Anda di halaman 1dari 8

PENDIDIKAN NASIONAL

Dosen pengampu: Ratna Dewi Kartikasari, M.Pd.

Anggota kelompok:
1. Sariyam Rahma Pertiwi (2019840004)
2. Laura Neka Sawitri (20198400
3. Nadiva Salsabila (2019840051)
ABSTRAK

Pendidikan adalah suatu sistem dimana proses pengajaran terjadi di


dalamnya. Pendidikan juga sangat diperlukan untuk mencerdaskan anak bangsa
agar dapat memajukan bangsanya. Oleh sebab itu dalam menyelenggarakan
pendidikan memerlukan suatu kesatuan yang mengaturnya. Tujuannya adalah
untuk memperoleh proses pendidikan yang berjalan dengan terstruktur.

Namun, faktanya sistem pendidikan yang ada sekarang ini,


khususnya di indonesia ternyata masih belum mampu
sepenuhnya menjawab kebutuhan dan tantangan global untuk
masa yang akan datang.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa upaya untuk membangun


sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi, berwawasan
ilmu pengetahuan dan teknologi, serta bermoral dan berbudaya
memerlukan partisipasi yang strategis dari berbagai komponen,
seperti: Pendidikan awal di keluarga, kontrol efektif dari
masyarakat dan pentingnya penerapan sistem pendidikan yang
berkualitas oleh Negara.
Dasar
Pendidikan
Nasional
Pancasila menjadi dasar sistem nasional dalam
rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagai
termaktub dalam Pembukaan UUD 1945 dan
Pancasila, sehingga pendidikan nasional Indonesia
adalah pendidikan Pancasila. Melalui sistem
pendidikan nasional diharapkan setiap rakyat
Indonesia mempertahankan hidupnya,
mengembangkan dirinya dan secara bersama-sama
membangun masyarakatnya. Pendidikan di
Indonesia mempunyai landasan ideal yakni
Pancasila, landasan konstitusional ialah UUD 1945,
dan landasan operasional ialah ketetapan MPR
tentang GBHN.
FUNGSI PENDIDIKAN NASIONAL

a. Sebagai  Alat membangun pribadi, pengembangan warga


negara, pengembangan kebudayaan, dan pengembangan
bangsa Indonesia.
 
b. Menurut Undang-Undang RI No. 2 Tahun 1989 Bab II Pasal 3
“Pendidikan Nasional berfungsi  untuk mengembangkan kemampuan
serta meningkatkan mutu kehidupan dan martabat bangsa Indonesia
dalam rangka upaya mewujudkan tujuan nasional”.

c. Dalam UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas pasal


3 “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan
kemampuan dan membentuk watak serta peradaban
bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan
kehidupan bangsa”
TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL

Tujuan pendidikan nasional adalah untuk mengembangkan


kemampuan dan membentuk watak serta peradaban
bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan
kehidupan bangsa, agar berkembangnya potensi peserta
didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa,
berakhlak mulia, berilmu, kreatif, mandiri, dan menjadi
warga negara yang demokratis  serta bertanggung jawab.
 
PRINSIP-PRINSIP PENDIDIKAN
NASIONAL

Sesuai Undang-Undang 20/2003 tentang Sisdiknas, ada 6


(enam) prinsip. Ketentuan ini, diatur pada bab II pasal 4 yang
diuraikan dalam 6 ayat.

 Pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan


berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi
hak asasi manusia, nilai keagamaan, nilai kultural, dan
kemajemukan bangsa.

Pendidikan diselenggarakan sebagai satu kesatuan yang


sistemik dengan sistem terbuka dan multimakna.

Pendidikan diselenggarakan sebagai suatu proses


pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang
berlangsung sepanjang hayat.
 Pendidikan diselenggarakan dengan memberi keteladanan,
membangun kemauan, dan mengembangan kreativitas
peserta didik dalam proses pembelajaran.

 Pendidikan diselenggarakan dengan mengembangkan


budaya membaca, menulis dan berhitung bagi segenap warga
masyarakat.

Pendidkan diselenggarakan dengan memberdayakan semua


komponen masyarakat melalui peran serta dalam
penyelenggaraan dan pengendalian mutu layanan pendidikan.
 
TUGAS TENAGA
KEPENDIDIKAN