Anda di halaman 1dari 16

Pancasila sebagai ideologi

nasional dan internasional

Kelas : 1 C

ANGGOTA KELOMPOK :
DONA SELVY AYU NING TYAS
( P07124119016)
FRANSISCA DUWI ANDRIAN PUSPA
(p071124119028)
ROSALIA CALES (p07124119083)
ZORAYA DEFADA
NAWISWARI(p07124119103)
Latar Belakang
Pancasila merupakan dasar Negara Republik Indonesia secara resmi disahkan oleh PPKI
pada tanggal 18 Agustus 1945, dan tercantum dalam  pembukaan UUD 1945. Pancasila
merupakan dasar Negara Indonesia yang menjadi alas untuk berpijak dan mampu
memberikan kekuatan untuk berdiri menjadi Negara yang kokoh. Pancasila sebagai dasar
Negara bearti pancasila dijadikan dasar, pedoman, dan petunjuk dalam mengatur
kehidupan bersama serta mengatur penyelenggaraan pemerintahan Negara. Pancasila
sebagai ideologi bangsa berakar pada pandangan hidup dan budaya  bangsa. Oleh karena
nilai-nilai pancasila harus direalisasikan dalam aspek kehidupan bermasyarakat,
berbangsa dan bernegara. hal ini berdasarkan pada suatu kenyataan secara filosofis dan
objektif bahwa bangsa indonesia dalam hidup  berbangsa dan bernegara mendasarkan
pada nilai-nilai yang tertuang dalam sila-sila pancasila.
Pembahasan

Pengertian Pancasila
ideologi sebagai
ideologi
Pancasila
sebagai Pancasila
ideologi sebagai
nasional ideologi
internasional
Pengertian Ideologi
Ideologi berasal dari kata Yunani  Idein , yang bearti melihat, atau idea
yang  bearti raut muka, perawakan, gagasan, buah pikiran dan  Logia
 yang bearti ajaran. Dengan demikian ideologi adalah ajaran atau ilmu tentang gagasan dan buah
 pikiran( science des ideas). Menurut Al Marsudi (2008:65) ideologi merupakan gagasan-gagasan dasar yang
disusun secara sistematis dan dianggap menyeluruh tentang manusia dan kehidupannya, baik yang
individual maupun yang sosial. Sedangkan menurut Kaelan (2010:113) ideologi secara umum dapat
dikatakan sebagai kumpulan gagasan-gagasan, ide-ide, keyakinan-keyakinan, kepercayaan-keprcayaan yang
menyeluruh dan sistematis yang menyangkut bidang politik, sosial, kebudayaan dan keagamaan.
Menurut poespowardojo (dalam Kaelan, 2010:119) ideologi mencerminkan cara berpikir masyarakat,
bangsa maupun Negara, namun juga membentuk masyrakat menuju cita-citanya. Pada dasarnya ideologi
dapat dijadikan sebagai sumber motivasi dan semangat dalam berbagai kehidupan Negara.
Pancasila sebagai ideologi

Pancasila sebagai ideologi mencerminkan seperangkat nilai terpadu dalam kehidupan politik Indonesia, yaitu sebagai
tata nilai yang dipergunakan sebagai acuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Menurut
Madjid (dalam Ibrahim, 2010:140-141) bagi bangsa dan Negara indonesia, ideologi yang paling tepat ialah
pancasila. Setiap bangsa mempunyai etos atau suasana kejiwaan yang menjadi karakteristik utama bangsa itu
termasuk  bangsa indonesia. Etos itu kemudian dinyatakan dalam bentuk berbagai  perwujudan seperti jati diri,
kepribadian, ideologi dan seterusnya. Perwujudan di zaman modern ini adalah dalam bentuk perumusan formal yang
sistematik yang kemudian menghasilkan ideologi. Sebagai suatu ideologi bangsa dan negara pancasila itu bukan
merupakan perwujudan dari perenungan atau pemikiran seorang atau kelompok sebagaimana ideology-ideologi yang
dimiliki oleh negara lain, tetapi pancasila itu diangkat dari nilai-nilai budaya, adat istiadat juga nilai religious serta
pandangan hidup yang dimiliki bangsa Indonesia sebelum membentuk negara Indonesia.
Pancasila sebagai
ideologi nasional
Karakteristik Pancasila Sebagai Ideologi
1. Tuhan Yang Maha Esa
Nasional
2. Penghargaan kepada sesama umat
Suatu dasar atau filsafat yang akan dijadikan menjadi
manusia apapun suku bangsa dan
pedoman yang sangat berperan dalam kehidupan
bahasanya.
berbangsa dan bernegara setidaknya harus memiliki
3. Bangsa indonesia menjunjung tinggi
karakteristik-karakteristik tertentu sehingga dalam
persatuan bangsa.
penetapannya dapat diterima dan dilaksanakan sesuai
4. Keempat, bahwa kehidupan kita dalam
dengan yang telah dimiliki dan ditetapkan itu, begitu
kemasyarakatan dan bernegara berdasarkan
juga dengan pancasila sebagai ideology nasional, yang
atas sistem demokrasi, yakni demokrasi
dimaksud dengan karakteristik adalah ciri khas yang
Pancasila.
dimiliki oleh pancasila yang dapat diakui sebagai
5. keadilan sosial bagi seluruh rakyat
idelogi nasional yang berbeda dengan ideology lain.
Indonesia.
Karakreristik ini berhubungan dengan sifat positif

