Anda di halaman 1dari 29

DINAS PERKEBUNAN

BALAI PENGEMBANGAN
DAN PRODUKSI BENIH PERKEBUNAN
PROVINSI JAWA BARAT
Jalan Arcamanik Nomor 106
Sindanglaya Bandung 40195

PRODUKSI DAN
PENGELOLAAN BENIH
REKALSITRAN
TUPOKSI UPTD BPPBP

1. Pengembangan Benih Tanaman


Perkebunan;
2. Pelestarian Plasma Nutfah;
3. Eksplorasi Tanaman Perkebunan;
4. Pembinaan Teknis Pembenihan
Tanaman Perkebunan.
KOMODITAS PERKEBUNAN

1. SK Menteri Pertanian Nomor.


141/Kpts/HK.150/M/2/2019 Tentang
Jenis Komoditas Tanaman Binaan
Lingkup Kementerian Pertanian : 137
Komoditas;
2. Komoditas Binaan Dinas Perkebunan
(32 Komoditas);
 Komoditas Strategis;

 Komoditas Prospektif;

 Komoditas Spesifik Unggul Lokal.


KOMODITAS STRATEGIS

1. Merupakan komoditas andalan perkebunan


daerah yang secara teknis budaya sudah dikenal
dan dikuasai oleh masyarakat;
2. Wilayah penyebarannya baik secara kuntitatif
maupun kualitatif merata di daerah;
3. Merupakan komoditas historis berkelanjutan;
4. Secara ekonomi dapat diandalkan dalam
menunjang kesejahteraan masyarakat dan
pembangunan di daerah;
5. Terdiri dari 4K, 3T, 1C (Kopi, Kakao, Kelapa
dalam, Karet, Teh, Tebu, Tembakau dan Cengkeh).
KOMODOTAS PROSPEKTIF

1. Komoditas yang mempunyai keunggulan


komperatif tertentu baik dari segi
kemudahan pasar, mempunyai nilai
ekonomis yang tinggi, mempunyai fungsi
hidrologis dan mempunyai potensi nilai
tambah bagi pelaku usaha perkebunan;
2. Terdiri dari kemiri sunan, kelapa sawit,
kelapa hibrida, aren, pala, lada, nilam,
jambu mete, kayu manis, kemiri, panili,
pinang, kapok, jarak pagar dan indigofera.
KOMODITAS SPESIFIK UNGGUL LOKAL

1. Komoditas yang hanya ada di wilayah


Kabupaten/Kota tertentu dan
mempunyai potensi untuk menjadi
komoditas andalan Kabupaten/Kota
sesuai dengan keunggulannya;
2. Terdiri dari akarwangi, serehwangi,
kina, kenanga, mendong, pandan,
gutapercha dan kumis kucing.
BENIH REKALSITRAN

1. Merupakan benih yang cepat menurun


daya berkecambah dan daya
tumbuhnya;
2. Dipengaruhi oleh sifat genetis tanaman,
tingkat kadar air dan kelembaban;
3. Tidak dapat disimpan dalam jangka
waktu yang lama;
4. Diperlukan penanganan yang baik.
UPAYA YANG DILAKUKAN

1. Diperlukan pengelolaan yang baik;


2. Diperlukan pengelolaan benih
rekalsitran melaui kegiatan penelitian
oleh Lembaga Penelitian/ Perguruan
Tinggi agar benih dapat disimpan
dalam waktu yang lama;
3. Pembangunan/Penetapan Kebun
Sumber Benih di sentra pengembangan
untuk memudahkan akses produsen
benih dalam memperoleh benih;
PENGELOLAAN BENIH
REKALSITRAN (PALA)
1. Tidak tahan lama disimpan;
2. Lambat dalam berkecambah (1-2
bulan);
3. Benih harus segera disemaikan dan
dikecambahkan;
PERLAKUAN BENIH PALA

