Anda di halaman 1dari 15

KAYU

AWA ARDENIYA .E. 41218010032


KAYU MERUPAKAN BAHAN BANGUNAN YANG PALING SERING
DIGUNAKAN DAN SAAT INI SEMAKIN LANGKA KEBERADAANNYA.
BEBERAPA FUNGSI KAYU PADA BANGUNAN SUDAH MULAI DIGANTIKAN
DENGAN BAHAN LAINNYA, HAL INI DISEBABKAN OLEH SEMAKIN
MAHAL KAYU DAN KEMAJUAN TEKNOLOGI YANG TERUS BERKEMBANG.
NAMUM KAYU SEBAGAI BAHAN BANGUNAN MASIH TETAP DICARI
SEBAGAI KOMPONEN UTAMA FURNITURE DAN ELEMEN-ELEMEN
ESTETIS INTERIOR.

SEBAGAI SUMBER HASIL BUMI, KAYU DAPAT DIPERBAHARUI HANYA


SAJA MEMBUTUHKAN WAKTU YANG SANGAT LAMA UNTUK
MENEBANGNYA BISA PULUHAN BAHKAN RATUSAN TAHUN LAMANYA.
BERBAGAI JENIS POHON YANG AKAN DIBAHAS DISINI ADALAH
POHON-POHON YANG KAYUNYA PALING UMUM DIGUNAKAN SEBAGAI
BAHAN BANGUNAN DAN FURNITURE.
Kelebihan Kayu Kekurangan kayu
BahanAlami yang dapat  Kayu mudah diserang oleh
diperbaharui serangga pemakan kayu
Dapat
dibuat dengan berbagai seperti rayap atau serangga
macam desain dan warna lainnya
Memberi efek hangat  Mengandung air dan
Bahanpenyekat yang baik pada berpengaruh besar terhadap
perubahan suhu di luar rumah bentuk kayu
Dapat meredam suara  Terbatasnya diameter kayu
menjadikan sulit untuk
mendapatkan bahan baku
yang lebar
 Kayu mudah terbakar
terutama dalam keadaan
kering
Sifat-sifat Kayu secara
Kimiawi:

 Kayu tersusun dari sel-sel yang memiliki tipe bermacam-macam

 Semua kayu bersifat anisotropik

 Kayu merupakan bahan yang bersifat higroskopis

 Kayu dapat diserang oleh hama dan penyakit dan dapat terbakar
terutama dalam keadaan kering.
KAYU
KAYU KAYU

WOOD LOG LUMBER


KAYU YANG SIAP
BAHAN ORGANIK
YANG TEGAKAN YANG PAKAI DAN
MENGANDUNG : TINGGINYA LEBIH DIMANFAATKAN
- SELULOSA DARI 7 METER UNTUK PROSES
(ZAT PATI) DESAIN (KAYU
- HEMILULOSA PASARAN)
(STRUKTUR
SERAT)
- LIGNIN (PEREKAT)
KANDUNGAN KAYU (WOOD)

SELULOSA
MERUPAKAN KOMPONEN UTAMA (PENGISI) KAYU YAITU
MELIPUTI 40-45% , KADAR SELULOSA PADA KAYU BERDAUN LEBAR
ADALAH 40-45% DAN UNTUK KAYU BERDAUN JARUM ADALAH 41-44%

LIGNIN
LIGNIN BERFUNGSI SEBAGAI PEREKAT

HEMISELULOSA
ADALAH TULANGAN KAYU YANG MERUPAKAN POLIMER
BERCABANG
LUMBER

PEMANFAATAN LUMBER DIBAGI BERDASARKAN :

1. JENIS KAYU
DARI SEGI KEKUATAN DAN KEAWETAN KAYU
TERBAGI ATAS :
A.KAYU ALAMI
> HARDWOOD
> SOFTWOOD

B.KAYU OLAHAN (ENGINEERED LUMBER)

2.PENGOLAHAN
PENAMPILAN YANG MENARIK DIDUKUNG OLEH CARA
PEMOTONGAN DAN FINISHING
A. JENIS KAYU ALAMI

SOFT WOOD:

• KAYU YANG BERASAL DARI POHON BERDAUN JARUM


• TIDAK MEMPUNYAI VESSEL (SALURAN AIR)
• SIFAT KAYU : LUNAK DAN MUDAH PECAH
CONTOH : KAYU KELAPA

HARD WOOD

• KAYU YANG BERASAL DARI POHON BERDAUN LEBAR


• MEMPUNYAI VESSEL ( SALURAN AIR )
• SIFAT KAYU : KERAS DAN TIDAK MUDAH PECAH
(MELALUI PROSES PENGERINGAN)
CONTOH : KAYU JATI, KAYU NYATOH, DLL
B. ENGINEERED LUMBER (KAYU
OLAHAN)
PLYWOOD/MULTIPLEKS
• DISEBUT JUGA KAYU LAPIS
(DIKENAL JUGA DENGAN SEBUTAN TRIPLEKS - 3MM)
• PLYWOOD TERBUAT DARI LEMBARAN TIPIS YANG ARAH
SERATNYA DISUSUN SALING MELINTANG ANTARA LEMBARAN
BAWAH DENGAN BAGIAN ATAS SECARA BERSAMAAN
DENGAN LEM KHUSUS DI BAWAH TEKANAN BESAR SEHINGGA
DIDAPATKAN KETEBALAN TERTENTU.
• STANDAR KETEBALAN 3MM, 4MM, 6,9,12,15,18MM DLL

