Anda di halaman 1dari 19

HUKUM SEPUTAR SHALAT

KELOMPOK 2

NABILA JEMIMA AJI 1805025130


ANDIN DWI NOVITASARI 1805025135
SYARIFAH HIDAYAH 1805025138
DIAN AMELIA TANJUNG 1805025141
HUKUM SHALAT
Shalat hukumnya fardhu bagi setiap orang yang beriman, baik laki-laki maupun
perempuan. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memerintahkan kita untuk
mendirikan shalat, sebagai-mana disebutkan dalam beberapa ayat Al-Qur’anul
Karim.
Di antaranya adalah firman Allah Ta’ala:
‫ين‬
َ ِ ‫قانِت‬ ِ َّ ‫موا لِل‬
َ ‫ه‬ ُ ‫و‬
ُ ‫قو‬ ٰ َ‫سط‬
َ ‫ى‬ ُ ْ ‫ة ال‬
ْ ‫و‬ ِ ‫صاَل‬
َّ ‫وال‬
َ ‫ات‬
ِ ‫و‬َ َ ‫صل‬
َّ ‫علَى ال‬
َ ‫فظُوا‬
ِ ‫حا‬
َ
“Peliharalah segala shalat(mu) dan (peliharalah) shalat wusthaa (shalat
Ashar).” (Al-Baqarah: 238)

َ‫صاَل ة‬
َّ ‫موا ال‬ ُ ‫قي‬ ِ َ ‫فأ‬
َ ‫م‬ ْ ْ‫فإذَا اط‬
ْ ُ ‫مأنَنْت‬ َ ِ َ ۚ ‫م‬ ْ ُ ‫جنُوبِك‬ ٰ َ ‫عل‬
ُ ‫ى‬ َ ‫و‬ َ ‫دا‬
ً ‫عو‬ ُ ‫و‬
ُ ‫ق‬ َ ‫ما‬
ً ‫قيَا‬ َ َّ ‫فاذْك ُ ُروا الل‬
ِ ‫ه‬ َ َ‫صاَل ة‬
َّ ‫م ال‬
ُ ُ ‫ضيْت‬ َ ‫فَإِذَا‬
َ ‫ق‬
‫قوتًا‬ ُ ‫و‬
ْ ‫م‬
َ ‫ين كِتَابًا‬
َ ِ ‫من‬ِ ‫ؤ‬ ْ ‫م‬ُ ْ ‫علَى ال‬
َ ‫ت‬ْ َ ‫صاَل ةَ كَان‬َّ ‫ن ال‬َّ ِ ‫ۚ إ‬
“Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu
berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah
Dan Rasulullah SAW menempatkannya sebagai rukun yang kedua di antara
rukun-rukun Islam yang lima, sebagaimana sabdanya yang berbunyi:
“Islam itu dibangun berdasarkan rukun yang lima, yaitu: Bersaksi bahwa
tidak ada sesembahan yang haq selain Allah dan Nabi Muhammad itu
utusanNya, mendirikan shalat, membayar zakat, melaksanakan ibadah haji
ke Baitullah dan berpuasa di bulan Ramadhan.” (Muttafaq ‘alaih)
HUKUM MENINGGALKAN SHALAT

Nash-nash tersebut sebenarnya sudah cukup untuk menjadi bahan renungan dan
peringatan bagi kaum muslimin, agar senantiasa menjaga shalat, dan tidak
melalaikannya. Akan tetapi, bila kita mengamati realita ummat islam di zaman ini,
sungguh sangat memperihatinkan. Sebagaimana firman Allah SWT :
‫ قَال ُْو اَل َْم ن َ ُك ِم َن ال ُْم َصل ِّيْ َن‬. ‫اسلَكَك ُ ْم ِف ْي َسقَ َر‬
َ ‫ َم‬ 
“Apakah yang yang memasukkan kamu kedalam Saqar (neraka)?” mereka
menjawab:”Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yg mengerjakan shalat” (QS. Al
Muddatstsir 42-43)

