Anda di halaman 1dari 10

JENIS DAN SKALA

DATA
SASBEL 2
DEFINISI

Menurut Siyoto dan Sodik (2015), data merupakan sesuatu yang


dikumpulkan oleh peneliti berupa fakta empiris yang digunakan untuk
memecahkan masalah atau menjawab pertanyaan penelitian. Selain
untuk memecahkan masalah, data juga menurut Soeratno dan Arsyad
(1993) perlu diadakan dalam rangka menguji suatu hipotesis yang
berdasar pada suatu model. Adapun wujud data dapat berbentuk
sebagai angka, huruf, gambar, suara, suatu keadaan, atau simbol-
simbol lainnya.
JENIS DATA
BERDASARKAN SUMBERNYA
• Data primer merupakan data yang diperoleh dari sumber datanya.
Jadi untuk mendapatkan data primer, peneliti harus
mengumpulkannya secara langsung. Data primer biasanya diperoleh
dari observasi, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), dan
penyebaran
• Data sekunder adalah data yang didapatkan dari studi-studi
sebelumnya. Data sekunder dapat diperoleh dari berbagai sumber
seperti jurnal, laporan, buku, dan sebagainya.
JENIS DATA
BERDASARKAN SIFATNYA
• Data Kualitatif : merupakan data yang berbentuk selain angka. Data
kualitatif dapat dikumpulkan dengan cara wawancara, analisis dokumen, FGD,
observasi, pemotretan gambar atau perekaman video. Umumnya data
kualitatif pada akhirnya dituangkan dalam bentuk kata per-kata. Menurut
Soeratno dan Arsyad (1993), sekalipun data kualitatif tidak berbentuk angka
namun bukan berarti data itu tidak dapat digunakan pada analisis statistik.
• Data Kuantitatif : merupakan data yang berwujud angka atau bilangan. Data
kuantitatif biasanya dijadikan sebagai bahan dasar bagi setiap permasalahan
yang bersifat statistik. Data ini umumnya diolah memakai teknik perhitungan
matematika.
JENIS DATA
BERDASARKAN PROSES/CARA MENDAPATKANNYA
(KUANTITATIF)

• Data diskrit adalah data yang diperoleh dengan cara menghitung. Adapun
contoh dari data diskrit misalnya jumlah anggota LPM Penalaran angkatan XX
sebanyak 64 orang. Nilai yang diperoleh akan selalu dalam bentuk bilangan
bulat sebab pengambilan data dilakukan dengan cara menghitung. Adapun
Soeratno dan Arsyad (1993) berpendapat bahwa berbeda kasusnya jika
membicarakan pengertian rata-rata.
• Data kontinum adalah data yang didapatkan dari hasil pengukuran. Nilai dari
data kontinum dapat berbentuk bilangan bulat ataupun bilangan pecahan.
Contoh data kontinum seperti suhu udara di Rumah Nalar sebesar 31 derajat
Celcius.
JENIS DATA
BERDASARKAN WAKTU PENGUMPULANNYA
• Data Berkala (Time Series) merupakan data yang dikumpulkan
secara berkala dari waktu ke waktu. Pengambilan data ini biasanya
digunakan untuk melihat perkembangan dari waktu ke waktu.
• Data Cross Section merupakan data yang diperoleh pada waktu
yang telah ditentukan untuk mendapatkan gambaran keadaan atau
kegiatan pada saat itu juga.
SKALA DATA
NOMINAL
Skala nominal adalah skala yang ditetapkan berdasarkan atas proses penggolongan yang
bersifat diskrit dan saling pilah (mutually exclusive). Banyak variabel dalam penelitian sosial
menggunakan skala nominal, seperti: agama, jenis kelamin, tempat tinggal, nama
universitas, dan lain-lain. Karakteristik yang dimiliki skala nominal adalah:
1) Kategori data bersifat mutually exclusive (saling memisah)
2) Kategori data tidak mempunyai aturan yang logis
3) Angka pada tiap kategori merupakan label
4) Uji statistik yang digunakan adalah statistik non parametrik
5) Tidak mempunyai tingkatan
6) Operasi matematika ( + , – , x, : ) dan logika perbandingan “>” dan “<” tidak berlaku.
Contoh : Agama, jenis kelamin, pernyataan ya/tidak, jenis pekerjaan
SKALA DATA
ORDINAL
Skala ordinal adalah skala yang dipergunakan dan disusun berdasarkan tingkatan
dalam atribut tertentu sehingga penyusunannya dilakukan secara terurut dari yang
rendah hingga yang tinggi. Karakteristik dari skala ordinal adalah:
1) Kategori data bersifat saling memisah
2) Kategori data mempunyai aturan yang logis
3) Kategori data ditentukan skalanya berdasarkan jumlah karakteristik khusus yang
dimilikinya.
4) Operasi matematika ( + , – , x, : ) dan logika perbandingan “>” dan “<” tidak
berlaku.
Contoh : tingkat pendidikan, tingkat kepuasan, status ekonomi
SKALA DATA
INTERVAL
Skala interval merupakan data hasil pengukuran yang dapat diurutkan
atas dasar kriteria tertentu serta menunjukan semua sifat yang dimiliki
oleh skala ordinal. Karateristik dari skala interval adalah:
1) Memiliki sifat kesamaan jarak (equality interval) atau memiliki rentang
yang sama antara data yang telah diurutkan.
2) Tidak adanya angka nol mutlak
3) Operasi matematika ( + , – , x, : ) berlaku pada skala interval
Contoh : Umur dan Kecerdasan Intelektual
SKALA DATA
RASIO
Skala rasio merupakan skala pengukuran yang mempunyai nilai nol
mutlak dan mempunyai jarak yang sama. Ciri-ciri dari skala rasio adalah
angka nol menggambarkan suatu titik dalam skala yang menunjukkan
ketiadaan karakteristik (memiliki nilai nol absolut). Contoh:
- Usia pasien yang mengalami diabetes mellitus pada saat pemeriksaan
diketahui 35 tahun.
- Nilai mahasiswa tertinggi pada kelas Terminologi Medis adalah 85,
sedangkan nilai yang terendah adalah 35.