Anda di halaman 1dari 44

KLA KLUSTER V

(PERLINDUNGAN KHUSUS ANAK)

oleh:
DERMAWAN
Sekretaris Deputi Bidang Perlindungan Anak
Deputi Bidang Perlindungan Anak
HP. 082113848837, 08161408528
Email : dermaone05@yahoo.co.id
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
18/12/2019 doc/kV/dermawan 1
PENDAHULUAN

Anak merupakan anugerah dan amanah


Tuhan Yang Maha Esa yang memiliki potensi
tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga
bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.

Anak merupakan generasi penerus dan


pilar bangsa, di mana dalam dirinya melekat
harkat dan martabat, serta hak-haknya
sebagai bagian dari hak asasi manusia.
Anak adalah seseorang yang belum berusia
18 tahun, termasuk anak yang masih dalam
kandungan
(UU No. 23 Tahun 2002 Tentang
Perlindungan Anak)

18/12/2019 doc/kV/dermawan 2
DEFINISI PERLINDUNGAN KHUSUS ANAK
UU 35/2014 : Pasal 59 ayat (1)

Perlindungan Khusus Anak : adalah suatu bentuk


perlindungan yang diterima oleh anak dalam situasi
dan kondisi tertentu untuk mendapatkan jaminan
rasa aman terhadap ancaman yang membahayakan
diri dan jiwa dalam tumbuh kembangnya

18/12/2019 doc/kV/dermawan 3
TUJUAN PERLINDUNGAN KHUSUS ANAK

Perlindungan Khusus bertujuan untuk:


• meminimalisasi jumlah Anak yang memerlukan Perlindungan Khusus;
• memberikan jaminan rasa aman bagi Anak yang memerlukan Perlindungan
Khusus; dan
• memberikan layanan yang dibutuhkan bagi Anak yang memerlukan Perlindungan
Khusus, antara lain :
 Pendampingan
 rehabilitasi medis
 rehabilitasi sosial
 reintegrasi sosial
 pemberian bantuan pemenuhan kebutuhan dasar, dan kebutuhan spesifik Anak.

18/12/2019 doc/kV/dermawan 4
KATEGORI PERLINDUNGAN KHUSUS ANAK
UU 35/2014 : PASAL 59 AYAT (1)

Anak dalam situasi darurat Anak korban penculikan, penjualan, dan/ perdagangan

Anak berhadapan dengan Anak korban Kekerasan fisik dan/ atau psikis
hukum
Anak korban kejahatan seksual
Anak dari Kelompok minorintas
& terisolasi
Anak korban jaringan terorisme
Anak yang dieksploitasi secara ekonomi dan/
atau seksual
Anak penyandang disabilitas
Anak menjadi korban penyalahgunaan
narkotika, alcohol, psikotropika, dan zat Anak korban perlakuan salah dan
adiktif lainnya penelantaran

Anak yang menjadi korban Anak dengan perilaku sosial menyimpang


pornografi
Anak menjadi korban stigmatisasi dari
Anak dengan HIV/AIDS pelabelan terkait dengan Kondisi orgtuanya

18/12/2019 doc/kV/dermawan 5
PENGUATAN LANDASAN HUKUM

Pasal 28B ayat (2) Undang-Undang


Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
1945 (UUD NRI Tahun 1945) yang
menyatakan bahwa setiap anak berhak
atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan
berkembang serta berhak atas
perlindungan dari kekerasan dan
diskriminasi.
18/12/2019 doc/kV/dermawan 6
STRUKTUR URUSAN PEMERINTAHAN
(UU 23 Tahun 2014)
URUSAN PEMERINTAHAN

KONKUREN
Pemerintahan (34 Urusan Bersama Pusat,
ABSOLUT Umum Provinsi, Kab/Kota)

