Anda di halaman 1dari 44

SISTEM AKREDITASI LEMBAGA

PENILAIAN KESESUAIAN

BADAN STANDARISASI
NASIONAL

copyright@bsn02
Penilaian Kesesuaian
Pembuktian
Pembuktian bahwa
bahwa persyaratan
persyaratan acuan
acuan yang
yang
berkaitan
berkaitan dengan
dengan produk,
produk, proses,
proses, sistem,
sistem, personel
personel
atau
atau lembaga
lembaga telah
telah terpenuhi
terpenuhi..ISO/IEC
ISO/IEC17000-2004
17000-2004

Penilaian kesesuaian mencakup kegiatan :

pengujian
Inspeksi/ pemeriksaan
sertifikasi

johni@bsn06
persyaratan acuan
kebutuhan atau harapan yang telah ditetapkan :

spesifikasi teknis.
standar
Regulasi teknis
o UU,
o Peraturan Pemerintah,
o Peraturan daerah,
o SK Menteri
o dll

johni@bsn06
1. Pengujian
Penentuan satu atau lebih karakteristik dari suatu obyek
penilaian kesesuaian, sesuai dengan prosedur

Pengujian pada umumnya diterapkan pada material atau produk

Produk : hasil dari suatu proses

Prosedur : cara tertentu untuk melakukan suatu kegiatan


atau suatu proses [ISO 9000 :2000, 3.4.5]

johni@bsn06
2. Inspeksi / Pemeriksaan

Penilaian terhadap desain produk, produk, proses atau instalasi


serta penentuan kesesuaiannya terhadap persyaratan tertentu, atau
terhadap persyaratan umum (berdasarkan pertimbangan
profesional).
Inspeksi suatu proses dapat mencakup inspeksi terhadap orang, fasilitas, teknologi dan
metodologi.

Inspeksi juga secara umum digunakan untuk pemeriksaan disain,


pabrik, instalasi & personel.

johni@bsn06
1. Lembaga penilaian kesesuaian
Lembaga yang menyediakan jasa penilaian kesesuaian

2. Badan akreditasi
Organisasi yang diberi kewenangan oleh Pemerintah
untuk melaksanakan akreditasi

3. Sistem penilaian kesesuaian


Aturan, prosedur dan manajemen untuk melaksanakan
penilaian kesesuaian

johni@bsn06
akreditasi
Penetapan oleh pihak ketiga berkaitan dengan
pembuktian formal bahwa suatu lembaga penilaian
kesesuaian memiliki kompetensi untuk melakukan
tugas penilaian kesesuaian tertentu. (ISO/IEC 17000)

Rangkaian kegiatan pengakuan formal oleh Komite


Akreditasi Nasional (KAN), yang menyatakan bahwa
suatu lembaga/ laboratorium telah memenuhi
persyaratan untuk melakukan kegiatan sertifikasi
tertentu. (PP.102 tentang Standardisasi Nasional)

johni@bsn06
surveilan
kegiatan penilaian kesesuaian yang dilakukan secara
sistematik dan berulang sebagai dasar untuk memelihara
validitas kesesuaian

suatu obyek penilaian kesesuaian dapat berubah dari


waktu ke waktu, yang dapat mempengaruhi keberlanjutan
pemenuhan persyaratan acuan. Atau pemakai memerlukan
pembuktian secara terus-menerus bahwa persyaratan
acuan tetap dipenuhi

johni@bsn06
Sertifikasi
Rangkaian kegiatan penerbitan sertifikat terhadap
barang dan atau jasa.

Sertifikat
Jaminan tertulis yang diberikan oleh lembaga/
laboratorium yang telah diakreditasi untuk menyatakan
bahwa produk, proses, sistem atau personel telah
memenuhi standar yang dipersyaratkan.

johni@bsn06
TOKYO URUGUAY
ROUND ROUND
(1979) (1994)

Hambatan WTO
Perdagangan Hambatan
Internasional
Teknis TBT- SPS
tarif
Perdagangan Agreement

Standar
Standar

Penilaian
Penilaian
Kesesuaian
Kesesuaian
johni@bsn06
AKSES PASAR GLOBAL

Regulasi
Teknis
Standar

Penilaian
Kesesuaian
Standardisasi

johni@bsn06
Penilaian Kesesuaian dan Perdagangan Global –
WTO- TBT agreements

Article 6.1: …anggota WTO harus menjamin, bila memungkinkan, bahwa hasil
prosedur penilaian kesesuaian di anggota negara lain dapat diterima
…………..

