Anda di halaman 1dari 18

Agama Islam dan

Politik
1. Adzin Hibban
2. Agnes Dwi Lestari
3. Restianti Anwar
Pengertian Politik
Politik berasal dari bahasa Latin politicus dan bahasa Yunani
politicos, artinya (sesuatu yang) berhubungan dengan warga
negara atau warga kota. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia
(1989), pengertian politik sebagai kata benda. Jika dikaitkan ilmu
artinya sebagai berikut :
1. Pengetahuan mengenai kenegaraan (tentang sistem
pemerintahan, dasar-dasar pemerintahan)
2. Segala urusan dan tindakan (kebijaksanaan, siasat dan
sebagainya) mengenai pemerintahan atau terhadap negara
lain
3. Kebijakan, cara bertindak (dalam menghadapi atau
mengangani suatu masalah)
Menurut Miriam Budiardjo (1993) ada lima unsur sebagai
konsep pokok dalam politik, yaitu negara, kekuasaan,
pengambilan keputusan, kebijaksanaan, pembagian dan
Politik dalam Islam
Di dalam Islam, kekuasaan politik berkaitan
dengan al-hukm. Dalam bahasa Indonesia,
perkataan al-hukm yang telah dialih
bahasakan menjadi hukum, intinya adalah
peraturan,undang-undang, patokan atau Wujud kekuasaan politik
kaidah, dan keputusan atau vonis menurut agama dan ajaran Islam
adalah sebuah sistem politik yang
(pengadilan).
diselenggarakan berdasarkan dan
Dalam bahasa Arab, kata tersebut yang menurut hukum Allah yang
berpola masdar (kata benda yang diturunkan terkandung dalam Al-Qur’an.
dari kata kerja) dapat dipergunakan dalam Menurut agama dan ajaran Islam
arti perbuatan atau sifat. ada dua hukum, yaitu
Dengan demikian, perbuatan hukum 1. hukum yang ditetapkan Tuhan
bermakna membuat atau menjalankan 2. hukum buatan manusia.
keputusan dan sebagai kata sifat, kata itu Hukum buatan manusia
merujuk pada sesuatu yang diputuskan yakni harus bersandar dan tidak boleh
bertentangan dengan hukum
keputusan atau peraturan perundang- Tuhan yang terdapat dalam Al-
undangan. Jika makna perbuatan itu dikaitkan Qur’an.
dengan kehidupan masyarakat, arti perbuatan
dalam hubungan ini adalah kebijaksanaan
(kebijakan) atau pelaksanaan perbuatan
Kontribusi Agama Islam dalam Kehidupan
Politik Berbangsa dan Bernegara

Kontribusi agama Islam dalam


kehidupan politik berbangsa dan Politik memiliki hubungan erat dengan
bernegara, antara lain: negara. Negara adalah organisasi bangsa.
Organisasi adalah organ (badan atau alat)
1. Politik ialah kemahiran untuk mencapai tujuan. Bagi setiap muslim
2. Menghimpun kekuatan negara itu alat untuk merealisasikan fungsi
3. Meningkatkan kuantitas dan khilafah dan tugas ibadah kepada Allah swt.
kualitas kekuatan Dalam rangka mencapai kebahagian dunia dan
4. Mengawasi kekuatan akhirat dibawah lindungan Allah swt. Karena
Islam merupakan suatu sistem hidup, satu
5. Menggunakan kekuatan, untuk
sistem tata keyakinan dan tata ketentuan yang
mencapai tujuan kekuasaan
mengatur segala kehidupan dan penghidupan
tertentu di dalam negara atau manusia di dalam berbagai hubungan, maka
institut lainnya agama tidak dapat dipisahkan dari negara,
negara tidak dapat dilepaskan dari agama.
Tersiarnya Agama Islam
Pendapat tentang mula
pertama Islam masuk ke
Indonesia:
Pendapat lama (Teori Gujarat)
Pendapat baru (Teori Mekkah)
Pada abad ke 13 M dikemukakan oleh para
Dikemukakan oleh H. Agus Salim, H. Zainal
sarjana lama, antara lain N.H Krom dan Van
Arifin Abbas, Sayepalwi Bin Tahir Al-Hadad,
Den Berg. Alasannya adalah adanya batu
H. M. Zainuddin, Hamka, Njuned Pariduri, T.
nisan sultan malik Al-Saleh (sultan kerajaan
W. Arnold Menurut mereka islam telah masuk
samudara pasai yang meninggal 1297) yang
ke indonesia pada abad ke 7 M dan langsung
bercorak gujarat. Kedua adanya tulisan
di sebarkan dari orang mekkah buktinya
Marcopollo (pedagang venesia italia
adanya pemukiman islam di baros daerah
sekarang) yang menyatakan pernah singgah
pesisir barat sumatra.dan adanya makam
di perlak pada tahun 1292 dan mendapati
fatimah binti maimu beranggka tahun 1078
banyak penduduknya yang beragama islam
masehi di trowulan jawa timur.
dan para pedagang dari gujarat india.
Pendapat Tentang Tempat asal penyebaran
Islam di Indonesia

