Anda di halaman 1dari 7

Assalamua’alaikum Wr Wb

Nama kelompok 2 :
1. Arvita sari(2018141021)
2. Darsiati (2018141006)
3. Dyah ayu (2018141019)
4. Putri novia (2018141015)
5. Siti namirah (2018141017)
Kebudaya Hasil cipta, rasa dan karsa manusia dalam memenuhi

kebutuhan hidupnya yang kompleks yang mencakup


pengetahuan, keyakinan, seni, susila, hukum adat serta

an setiap kecakapan dan kebiasaan.

Perubahan Perubahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat,



mencakup perubahan budaya yang didalamnya terdapat


perubahan nilai-nilai dan tata cara kehidupan dari tradisional

kebudayaan menjadi modern.


Faktor

pendorong penghambat
Kebudayaan dan perubahan kebudayaan
yang ada di sekitar kita
Contoh 1
Sebelum :
Pada jaman dulu tradisi/budaya berladang pindah-pindah dalam suku
dayak merupakan suatu tradisi yang sudah ada pada masa nenek
moyang hidup. Ladang berpindah-pindah merupakan hal yang harus
dilakukan, bagi suku Dayak sebab ladang berpindah-pindah selalu
berkaitan dengan alam dan kesuburan tanah.
Kalau tanah yang sama dibuka setiap tahun akan mengurangi kesuburan
tanahnya. Maka membuka ladang yang sama bisa tiga sampai empat
tahun lamanya. Waktu membuka ladang harus diadakan perjanjian
dengan alam semesta terutama penunggu tanah (Sisil) ladang tersebut.
Lanjutan...
Sesudah:
Namun sekarang di eraglobalisasi dan modern sudah berubah,
terutama anak muda yang diharapkan sebagai penerus
warisan budaya seperti tidak adanya kepedulian dalam
pelestarian budaya tersebut, alasan masyarakat dayak tidak
melakukan nataki (proses membuka hutan) karena pemerintah
melarang masyarakat melakukan pembakaran hutan yang bisa
menyebabkan kabut asap, sehingga masyakat saat ini banyak
yang cara berladang nya sudah berpindah memakai pupuk.
Contoh 2
Sebelum :
Awalnya bernama pabrik gula Colomadu, didirikan
tahun 1861 di Karanganyar oleh mangkunegaran IV.
Tahun 1928, pabrik ini mengalami perluasan area
lahan tebu dan perombakan arsitektur. pada tahun
2017 dilakukan konstruksi revitalisasi dengan
mengikuti kaidah cagar budaya oleh beberapa PT yang
berkerjasama.
Sesudah :
Bekas bangunan PG Colomadu seluas 1,3 ha diatas
lahan 6,4 ha itu mulai direvitalisasi dengan tetap
mempertahankan nilai dan kekayaan historis yang ada.
Mesin-mesin raksasa pabrik gula dipertahanka untuk
memberikan wawasan sejarah bagi pengunjung.
Memasuki bangunan De Tjolomadoe, wisatawan
akan melihat langsung bagaimana kondisi pabrik gula
dengan mesin-mesin batan jerman yang masih
bertahan. Tersedia pula tempat pameran serta kafe.
Suasana pabrik gula tetap dipertahankan.