Anda di halaman 1dari 10

Hormat dan Patuh

Kepada Orang Tua


dan Guru
DISUSUN OLEH :
1. M U T I A RA D E VA C A H YA N I N G R.
2. A D I T YA N I C O L A
3. M . LU C KY S E T I AWA N
4. T I A RA WA H Y U
5. Y U D I I L H A M D A R M AWA N
6. Z A H R I YAT U N
7. I R F I A N A E K A
Jalan yang benar dalam menggapai ridha Allah SWT. Melalui orang tua
adalah Birrul Walidain (berbakti kepada orang tua). Birrul Walidain
merupakan masalah terpenting dalam islam. Di dalam al-qur’an,setelah
memerintahkan menusia untuk bertauhid,Allah SWT. Memerintahkan
mereka untuk berbakti kepada orang tuanya.

Seperti dalam surat Al-Isra ayat 23 Allah SWT. Berfirman :


۞ ‫اه َو ِبال َْوالِ َديْ ِن ِإ ْح َسانًا ۚ ِإ َّما يَبْل ُ َغ َّن ِعن ْ َد َك ال ْ ِكبَ َر أ َ َح ُد ُه َما‬
ُ َّ‫َو َق َض ٰى َربُّ َكأَلَّا تَ ْعبُ ُدوا ِإلَّا ِإي‬
ٍ ّ ُ ‫َاه َما َفل َا تَ ُق ْلل َُه َما أ‬
‫ف َول َا‬ ُ ‫أ َ ْو ِكل‬

‫يما‬
ً ‫تَن ْ َه ْر ُه َما َوق ُْلل َُه َما َق ْول ًا ك َِر‬
Terjemah Arti: Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan
menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu
dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-
duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali
janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah
kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang
mulia.
Dan surat Al-Isra ayat ke 24:

‫ب ْار َح ْم ُه َما ك ََما َربَّيَا ِني َص ِغ ًيرا‬ َّ ‫اح ال ُّذ ّ ِل ِم َن‬


ّ ِ ‫الر ْح َم ِة َوق ُْل َر‬ ‫اخ ِف ْ ل‬
َ َ ‫ض َُه َما َجن‬ ْ ‫َو‬
Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh
kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya,
sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil".
Surat An-Nisa ayat 36 :

۞‫ام ٰى‬ َ َ‫اعبُ ُدوا الل َّ َه َول َا تُ ْش ِرك ُوا ِب ِه َشيْئًا ۖ َو ِبال َْوالِ َديْ ِن ِإ ْح َسانًا َو ِب ِذي ال ْ ُق ْربَ ٰى َوال ْيَت‬
ْ ‫َو‬
‫يل‬
ِ ‫الس ِب‬َّ ‫اح ِب ِبال َْجن ْ ِب َوابْ ِن‬ ِ ‫الص‬َ ّ ‫ين َوال َْج ِار ِذي ال ْ ُق ْربَ ٰى َوال َْج ِار ال ُْجن ُ ِب َو‬ ِ ‫َوال َْم َسا ِك‬
‫خ ًورا‬
ُ ‫ختَال ًا َف‬ ْ ‫َان ُم‬
َ ‫ب َم ْن ك‬ ُّ ‫َتأَيْ َمانُك ُْم ۗ ِإ َّن الل َّ َه ل َا يُ ِح‬ ْ ‫َو َما َملَك‬
Terjemah Arti: Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya
dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-
kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan
tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu.
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan
membangga-banggakan diri,
Surat Al-Ankabut ayat 8 :
‫اه َدا َك لِتُ ْش ِر َك ِبي َما ل َيْ َسل ََك ِب ِه ِعل ْمٌ َفل َا تُ ِط ْع ُه َما ۚ ِإل ََّي َم ْرجِ ُعك ُْم َفأُن َ ِ ّبئُك ُْم ِب َما‬
َ ‫ان ِب َوالِ َديْ ِه ُح ْسنًا ۖ َو ِإ ْن َج‬
َ ‫َو َو ّ َصيْنَا ال ْ ِإن ْ َس‬
َ ‫كُنْتُ ْم تَ ْع َمل‬
‫ُون‬
Terjemah Arti: Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu-
bapaknya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan
sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti
keduanya. Hanya kepada-Ku-lah kembalimu, lalu Aku kabarkan kepadamu apa yang
telah kamu kerjakan.

Surat Luqman ayat 14 :


‫ير‬ ْ ‫امي ْ ِن أ َ ِن‬
ُ ‫اشك ُْر لِي َولِ َوالِ َديْ َك ِإل ََّي ال َْم ِص‬ َ ‫ع‬ َ ‫ان ِب َوالِ َديْ ِه َح َمل َ ْت ُه أ ُ ُّم ُه َو ْهنًا‬
َ ‫عل َٰى َو ْه ٍن َو ِف َصال ُُه ِفي‬ َ ‫َو َو ّ َصيْنَا ال ْ ِإن ْ َس‬

Terjemah Arti: Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua
orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang
bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan
kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.

