Anda di halaman 1dari 14

PARASITOLOGI

STEPHANUS UMBU DETA


YULITA MARIA S. ROGA
ABIGAIL EVELYN TICOALU
MARIA WIHELMINA
ROSANTY
MARIA THERESIA DHUE NAY
MARIA C.C. MEO
LAURA KATHARINA LENGGA LAGA

SARCHOPHAGIDAE SP. DAN


HIPPOBOSCIDAE SP.
LALAT DAGING
(SARCHOPAHAGIDAE
 Lalat daging atau Sarchophagidae adalah lalat
daging yang biasa meletakan larva matang
pada daging yang sudah rusak atau
membusuk.
 Jenis lalat ini diketahui dapat berkembang
dibangkai bangkai hewan
CIRI-CIRI LALAT
SARCHOPHAGIDAE
 Lalat daging berwarna abu-abu tua,
berukuran sedang dampai besar kira-kira 5,5-
6 mm panjangnya lalat ini mempunyai tiga
garis gelap pada bagian punggung dan
perutnya mempunyai corak seerti papan
catur.
LALAT SARCHOPHAGIDAE
SIKLUS HIDUP LALAT
DAGING/SARCHOPHAGIDAE
 Lalat daging mrngeluarkan larva hidup pada
tempat perkembangannya seperti daging,
bangkai, kotoran dan sayur-sayuran yang
sedang membusuk.
 Tahap larva beerlangsung beberapa hari
kemudian keluar dari tempat makannya
kedaerah yang lebih kering.
 Lalat daging memiliki siklus hidup selama 2-
4.
SIKLUS HIDUP LALAT
DAGING/SARCHOPHAGIDAE
 Lalat daging (Sarchophagidae) dapat
ditemukan dipasar dan warung terbuka.Pada
daging, sampah dan kotoran. Tetapi jarang
memasuki rumah.
 Lalat ini juga membawa telur cacing Ascaris
lubricoides dan Trichuris Trichiura.
(HIPPOBOSCIDAE SP.)

 Lalat Sumba atau Hippoboscidae sp. Adalah


lalat yang banyak menginfestasi sapi dan
kuda.Lalat ini mengisap darah pada daerah
perineum dan di antara kaki belakang.
 Lalat Hippobosca sp. banyak terdapat pada
daerah dengan temperatur tinggi.
KLASIFIKASI
HIPPOBOSCIDAE
o Filum : Arthropoda
o Kelas : Insecta
o Ordo : Diptera
o Subordo : Cyclorrapha
o Superfamili : Hippoboscoidea
o Famili : Hippoboscidae
o Subfamili : Hippoboscinae
o Genus : Hippobosca
o Spesies : Hippobosca equina
o Hippobosca variegata
Morfologi dan Bioekologi
Lalat Hippobosca sp.
Ada 2 jenis lalat Hippobosca sp. di Indonesia yaitu
1. H. equina (lalat Sumba kecil)
2. H. variegata (lalat Sumba besar).
Lalat Hippobosca
 sp. mempunyai sepasang sayap, ukuran sekitar 10 mm, dan
warna pupa hitam.
 Pupa lalat ini berbentuk oval atau bulat, berukuran 5 x 4 mm,
dan mempunyai bercak gelap pada ujung posterior.
 Lalat H. equina memiliki ukuran tubuh sekitar 10 mm, tubuhnya
melebar, pipih dorsoventral dan berwarna coklat kemerahan.
 Pada bagian dorsal toraks terdapat bercak kekuningan.
Morfologi dan Bioekologi
Lalat Hippobosca sp.
 Lalat ini memiliki sepasang sayap yang kuat dengan
vena anterior yang jelas, dan antenanya tidak
Berkembang‘.
 Probosis lalat ini langsing yang digunakan untuk
menusuk dan merobek jaringan.
 Palpi lalat H. equina tebal, pendek dan berfungsi
melindungi probosis.
 Kaki dan kuku lalat ini berkembang baik. Bagian utama
dari
 probosis biasanya untuk menusuk dan ditarik kembali di
bawah kepala, kecuali saat makan.
TEMPAT HIDUP
HIPPOBOSCIDAE SP.
 Inang lalat H. equina adalah kuda dan sapi,
tetapi ternak lainnya seperti burung juga
dapat terinfestasi.
 Lalat ini paling banyak ada pada bulan musim
panas.
 Distribusi utama lalat Hippobosca sp. adalah
di Eropa, Asia, dan Afrika
 Distribusi lalat H. equina di Indonesia yaitu
Sulawesi, Sumba, dan Timor.
TEMPAT HIDUP
HIPPOBOSCIDAE SP.
 Gigitan dari lalat H. equina dapat menyebabkan
reaksi gigitan lalat H. equina dapat memberikan
rasa sakit sehingga sapi dan kuda yang baru
pertama kali digigit sering lari ketakutan.
 Lalat ini apabila terganggu akan berpindah dengan
cepat tetapi tidak lebih dari 1 meter dari inangnya.
Pada malam hari atau hujan lebat, lalat H. equina
kadang-kadang akan meninggalkan inangnya dan
berlindung di bawah daun pakis yang berada di
dekatnya atau berlindung dibagian tubuh inang.
GAMBAR
HIPPOBOSCIDAE SP.
TERIMA KASIH
SEMOGA BERMANFAAT