Article 6.1.1. – kompetensi teknis lembaga penilaian kesesuaian yang


memadai di anggota negara yang melakukan ekspor, sehingga terdapat
kepercayaan yang berkelanjutan dari hasil penilaian kesesuaian; verifikasi
terhadap kesesuaian, sebagai contoh, melalui akreditasi, dengan pedoman
atau rekomendasi yang relevan, yang diterbitkan oleh lembaga standardisasi
internasional harus dipertimbangkan sebagai indikasi kompetensi teknis yang
memadai

johni@bsn06
Penilaian Kesesuaian dan Perdagangan Global –
WTO-TBT agreements

Article 6.3: anggota didorong, berdasarkan permintaan anggota negara lain,


melakukan negoisasi untuk memperoleh saling keberterimaan terhadap hasil
prosedur penilaian kesesuaian

Article 9.1: bila jaminan terhadap kesesuaian dengan regulasi teknis atau
standar dipersyaratkan, anggota harus, bila dapat dilakukan, memformulasikan
dan mengadopsi sistem internasional penilaian kesesuaian, menjadi anggota
serta berpartisipasi di dalamnya

johni@bsn06
Infrastruktur Perdagangan Global

CGPM
CGPM Ketertelusuran WTO/OIML
WTO/OIML

Regulasi
Penilaian GLOBAL
kesesuaian TRADE
Akreditasi

ISO/IEC/
ISO/IEC/
ILAC/IAF
ILAC/IAF Standar Codex
Codex

johni@bsn06
Infrastruktur Penilaian Kesesuaian

Badan Regional Badan Akreditasi

Peer Penilaian
assessment kompetensi

Lembaga Penilaian
Kesesuaian
Badan
Internasional Penilaian
kesesuaian

Produk
proses USER
sistem
personel
lembaga
johni@bsn06
Legalitas Hukum
Peraturan Pemerintah No. 102 Th.2000 tentang
Standardisasi Nasional
Keputusan Presiden No. 78 Th. 2001 tentang Komite
Akreditasi Nasional

Anggota penandatangan MRA untuk


• International Laboratory Accreditation Cooperation (ILAC) dan
• Asia Pacific Laboratory Accreditation Cooperation (APLAC),
Penandatangan MLA untuk
• International Accreditation Forum (IAF) dan 
• Pacific Accreditation Cooperation (PAC

johni@bsn06
BADAN AKREDITASI
Aktivitas Akreditasi Lembaga Penilaian Kesesuaian
KOMITE AKREDITASI NASIONAL
(ISO/IEC 17011)

AKREDITASI AKREDITASI
AKREDITASI LEMBAGA
LEMBAGA
LABORATORIUM
SERTIFIKASI INSPEKSI

LABORATORIUM
LEMBAGA SERTIFIKASI YANG MELAKSANAKAN PENGUJI/
LEMBAGA
LEMBAGAINSPEKSI
INSPEKSI
KALIBRASI
KALIBRASI
Pedoman BSN Pedoman BSN Pedoman BSN Pedoman BSN Pedoman BSN
501-1999 (EN 301-1999 401-2000 701-2000 1001-1999 SNI
SNI19-17020-1999
19-17020-1999
45013) (ISO/IEC Guide 62) (ISO/IEC Guide (ISO/IEC SNI 19-17025 (ISO/IEC
(ISO/IEC17020-`1998)
17020-`1998)
65) Guide 66)
(ISO/IEC
(ISO/IEC 17025-2005)
17025-2005)
SERTIFIKASI SERTIFIKASI SERTIFIKASI SERTIFIKASI SERTIFIKASI
PERSONEL SISTEM MUTU PRODUK SISTEM SISTEM
MANAJEMEN HACCP
LINGKUNGAN
SERTIFIKAT/
SERTIFIKAT
SERTIFIKAT LAPORAN UJI /
SERTIFIKAT SERTIFIKAT INSPEKSI
SERTIFIKAT SERTIFIKAT SISTEM KALIBRASI
SISTEM SISTEM
PERSONEL MUTU PRODUK MANAJEMEN
HACCP
LINGKUNGAN
Standar Standar/
SNI 19-9000/ SNI 19-14000/ SNI 01-4852-
Kriteria: Standar ISO 14000 Metode Spesifikasi/
ISO 9000 1998
ISO 17024 Produk Series Produk regulasi
series