Surat luqman ayat 15 :


‫يل َم ْن‬
َ ‫الدنْيَا َم ْع ُروفًا ۖ َواتّ َ ِب ْع َس ِب‬ ُّ ‫احبْ ُه َما ِفي‬ ِ ‫عل َٰى أ َ ْن تُ ْش ِر َك ِبي َما ل َيْ َسل ََك ِب ِه ِعل ْمٌ َفل َا تُ ِط ْع ُه َما ۖ َو َص‬
َ ‫اه َدا َك‬
َ ‫َو ِإ ْن َج‬
َ ‫اب ِإل ََّي ۚ ثُ ّمَ ِإل ََّي َم ْرجِ ُعك ُْم َفأُن َ ِبّئُك ُْم ِب َما كُنْتُ ْم تَ ْع َمل‬
‫ُون‬ َ
َ َ ‫أن‬
Terjemah Arti: Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku
sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti
keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang
yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka
Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.
• Pengertian
Birru atau al-
birru yang
artinya kebajikan
Birrul Walidain
Al-walidain artinya
kedua orang tua
atau ibu bapak

Jadi, Birrul Walidain adalah berbuat kebajikan terhadap orang


tua . Mengenai pendidikan karakter,yang di devinisikan sebagai
satu kesatuan yang membedakan satu dengan yang lain atau
dengan kata lain karakter adalah kekuatan moral yang memiliki
sinonim berupa moral,budi pekerti,adab,sopan santun,dan
akhlak. Akhlak dan adab sumbernya adalah wahyu yakni
berupa Al-Qur’an dan Sunnah. Sedangkan budi
pekerti,moral,dan sopan santun sumbernya adalah filsafat.
• Kedudukan
Birrul Walidain mempunyai kedudukan yang
istimewa dalam ajaran islam. Allah dan RasulNya
menempatkan orang tua pada posisi yang sangat
amat istimewa. Sehingga berbuat baik pada keduanya
juga menempati posisi yang sangat mulia,dan
sebaliknya durhaka kepada orang tua menempati
posisi yang sangat hina.

Secara khusus,Allah mengingatkan betapa besar jasa


Ibu dalam mengandung dan merawat anaknya.
Kemudian,bapak juga berperan dalam mencari
nafkah. Berdasarkan semuanya,tentu sangat wajar
dan logis kalau si anak dituntut untuk berbuat
kebaikan kepada orang tuanya dan dilarang untuk
mendurhakainya.
• Bentuk-bentuk Birrul Walidain

1. Taat dan patuh terhadap perintah orang tua


2. senantiasa berbuat baik kepada orang tua, bersikap hormat, sopan
santun, baik dalam tingkah laku maupun bertutur kata
3. Mengikuti keinginan dan saran orang tua
4. Membantu bapak ibu secara fisik dan material
5. Mendoakan bapak ibu semoga diberi oleh Allah kemampuan,
Rahmat, dan kesejahteraan
6. Menjaga kehormatan dan nama baik orang tua
7. Menjaga dan merawat ketika mereka sakit
8. Setelah meninggal birrul walidain bisa dilakukan dengan cara:
a. Mengurus jenazahnya
b. Melunasi hutang hutangnya
c. Melaksanakan wasiatnya
d. Meneruskan silaturahmi dari yang dibinanya waktu hidup
e. Memuliakan sahabatnya
f. Mendoakan
• Akhlak Kepada Guru

Guru adalah orang tua kedua, yaitu orang yang mendidik murid muridnya
untuk menjadi lebih baik. Sebagaimana wajib hukumnya mematuhi kedua
orang tua, maka wajib pula mematuhi perintah para guru selama perintah
tersebut tidak bertentangan dengan syariat agama Islam.

• Akhlak terhadap orang tua dan guru menurut etika.

1. Akhlak terhadap orang tua menurut etika :


a. Selalu taat kepada keduanya dan menjalankan segala perintahnya asalkan
tidak bertentangan dengan ajaran agama.
b. Jika hendak pergi sebaiknya meminja izin kepada keduanya
c. Berbicara dengan lemah lembut bermuka manis dan berseri-seri
d. Perhatikan nasihat orang tua dan jangan memotong pembicaraannya
e. Membantu pekerjaan orang tua dengan sekuat tenaga
f. Selalu berssikap baik dan sopan santun baik dalam perbuatan dan perkataan
g. Selalu menyambung silaturahmi kepada keduanya
h. Selalu mendoakan orang tua agar diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT
• Akhlak kepada guru menurut etika :

1. Menghormati guru
2. Mengetahui hak yang harus diberikan kepada
guru
3. Bersikap sabar jika berhadapan dengan guru
4. Jangan banyak bicara di depan guru
5. Jangan bertanya dengan tujuan untuk mengujinya
6. Jangan banyak bicara di depan guru
7. Jangan bersenda gurau di hadapan guru
8. Jangan berburuk sangka terhadap guru
• Menurut imam al-Ghazali, etika anak terhadap orang tuanya
adalah :

a. Mendengarkan pembicaraannya
b. Melaksanakan perintahnya
c. Tidak berjalan di depannya
d. Tidak mengeraskan suara ketika berbicara kepadannya
e. Menjawab panggilannya
f. Berkemauan keras menyenangkan hatinya
g. Menundukkan badannya
h. Tidak mengungkit kebaikan kita terhadap mereka
i. Tidak memandang dengan mata melotot dan tidak menatap matanya