Anda di halaman 1dari 22

ANTIMALARIA

R I AN A P U T RI R AHMAWAT I
S1 FARMASI UMKU
PENDAHULUAN
Malaria adalah penyakit infeksi
dengan demam berkala yang
disebabkan oleh parasit Plasmodium
dan ditularkan oleh sejenis nyamuk
tertentu yaitu Anopheles.
Malaria dapat menyerang manusia,
burung, kera dan primata lainnya,
hewan melata dan hewan pengerat.
Gejala malaria antara lain demam,
menggigil, berkeringat dan dapat
disertai dengan gejala lain seperti
sakit kepala, mual dan muntah.
OBAT ANTIMALARIA
Obat standar: Klorokuin dan Primakuin. Klorokuin
efefktivitasnya sangat tinggi terhadap
Plasmodium vivax dan Plasmodium falciparum.

Obat alternatif: Kina dan Sp (Sulfadoksin +


Pirimetamin). Kombinasi SP sangat efektif untuk
mengobati penderita malaria oleh Plasmodium
falciparum yang sudah resisten kloroluin.

Obat penunjang: Vitamin B Complex, Vitamin C dan


SF (Sulfas Ferrosus).

Obat malaria berat: Kina HCL 25% injeksi (1 ampul 2


cc).

Obat standar dan Klorokuin injeksi (1 ampul 2 cc)


sebagai obat alternatif.
Obat malaria yang ideal adalah yang
memenuhi syarat:

 Membunuh semua stadium dan jenis parasit

 Menyembuhkan infeksi akut, kronis dan kambuh

 Toksisitas dan efek samping sedikit

 Mudah cara pemberiannya

 Harga murah dan terjangkau oleh semua lapisan


masyarakat
KLASIFIKASI ANTIMALARIA
Skizontosid jaringan dan darah,
gametosid dan sporontosid.
Untuk serangan klinik : skizontosid darah
(fase eritrosit). Cth : klorokuin, kuinin
dan meflokuin.
Pengobatan supresi : skizontosid darah
dalam waktu lama.
Pencegahan kausal : skizontosid
jaringan yang bekerja pada skizon
yang baru memasuki jaringan
hati. Cth :pirimetamin dan
primakuin
Pengobatan radikal : skizontosid
darah dan jaringan (faseeritrosit
dan eksoeritrosit).
Gametositosit :
 - P.vivax dan P.malariae  kloroquin dan
kuinin
 - P.falciparum primaquin
 - Sporontosid primaquin dan kloroguanid
KLOROKUIN
Efektif untuk fase eritrosit P.vivax dan,
P.falciparum, gamet P.vivax
Efek supresi terhadap P.vivax lebih kuat
dibandingkan kina dan kuinakrin.
Absorpsi kloroquin oral lengkap dan cepat,
metabolisme lambat, ekskresi lewat urine.
Metabolisme kloroquin dihambat oleh SKF
525 -A, amodiakuin, hidroksiklorokuin dan
pamakuin.
Kontra indikasi : penyakit hepar
Digunakan sebagai terapi supresi dan
pengendalian serangan klinik malaria.
PIRIMETAMIN
Untuk pencegahan dan terapi supresi.
- Kombinasi pirimetamin dengan
sulfonamid dan kuinin merupakan
regimen terpilih untuk serangan akut
malaria oleh plasmodia yang resisten
terhadap kloroquin.
- Absorpsi di saluran cerna lambat tapi
lengkap.
Obat ini ditimbun di ginjal, paru, hati dan
limpa
ekskresi lambat lewat urine.
- Tersedia sebagai tablet 25mg dan
sediaan kombinasi tetap dengan
sulfadoksin 500mg (Fansidar).
PRIMAKUIN
Untuk penyembuhan radikal malaria
vivax dan ovale.
Memperlihatkan efek gametosidal
terhadap 4 jenis plasmodium
terutama plasmodium P.
falciparum.
- Absorbsi segera setelah
pemberian oral, metabolisme
cepat, hanya sedikit yang
diekskresi dalam bentuk utuh.
Efek samping : anemia hemolitik
akut pada pasien dengan
defisiensi enzim G6PD.
PRIMAKUIN
Kontraindikasi : pasien dengan
penyakit sistemik yang berat yang
cenderung mengalami
granulositopenia, misal artritis
reumatoid & lupus eritomatosus.
Indikasi : penyembuhan radikal
malaria vivaks (malaria tersiana) dan
malaria lain yang menimbulkan
relaps.
Mencegah timbulnya galur yang
resisten primakuin
diberikan bersama skizontosid 4-
aminokuinolin dalam dosis penuh
KUININ
Diberikan oral menyebabkan nyeri
lambung, mual & muntah muntah
Kina bersama pirimetamin dan
sulfonamid masih merupakan
regimen terpilih untuk P.
falciparum yang resisten terhadap
klorokuin
Kina terutama berefek skizontosid,
terhadap P. vivax
& P. malariae juga berefek
gametosid
Kina dan turunannya diserap baik
terutama melalui usus halus
bagian atas.
Untuk pengobatan radikal dan
mengatasi kambuhnya malaria
tersiana, kuinin diberikan
bersama primakuin.
Untuk pengobatan malaria tropika
yang resisten terhadap klorokuin,
diberikan kombinasi pirimetamin
& sulfonamid
PROGUANIL
Merupakan turunan biguanid, dalam tubuh diubah menjadi
metabolit triazin yang berefek skizontosid melalui
mekanisme antifolat
MEFLOKUIN
Dapat menghilangkan demam dan parasitemia pada
pasien yang terinfeksi P. falciparum strain resisten didaerah
endemik.
Menyebabkan penyembuhan supresi terhadap malaria oleh
berbagai strain P. falciparum . Juga pada P. vivax
HALOPANTRIN
Diindikasikan pada malaria oleh P. falciparum yang sudah
resisten terhadap obat lain termasuk skizontosid darah
kerja cepat ( (rapidly -acting blood schizontocides)
Serangan akut malaria oleh P. falciparum yang sudah resisten
obat
TETRASIKLIN
Tetrasiklin & oksitetrasiklin berguna untuk
mengobati penyakit malaria oleh P. falciparum yang sudah
resisten terhadap klorokuin maupun kombinasi pirimetamin
sulfadoksin.
Kombinasi Pirimetamin Sulfadoksin - Sangat efektif untuk
mengobati penderita malaria oleh oleh P. falciparum yang
sudah resisten klorokuin
ARTEMISIN
Menunjukkan sifat skizontosid yang cepat in vitro maupun in
vivo sehingga digunakan untuk malaria yang berat
Obat ini mungkin cukup bermanfaat pada malaria serebral oleh
P. falciparum
TERAPI MALARIA
Obat untuk serangan akut oleh 4 plasmodium umumnya sama
yaitu klorokuin (bersifat skizontosid) sedangkan P.
falciparum yang resisten terhadap klorokuin digunakan
kuinin
- Serangan akut oleh plasmodium yang sensitif terhadap
klorokuin umumnya teratasi dengan 3 hari pengobatan,
untuk mencegah kambuh & untuk mencapai penyembuhan
radikal pada infeksi P. vivax dan P. ovale perlu penambahan
primakuin selama 2. minggu.
Kambuhnya serangan akut pada
infeksi serangan akut pada infeksi P.
vivax P. ovale dan P. malariae, dapat
diatasi dengan mengulang terapi
klorokuin yg pada malaria vivax dan
ovale harus dikombinasi dengan
primakuin.
Kambuhnya malaria tropika
menunjukkan terjadi infeksi oleh
galur yang resisten, pengobatannya
dengan kuinin dan fansidar.
Obat yg aman untuk wanita hamil &
anak usia < 1 th klorokuin &
proguanil
- Doksisiklin tidak boleh diberikan
untuk anak < 8 th
Pada penderita defisiensi enzim
G6PD, penggunaan obat seperti
kombinasi pirimetamin-
sulfadoksin & pirimetamin-dapson
menimbulkan hemolisis
intravaskuler