PROFESI
PERSONEL PEMASOK/INDUSTRI

johni@bsn06
Anggota KAN terdiri dari

• 30% wakil Pemerintah dan


• 70% WAKIL dari non-Pemerintah

KERAHASIAAN
• Seluruh personel KAN wajib menandatangani
perjanjian untuk menjaga kerahasiaan informasi
yang diperoleh

johni@bsn06
PROSES AKREDITASI
Prosedur Akreditasi KOMITE AKREDITASI NASIONAL (KAN)
Ketua, Sekretaris, Anggota
SEKRETARIS JENDERAL
MEMINTA PERTIMBANGAN
TEKNIS MANAJER MUTU Kajian Proses

5 6 Direktur Akreditasi
PERTIMBANGAN
TEKNIS
MENUNJUK 2 LAPORAN PEMBERIAN
4 7
ASESOR ASESMEN SERTIFIKAT

PANITIA TEKNIK
TIM ASESMEN

ASESMEN/
SURVAILEN/ 3
MENGAJUKAN RE-ASESMEN
1
PERMOHONAN
LABORATORIUM
LEMBAGA INSPEKSI

LEMBAGA SERTIFIKASI
johni@bsn06
BAGAIMANA MENDAPATKAN AKREDITASI
1. Menghubungi sekretariat KAN
2. Memahami arti akreditasi
3. Mengisi formulir pendaftaran dan mengirimkan
panduan mutu
4. Menyetujui asesor yang ditetapkan KAN
5. Melakukan tindakan perbaikan panduan mutu
6. Menerima asesmen lapangan
7. Menerima hasil rapat Panitia Teknis
8. Menerima hasil rapat KAN
9. Menerima keputusan akreditasi oleh KAN
johni@bsn06
Bidang AKREDITASI LABORATORIUM
LABORATORIUM PENGUJI LABORATORIUM KALIBRASI
Organoleptik Akselerometri
Mekanik Akustik
Kimia Dimensional
Kelistrikan
Biologi Gaya
Listrik Aliran
Pengujian Tidak Merusak Kekerasan
Radiasi Kelembaban
Akustik Massa
Vibrasi Optik dan Fotometrik
Optik Tekanan dan Vakum
Panas Tekstrur Permukaan
Suhu
Klinik
Waktu dan Frekuensi
Vibrasi
Viskositas
Volume

johni@bsn06
LINGKUP AKREDITASI LABORATORIUM

 Bidang Pengujian
 Jenis produk (misal: produk pertanian
tertentu)
 Parameter uji (misal: kadar air, protein dll)
 Metode uji (SNI, AOAC, ASTM, ASME, Metode
yang dikembangkan sendiri, modifikasi
standar dll)

johni@bsn06
LINGKUP AKREDITASI LABORATORIUM

johni@bsn06
johni@bsn06
johni@bsn06
PROSES AKREDITASI
Surveilance dan Reakreditasi
Masa berlaku akreditasi adalah 4 tahun
Selama masa berlaku akreditasi KAN melakukan kunjungan
pengawasan dengan melakukan surveilance.
Surveilance yang pertama dilakukan tidak lebih dari 12 bulan
dihitung dari tanggal penetapan keputusan akreditasi.
Selambat-lambatnya 6 bulan sebelum berakhirnya masa akreditasi,
lembaga penilaian kesesuaian harus sudah direases jika lembaga
tersebut mengajukan permintaan reakreditasi.

