, data yang
lampau dapat dimasukkan dengan
menggunakan alat seperti analisa regresi
1
Keputusan tentang Produk
Untuk barang konsumsi, bentuk fisiknya
sangat menentukan sekali bagi kelanjutan
dalam penjualannya. Sedangkan untuk
barang industri lebih mudah diatasi dengan
kontak langsung antara pembeli dan penjual
dalam penentuan bentuk fisiknya.
2
Penetapan Harga
Pada umumnya, produsen
barang industri sangat hati- Promosi
hati dalam menghitung biaya
untuk menetapkan harga Dalam kegiatan
produknya pada saat ada promosinya, produsen
barang industri lebih
penawaran dari pembeli. Jadi,
banyak menitik-beratkan
penetapan harga untuk pada personal selling
produk-produk seperti ini (menggunakan salesman)
cenderung berorientasi pada  daripada periklanan,
biaya. meskipun keduanya sering
3
pula dilakukan bersama-
sama
4
Distribusi 5
Barang konsumsi umumnya dijual melalui perantara
dengan maksud untuk menekan biaya pencapaian pasar
yang luas dan menyebar. Dapat dikatakan bahwa hampir
seluruh barang konsumsi, distribusinya melalui baik
pedagang besar dan pengecer, ataupun pengecer saja.

Untuk barang industri, hampir sebagian besar tidak


menggunakan perantara, tetapi secara langsung dijual
kepada pembeli industri karena adanya keinginan untuk
mengadakan hubungan antara penjual-pembeli melalui
proses yang ada.