India Persia Arab, Mekkah

Berdasarkan teori ini, Pendapat ini didasarkan


masuknya Islam ke Berlandaskan pada bukti pada adanya bukti
Indonesia ini diyakini maraknya paham Syiah perkampungan Islam di
berasal dari Gujarat karena pada awal masuknya Pantai Barus, Sumatera
didasarkan pada adanya Barat, yang dikenal dengan
Islam ke Indonesia. Selain
bukti berupa batu nisan Bandar Khalifat. Wilayah
itu, ada kesamaan tradisi
Sultan Samudera Pasai ini disebut dengan wilayah
Malik As-Saleh berangka
budaya Persia dengan Ta-Shih, yaitu sebutan
tahun 1297 yang bercorak budaya masyarakat Islam orang-orang China untuk
Gujarat. Indonesia. orang Arab.
Pendapat Tentang Para Penyebar Islam di Indonesia
Disebarkan oleh para saudagar muslim
Berdasarkan penelitian para ahli, agama Islam dibawa dan
dikembangkan oleh para saudagar muslim dari Gujarat, Arab, dan
Persia. Ajaran Islam ini diterima oleh masyarakat yang tinggal di
pesisir pantai utara. Dengan demikian, melalui para saudagar
inilah agama Islam mulai berkembang pesat yang ditandai adanya
kerajaan-kerjaan di pesisir pantai.
Disebarkan oleh para Mubaligh Islam
Perkembangan Islam yang cepat menyebabkan muncul tokoh
ulama atau mubaligh yang menyebarkan Islam melalui pendidikan
dengan mendirikan pondok-pondok pesantren. Dan di dalam
pesantren itulah pemuda pemudi menuntut ilmu yang
berhubungan dengan agama Islam. Jika para pelajar tersebut
selesai dalam menuntut ilmu mengenai agama Islam, mereka
mempunyai kewajiban untuk mengajarkan kembali ilmu yang
diperolehnya kepada masyarakat sekitar.
Sistem Politik Islam Di Masa Rasulullah SAW

a) Sejarah Politik Masa Nabi SAW. dan Khulafa’ al-Rasyidin

Pemerintahan Islam sejak dari masa Nabi Muhammad SAW di Madinah


pada 62 M hingga Khulafa al-Rasyidin yang berakhir pada sekitar 656 M
merepresentasikan sebuah upaya penegakan kebijakan di muka bumi.
Seperti dicatat dalam sejumlah riwayat, pemerintahan Nabi di Madinah
adalah pemerintahan yang toleran. Dokumen tentang toleransi dapat
dibaca dalam Piagam Madinah yang berintikan antara lain:
1. Penghormatan pada pemeluk agamayang berbeda
2. Hidup bertetangga secara damai
3. Kerjasama dalam keamanan
4. Perlindungan bagi pihak-pihak yang teraniaya
Isi Piagam Madinah tersebut dicatat sebagai
dokumen politik pertama dalam sejarah yang
mengadopsi prinsip-prinsip toleransi. Selain itu, Piagam
Madinah dilihat dari kacamata teori politik, dianggap
memiliki gagasan HAM modern meskipun lahir dimasa
pra-modern.
Sejarah Islam mengalami kebangkitan dan
keruntuhan. Dari sejarah itu, menunjukan garis konstan
bahwa pemerintahan yang mengedepankan moralitas
akan memperoleh kejayaan dan sebaliknya. Karena itu,
sejarah politik Islam adalah sejarah pasang-surut anata
yang ma’ruf dan yang mungkar. Umat Islam harus
mengambil nilai-nilai dan prinsip-prinsip politik yang
baik dan menjauhkan noda-noda hitamnya jika ingin
b) Nilai-Nilai Politik Dalam Al-Qur’an