1. Benih pala yang baru dipanen dikering anginkan selama 1 hari;


2. Siapkan bedeng atau wadah persemaian yang terbuat dari kayu atau

plastik yang dilubangi bagian bawahnya sebagai drainase air


penyiraman;
3. Kemudian isi wadah persemaian dengan media lembab berupa pasir,

pupuk kandang, sabut kelapa (Cocopeat) atau serbuk gergaji yang


telah lapuk, selanjutnya siram dengan air bersih secukupnya jangan
sampai tergenang, cukup lembab saja, ketinggian media semai 25
cm;
4. Setelah tempat persemaian siap, benih pala yang sudah dipilih

kemudian disemai dengan posisi tidur dalam bentuk barisan yang


teratur dengan jarak tanam 5 cmx5cm;
5. Proses pertumbuhan kecambah pala diawali dengan pertumbuhan

akar kemudian tunas, kecambah pala dapat dipindahkan ke dalam


polybag pembesaran benih jika telah memiliki panjang tunas 2 cm
dan panjang akar mencapai 5 cm-6 cm.
STANDAR MUTU BENIH PALA
DALAM BENTUK BIJI
NO KRITERIA STANDAR MUTU
1. VARIETAS BENIH UNGGUL DAN UNGGUL
LOKAL
2. MUTU GENETIS KEMURNIAN VARIETAS 100%
3. MUTU FISIOLOGIS:
 DAYA BERKECAMBAH  MINIMAL 80%
 KADAR AIR  > 40%
4. MUTU FISIK:
 KONDISI FISIK  KONDISI BIJI TIDAK
CACAT/RUSAK ≥ 98%
 KESEHATAN BENIH  BEBAS OPT
 BERAT BIJI  ≥ 6,5 GRAM
5. PENGEMASAN BENIH DIKEMAS PADA MEDIA
LEMBAB (SERBUK GERGAJI,
SERBUK SABUT KELAPA, DLL.)
STANDAR MUTU BENIH PALA
DALAM BENTUK BIJI
BERKECAMBAH
NO KRITERIA STANDAR MUTU
1. VARIETAS BENIH UNGGUL DAN UNGGUL LOKAL
2. MUTU GENETIS : KEMURNIAN VARIETAS 100%
 KEMURNIAN
3. MUTU FISIK :  KONDISI KECAMBAH SEGAR, BIJI
 KONDISI FISIK MASIH MELEKAT PADA POROS
KECAMBAH, BIJI TIDAK CACAT/ RUSAK,
PANJANG AKAR 5-6 CM, PANJANG
 KESEHATAN TUNAS 2 CM.
 SEHAT
4. PENGEMASAN  BENIH DIKEMAS PADA MEDIA LEMBAB
(SERBUK GERGAJI, SERBUK SABUT
KELAPA, DLL.)
 VOLUME KEMASAN 500 BIJI
BERKECAMBAH
 BAHAN KEMASAN DARI KARDUS ATAU
PETI KAYU DAN BERVENTILASI
STANDAR MUTU BENIH PALA
DALAM POLYBAG ASAL GENERATIF
NO JENIS SPESIFIKASI PERSYARATAN
1. MUTU GENESIS/SUMBER/ BENIH UNGGUL ATAU UNGGUL LOKAL
ASAL
2. MUTU FISIK :
A. UMUR (BLN)  12 - 24
B. TINGGI BENIH (CM)  30
C. DIAMETER BATANG (CM)  ≥ 0,30- 0.5
D. JUMLAH DAUN (LBR)  ≥ 10 LB
E. WARNA DAUN  HIJAU SAMPAI HIJAU TUA