1. Politik Luar Wajib/Obligatory


Negeri Wajib Pelayanan Dasar:
2. Pertahanan Pilihan/Optional a.Pendidikan
3. Keamanan (Sektor Unggulan 8) b.Kesehatan
c.PU dan Penataan Ruang
4. Yustisi a.Kelautan dan
d.Perumahan Rakyat dan Kawasan
5. Moneter dan Perikanan
Permukiman
Fiskal b.Pariwisata e.Ketentraman, Ketertiban Umum dan Linmas
Nasional c.Pertanian f.Sosial
6. Agama d.Kehutanan Wajib/Obligatory
e.ESDM Wajib Tidak Pelayanan Dasar:
f.Perdagangan a.Tenaga Kerja
g.Perindustrian
1. Dilaksanakan h.Transmigrasi b.PP dan PA k. Koperasi, UKM
l. Penanaman
sendiri c.Pangan Modal
2. Dekonsentrasi d.Pertanahan m. Kepemudaan
3. TP e.Lingkungan Hidup dan OR
f.Adminduk dan Capil n. Statistik
g.PM dan Desa o. Persandian
h.Pengendalian Penddk dan KB p. Kebudayaan
i.Perhubungan q. Perpustakaan
18/12/2019 j.Kominfo
doc/kV/dermawan r. Kearsipan 7
PROVINSI/KABUPATEN/KOTA MELAKSANAKAN 6 SUB URUSAN DENGAN 15 KEWENANGAN
(UU 23/2014)

No Sub Urusan Kewenangan


1 Kualitas Hidup Perempuan A Pelembagaan PUG

B Pemberdayaan Perempuan

C Standarisasi Lembaga Penyedia Layanan

2 Perlindungan Perempuan A Pencegahan KtP

B Penyediaan Layanan bagi KtP

C Standarisasi Lembaga Penyedia Layanan

3 Kualitas Keluarga A Peningkatan Kualitas Keluarga

B Penguatan dan Pengembangan Lembaga Penyedia Layanan

C Standarisasi Lembaga Penyedia Layanan

4 Sistem Data Gender & Anak A Penyediaan Data

5 Pemenuhan Hak Anak A Pelembagaan PHA

B Penguatan dan Pengembangan Lembaga Penyedia Layanan

6 Perlindungan Khusus Anak A Pencegahan Kekerasan terhadap anak

B Penyediaan Layanan Perlindungan Khusus Anak


C Penguatan dan Pengembangan Lembaga Penyedia Layanan
18/12/2019 doc/kV/dermawan 8
UPAYA PERLINDUNGAN KHUSUS ANAK

Pencegahan
Pasal 20 UU No. 35 :
Negara, Pemerintah, Meningkatnya Menurunnya
Pemerintah Daerah, layanan angka korban
Masyarakat, Keluarga, terhadap anak
Orang Tua atau Wali Penyediaan
kekerasan
korban
berkewajiban dan Layanan anak dan
kekerasan dan
bertanggung jawab Anak Dalam Anak dalam
terhadap kondisi dan situasi dan
penyelenggaraan Situasi tertentu kondisi
Perlindungan Khusus Penguatan tertentu
Anak Lembaga
Layanan

18/12/2019 doc/kV/dermawan 9
PENCEGAHAN
Primer
dilakukan dengan
target semua
Anak
Sekunder
dilakukan dengan target Anak yang
rentan mengalami kekerasan
(Anak dalam situasi darurat;
Anak dari kelompok minoritas dan
terisolasi;
Anak penyandang disabilitas;
Anak dengan perilaku sosial Tersier
menyimpang; dan dilakukan terhadap anak
Anak yang menjadi saksi dari yang telah menjadi korban
kekerasan terhadap Anak) dan anak pelaku
kekerasan

18/12/2019 doc/kV/dermawan 10
LAYANAN PERLINDUNGAN KHUSUS ANAK

• penanganan yang cepat, termasuk pengobatan


dan/atau rehabilitasi secara fisik, psikis, dan sosial,
serta pencegahan penyakit dan gangguan kesehatan
lainnya;
• pendampingan psikososial pada saat pengobatan
sampai pemulihan;
• pemberian bantuan sosial bagi Anak yang berasal dari
Keluarga tidak mampu; dan
• pemberian perlindungan dan pendampingan pada
setiap proses peradilan.

18/12/2019 doc/kV/dermawan 11
PENYEDIAAN LAYANAN BERBASIS LEMBAGA

1. Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan


Perempuan dan Anak (UPTD PPA); dan
2. Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan
dan Anak (P2TP2A).