bangsa Indonesia yang memiliki pancasila. Adapun

karakteristik-karakteristik tersebut adalah :


Pancasila sebagai ideologi nasional, memiliki pemahaman dalam sudut pandang budaya
bangsa dan bukan melalui sudut pandang kekuasaan, hal ini bermakna bahwa Pancasila
bukanlah sebagai alat kekuasaan namun sebagai alat yang menyatukan bangsa dan
negara.

Pancasila Ideologi Terbuka


Pancasila yang merupakan ideologi terbuka memiliki makna, bahwa Pancasila dapat menerima serta
berkembang selaras dengan tumbuhnya ideologi baru serta tuntutan perubahan jaman serta cara
berpikir masyarakat tanpa kehilangan hakikatnya sebagai pedoman utama dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara. Dan dalam sebuah Ideologi terbuka, didalamnya terkandung beberapa
dimensi diantaranya:
1. Dimensi Idealitas, sebagai sebuah ideologi didalam Pancasila sendiri terkandung harapan dan
cita-cita luhur masyarakat di segala aspek kehidupan.
2. Dimensi Realitas, di dalam Pancasila memuat nilai-nilai dasar yang bersumber dari nilai
kehidupan didalam masyarakat, yang membuat Pancasila melekat erat dalam pikiran maupun
perbuatan.
3. Dimensi normalitas, Pancasila memiliki nilai yang sifatnya mengikat dan bernilai positif baik
berupa norma maupun aturan yang harus dipatuhi atau ditaati oleh masyarakat.
4. Dimensi Fleksilibelitas, Pancasila sebagai ideologi dapat mengikuti perkembangan maupun
perubahan jaman tanpa kehilangan hakikatnya sebagai pedoman dalam kehidupan masyarakat
secara menyeluruh.
Pancasila Ideologi tertutup
Sebuah ideologi tertutup memiliki bukan merupakan cita-cita yang telah ada dan diyakini
di dalam masyarakat, namun merupakan cita-cita suatu golongan atau sekelompok orang
yang membuat suatu sistem untuk memperbaharui masyarakat. Dalam ideologi tertutup
terkandung makna sebuah cita-cita maupun gagasan yang membenarkan bahwa
pengorbanan dibebankan kepada masyarakat.
Ideologi memiliki makna sebuah ilmu mengenai gagasan, ide-ide (science of ideas) atau
ilmu tentang ide ide yang menjadi dasar. Karakteristik ideologi Pancasila menjadikannya
sangat berbeda dengan ideologi yang lainnya, karena didalam Pancasila terkandung nilai-
nilai kearifan lokal.
Pancasila sebagai
ideologi
internasional
Dalam kehidupan global seperti sekarang ini, dimana banyak terjadi benturan-benturan
ideologi dan budaya, banyak negara dan bangsa-bangsa yang sebetulnya gamang dengan keadaan
ini, karena mereka tidak punya pegangan ideologi ideal yang bisa menjaga stabilitas dan
keharmonisan kehidupannya dalam berbagai segi.
Kodrat fitrah manusia disatu sisi memang adalah makhluk individu, tapi disisi lainnya manusia
adalah makhluk sosial. Dalam hal ini kita tidak bisa berat sebelah mengasah salah satunya, jutru
kita harus mencari keseimbangan dari keduanya sebagai jalan tengah. Dan ideologi tengah
semacam itu ada dalam ideologi negara kita yakni Pancasila sebagai dasar negara dan dasar nilai
tertinggi yang di anut negara dalam menyusun sistem yang juga menjadi bagian budaya bangsa.
Maka bila dunia menghendaki satu ideologi yang sama tersebut agar dapat menampung dan
mewadahi berbagai aspirasi dan kepentingan bangsa-bangsa agar terjadi stabilitas dan
keharmonisan kehidupan dunia, ideologi pancasila itu dapat saja dikonversi untuk menjadi
ideologi dunia sehingga menjadi :
1.Ketuhanan Yang Maha Esa.
Sila pertama tetap, karena tidak mungkin kita mendasari segala sesuatunya tanpa berangkat dari nilai ketuhanan, karena
umumnya masyarakat bangsa-bangsa di dunia memiliki agama dan fitrah manusia juga tidak lepas dari Tuhan atau
beragama sesuai agama dan keyakinannya masing-masing dan bagi yang atheis terpaksa harus mengikuti dan
menerimanya.