Re- Akreditasi
Akreditasi Surveilen I Surveilen II asesmen selesai

1 tahun 1 tahun 1,5 tahun 0,5 tahun

Bulan ke- 0 12 24 27 36 42 48

johni@bsn06
4. Hak dan Kewajiban

• Akreditasi KAN tidak membebaskan


atau mengurangi tanggung jawab
laboratorium dalam melaksanakan
peraturan perundangan yang berlaku

johni@bsn06
MUTUAL RECOGNITION AGREEMENT
MRA
PENANDATANGAN MRA
APLAC 11. CNAL (RRC)
1. A2LA (USA) 12. IAS (USA)
2. TAF (Taiwan) 13. VILAS (Vietnam)
3. HKAS (Hong Kong) 14. NABL (India)
4. IANZ (New Zealand) 15. SCC (Kanada)
5. NATA (Australia) 16. KAN (Indonesia)
6. NVLAP (USA) 17. TLAS (Thailand)
18. DSM (Malaysia)
7. SAC (Singapura)
19. Ema (Mexico)
8. KOLAS (Korea)
20. BPLAS (Philipine)
9. IA Japan (Japan)
10. JAB (Japan)*
* Hanya untuk laboratorium penguji

johni@bsn06
KAN Anggota penandatangan MRA untuk
• International Laboratory Accreditation Cooperation (ILAC) dan
• Asia Pacific Laboratory Accreditation Cooperation (APLAC),

Penandatangan MLA untuk


• International Accreditation Forum (IAF) dan 
• Pacific Accreditation Cooperation (PAC

MRA : MUTUAL RECOGNITION AGGREMENT

kesepakatan dimana dua pihak atau lebih saling mengakui atau


saling menerima hasil penilaian kesesuaian secara timbal-
balik.

johni@bsn06
Anggota International ILAC
ILAC

EA
APLAC

IAAC
SADCA

EA European co-operation for Accreditation


APLAC Asia Pacific Laboratory Accreditation Cooperation
IAAC Inter-American Accreditation Cooperation
SADCA Southern African Accreditation Cooperation

johni@bsn06
MRA?
Dalam Penilaian Kesesuaian terdapat 2 Type dari MRA :
– MRA Pemerintah Vs Pemerintah (G to G)
– MRA Badan Akreditasi Vs Badan Akreditasi /Sektor voluntary
( MRA APLAC dan ILAC)

. MRA APLAC mencakup :


• Laboratorium Penguji
• Laboratorium Kalibrasi
• Lembaga Inspeksi

johni@bsn06
Tujuan MRA antara badan akreditasi
Tujuan dasar
Laboratorum atau Lembaga Inspeksi terakreditasi
oleh satu anggota penandatangan MRA memiliki
pengakuan kesetaraan / ekivalensi kompetensi
dengan Laboratorium atau Lembaga Inspeksi
terakreditasi oleh anggota penandatangan MRA
lainnya

johni@bsn06
Tujuan MRA antara badan akreditasi

Perdagangan global memerlukan mekanisme


untuk Penerimaan data uji dan data lainnya
MRA dibuat untuk menambah keyakinan thdp
kompetensi lembaga laboratorium & Lembaga
Inspeksi
APLAC & ILAC MRA saat ini merupakan
dasar penerimaan global untuk kompetensi
laboratorium & Lembaga Inspeksi

johni@bsn06
Status MRA ILAC
• 51 anggota dari 41 negara telah signatories MRA
Arrangement
• 6 badan akreditasi diluar regional, 20 APLAC MRA
signatories, dan 25 EA MLA signatories

johni@bsn06
Mutual Recognition Arrangement APLAC
• MRA multilateral, sejak tahun 1997

• Menggantikan jaringan MRA bilateral

• Komponen regional dari ILAC MRA global, sejak


November 2000

• 20 signatories untuk laboratorium

• 10 signatories untuk inspection bodies (KAN no.7)

johni@bsn06
MUTUAL RECOGNITION
PENANDATANGAN MRA APLAC
BIDANG AKREDITASI LEMBAGA INSPEKSI

Desember 2004 (Hanoi)