3. KESEHATAN BEBAS DARI HAMA DAN PENYAKIT


4. POLYBAG :
A. UKURAN  17 X 20 X 0,06 CM
B. WARNA  HITAM MENGKILAP
PENGELOLAAN BENIH
REKALSITRAN (KAKAO)
1. Tidak tahan lama disimpan;
2. Berkecambah 4-12 hari;
3. Benih harus segera disemaikan dan
dikecambahkan;
4. Fumigasi menggunakan fungisida
berbahan aktif tembaga Cu;
5. Penyimpanan dalam pengiriman
menggunakan jel.
PERLAKUAN BENIH KAKAO

1.Benih kakao direndam terlebih dahulu dengan larutan fungisida


berbahan aktif tembaga Cu;
2.Sebelum benih disemai, bedengan maupun karung goni disiram air
sampai jenuh;
3.Karung goni dicelpkan ke dalam larutan fungisida;
4.Penyemaian benih dalam bak pasir dilakukan dengan membenamkan
benih sedalam 2/3 bagian, permukaan benih tempat tumbuhnya
radikula menghadap ke bawah, jarak tanam benih 4 x 2,5 cm atau
sekitar 1.000 benih per m²;
5.Apabila digunakan karung goni, benih dihamparkan di atas karung,
jarak antar benih 2 x 3 cm, sehingga untuk sati karung goni ukuran
100 x 72 cm memuat 1.200 benih, benih ditutup dengan karung goni
tipis yang telah dicelupkan dalam fungisida;
6.Setelah benih tertata di atas bedengan, bak pasir ditaburi potongan
jerami atau alang-alang kering agar terlindungi dari sengatan
matahari maupun curahan air siraman.
PEMELIHARAAN DI PERSEMAIAN

1.Penyiraman disesuaikan dengan kondisi


kelembaban lingkungan dengan
menggunakan air bersih tidak tercemar
pestisida, setelah berlangsung 4-5 hari,
benih yang sudah berkecambah
dipindah ke polybag yang berisi media
tanam atau bedengan pembenihan;
2.Kriteria benih yang dapat dipindah yaitu
panjang radikula 1-2 cm dan umur
kurang dari 12 hari.
STANDAR MUTU BENIH KAKAO
DALAM BENTUK BIJI
STANDAR MUTU BENIH STANDAR
KAKAO DALAM BENTUK
BIJI KRITERIA
VARIETAS/KLON BENIH UNGGUL
ASAL BIJI DARI KEBUN INDUK YANG DITETAPKAN
OLEH DIREKTUR JENDERAL PERKEBUNAN.
MUTU GENETIS
 KEMURNIAN :  MURNI KLON ANJURAN DENGAN
KEMURNIAN 100%
MUTU FISIOLOGIS
 DAYA BERKECAMBAH :  MINIMAL 80%
 KADAR AIR :  30 SAMPAI DENGAN 40%
MUTU FISIK :
 BENIH MURNI :  KONDISI BIJI TIDAK CACAT/RUSAK ≥ 98%
 KESEHATAN BENIH  BEBAS OPT
PERLAKUAN : BENIH DIRENDAM DALAM LARUTAN
FUNGISIDA 0,5 S.D 1 % SELAMA 5 S.D 10
MENIT
WAKTU PENGUJIAN : MAKSIMAL 7 HARI SETELAH PANEN
MAKSIMAL 2 HARI SETELAH PROSESSING
STANDAR MUTU BENIH KAKAO
ASAL BIJI DALAM POLYBAG

NO KRITERIA STANDAR
1. UMUR BENIH 4 S.D 8 BULAN
2. TINGGI BENIH MINIMAL 40 CM
3. WARNA DAUN HIJAU SEGAR
4. JUMLAH DAUN MINIMAL 8 HELAI
5. DIAMETER BATANG MINIMAL 0,6 CM