18/12/2019 doc/kV/dermawan 12
LAYANAN UPTD PPA BERDASARKAN PERATURAN MENTERI
PPPA NOMOR 4 TAHUN 2018

1. layanan pengaduan
2. layanan penjangkauan korban (outreach)
3. layanan pengelolaan kasus
4. layanan mediasi
5. layanan pendampingan, meliputi:
• kesehatan
• bantuan hukum, seperti pengupayaan diversi atau
upaya hukum lainnya
6. layanan pemulihan (konseling)

18/12/2019 doc/kV/dermawan 13
LAYANAN PENANGANAN KORBAN KEKERASAN PADA
P2TP2A

1. penanganan pengaduan secara langsung


2. penanganan pengaduan tidak langsung
• melalui telepon / hotline
• penerimaan pengaduan melalui surat
• penerimaan pengaduan melalui e-mail
• penanganan pengaduan dari rujukan
3. penjangkauan korban (outreach)
4. perujukan

18/12/2019 doc/kV/dermawan 14
MEKANISME PELAYANAN PENGADUAN

Penjangkauan
Penjangkauan Datang
Datang Sendiri
Sendiri Rujukan
Rujukan
  

Penerimaan
Penerimaan Pengaduan
Pengaduan Koordinasi
Koordinasi dengan
dengan POLRI
POLRI
(UPPA)
(UPPA) dan Berbagai Pihak
dan Berbagai Pihak
Terkait
Terkait
Kasus
Kasus KtP/A
KtP/A

Wawancara
Wawancara &
& screening
screening

Assesment
Assesment Kebutuhan
Kebutuhan Korban
Korban
(Pelayanan
(Pelayanan Kesehatan,
Kesehatan, Pelayanan
Pelayanan Rehabilitasi
Rehabilitasi Sosial,
Sosial, Bantuan
Bantuan Hukum)
Hukum)
  

  
Inform
Inform Consent
Consent

Rekomendasi
Rekomendasi Layanan
Layanan Lanjutan
Lanjutan

Rujukan
Rujukan

Administrasi
Administrasi

PENCATATAN
PENCATATAN DAN
DAN PELAPORAN
PELAPORAN
18/12/2019 doc/kV/dermawan 15
KOORDINASI LAYANAN

Baik UPTD PPA maupun P2TP2A memiliki


layanan rujukan, dimana terdapat eskalasi
(naik status) tingkat pemerintahan dari
kabupaten/kota ke provinsi atau dari
provinsi ke pusat dalam hal UPTD atau
P2TP2A tidak dapat menyediakan penanganan
terhadap korban kekerasan.
18/12/2019 doc/kV/dermawan 16
FOKUS PENCEGAHAN KEKERASAN
TERHADAP ANAK
Upaya perlindungan anak difokuskan pada anak tersier, yakni:
a. Perlindungan anak dalam situasi darurat dan pornografi (Anak korban
bencana dan konflik yang terlayani; HIV-AIDS, dan NAPZA)
b. Perlindungan Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) (khusus pelaku)
yang terselesaikan; Anak Korban Jaringan Terorisme; Anak Korban Stigmatisasi
Akibat dari Pelabelan terkait dengan Kondisi Orang Tuanya yang Terlayani
c. Perlindungan anak penyandang disabilitas
d. Perlindungan anak dari KTA (Kekerasan, Penelantaran, Eksploitasi ekonomi
(BPTA) dan seksual, Perdagangan, serta kejahatan seksual)

18/12/2019 doc/kV/dermawan 17
PENYEDIAAN LAYANAN
1.
Penanganan
Pengaduan
5.
Reintegrasi 2.
Sosial & LEMBAG Pelayanan
Pemulangan A Kesehatan
LAYANA
N

4. 3.
Bantuan Rehabilitasi
Hukum Sosial

18

18/12/2019 doc/kV/dermawan
PENGUATAN KELEMBAGAAN

pelatihan bagi petugas lembaga layanan

penyediaan sarana dan prasarana lembaga layanan

peningkatan koordinasi dan jejaring termasuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam penyediaan
layanan

menyediakan sumber daya manusia perlindungan anak, antara lain dokter, psikolog, psikiater,
pendamping

memperbanyak pelatihan untuk meningkatkan profesionalisme

menambah jumlah UPTD PPA sampai tingkat kecamatan bila diperlukan


18/12/2019 doc/kV/dermawan 19
KABUPATEN/KOTA LAYAK ANAK (KLA)

