Anda di halaman 1dari 5

Nilai Estetis Seni Musik

Seni musik merupakan sebuah konfigurasi gagasan dan


kekuatan yang kadangkala melampaui batas-batas realitas
hidup yang ada. Hal tersebut karena melalui pernyataan rasa
estetis dan gagasan itulah seni musik dapat dijadikan sebagai
ciri identitas kebudayaan masyarakat pendukungnya. Seni
musik merupakan pengejawantahan rasa estetis manusia
sebagai tuntutan rohaniah akan keindahan. Seni musik
dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan estetis,
selain dapat dipergunakan dalam berbagai kepentingan
budaya mulai dari kegiatan ritual keagamaan sampai kepada
propaganda politik dan kegiatan pendidikan.
A. Keindahan Unsur Melodi
Melodi adalah suatu rangkaian nada-nada, serta nada-nada dari
melodi membentuk suatu ide musikal yang komplit. Melodi adalah
susunan rangkaian nada (bunyi dengan getaran teratur) yang
terdengar berurutan serta berirama dan mengungkapkan suatu.  
Terdapat beberapa elemen dalam unsur melodi, antara lain: tangga
nada, sistem nada, jenis nada, sifat nada, kunci nada, dan interval
nada. Apabila kita mendengarkan musik, baik musik dangdut, musik
pop, atau musik lainnya, kita mendengar rangkaian nada-nada yang
bergerak naik dan menurun yang tersususn secara indah menyusun
sebuah lagu. Rangkaian nada-nada ini yang disebut melodi. 
B. Keindahan Unsur Harmoni

Harmoni atau paduan nada ialah bunyi gabungan dua nada atau
lebih, yang berbeda tinggi rendahnya dan dibunyikan secara
serentak. Harmoni adalah elemen musikal yang di dasarkan atas
penggabungan secara simultan dari nada-nada, sebagaimana
dibedakan oleh rangkaian nada-nada dari melodi. Melodi
merupakan sebuah konsep horizontal, sedangkan harmoni adalah
konsep vertikal. Misalnya saja saat kita mendengarkan musik
Angklung. Ketika angklung digoyangkan, semua tabung
menciptakan harmoni yang menggambarkan kehidupan
sebagaimana seharusnya.
C. Keindahan Unsur Bahasa

Seni musik merupakan gagasan isi hati yang dicetuskan dan dikeluarkan
secara teratur dan indah dalam bentuk bahasa bunyi yang dapat dihayati
oleh pendengarnya. Untuk memahami struktur lagu dapat
diperbandingkan dengan struktur kalimat dalam bahasa, yaitu : huruf =
not, kata = motif, frase = frase, kalimat = kalimat musik, bait = alinea,
lagu = karya (misal : puisi).
Bahasa lirik lagu sebenarnya tidak jauh berbeda dengan bahasa puisi.
Hal ini sesuai dengan pengertian lirik lagu menurut Semi yang
mengatakan, “Lirik adalah puisi yang pendek yang mengekspresikan
emosi”. Hal ini juga diperkuat pada definisi lain mengenai lirik lagu
terdapat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, yaitu lirik lagu adalah
karya puisi yang dinyanyikan.
D. Keindahan Unsur Tempo dan
Dinamik.
Dinamika dan tempo dalam seni musik adalah keras lembutnya
suara yang dikeluarkan serta cepat dan lambatnya sebuah musik
dimainkan.
Tempo akan mampu menghidupkan suatu lagu karena biasanya
tempo dalam sebuah lagu sering berubah ubah sesuai dengan
pengungkapan yang diinginkan oleh penciptanya. Begitu juga
dinamika yang merupakan suatu kekuatan dalam yang
menyebabkan musik menjadi hidup dan menarik.