Anda di halaman 1dari 10

3.

Pengobatan Dimensi dan Kelenturan Molekul

a. Penutupan dan Pembukaan cincin

b. Pembentukan seri homolog


a. Penutupan dan Pembukaan cincin
Contoh:
Penggantian gugus N – metil
pada struktur klorpromaxin
dengan cincin tertutup
piperazin pada proklorperazin
akan meningkatkan efek Klorpromazin
antimuntah dan menurunkan
efek neuroleptik.

Proklorperazin
b. Pembukaan cincin dari dikumarol menjadi warfarin
akan meningkatkan aktivitas antikoagulan

Dikumarol
Warfarin
b. Pembentukan seri homolog

Seri homolog alkane, polimetilen dan


siklopolimetilen dapat disintesis dengan mudah.
Sayangnya tidak ada hukum yang pasti tentang
sifat farmakologis dari senyawa seri homolog.
Meskipun demikian didapatkan ada beberapa
tipe umum perubahan aktivitas dari seri
homolog alkane dari polimetilen, yaitu:
1.Aktivitas akan meningkat secara teratur sampai dicapai aktivitas
maksimum, bila jumlah atom C ditambah lagi maka aktivitas akan
turun secara drastis. Hal ini dapat diamati terutama pada senyawa
yang berstruktur tidak spesifik, seperti anastesi sistemik,
insektisida yang mudah menguap, dan dissinfektan. Kadang –
kadang hal tersebut juga terjadi pada senyawa berstruktur
spesifik, meskipun jarang, seperti pada obat anastesi setempat.
• Contoh: aktivitas antibakteri turunan 4 alkil fenol terhadap
terhadap bascilus typhosus.
Tabel 42 Aktivitas antibakteri turunan 4-alkil fenol terhadap Bacillus typhosusus

HO R

R Koefosien Fenol
CH3 2,5
C2H5 7,5
20
n-C3H7
70
n-C4H9
104
n-C5H11
90
n-C6H13 20
n-C7H15
2. Aktifitas meningkat secara tidak teratur, mencapai
aktivitas maksimal, kemudian munurun juga
secara tidak teratur
3. Aktivitas meningkat (atau menurun), mencapai
maksimum (atau minimum), kemudian tetap
untuk beberapa anggota seri homolog yang lebih
tinggi
Tabel 43 Aktivitas seperti astropin dari turunan ester
benzilik
Potensi Relatif Molar
R Pada Tekanan Darah (Kucing) Pada Mata (Tikus)
H 9,8 12,6
CH2 103 31
C2H6 182 104
n-C3H7 98 22
63 10,5
n-C4H9
32 13
n-C5H11

Contoh:
a) Aktivitas pemblok ganglionik dari turunan R3N+(CH2)nN+R3 mencapai
maksimal bila n = 4,5 atau 6.
b) Seri homolog parasimtomimetik R-N+(CH3) aktivitasnya mencapai
maksimal bila R = 5.
4 Aktivitas bergantian, anggota seri dengan jumlah atom C genap lebih aktif
dibanding anggota seri dengan jumlah atom C ganjil, atau sebaliknya.
Contoh : aktivitas antimalarial dari turunan 6metoksi-8 aminoquinolon

5. Aktivitas berubah, anggota seri yang lebih rendah menunjukan


aktivitas dominan yang berbeda dengan anggota seri yang lebih
tinggi. Sering anggota yang lebih tinggi memberikan efek antagonis
terhadap seri anggota yang lebih rendah.
Contoh: Turunan N – alkil norefinefrin, gugus alkil yang lebih besar akan
munrunkan aktivitas hipertensi dengan urutan –NH2, NHCH3, NHCH2CH3,
-NHCH2CH2CH3. Efek hipotensi terjadi bila gugus alkilnya isopropyl atau
butil. (Tabel 44 ) Hal ini disebabkan karena senyawa berinteraksi dengan
reseptor yang berbeda, pada kasus pertama senyawa berinteraksi dengan
reseptor α danβ-adrenergik, sedang pada kasus kedua senyawa hanya
berinteraksi dengan respetor β.
Tabel 44 Perubahan aktivitas secara bertahap dari turunan N-alkil epinefrin
terhadap tekanan darah kucing

HO

HO CH CH2 NH R
OH

R Hipertensif Hipotensif

H ++ -

CH3 ++ -

C2H5 + +

n-C3H7 - +

i-C3H7 - ++

n-C4H9 - ++

- ++