Indikator KLA:
Klaster V : PERLINDUNGAN KHUSUS

Klaster Perlindungan Khusus:


• 4 indikator
• 98 variabel pertanyaan
• Nilai Maksimal 215

18/12/2019 doc/kV/dermawan 20
KLASTER 5: PERLINDUNGAN KHUSUS

• Korban Kekerasan dan Ekploitasi, menurunnya angka


kekerasan dan ekploitasi  % Anak yang Mendapat
pendampingan dan Layanan
• Korban Pornografi dan Situasi Darurat  % Anak yang
Mendapat pendampingan dan layanan Layanan, Adanya
mekanisme, penanggulangan. bencana yang
memperhatikan kepentingan anak  tesedia, dan berfungsi
• Penyandang Disabilitas  % Anak yang memperoleh
pandampingan dan layanan
• ABH, Terorisme dan Stigma  Jumlah Proses Diversi yang
Diupayakan bagi Anak yang Berhadapan dengan Hukum 
Jumlah penyelesaian kasus dengan pendekatan keadilan
restoratif, dan meningkat setiap tahun, pendampingan dan
layanan
18/12/2019 doc/kV/dermawan 21
RINCIAN INDIKATOR DAN VARIABEL KLASTER V PERLINDUNGAN KHUSUS
TAHUN 2019

21. Peraturan Daerah/Kebijakan, Upaya Pencegahan, Penyediaan Layanan,


Penguatan dan Pengembangan Lembaga  nilai maksimal 30
22. Situasi darurat dan pornografi (Anak korban bencana dan konflik yang terlayani;
HIV-AIDS, dan NAPZA)  nilai maksimal 55
23. a. Kasus Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) (khusus pelaku) yang
terselesaikan; Anak Korban Jaringan Terorisme; Anak Korban Stigmatisasi
Akibat dari Pelabelan terkait dengan Kondisi Orang Tuanya yang Terlayani 
nilai maksimal 60
b. Anak penyandang disabilitas, kelompok minoritas dan terisolasi yang
terlayani; Anak Dengan Perilaku Sosial Menyimpang  nilai maksimal 25
24. Perlindungan anak dari KTA (Kekerasan, Penelantaran, Eksploitasi ekonomi
(BPTA) dan seksual, Perdagangan, serta kejahatan seksual)  nilai maksimal 45
18/12/2019 doc/kV/dermawan 22
21. PERATURAN DAERAH/KEBIJAKAN, UPAYA PENCEGAHAN,
PENYEDIAAN LAYANAN, PENGUATAN DAN PENGEMBANGAN
LEMBAGA
1. Apakah tersedia Peraturan/kebijakan daerah tentang pencegahan dan
penanganan anak yang memerlukan Perlindungan Khusus sesuai Pasal
59 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 (UUPA) tentang Perubahan
atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan
Anak? (Lampirkan dokumen pendukung)
2. Berapa persen Anggaran yang dialokasikan dalam pelaksanaan
(pencegahan dan penanganan) perlindungan khusus sesuai dengan
Pasal 59, di dalam APBD Kabupaten/kota Tahun 2017 dan 2018?
3. Apakah ada mekanisme monitoring dan evaluasi terhadap
pelaksanaan perlindungan khusus sesuai Pasal 59 UUPA?

18/12/2019 doc/kV/dermawan 23
LANJUTAN … (Upaya Pencegahan)

4. Apakah ada program/kegiatan berkaitan dengan Perlindungan


khusus bagi anak?
5. Apakah sudah ada pedoman mekanisme koordinasi antar OPD
dan atau instansi vertikal tentang pencegahan terkait
Perlindungan Khusus?
6. OPD manakah yang diberi mandat melakukan koordinasi terkait
perlindungan khusus (Lihat Pasal 73A ditulis dalam keterangan)?