6. KESEHATAN BEBAS OPT


PENGELOLAAN BENIH
REKALSITRAN (CENGKEH)
1. Tidak tahan lama disimpan;
2. Berkecambah ½ - 2 bulan;
3. Benih harus segera disemaikan dan
dikecambahkan;
4. Fumigasi menggunakan fungisida
berbahan aktif tembaga Cu;
5. Penyimpanan dalam pengiriman
menggunakan jel.
PERLAKUAN BENIH CENGKEH
1. Benih cengkeh yang sudah dipanen harus segera disemai karena
tidak dapat disimpan terlalu lama (benih Rekalsitran);
2. Sebelum disemai kulit buah dikupas terlebih dahulu agar cepat
berkecambah dan untuk menghindari terjadinya permentasi yang
dapat merusak viabilitas benih;P
3. engupasan kulit buah dilakukan dengan hati-hati untuk menjaga
agar benih tidak terluka;
4. Pengupasan dapat dilakukan dengan menggunakan tangan atau
pisau yang tidak terlalu tajam;
5. Setelah dikupas benih direndam dengan air bersih ± 24 jam untuk
meningkatkan kadar air dan dilanjutkan dengan pencucian untuk
menghilangkan lendir yang menempel pada benih;
6. Selama pencucian benih diaduk dan digosok-gosok dalam air secara
hati-hati untuk mempercepat hilangnya lendir yang menempel pada
permukaan benih;
7. Air cucian diganti sebanyak 2-3 kali;
8. Benih cengkeh yang sudah dibersihkan harus segera disemai;
9. Pengupasan dapat juga dilakukan dengan direndam terlebih dahulu
baru dilakukan pengupasan.
PERSEMAIAN

1.Lokasi persemaian sebaknya dekat dengan sumber air


untuk memudahkan proses penyiraman;
2.Tanahnya landai agar pengaturan drainase mudah dan
mendapat sinar matahari penuh;
3.Penyemaian dapat dilakukan pada wadah yang terbuat
dari plastik/kayu dengan media tanam sabut kelapa yang
telah dihaluskan (cocopeat) atau pada bedengan tanah;
4.Persemaian dilakukan untuk menciptakan suatu kondisi
terbaik agar benih dapat berkecambah dan penumbuhan
benih selama ½ - 2 bulan;
5.Persyaratan tempat persemaian intensitas matahari
berkisar 25 %;
6.Suhu udara berkisar 22-30ºC;
7.Kelembaban (Rh) lebih dari 80 %.
STANDAR MUTU BENIH CENGKEH DALAM
BENTUK BIJI

KRITERIA STANDAR
VARIETAS UNGGUL / UNGGUL LOKAL
ASAL BIJI DARI KEBUN INDUK YANG TELAH DITETAPKAN OLEH
DIREKTUR JENDERAL PERKEBUNAN
PROSEDUR PEMERIKSAAN
1. MUTU GENETIS :
 ASAL BAHAN  KEBUN SUMBER BENIH BERSERTIFIKAT/DITETAPKAN OLEH
TANAM DIREKTUR JENDERAL PERKEBUNAN
 KEMURNIAN  VARIETAS ANJURAN DENGAN KEMURNIAN 80%
2. MUTU FISIOLOGIS:
 DAYA  MINIMAL 85%
BERKECAMBAH  MINIMAL 40%
 KADAR AIR
3. MUTU FISIK:
 BENIH MURNI  KONDISI BIJI TIDAK CACAT/ RUSAK, UKURAN BIJI: PANJANG
 KESEHATAN MINIMAL 1,2 CM, BOBOT MINIMAL 0,5 GRAM, DIAMETER
MINIMAL 0,6 CM
 BEBAS OPT
4. PERLAKUAN BENIH DIKEMAS PADA KOTAK KAYU ATAU SEJENISNYA BERISI
MEDIA LEMBAB (SERBUK GERGAJI, SERBUK SABUT KELAPA,
DLL.)
5. LAMA PENGIRIMAN
 BIJI  MAKSIMAL 1 MINGGU
STANDAR MUTU BENIH CENGKEH
ASAL BIJI DALAM POLYBAG
NO. KRITERIA STANDAR
1. VARIETAS UNGGUL DAN/ATAU UNGGUL LOKAL
2. UMUR BENIH 8 S.D 24 BULAN
3. TINGGI BENIH MINIMAL 40 CM
4. WARNA DAUN HIJAU SEGAR
5. JUMLAH CABANG MINIMAL 4 CABANG
6. DIAMETER BATANG MINIMAL 0,4 CM
7. UKURAN POLIBEG MINIMAL 17 CM X 22 CM (UNTUK UMUR 8 S.D 12
BULAN), MINIMAL 20 CM X 30 CM (UNTUK BENIH
YANG AKAN DIPINDAHKAN UMUR 13 BULAN S.D 24
BULAN)
8. WARNA POLIBEG HITAM
9. KESEHATAN BEBAS OPT
PENGELOLAAN BENIH
REKALSITRAN (KOPI)
1. Tidak tahan lama disimpan (masa
dormansi 2-3 bulan);
2. Berkecambah maksimal 3 bulan;
3. Benih harus segera disemaikan dan
dikecambahkan;
4. Fumigasi menggunakan fungisida
berbahan aktif tembaga Cu;
5. Pengiriman menggunakan kemasan
kedap udara.
TEKNIK PERBANYAKAN GENERATIF