MDF (MEDIUM DENSITY FIBREBOARD)


• TERBUAT DARI BUBUR KAYU YANG DICAMPUR DENGAN
BAHAN KIMIA TERTENTU LALU DIPADATKAN MEGGUNAKAN
MEDIA LEM.
• PROSES PENGERINGANNYA BERSUHU HINGGA 1.800
DERAJAT CELCUS.
• BAHAN BAKU MDF DIPEROLEH DARI KAYU PERKEBUNAN
(PLANTATION WOOD), SEHINGGA TIDAK MERUSAK KAYU
HUTAN YANG ADA.
B. ENGINEERED LUMBER (KAYU
OLAHAN)
PARTICLE BOARD
• TERBUAT DARI SERBUK KAYU KASAR YANG DICAMPUR
DENGAN BAHAN KIMIA TERTENTU DAN DIDAPATKAN
MENGGUNAKAN MEDIA LEM KEMUDIAN DIKERINGKAN
DENGAN SUHU TINGGI.

• BENTUK AKHIR PARTICLE BOARD JUGA BERUPA PAPAN


ATAU LEMBARAN YANG SIAP DIPOTONG SESUAI DENGAN
KEBUTUHAN.

BLOCKBOARD
• BLOCK BOARD TERDIRI DARI 3 LAPIS YAITU
- LAPIS MUKA (FACE)YANG BERASAL DARI LEMBARAN
PLYWOOD SETEBAL 0.5 ~ 2 MM,
- LAPISAN TENGAH/INTI (CORE) YANG TERBUAT DARI KAYU
HUTAN SEPERTI KAYU MERANTI ATAU KAYU RAKYAT SEPERTI
KAYU ALBASIA YANG SUDAH DIRAJANG SERTA DILAMINATING
DAN DIBUAT SEDEMIKIAN RUPA DENGAN KETEBALAN
BERKIRAR 10 ~ 14 MM
- LAPISAN BELAKANG (BACK) YANG DIBUAT DARI PLYWOOD
LEMBARAN SETEBAL 0.5 ~ 2.0 MM
KAYU JATI
 KAYU YANG PALING TERKENAL DAN DIMINATI DI INDONESIA
 MEMILIKI TEKSTUR DAN SERAT YANG KHAS
 URATNYA TEGAS DAN LEBAR-LEBAR
 JATI TUA WARNANYA COKLAT TUA, BANYAK TERDAPAT DI WILAYAH JAWA TIMUR

 JATI MUDA WARNANYA LEBIH PUCAT, BANYAK TERDAPAT DI JAWA TENGAH DAN JAWA
BARAT

 FINISHING : POLITUR, MELAMIK, PU (POLYURETHANE)

 KESAN YANG DITAMPILKAN :


- ETNIK, KLASIK DAN MEWAH

 KEKURANGAN DARI KAYU JATI :


- BERAT
- MAHAL

 SERAT KAYU JATI YANG INDAH SEBAIKNYA MENGGUNAKAN BAHAN FINISHING YANG
TRANSPARAN
KAYU SUNGKAI
 KAYU INI SEMAKIN POPULER PENGGUNAANNYA SEBAGAI
ALTERNATIF PENGGANTI KAYU JATI

 DAYA TARIK DARI KAYU SUNGKAI :

- WARNA KAYU AGAK KEKUNINGAN

- ALUR SERATNYA LEBIH TEGAS

- SIFAT KAYU LEBIH LUNAK DARI JATI, NAMUN KUAT UNTUK

FURNITURE DALAM RUANGAN

- HARGANYA LEBIH MURAH DARI JATI

- FINISHING : POLITUR, MELAMIK, PU (POLYURETHANE)


KELAS KAYU
JENIS KAYU YANG DIPERDAGANGKAN ADALAH BERDASARKAN :

- TINGKAT KEKUATAN (KUAT LENTUR DAN KUAT TEKAN)


- BERAT JENIS
- KUALITAS/MUTU
- JENIS SERATNYA.

KELAS KAYU TERBAGI ATAS :

A. KELAS I
>> UNTUK KONSTRUKSI BERAT, TIDAK TERLINDUNG, TERKENA
TANAH LEMBAB
>> CONTOH : JATI, SONOKELING, BELIAN

B. KELAS II
>> UNTUK KONSTRUKSI BERAT, TIDAK TERLINDUNG,
TIDAK TERKENA TANAH LEMBAB
>> CONTOH : RASAMALA. MERAWAN
KELAS KAYU

C. KELAS III

>> UNTUK KONSTRUKSI BERAT YANG TERLINDUNG

>> CONTOH : KAMPER, KERUWING, JAMUJU

D. KELAS IV

>> UNTUK KONSTRUKSI RINGAN YANG TERLINDUNG

(INTERIOR DI DALAM RUMAH)

>> CONTOH : MERANTI, SUREN

E. KELAS V

>> UNTUK KONSTRUKSI RINGAN BERSIFAT SEMENTARA/DARURAT

>> CONTOH: KAYU-KAYU LUNAK DENGAN KEKUATAN DI BAWAH

KAYU KELAS IV
THANK YOU