Anda di halaman 1dari 11

TEORI FLORENCE NIGHTINGALE DAN PARADIGMA

KEPERAWATAN

ARDIANSON TIYEL
1420119059
Florence Nightingale
Florence Nightingale lahir di Firenze, Italia
pada tanggal 12 Mei 1820 dan dibesarkan
dalam keluarga yang berada. Nama
depannya diambil dari tempat kelahirannya
(Firenze dalam bahasa Italia atau Florence
dalam bahasa Inggris). Semasa kecilnya ia
tinggal di Lea Hurst, sebuah rumah besar
dan mewah milik ayahnya, William
Nightingale, yang merupakan seorang tuan
tanah kaya di Derbyshire, London, Inggris,
Sementara ibunya juga merupakan
keturunan ningrat. Florence
Nightingale memiliki seorang saudara
perempuan bernama Parthenope
Pada tahun 1846, ia mengunjungi
Kaiserswerth, Jerman, dan mengenal
lebih jauh tentang rumah sakit modern
pionir yang dipelopori oleh Pendeta
Theodor Fliedner dan istrinya serta
dikelola oleh biarawati Lutheran (Katolik).
Di sana Florence Nightingale terpesona
akan komitmen dan kepedulian yang
dipraktekkan oleh para biarawati kepada
pasien. Ia jatuh cinta pada pekerjaan
sosial keperawatan, serta pulang ke
Inggris dengan membawa angan-angan
tersebut.
Florence Nightingale meninggal dunia di usia
90 tahun pada tanggal 13 Agustus 1910. dan
dimakamkan di Gereja St. Margaret yang
terletak di East Wellow, Hampshire, Inggris.
Florence nightingale dalam
tulisanya Notes On Nursing;
What it is and What It Is Not.,
Florance, Nighttingale
mendirikan filosofi keperawatan
berdasarkan keperawatan dan
perbaikan kesehatan
(Nightingale 1860).
Pada tahun yang sama, beliau
mendirikan program pertama
yang terorganisasi untuk
melatih perawat yaitu
Nightingale Training School for
Nurses di Rumah sakit St.
Thomas di kota London.
Nightingale merupakan perawat
ahli epidemologi pertama yang
melakukan peraktik (Cohen, 1984).
Analisis statistiknya menunjukan
hubungan antara sanitasi yang
buruk dengan kolera dan disentri.
Beliau memandang keperawatan
sebagai pencarian kebenaran dalam
menemukan jawaban dari persoalan
pelayanan kesehatan dengan
menggunakan hukum kesehtan
milik Tuhan dalam praktik
keperawatan (Macrae, 1995).
Teori Nightingale
Nightingale tidak melihat
keperawatan sebagai batasan
administrasi medikasi dan
pengobatan, tetapi lebih sebagai
penyediaan udara segar,
pencahayaan, kehangatan,
sanitasi, ketenangan, dan nutrisi
yang adekuat (Nightingale, 1860),
melalui observasi dan kumpulan
data, nightingale menghubungkan
status kesehatan klien dengan
faktor lingkungan, diawali dengan
perbaikan higiene dan sanitasi
selama perang Crimean
Lanjutan...
Florence Nightingale
mengajarkan dan menggunakan
proses keperawatan,
menyatakan bahwa “observasi
penting (pengkajian). Bukan
untuk membantu mengumpulkan
berbagai nformasi atau fakta,
tetapi untuk membantu
keamanan hidup dan
meningkatkan kesehatan dan
kenyamanan.
Paradigma
Keperawatan

Paradigma keperawatan merupakan suatu kerangka berfikir


yang menjelaska suatu fenomena
paradigma keperawatan merupakan cara pandang yang dasar,
bagaimana cara kamu melihat, memikirkan memberi makna,
menyikapi dan mengambil tindakan terhadap berbagai
fenomena yang terdapat dalam lingkup keperawatan.
Paradigma keperawatan berfungsi sebagai acuan atau dasar
dalam melaksanakan praktk keperawatan yang bersifat
profesional.
Empat Konsep Paradigma Keperawatan
Keperawatan Manusia

 Lingkungan
Sehat-sakit