18/12/2019 doc/kV/dermawan 24
LANJUTAN … (Penyediaan Layanan)

7. Apakah tersedia mekanisme koordinasi dalam penyediaan layanan


Perlindungan Khusus?
8. Apakah sudah terdapat UPTD PPPA?
9. Apakah terdapat Lembaga penyedia layanan perlindungan khusus
selain UPTD PPPA?
10. Apakah sudah tersedia Sarana prasarana Perlindungan khusus
(mobil perlindungan, motor perlindungan, rumah perlindungan
anak)?
11. Apakah tersedia unit pengaduan (telpon, mekanisme
penanganan/managemen kasus)?
18/12/2019 doc/kV/dermawan 25
LANJUTAN … (Penguatan dan Pengembangan Lembaga)

12. apakah terdapat peraturan/kebijakan terkait penguatan dan pengembangan


lembaga penyedia layanan ?
13. Apakah ada program, kegiatan, penguatan dan pengembangan lembaga?
14. Apakah SDM pada lembaga penyedia layanan (Satgas PPA, Psikolog, Pekerja Sosial,
Pengacara, Tenaga Medis, Konselor, Dokter, Psikiater atau Tenaga Medis Lainnya),
sudah dilatih teknis tentang pencegahan dan penanganan perlindungan khusus
bagi anak?
15. Apakah tersedia program Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat
(PATBM) atau sejenisnya?
16. Berapa persen dari jumlah Desa/Kelurahan yang terbentuk PATBM dan sejenisnya
telah melaksanakan fungsi Perlindungan khusus bagi anak dalam melaksanakan
deteksi dini dan respon kasus?
18/12/2019 doc/kV/dermawan 26
22. SITUASI DARURAT DAN PORNOGRAFI (ANAK KORBAN
BENCANA DAN KONFLIK YANG TERLAYANI; HIV-AIDS, DAN
NAPZA)
1. Apakah tersedia lembaga layanan bagi anak korban bencana dan konflik?
(Lampirkan dokumen pendukung)
2. Apakah tersedia fasilitas bagi anak korban bencana dan konflik yang sesuai
kebutuhan dan kepentingan terbaik anak? (Lampirkan dokumen dan foto
pendukung)
3. Apakah tersedia early warning system bencana yang dipahami anak?
(Lampirkan dokumen pendukung)
4. Apakah tersedia jalur evakuasi ramah anak? (Lampirkan dokumen pendukung)
5. Apakah tersedia sistem pencatatan dan pelaporan anak korban bencana dan
konflik? (Lampirkan dokumen pendukung)
6. Apakah semua anak korban bencana dan konflik terlayani? (Lampirkan
dokumen pendukung)
18/12/2019 doc/kV/dermawan 27
LANJUTAN ...

7. Apakah ada Satgas PPA, Psikolog, Pekerja Sosial, Pengacara, Tenaga Medis,
Konselor, Dokter, Psikiater atau Tenaga Medis Lainnya di lembaga layanan
korban bencana dan konflik? (lampirkan dokumen pendukung)
8. Apakah ada peran serta Forum Anak/sejenisnya dalam pencegahan konflik?
(Lampirkan dokumen dan foto pendukung)
9. Apakah ada peran Forum Anak/kelompok anak dalam pengelolaan risiko
bencana? (Lampirkan dokumen pendukung)
10. Apakah ada kemitraan antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam
pencegahan dan penanganan anak korban bencana dan konflik? (Lampirkan
dokumen dan foto pendukung)
11. Apakah ada kemitraan dengan lembaga masyarakat dalam pencegahan dan
penanganan anak korban bencana dan konflik? (lampirkan dokumen
pendukung)
18/12/2019 doc/kV/dermawan 28
LANJUTAN ...

