Anda di halaman 1dari 19

‫‪ ‬‬ ‫علَيْك ُ ْم َو َر ْح َم ُة ا ِ‬

‫هلل َو َب َر َكاتُ ُه‬ ‫الَسال َ ُم َ‬


‫ّـَّ‬
HUSNUL HOTIMAH NURAINI
T20181308

Kelompok 02 ALIF FAJAR


T20181316
PAI A7 2018 WUWUN DWI F.
T201813

WINDA PRIHATINI
T201813

SITI AMINATUS S.
T201813

NADYA FARADISA
T201813
Manajemen
pendidikan
islam
Pentingnya
manajemen dalam
pengelolaan
pendidikan
Manajemen Kurikulum
Dalam arti
Sempit sekali :
Jadwal
pelajaran

Kurikulu
m

Dalam Arti Luas: Dalam Arti Sempit:


semua pengalaman yang semua pelajaran baik teori
maupun praktek yang
diberikan oleh lembaga diberikan kepada seluruh
pendidikan kepada anak siswa selama mengikuti
didik selama mengikuti suatu proses pendidikan
pendidikan tertentu
Ruang
Lingkup
Manajemen
Kurikulum
01 Mengupayakan efektivitas perencanaan

02 Mengupayakan efektivitas
pengorganisasian dan koordinasi

03 Mengupayakan efektivitas pelaksanaan

04 Mengupayakan efektivitas pengendalian


atau pengawasan.
Kegiatan Manajemen Kurikulum
pengembanga
perencanaan
n
1) analisis kebutuhan; 2) merumuskan 1) perumusan rasional atau dasar pemikiran; 2)
dan menjawab pertanyaan filosofi; 3) perumusan visi, misi dan tujuan; 3) penentuan
menentukan desain kurikulum; 4) struktur dan isi program; 4) pemilihan dan
membuat rencana induk: pengorganisasian materi; 5) pengorganisasian
pengembangan, pelaksanaan dan kegiatan pembelajaran; 6) pemilihan sumber, alat
penilaian. dan sarana belajar; 7) penentuan cara mengukur
hasil belajar.
untuk melihat sejauh mana 1) penyusunan rencana pembelajaran; 2)
kekuatan dan kelemahan penjabaran materi; 3) penentuan strategi dan
dari kurikulum yang metode pembelajaran; 4) penyediaan sumber,
dikembangkan, baik alat, dan sarana pembelajaran; 5) penentuan cara
bentuk penilaian formatif dan alat penilaian proses dan hasil belajar dan 6)
maupun sumatif setting lingkungan pembelajaran

implementasi atau
penilaian
pelaksanaan
Manajemen Kesiswaan
Manajemen kesiswaan
adalah pranata dan pengaturan
terhadap kegiatan yang
berkaitan dengan peserta
Pengertian didik, mulai masuk sampai
dengan keluarnya peserta
didik tersebut dari suatu
sekolah.
Tanggung Jawab Kepala Sekolah Dalam Mengelola Bidang
Kesiswaan

Kehadiran murid di
01 sekolah dan
masalah – masalah
yang berhubungan Evaluasi dan
dengan itu. pelaporan kemajuan
03
belajar.
Penerimaan,
02 orientasi, kalkulasi
dan penunjukkan
murid kelas dan Program supervisi bagi
program studi. murid yang
04
mempuanyai kelainan,
seperti pengajaran,
perbaikan dan
pengajaran luar
biasa.dll.
Ruang lingkup Manajemen Kesiswaan

Penerimaan Orientasi
peserta didik peserta didik
baru

Mengatur Pengelompok Kenaikan


kehadiran an peserta tingkat
dan ketidak didik peserta didik
hadiran
peserta didik
MANAJEMEN SARANA DAN
PRASARANA

Pengertian

Sarana pendidikan adalah semua


fasilitas yang diperlukan belajar
mengajar, baik yang bergerak maupun
tidak bergerak agar pencapaian tujuan
pendidikan dapat berjalan lancar, teratur,
efektif, dan efisien.
Manajemen sarana dan
prasarana
Fasilitas
pendidikan dibagi
menjadi 2, yaitu :
Fasilitas fisik:
yakni segala sesuatu yang
berupa benda atau fisik
yang dapat dibendakan

Fasilitas uang:
yakni segala sesuatu yang
bersifat mempermudah
suatu kegiatan akibat
bekerjanya nilai uang.
BATASAN MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA

PERENCANAAN PENGATURAN PENYINGKIRAN


Mengklasifikasi terlebuh Memberikan pengaturan- Menghapus barang-
dahulu alat-alat yang pengaturan terhadap barang yang sudah
akan di adakan. sarana yang akan dibutuhkan lagi sesuai
digunakan. dengan perundang-
undanan yang berlaku
PENGADAAN PENGGUNAAN
Menganalisis terlebih Memberikan kesempatan
dahulu atas alat-alat yang kepada siswa untuk
telah di tentukan untuk di melaksanakan peraturn
adakan atas penggunaan barang
yang telah disediakan.
MENEJEMEN TENAGA PENDIDIKAN
PENGELOLAAN TENAGA PENDIDIKAN
Pengelolaan tenaga pendidikan itu pada dasarnya merupakan
deskripsi dari administrasi atau menejemen pendididkan
dengan mengidentifikasi funsi-fungsinya sebagai suatu
rangkuman proses administrasi atau menejemen yang
dirancang dan saling berkaitan satu sama lainnya untuk
mengarahkan perilaku anggota kepada tujuan organisasi.
Proses yang dimaksud adalah “planning, recruitment,
selection, induction, appraisal, development, compensation,
bargaining, security, continuity, information”
TUJUAN PENGELOLAAN MENURUT
RANDAL S SCHULLER

Untuk menarik pelamar Untuk memperoleh tenaga Untuk memotivasi


yang memiliki kualifikasi kependidikan yang tenaga kependidikan.
sebagai tenaga diharapkan
kependidikan,
Aktifitas yang ada dalam pengelolaan
tenaga kependidikan

Penilaian kerja dan


konpensasian.
perencanaan dan
penataan tenga
kependidikan
Pemotivasian,
kepuasan kerja dan
produktivitas kerja
Pelatihan dan
tenaga kependidikan
pengembangan
MENEJEMEN HUBUNGAN MASYARAKAT

Disamping layanan terhadap


masyarakat yang berupa pendidikan dan
pengajaran terhadap putra-putra
masyarakat, lembaga pendidikan juga
menyediakan diri sebagai agent
pembaharu atau penerang bagi
masyarakat. Dalam melaksanakan
fungsi rangkap terhadap masyarakat
yaitu memberi layanan dan sebagai
agen pembaharu disebut fungsi layanan
dan pemimpin. Mengapa diakatan fungsi
layanan,? Karena lembaga melayani
kebutuhan masyarakat.
MENEJEMEN KEUANGAN
PENGELOLAAN
DANA SEKOLAH
PENYUSUNAN
RENCANA ANGGARAN
PENGELUARAN
PERENCANAAN
BELANJA SEKOLAH
PENGELOLAAN
DANA

PROSES
PROSES PENGATURAN
PENYUSUNAN 1. Penerimaan
ANGGARAN 2. Penggunaan.
3. Pertanggung jawaban
MENEJEMEN TENAGA PENDIDIKAN

Training (Latihan)

Coaching
(Mengajarkan)
Technological
improvement
(Perkembangan
Teknologi)
Kelompok kerja kepala
sekolah.
Semoga hari ini kalian
bahagia......ehehehehehe