Teknik perbanyakan generatif (biji)


untuk kopi robusta sampai saat ini
belum dikembangkan, mengingat
belum dianjurkannya benih kopi asal
biji (hibrida kopi robusta), sedangkan
pada kopi arabika yang bersifat
menyerbuk sendiri (self polination)
perbanyakan tanaman dapat
dilakukan dengan biji dan akan
menghasilkan pertanaman dengan
pertumbuhan, produktivitas dan mutu
SYARAT PERBANYAKAN KOPI
ARABIKA SECARA GENERATIF
A. Benih kopi merupakan benih unggul
yang sudah ditetapkan melalui
keputusan Menteri Pertanian;
B. Benih kopi harus viablitas tinggi,
daya kecambah tinggi, serta tidak
terserang hama penggerek maupun
jamur yang menyerang biji (benih
tersebut berumur kurang dari 6
bulan setelah panen);
C. Benih yang sudah diterima harus
segera dikecambahkan/disemaikan.
STANDAR MUTU BENIH KOPI DALAM BENTUK
BIJI

KRITERIA STANDAR
MUTU GENETIS
 ASAL BAHAN TANAM KEBUN BENIH SUMBER
BERSERTIFIKAT/DITETAPKAN OLEH
PEJABAT YANG BERWENANG (SK KI/KE).
 KEMURNIAN VARIETAS/KLON ANJURAN DENGAN
KEMURNIAN 100 %.
MUTU FISIOLOGIS
 DAYA BERKECAMBAH MINIMAL 80%
MUTU FISIK
 KADAR AIR 35 – 45%
 KEMURNIAN FISIK BIJI > 80%
 KESEHATAN BEBAS OPT
STANDAR MUTU BENIH KOPI ASAL BIJI
DALAM POLYBAG

KRITERIA STANDAR
UMUR TANAMAN 4 - 12 BULAN
TINGGI TANAMAN MINIMAL 15 CM
DIAMETER MINIMAL 0,8 MM
TANAMAN
JUMLAH DAUN MINIMAL 5 PASANG DAUN YANG
SUDAH MENGEMBANG PENUH
WARNA DAUN DAUN TUA : HIJAU
DAUN MUDA : HIJAU MUDA ATAU
HIJAU KECOKLATAN
(TERGANTUNG VARIETAS)
KESEHATAN BEBAS OPT
UKURAN POLIBEG MINIMAL 12 X 20 CM
DINAS PERKEBUNAN PROVNSI
“Kualitas dan Mutu Benih dihasilkan
melalui Pengelolaan Benih yang
baik”
SINDANGLAYA
JAWA BARAT
BPBTP

‘Terima Kasih’