Imam Ahmad –rahimahullahu- mengatakan: “Orang yang meninggalkan shalat adalah


kafir, suatu kekafiran yang menyebabkan keluar dari Islam, diancam hukuman mati,
jika tidak bertaubat dan tidak mengerjakan shalat”. 
HUKUM SHALAT KHUSYU’
(PENDAPAT 1)
• Menurut Syaikhul Islam Ibn Surat Al-Baqarah Ayat 45
Taimiyah Rahimahullah yang
paling kuat hukumnya ialah wajib.
‫ين‬ ِ ‫يرةٌ إِاَّل َع َلى ْال َخ‬
َ ‫اش ِع‬ َ ‫صاَل ِة ۚ َوإِ َّن َها َل َك ِب‬ َّ ‫َواسْ َت ِعي ُنوا ِبال‬
َّ ‫صب ِْر َوال‬
Khusyu’ artinya ketenangan, dan
ketenangan itu thuma’ninah.
• Barang siapa yang tidak khusyu’ “Jadikanlah sabar dan shalat
dalam sholatnya, maka dia sebagai penolongmu. Dan
dianggap telah bermaksiat dan sesungguhnya yang demikian itu
berdosa. Seperti seorang yang sungguh berat, kecuali bagi orang-
sholat tapi menengadahkan orang yang khusyu',"
pandangannya ke langit.
HUKUM SHALAT KHUSYU’
(PENDAPAT 11)
• Pendapat jumhur ulama : Imam al-Nawawi menegaskan dalam kitab
Khusyu’ itu tidak termasuk Majmu’ Syarah al-Muhazzab bahwa telah terjadi
syarat atau rukun sholat, sebab ijmak tidak wajib (hanya bersifat anjuran saja)
hukumnya tidak wajib. khusyu’ dalam shalat, yakni :

• Khusyu’ mesti ada setidak-


tidaknya ketika takbiratul ‫الصل َا ِة‬
َّ ‫وع ِفي‬
ِ ‫وع َوال ُْخ ُض‬
ِ ‫اب ال ُْخ ُش‬ ْ ‫اس ِت‬
ِ َ ‫حب‬ ُ ‫َفأ َ ْج َم َع ال ُْعل ََم‬
ْ ‫اء َعل َى‬
ihram. Khusyu’ diakui sebagai
ruhnya sholat. Hal ini
“Telah terjadi ijmak ulama atas anjuran khusyu’
ditegaskan oleh Imam Nawawi.
dan khuzhu’ (tunduk hati) dalam shalat.”[1]
KEUTAMAAN TA’MIN
(MENGUCAPKAN AMIN DALAM SHALAT DAN DOA)

Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :


Mengucapkan Amiin hukumnya sunnah bagi
‫ه‬ ُ ‫ن‬ ‫ي‬‫م‬ ْ ‫فق تَأ‬ َ ‫ا‬ ‫و‬ ‫ن‬ ‫م‬ ‫ه‬ َّ ‫ن‬ ‫إ‬‫ف‬َ ‫وا‬ ُ ‫ن‬‫م‬ َ ‫فأ‬
َ ‫ام‬ ‫م‬ ‫اإل‬ ‫ن‬ ‫م‬ َ ‫إذَا أ‬
setiap orang yang shalat, baik ia shalat ُ ِ َ َ ْ َ ُ ِ ِّ ُ َ ِ َ َّ ِ
ْ
sebagai imam atau makmum atau sendirian, ‫ه‬ ِ ِ ‫ن ذَنْب‬ ْ ‫م‬ ِ ‫م‬َ َّ‫قد‬ َ َ ‫ما ت‬ ُ َ ‫ف َر ل‬
َ ‫ه‬ ُ ‫ة‬
ِ ‫غ‬ ِ َ ‫مالَئِك‬َ ْ ‫ين ال‬
َ ‫م‬ ِ ‫تَأ‬
shalat fardhu atau shalat sunnah. Demikian
pula pada shalat jahriyah (yang bacaannya “Apabila imam mengucapkan ‘âmîn’ maka ucapkanlah ‘âmîn’,
dikeraskan) atau shalat sirriyah (yang karena siapa yang ucapan âmînnya bersamaan dengan ucapan âmîn
dikecilkan). para malaikat maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
[HR. Bukhari]
MENDAPATKAN SATU RAKAAT DALAM
SHALAT BERJAMAAH
Dalam hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