12. Apakah ada kemitraan dengan dunia usaha masyarakat tentang


pencegahan dan penanganan anak korban bencana dan konflik?
(lampirkan dokumen pendukung)
13. Apakah ada kemitraan dengan media dalam pencegahan dan penanganan
anak korban Bencana, konflik? (Lampirkan dokumen pendukung)
14. Apakah ada program inovasi dalam pencegahan dan penanganan anak
korban Bencana dan konflik? (Lampirkan dokumen pendukung)
15. Apakah tersedia lembaga layanan bagi anak korban pornografi dan anak
korban penyalahgunaan NAPZA? (Lampirkan dokumen dan foto
pendukung)
16. Apakah tersedia lembaga layanan bagi anak terinfeksi HIV? (Lampirkan
dokumen dan foto pendukung)doc/kV/dermawan
18/12/2019 29
LANJUTAN ...

17. Apakah tersedia sistem pencatatan dan pelaporan anak korban


pornografi dan anak korban penyalahgunaan NAPZA? (lampirkan
dokumen pendukung)
18. Apakah tersedia sistem pencatatan dan pelaporan anak terinfeksi
HIV? (Lampirkan dokumen pendukung)
19. Apakah semua anak korban pornografi terlayani? (Lampirkan
dokumen dan foto pendukung)
20. Apakah semua anak korban penyalahgunaan NAPZA terlayani?
(Lampirkan dokumen dan foto pendukung)
21. Apakah semua anak terinfeksi HIV terlayani? (Lampirkan dokumen
dan foto pendukung)
18/12/2019 doc/kV/dermawan 30
LANJUTAN ...

22. Apakah ada SDM terlatih penanganan anak korban pornografi dan anak
korban penyalahgunaan NAPZA? (lampirkan dokumen pendukung)
23. Apakah ada SDM terlatih penanganan anak terinfeksi HIV? (Lampirkan
dokumen dan foto pendukung)
24. Apakah ada pekerja sosial, psikolog dan psikiater di lembaga layanan
anak korban pornografi? (lampirkan dokumen pendukung)
25. Apakah ada pekerja sosial, psikolog dan psikiater di lembaga layanan
anak korban penyalahgunaan NAPZA? (Lampirkan dokumen
pendukung)
26. Apakah ada psikolog dan psikiater di lembaga layanan anak terinfeksi
HIV/AIDS? (Lampirkan dokumen pendukung)
18/12/2019 doc/kV/dermawan 31
LANJUTAN ...

27. Apakah ada peran Forum Anak /sejenisnya dalam pencegahan


penyalahgunaan NAPZA? (Lampirkan dokumen dan foto pendukung)
28. Apakah ada peran Forum Anak/kelompok anak dalam pencegahan
HIV? (Lampirkan dokumen pendukung)
29. Apakah ada kemitraan antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
dalam pencegahan dan penanganan anak korban pornografi,
penyalahgunaan NAPZA dan terinfeksi HIV? (lampirkan dokumen dan
foto pendukung)
30. Apakah ada kemitraan dengan lembaga masyarakat dalam
pencegahan dan penanganan anak korban pornografi,
penyalahgunaan NAPZA, dan terinfeksi HIV? (lampirkan dokumen dan
foto pendukung)
18/12/2019 doc/kV/dermawan 32
23.A. KASUS ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM (ABH) (KHUSUS
PELAKU) YANG TERSELESAIKAN; ANAK KORBAN JARINGAN TERORISME;
ANAK KORBAN STIGMATISASI AKIBAT DARI PELABELAN TERKAIT DENGAN
KONDISI ORANG TUANYA YANG TERLAYANI
1. Berapa jumlah kasus ABH yang dilakukan proses diversi di tingkat
penyidikan? (Lampirkan dokumen dan foto pendukung)
2. Berapa jumlah kasus ABH yang dilakukan proses diversi di tingkat
penuntutan? (Lampirkan dokumen dan foto pendukung)
3. Berapa jumlah kasus ABH yang dilakukan proses diversi di tingkat
pengadilan? (Lampirkan dokumen dan foto pendukung)
4. Berapa jumlah kasus ABH pasca diversi memperoleh layanan rehabilitasi
dan reintegrasi sosial? (Lampirkan dokumen dan foto pendukung)
5. Berapa jumlah ABH yang mendapatkan bantuan hukum (termasuk untuk
anak penyandang disabilitas)? (Lampirkan dokumen dan foto pendukung)
18/12/2019 doc/kV/dermawan 33
LANJUTAN ...