Al-Qur’an bukanlah kitab politik. Al-Qur’an hanya memberikan


prinsip-prinsip dan bukan mengajari cara-cara berpolitik
praktis. Dengan demikian, perhatian utama Al-Qur’an adalah
memberikan petunjuk yang benar kepada manusia, yaitu
petunjuk yang akan membawanya kepada kebenaran dan
suasana kehidupan yang baik. Sebagai kitab petunjuk, Al-
Qur’an mengarahkan manusia kepada hal-hal praktis.
Gerakan Politik Islam
Pergerakan Islam
di Indonesia Gerakan Sosial
Kemasyarakatan
GERAKAN POLITIK ISLAM

1. Partai Sarekat Islam Indonesia

 Sebelum menjadi Sarekat Islam, pada mulanya berasal organisasi dagang yang
bernama Sarekat Dagang Islam.
 Didirikan pada 1911 oleh seorang pengusaha batik terkenal di Sala, yaitu Haji
Samanhudi.
 Sarekat Islam dipimpin oleh Haji Umar Said Cokroaminoto. Dan dibawah
kepemimpinannya Sarekat Islam berkembang menjadi sebagai organisasi besar
dasn berpengaruh, anggota-anggotanya semakin Banyak dan meliputi  seluruh
lapisan masyarakat dan cabang-cabangnya berdiri dimana-mana.
 Tujuannya diperluas, tidak saja urusan dagang dan perekonomiannya, melainkan
lebih luas dan besar yaitu: menentang politik kolonial Belanda dalam segala
seginya dengan menggunakan dasar perjuangan islam. Dengan tujuan tersebut
akhirnya Sarekat Islam memasuki bidang politik dan menginginkan suatu
pemerintahan yang bebas dari penjajahan Belanda.
 Karena Sarekat Islam diselundupi oleh orang-orang komunis yang tergabung
dalam organisasi Indische Social Democratische Vereniging (ISDV) pimpinan
Sneevliet, akhirnya tak dapat mengelakkan diri dari perpecacahan, dan
2. Partai Islam Masjumi

Partai Islam Masjumi berdiri pada tanggal 7 November 1945 sebagai hasil
keputusan Muktamar Umat Islam Indonesia I yang berlangsung di Yogyakarta
(Gedung Madrasah Mualimin Muhammadiyah) pada tanggal 7-8 November 1945.
Sesungguhnya Partai Masjumi ini merupakan kelanjutan dari kegiatan politik
organisasi Islam pada akhir zaman penjajah Belanda yang dikenal dengan nama
MIAI (Majlis Islam A’la Indonesia).
Partai Masjumi yang mencanangkan tujuannya dengan rumusan
“Terlaksananya syari’at Islam dalam kehidupan orang-seorang, masyarakat, dan
Negara Republik Indonesia” dalam kiprah politiknya sepanjang masa hidupnya,
baik dalam bentuk program maupun kebijakan-kebijakan partai menampakan sikap
yang tegar, istiqomah, konsisten terhadap prinsip-prinsip Islam yang bersumber
pada Al-Qur’an maupun Al-Hadits.
Politik yang dianut oleh Partai Masjumi adalah politik yang menggunakan
parameter Islam, artinya bahwa semua program atau kebijakan partai harus
terukur secara pasti dengan nilai-nilai Islam.
Politik Islam sebagaimana yang dianut oleh Partai masjumi adalah politik yang
mengharamkan tujuan yang ditempuh dengan semua cara. Islam mengajarkan
GERAKAN SOSIAL KEMASYARAKATAN

Merupakan gerakan dakwah Islam yang dalam ajarannya konsisten berpegang


pada :
• Kembali pada Al-Qur’an dan As-Sunnah secara murni.
• Membuka pintu ijtihad selebar-lebarnya kepada siapa pun yang telah berhak
melakukannya.
• Mengamalkan ajaran Islam secara konsisten, bersih dari segala kemusyrikan,
khurafat, bid’ah, dan taqlid
Muhammadiyah