2.Kemanusiaan yang adil dan beradab.


Sila kedua juga tetap sama, karena ini adalah dasar nilai kemanusiaan yang universal. Seluruh nilai-nilai luhur
kemanusiaan ada dalam sila kedua ini.

3.Persatuan Dunia.
Sila ketiga hakikatnya tetap, cuma dikonversi menyesuaikan skalanya sehingga menjadi seperti diatas, sebab hanya
dengan merasa bersatu dan adanya kesatuan, segalanya menjadi mungkin.

4.Komunitas bangsa-bangsa yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
Sila keempat hakikatnya tetap, cuma dikonversi seperti diatas untuk menyesuaikan skala, yang mengisyaratkan bahwa
dengan jalur demokrasi atau musyawarah secara perwakilan bangsa-bangsa, yang didalamnya dipimpin oleh hikmah
kebijaksanaan dan bukan dipimpin oleh dominasi suatu bangsa, ego dan kepentingan suatu bangsa atau hal lainnya,
maka segala sesuatunya akan mendapatkan kesepakatan yang layak dan solusi untuk berbagai persoalan dunia. Tapi
memang dalam cara perwakilan ini tidak ada partai-partai, yang ada hanya wakil-wakil negara bangsanya.

5.Keadilan sosial bagi seluruh bangsa di dunia.


Sila terakhir juga hakikatnya tetap, cuma dikonversi untuk menyesuaikan skala. Dan sila ini adalah tujuan akhir dari sila-
sila sebelumnya yang menjadi maksud tujuan diadakannya ideologi bersama dunia tersebut.
Sehingga intinya adalah pancasila
sebagai ideologi internasional
adalah bahwa paancasila susunan
dan urutan bisa di relevaankan
dengan negara lain
Kesimpulan
Ideologi adalah ajaran atau ilmu tentang
gagasan dan buah pikiran(science des ideas).
Ideologi mencerminkan cara berpikir
masyarakat, bangsa maupun  Negara,
namun juga membentuk masyrakat menuju
cita-citanya. Ideologi  berfungsi sebagai
pemberian identitas nasional dan fungsi
pemersatu bangsa. Pancasila pun dapat
menjadi ideologi nasional dan internasional
bangsa karena kerelevan pancasila yang
dapat sesuai dengan bangsa indonesia
ataupun bangsa luar.
Daftar Pustaka
https://www.academia.edu/8406910/makalah_pancasila_sebagai_ideologi_nasional?fs=rwc-h

https://guruppkn.com/pancasila-sebagai-ideologi-nasional
https://abyaliasbrian.blogspot.com/2016/10/makalah-tentang-pancasila-sebagai.html

https://amp-kompas-
com.cdn.ampproject.org/v/s/amp.kompas.com/nasional/read/2017/08/02/22164251/benny-
susetyo--pancasila-juga-dibutuhkan-negara-lain?
amp_js_v=a2&amp_gsa=1&usqp=mq331AQCKAE
%3D#aoh=15716716144910&csi=1&referrer=https%3A%2F
%2Fwww.google.com&amp_tf=Dari%20%251%24s

https://www-kompasiana-
com.cdn.ampproject.org/v/s/www.kompasiana.com/amp/elwindo/ideologi-pancasila-bila-
dikonversi-menjadi-ideologi-dunia_5517782e81331148699de0be?
amp_js_v=a2&amp_gsa=1&usqp=mq331AQCKAE%3D#aoh=15716
Thanks!
Any questions?