Anda di halaman 1dari 7

KIMIA HIJAU (GREEN CHEMISTRY)

TEKNOLOGI HIJAU

Disusun Oleh :
Fahrul Razi (19260601)
Maria Konsulata Ramen (16260025)
Tazkiya Auliya (18260074)
Venantius A Jego (18260075)
Pengertian Green Chemistry
Green chemistry adalah suatu falsafah atau konsep yang mendorong desain
dari sebuah produk ataupun proses yang mengurangi ataupun mengeliminir
penggunaan dan produksi zatzat (substansi) toksik dan atau berbahaya
Konsep Green Chemistry
a) Lebih mengedepankan usaha mencegah timbulnya limbah dibanding usaha menangani limbah
yang dihasilkan dalam proses produksi.
b) Ekonomi atom
c) Mengurangi pemakaian bahan kimia barbahaya dan atau toksik
d) Mendesain produk yang lebih ramah lingkungan
e) Meningkatkan usaha penggunaan pelarut dan bahan kimia lain yang tidak berbahaya
f) Mendesaian pemakaian energi yang efisien
g) Lebih mengutamakan penggunakan bahan dasar yang dapat diperbaharui.
h) Melakukan proses sintesis yang relatif lebih pendek (menghindari proses penurunan hasil sintesis)

i) Mengutamakan reaksi katalisis dibandingkan reaksi stoikiometrik


j) Mendesain produk yang dapat didegradasi (didaur ulang)
k) Melakukan metode analitik pada usaha pencegahan polusi
l) Minimalisasi potensi kecelakan kerja.
Manfaat Green Chemistry
Paul Anastas sang “Bapak Green Chemistry” bersama John C.Warner telah mengembangkan 12 prinsip
Green Chemistry yang dapat menterjemahkan teori menjadi tindakan.

1. Mencegah terjadinya limbah lebih baik daripada mengolah dan membersihkannya.


2. Ekonomi atom, metoda sintesis yang efisien
3. Melakukan sintesis kimia yang tidak berbahaya
4. Mendesain senyawa kimia yang tak beracun
5. Pemakaian pelarut dan bahan-bahan yang aman
6. Mendesain pemakaian energi yang efisien
7. Pemakaian bahan baku yang dapat diperbaharui
8. Mengurangi senyawa turunan yang tak perlu
9. Pemakaian katalis sangat baik secara stoikiometris
10.Desain produk yang mudah terdegradasi
11. Pencegahan polusi lingkungan
12. Pencegahan terhadap kecelakaan
Permasalahan Besar Terkait Green Chemistry
1. masalah energI
2. Perubahan Iklim Global
3. Sumberdaya alam yang kian menipis
4. Kekurangan pangan
5. Alam Lingkungan yang semakin terpolusi
Aplikasi Green Chemistry
1. Vitamin C (asam askorbat) untuk proses pembuatan polimer
2. Gula dan minyak sayur sebagai bahan baku cat.
3. Gula pati dan selulosa sebagai bahan bakar.
4. Pemakaian enzim untuk pembuatan bahan dasar kosmetik.
5. Kacang kedelai sebagai Bahan Pembuatan Toner printer.
6. Kacang kedelai sebagai bahan baku pembuatan lem perekat
7. Green process ala S.C. Johnson & Son, Inc.
TERIMAKASIH
ATAS
PERHATIANYA