6. Apakah ada Balai Pemasyarakatan? (Lampirkan dokumen pendukung)


7. Apakah ada kemitraan dengan lembaga masyarakat dalam
penanganan ABH? (Lampirkan dokumen dan foto pendukung)
8. Apakah ada kemitraan dengan media, dalam penanganan ABH?
(Lampirkan dokumen dan foto pendukung)
9. Ada berapa orang anak yang menjadi korban jaringan terorisme?
(Lampirkan dokumen pendukung)
10. Upaya apa yang dilakukan untuk mencegah anak menjadi korban
jaringan terorisme? (Lampirkan dokumen pendukung)

18/12/2019 doc/kV/dermawan 34
LANJUTAN ...

11. Apakah ada kemitraan dengan lembaga masyarakat/dunia usaha dalam


penanganan anak korban jaringan terorisme? (Lampirkan dokumen dan foto
pendukung)
12. Apakah ada kemitraan dengan media dalam penanganan anak korban jaringan
terorisme? (Lampirkan dokumen dan foto pendukung)
13. Berapa jumlah anak korban stigmatisasi akibat dari pelabelan terkait dengan
kondisi orang tuanya? (Lampirkan dokumen pendukung)
14. Dalam kasus-kasus apakah? Dan Tuliskan Bagaimana Penanganannya setiap
kasus pada catatan
15. Upaya apa yang dilakukan untuk mencegah stigmatisasi? (Lampirkan dokumen
pendukung)
18/12/2019 doc/kV/dermawan 35
LANJUTAN ...

16. Upaya apa yang dilakukan menangani dan merehabilitasi anak korban
stigmatisasi? (Lampirkan dokumen dan foto pendukung)
17. Apakah ada kemitraan dengan lembaga masyarakat dalam
penanganan anak korban stigmatisasi? (Lampirkan dokumen dan foto
pendukung)
18. Apakah ada kemitraan dengan media, dalam penanganan anak
korban stigmatisasi? (Lampirkan dokumen pendukung)

18/12/2019 doc/kV/dermawan 36
23.B. ANAK PENYANDANG DISABILITAS, KELOMPOK MINORITAS DAN
TERISOLASI YANG TERLAYANI; ANAK DENGAN PERILAKU SOSIAL
MENYIMPANG

1. Apakah ada sistem pencatatan dan pelaporan anak penyandang


disabilitas (Lampirkan dokumen pendukung)
2. Apakah tersedia lembaga layanan bagi anak penyandang disabilitas?
(Lampirkan dokumen dan foto pendukung)
3. Apakah ada sistem pengasuhan bagi anak penyandang disabilitas?
(Lampirkan dokumen dan foto pendukung)
4. Apakah sarana dan prasarana publik telah memperhatikan aksesibilitas
bagi anak penyandang disabilitas? (Lampirkan dokumen pendukung)
5. Apakah bentuk pemberian kesempatan, partisipasi dan apresiasi bagi
anak penyandang disabilitas? (Lampirkan dokumen pendukung)
18/12/2019 doc/kV/dermawan 37
LANJUTAN ...

6. Apakah ada anak kelompok minoritas dan terisolasi? (Lampirkan dokumen


pendukung)
7. Apakah ada SDM terlatih penanganan anak penyandang disabilitas, kelompok
minoritas dan terisolir? (Lampirkan dokumen dan foto pendukung)
8. Apakah Pemerintah Daerah mempunyai Pedoman Pencegahan dan
penanganan komprehensif bagi anak dengan perilaku sosial menyimpang?
9. Apakah Pemerintah Daerah menyediakan lembaga konsultasi bagi keluarga
yang mempunyai anak dengan perilaku sosial menyimpang?
10. Apakah pemerintah daerah menyelenggarakan pelatihan khusus anak dengan
perilaku sosial menyimpang bagi guru?