Sejak tahun 1905, Kyai Haji Ahmad Dahlan telah banyak melakukan dakhwah dan pengajian-
pengajian yang berisi faham baru dalam islam dan menitik beratkan pada segi alamiyah. Baginya, Islama
adalah agama amal, suatau agama yang mendorong umatnya untuk banyak melakukan kerja dan berbuat
sesuatu yang bermanfaat. Dengan bekal pendalaman beliau terhadap Al- Qura’an dan sunannah Nabi,
sampai pada pendirian dan tindakana yang banyak bersifat pengalaman Islam dalam kehidupan nyata.
Kyai Haji Ahmad Dahlan, pada tahun 1991 mendirikan “sekolah Muhammadiyah” yang menempati
sebuah ruangan dengan meja dan papan tulis. Dalam sekolah tersebut, di masukkan pula beberapa
pelajaran yang lazim di ajarkan di sekolah-sekolah model Barat, seperti Ilmu Bumi, Ilmu Alam, Ilmu
Hayat dan sebagainya. Begitu pula di perkenalkan cara-cara baru dalam pengajaran ilmu-ilmu
keagamaan sehingga lebih menarik dan lebih menyerap. Dengan murid yang tidak begitu banyak, jadilah
sekolah Muhammadiyah tersebut sebagai tempat persemaian bibit-bibit pembaruan dalam Islam
Indonesia.
Dan sebagai puncaknya berdirilah gerakan Muhammadiyah pada tanggal 8 Dzulhijjah 1330 yang
bertepatana dengan tanggal 18 November 1992, yang di dalam Anggaran Dasarnya yang pertama kali
bertujuan: “ Menyebarkan Pengajarn Kanjeng Nabi Muhammad SAW kepada penduduk bumi putera,di
dalam residensi yogyakarta” serta memajukan hal agama Islam kepada sekutu-sekutunya.
Al-Irsyad

Dalam jami’at khair, timbul suatu perbedaan pendapat yang cukup tajam, terutama
persoalan “kafa’ah”, yaitu sah tidaknya golongan Arab keturunan Sayid (keluarga Nabi) kawin
dengan golongan lainnya. Dalam hal ini Syeh Sukarti berpendapat boleh,dan tetap kufu atau
seimbang. Ia mengemukakan alasan dengan ayat Al-Qur’an bahwa: “yang paling mulia diantara
kamu sekalian di sisi Allah adalah yang paling taqwa” (Al Hujarat 13). Selain itu terdapat banyak
bukti bahwa para sahabat kawin satu sama lain tanpa memandang keturunan Sayyid atau tidaknya.
Ternyata pendapat ini menimbulkan ketidaksenangan golongan Arab seketurunan dengan
Syaidina Ali, keluarga Nabi, dan berakhir dengan perpecahan. Kemudian Syekh Ahmad Sukati
pada tahun 1914 mendirikan perkumpulan Al Ishlah Wal Irsyad. Maksudnya ialah memajukan
pelajaran agama Islam yang murni di kalangan bangsa Arab di Indonesia. Dan sebagai
amaliyahnya berdirilah beberapa perguruan Al-Irsyad di mana-mana, di antaranya pada tahun
1915 di jakarta. Selain itu banyak bergerak dalam bidang sosial dan dakwah Islam dengan dasar
Al-Qur’an dan sunnah Rosul secara murni dan konsekuen.
Persatuan Islam

Persatuan Islam (Persis) didirikan di Bandung pada 17 September


1923 oleh K.H. Zamzam, seorang ulama berasal dari Palembang. Persis
bertujuan mengembalikan kaum muslimin kepada pimpinan AL-Qur’an
dan sunnah Nabi dengan jalan mendirikan madrasah-madrasah,
pesantren dan tabliqh pidato ataupun tulisan.
Persis sangat menonjol dalam usahanya memberantas segala
macam bid’ah dan khufarat , dengan cara-cara radikal dan tidak
tanggung- tanggung. Lebih-lebih setelah Persis berda dalam
kepemimpinan ustadz A. Hasan, yang terkenal tajam pena dan
lidahnya menegakkan kemurnian agama, maka Persis semakin hari
semakin bertambah luas dan berkembang. Diantara alumni pendidikan
Persis yang terkemuka adalah M.Natsir, seorang tokoh cendikiawan
dan pemimpin Islam Indonesia yang juga pernah menjadi Perdana
Menteri RI dan menduduki jabatan-jabatan penting dalam Lembaga
Islam International.