َ‫صالَة‬ ‫ال‬ َ
‫ك‬ ‫ر‬ ‫د‬َ ‫قد أ‬َ َ
‫ف‬ ‫ة‬ َ ‫ال‬‫ص‬ ‫ال‬ ‫ن‬ ‫م‬ ‫ة‬
ً ‫ع‬ ْ ‫ك‬ ‫ر‬ َ
‫ك‬ ‫ر‬ ‫د‬َ ‫من أ‬
َّ َ ْ ْ ِ َّ َ ِ َ َ َ ْ ْ َ

“Siapa yang mendapatkan satu raka’at, maka ia


mendapatkan shalat jama’ah.” (HR. Bukhari, no. 580 dan
Muslim, no. 607)
EFEK MEDIS SHALAT

1. Takbiratul Ikhram : Gerakan takbiratul ihram 5. Sujud : Manfaat dari gerakan ini bisa membuat ruas-
memiliki manfaat untuk kesehatan fisik dan ruas tulang belakang menjadi teratur dan lurus serta
psikologis.
berkurangnya kompresi dan terjadi peregangan.
2. Gerakan Berdiri dalam Shalat : gerakan berdiri
dalam shalat juga bisa melatih postur tubuh yang tegap 6. Duduk diantara dua sujud : akan membuat pembuluh
dan lurus. darah menjadi lebih elastis sehingga mencegah
3. Rukuk : manfaat gerakan sholat pada saat rukuk terjadinya penyumbatan arteri dan vena.
sangat baik untuk otot dan tulang jika dilakukan
7. Salam : Gerakan salam bisa menjaga bagian-bagian
dengan posisi yang sempurna.
vital tersebut.
4. I’tidal : gabungan antara manfaat gerakan takbiratul
ihram dan manfaat gerakan berdiri di dalam salat.
SHOLAT JAMAK DAN QASHAR

1. Sholat Jamak adalah mengumpulkan dua sholat wajib dalam satu


waktu. Sholat yang boleh dijamak ialah sholat dzuhur dengan ashar
dan sholat magrib dengan isya. Sholat jamak terdiri dari dua macam,
yaitu :
a. Jamak taqdim : mengerjakan dua sholat wajib sekaligus di waktu
sholat yang pertama
b. Jamak takhir : mengerjakan dua sholat wajib sekaligus di waktu
sholat yang terakhir
2. Sholat Qashar adalah meringkas sholat 4 rakaat menjadi 2 rakaat
yaitu sholat dzuhur, ashar, dan isya
DALIL DAN HADITS
SYARAT-SYARAT MELAKUKAN SHOLAT
JAMAK DAN QASHAR
• Dalam keadaan sakit
• Dalam keadaan sulit
• Dalam perjalanan dengan tujuan baik
• Jarak perjalanan 3 mil
Seperti inilah syarat sholat jamak dan qashar. Jangan sampai karena
berpergian jauh meninggalkan sholat. Ketika waktunya sempit, sholat
bisa digabung dan diringkas.
Semua kemudahan ini dimudahkan oleh Allah agar umat islam tidak
meninggalkan sholat
CARA MELAKSANAKAN SHOLAT JAMAK

• Melaksanakan sholat dzuhur kemudian setelah selesai


langsung sholat ashar
• Melaksanakan sholat magrib kemudian setelah selesai
langsung sholat isya
• Antaranya tidak diikuti ibadah lain (sholat sunnah)
CARA MELAKSANAKAN SHOLAT QASHAR