November 2003 ( Seoul)
6. CNAL (RR China)
1. HKIAS (Hong Kong)
7. KAN (IND0NESIA)
2. IANZ (New Zealand)
8. BoA (VIETNAM)
3. NATA (Australia)
4. SAC-SINGLAS (Singapore)
Nopember 2005 (Chiang Mai)
April 2004 (Vancouver)
9. TAF (Taiwan)
5. IAS (USA)
10. Ema (Mexico)

johni@bsn06
•  On 12 November 2003, in the APLAC Mutual
Recognition Arrangement (MRA) Council Meeting in
Seoul, Korea, the APLAC MRA was extended to include
the accreditation of inspection bodies. HKAS is one of the
four MRA inaugural members of the inspection bodies.
This means that inspection reports and certificates issued
by an inspection body accredited by a signatory to the
Arrangement will be accepted by other signatories. Other
signatories of the APLAC MRA are NATA of Australia,
IANZ of New Zealand and SAC-SINGLAS of Singapore
and IAS of the United States of America. KAN of
Indonesia, CNAL of People's Republic of China and BOA
of Vietnam were accepted as new signatories on 8
December 2004. TAF of Taiwan, China and ema of
Mexico were accepted as new signatories on 16 November
2005. You can access the website of our MRA partner by
clicking the name of the organisation.
johni@bsn06
Siapa yang diuntungkan dari MRA?

• Badan akreditasi
• Laboratorium / lembaga inspeksi yang diakreditasi
• Pemerintah
• Infrastruktur teknis Nasional
• Exportir / Importir / Konsumer

johni@bsn06
Keuntungan MRA untuk Badan Akreditasi

– Pengakuan terhadap penerapan ISO 17011 sebagai


best practice codes
– Meningkatkan reputasi internasional
– Meningkatkan reputasi domestik
– Sharing pengalaman
– Disiplin diri
– Akses ke sumber kalibrasi tambahan
– Proses resolusi jika terjadi keluhan atau perselisihan

johni@bsn06
Keuntungan MRA Untuk Laboratorium

• Data diakui secara Internasional


• Akses menuju pasar internasional
• Pengakuan penerapan pada persyaratan teknis luar
negeri
• Pengakuan penerapan pada peraturan teknis dalam negeri
• Akses kepada laboratorium penunjang lain

johni@bsn06
Keuntungan MRA Untuk Pemerintah

• Akses kepada pemenuhan data dari Laboratorium kompeten dalam


& Luar Negeri
• Mengurangi kebutuhan Pemerintah untuk pemenuhan pengujian
• Pengakuan kesetaraan terhadap persyaratan pemerintah
• Kesempatan untuk mengurangi hambatan teknis perdagangan TBT
• Mengurang perselisihan dengan importir/ exportir

johni@bsn06
MRA APLAC sebagai
Pendukungan MRA antar Pemerintah ( G to G )
Negara A Negara B
Govt A Govt B
Level MRA untuk Uji
Politik / Regulator
Regulator (utk Produk x)
Peraturan B
A

APLAC MRA APLAC MRA


APLAC MRA
Level Signatory Signatory
Teknis negara A negara B

nce
le
va
ui
Eq
Lab terakreditasi
Lab terakreditasi untuk Peraturan teknis
untuk Peraturan teknis Di negara A & B
Di negara A & B
ts
p
ce
Ac

Test Reports Test Reports


Reg B Reg A
johni@bsn06
Keuntungan MRA untuk Exportir, Importir & Konsumen

• Mengurangi duplikasi pengujian (satu uji untuk


pasar yang berbeda)
• Kesempatan untuk mendapatkan pasar baru
• Keyakinan yang lebih baik terhadap data dari
luar (Konsumer)
• Perluasan jaringan informasi pada kompetensi
pengujian

johni@bsn06
http://www.bsn.or.id
laboratorium@bsn.or.id
johni@bsn.or.id

johni@bsn06