18/12/2019 doc/kV/dermawan 38
24. PERLINDUNGAN ANAK DARI KTA (KEKERASAN, PENELANTARAN,
EKSPLOITASI EKONOMI (BPTA) DAN SEKSUAL, PERDAGANGAN, SERTA
KEJAHATAN SEKSUAL)

1. Apakah tersedia lembaga layanan bagi anak korban kekerasan, dan


penelantaran? (Lampirkan dokumen dan foto pendukung)
2. Apakah ada mekanisme rujukan bagi anak korban kekerasan dan
penelantaran? (Lampirkan dokumen pendukung)
3. Apakah ada sistem pencatatan dan pelaporan anak korban kekerasan, dan
penelantaran? (Lampirkan dokumen pendukung)
4. Apakah sistem pencatatan dan pelaporan anak korban kekerasan, sudah
terintegrasi dengan sistem informasi online perlindungan perempuan dan
perlindungan anak (SIMFONI PPA)? (Lampirkan dokumen pendukung)
5. Apakah semua anak korban kekerasan dan penelantaran mendapatkan
layanan? (Lampirkan dokumen pendukung)
18/12/2019 doc/kV/dermawan 39
LANJUTAN ...

6. Apakah ada SDM terlatih penanganan anak korban kekerasan dan


penelantaran? (Lampirkan dokumen pendukung)
7. Apakah ada pekerja sosial, konselor, psikolog, dan psikiater di lembaga layanan?
8. Apakah ada peran serta Forum Anak/kelompok anak dalam pencegahan
kekerasan dan penelantaran? (Lampirkan dokumen pendukung)
9. Apakah ada kemitraan antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam
pencegahan dan penanganan anak korban kekerasan dan penelantaran?
(Lampirkan dokumen pendukung)
10. Apakah ada kemitraan dengan lembaga masyarakat tentang pencegahan dan
penanganan anak korban kekerasan, dan penelantaran? (Lampirkan dokumen
pendukung)

18/12/2019 doc/kV/dermawan 40
LANJUTAN ...

11. Apakah ada kemitraan dengan dunia usaha dalam pencegahan dan penanganan
anak korban kekerasan dan penelantaran? (Lampirkan dokumen pendukung)
12. Apakah ada kemitraan dengan media tentang pencegahan dan penanganan
anak korban kekerasan, dan penelantaran? (Lampirkan dokumen pendukung)
13. Apakah ada program inovasi dalam pencegahan dan penanganan anak korban
kekerasan, dan penelantaran? (Lampirkan dokumen pendukung)
14. Apakah tersedia lembaga layanan bagi anak Anak yang ditarik dari pekerjaan
terburuk? (Lampirkan dokumen pendukung)
15. Apakah ada SOP pencegahan dan penarikan anak dari bentuk-bentuk pekerjaan
terburuk anak? (Lampirkan dokumen pendukung)

18/12/2019 doc/kV/dermawan 41
LANJUTAN ...

16. Apakah ada mekanisme pengawasan terhadap Pekerja Anak? (Lampirkan


dokumen pendukung)
17. Apakah tersedia sistem pencatatan dan pelaporan pekerja anak, anak yang
ditarik dari BPTA? (Lampirkan dokumen pendukung)
18. Apakah ada peran Forum Anak/kelompok anak dalam pencegahan pekerja
anak? (Lampirkan dokumen pendukung)
19. Apakah ada kemitraan antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam
pencegahan dan penarikan bagi Pekerja Anak? (Lampirkan dokumen
pendukung)
20. Apakah ada kemitraan dengan lembaga masyarakat dalam pencegahan dan
penanganan pekerja anak? (Lampirkan dokumen pendukung)
18/12/2019 doc/kV/dermawan 42
LANJUTAN ...

21. Apakah ada kemitraan dengan dunia usaha dalam pencegahan dan
penarikan anak yang bekerja pada bentuk pekerjaan terburuk?
(Lampirkan dokumen dan foto pendukung)
22. Apakah ada kemitraan dengan media dalam pencegahan anak yang
bekerja pada bentuk pekerjaan terburuk? (Lampirkan dokumen
pendukung)
23. Apakah ada anak yang terlibat di dalam BPTA? (Lampirkan dokumen
dan file pendukung)
24. Apakah ada program inovasi untuk pencegahan dan penanganan
pekerja anak? (Lampirkan dokumen pendukung)
18/12/2019 doc/kV/dermawan 43
Terima kasih

18/12/2019 doc/kV/dermawan 44