• Jumlah rakaatnya diringkas, empat rakaat diringkas jadi


dua rakaat
• Tidak ada tasyahud awal
• Tasyahud dibaca pada akhir rakaat kedua
• Salam
CARA MELAKSANAKAN SHOLAT JAMAK
QASHAR
• Sholat dzuhur dan ashar dikerjakan di satu waktu dengan
jumlah rakaat masing-masing dua rakaat
• Sholat magrib dan isya dikerjakan di satu waktu dengan
tiga rakaat sholat magrib dan dua rakaat sholat isya
KEDUDUKAN SHALAT DALAM ISLAM

Shalat adalah rukun Islam yang kedua. Shalat adalah batas pemisah
Sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wasallam, antara keislaman dan kekufuran.
“Islam dibangun di atas lima perkara, yaitu
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi
syahadat (persaksian) bahwa tidak ada Dzat
wasallam bersabda, “Sesungguhnya
yang berhak disembah kecuali Allah dan
Muhammad adalah utusan-Nya, mendirikan
pemisah antara seseorang dengan
shalat. ” [Muttafaqun ‘Alaih] kesyirikan dan kekafiran adalah
meninggalkan shalat.” [HR. Muslim]
Shalat merupakan sebaik-baik amal.
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wasallam Shalat adalah tiang agama.
bersabda, “Sebaik-baik amal adalah shalat di Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi
awal waktu.” [HR. Tirmidzi] wasallam bersabda, “Puncak segala
urusan adalah Islam dan tiangnya
adalah shalat.” [HR. Ahmad]
Shalat sunnah.
Dibenarkan seseorang shalat sambil duduk saat melaksanakan shalat
sunnah dan dia mendapatkan setengah pahala shalat berdiri. Sabda
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wasallam, “Jika ia shalat berdiri maka
itu jauh lebih baik, dan barangsiapa yang shalat duduk, ia
mendapatkan setengah pahala shalat berdiri, dan barangsiapa
shalat berbaring, ia mendapatkan setengah pahala shalat
duduk.” [HR. Bukhari] Namun bagi mereka yang terpaksa shalat duduk
maka ia mendapatkan pahala yang sempurna.
HUKUM MENINGGALKAN SHALAT DALAM
KEADAAN SAKIT
jika ia masih dalam keadaan sadar atau memiliki akal, maka ia wajib mengerjakan
shalat. Ia dibolehkan untuk menjamak shalatnya. Jika ia tidak shalat maka hukum
meninggalkan shalat dengan sengaja baginya adalah dosa.

ٍ َ ‫مط‬
َ ‫ر قَا‬
‫ل‬ َ ‫ف وَاَل‬
ٍ ْ‫مدِينَةِ فِي غَيْرِ خَو‬ َ ْ ‫ب وَالْعِشَ اءِ بِال‬
ِ ِ‫مغْر‬ َ ْ ‫ر وَال‬
ِ ‫ص‬ْ َ‫ر وَالْع‬
ِ ْ‫ن الظُّه‬ َ َّ ‫سل‬
َ ْ ‫م بَي‬ َ َ‫ه ع َلَيْهِ و‬ ُ َّ ‫لَّى الل‬y‫ص‬
َ ِ‫ل اللَّه‬
ُ ‫سو‬
ُ ‫معَ َر‬
َ ‫ج‬
َ
ُ ‫ل كَي اَل يحر‬ َ
‫ه‬
ُ َ ‫مت‬
َّ ‫ج أ‬
َ ِ ْ ُ ْ َ ‫ك قَا‬َ ِ ‫ل ذَل‬ َ َ‫م فَع‬َ ِ ‫اس ل‬
ٍ َّ ‫َب‬y‫ن ع‬ ُ ْ ‫ب) قُل‬
ِ ْ ‫ت اِل ب‬ ٍ ْ ‫و ك ُ َري‬
ْ ُ ‫(أب‬
“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menjama’ antara Zhuhur dan Ashar,
Maghrib dan Isya’ di kota Madinah tanpa sebab takut dan hujan. Abu Kuraib
rahimahullah berkata: Aku bertanya kepada Ibnu Abas Radhiyallahu ‘anhu : Mengapa
beliau berbuat demikian? Beliau Radhiyallahu ‘anhu menjawab: Agar tidak
menyusahkan umatnya.” [HR Muslim no. 705]
THANK YOU!