Anda di halaman 1dari 15

ASSALAMU’ALAIKUM WR.

WB

KELOMPOK 8

1. DESSY
2. SITI WAROHMAH
3. RAHMI AGUSTIA
4. VERENSIA OKTAVIANI

EVA DWI PURBA, M. KES


KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA

“Jenis-jenis kecelakaan di Laboratorium “


 K3 adalah segala kegiatan untuk menjamin dan
melindungi keselamatan dan kesehatan tenaga
kerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja
dan penyakit akibat kerja.

 keselamatan dan kesehatan kerja dapat diartikan


sebagai keadaan saat seseorang merasa aman,
sehat, dan nyaman dalam melaksanakan
pekerjaannya sehingga orang tersebut dapat
melaksanakan pekerjaannya secara optimal.
 Definisi Kecelakaan Kerja

Menurut Kecelakaan
Sumamur
Sumamur (1967), merupakan sebuah
berpendapat
bahaya adalah kejadian tak terduga
bahwa
sesuatu yang yang dapat
kecelakaan tidak
berpotensi menyebabkan
mungkin terjadi
menyebabkan cedera atau
secara kebetulan
cedera atau luka, kerusakan.
sehingga pasti
sedangkan risiko Kecelakaan dapat
ada sebab dibalik
adalah terjadi akibat
setiap
kemungkinan kelalaian dari
kecelakaan.
kecelakaan akan perusahaan, pekerja,
terjadi dan dapat maupun keduanya,
mengakibatkan dan akibat yang
kerusakan ditimbulkan dapat
memunculkan
trauma bagi kedua
pihak. (Ridley, 2008)
SUMBER TERJADI KECELAKAAN

Kurang pengetahuan dan pemahaman tentang bahan-bagan kimia dan


proses-proses serta perlengkapan atau peralatan yang digunakan dalam
melakakukan kegiatan laboratorium

Kurangnya kejelaan petunjuk kegiatanlaboratorium serta kurangnya


bimbingan ketika menggunakan laboratorium

Kurangnya atau tidak tersedianya perlengkapan keamanan dan


perlengkapan perlindungan laboratorium

Kurang atau tidak mengikuti petunjuk atau aturan-aturan


yangsemestinya harus ditaati

Tidak menggunakan perlengkapan pelindung yang seharusnya


digunakan atau menggunakan peralatan atau bahan yang tidak sesuai

Tidak bersikap hati-hati di dalam melakaukan kegiatan


Jenis- jenis
kecelakaan kerja Kecelakaan
di Laboratorium langsung

Dibedakan menjadi
Kecelakaan kecelakaan sesungguhnya
tidak langsung dan juga kejadian nyaris
celaka/hampir celaka.
FAKTOR-FAKTOR TERJADI
KECELAKAAN

Kesalahan
Kecelakaan
orang

Situasi Tindakan Cedera atau


kerja tidak aman kerusakan
1. Situasi kerja

a. Pengendalian
manajemen yang kurang.
2. Kesalahan orang
b. Standar kerja yang
minim.
a. Keterampilan dan
c. Tidak memenuhi standar.
pengetahuan minim.
d. Perlengkapan yang tidak
b. Masalah fisik atau
aman.
mental
e. Tempat kerja yang tidak
c. Motivasi yang
mendukung keamanan
minim atau salah
seperti getaran, tekanan
penempatan.
udara,
d. Perhatian yang
ventilasi, penerangan dan
kurang.
kebisingan yang tidak
aman.
f. Peralatan/bahan baku
yang tidak aman.
 
3. Tindakan tidak
aman

a. Tidak mengikuti
metode kerja
5. Cedera atau
yang telah 4. Kecelakaan
kerusakan
disetujui.
b. Mengambil jalan a. Kejadian yang
pintas. tidak terduga.
a. Sakit dan
c. Tidak b. Akibat kontak
penderitaan (pada
menggunakan dengan mesin
pekerja).
perlengkapan atau listrik yang
b. Kehilangan
keselamatan kerja berbahaya.
pendapatan (pada
selama bekerja. c. Terjatuh.
pekerja).
d. Bekerja dengan d. Terhantam
c. Kehilangan
kecepatan mesin atau
kualitas hidup
berbahaya. material yang
(pada pekerja).
Berikut ini adalah jatuh dan
penyebab sebagainya.
tindakan tidak
aman.
Akibat terjadinya
kecelakaan kerja di
Laboratorium
1. Terpeleset, biasanya
karena lantai licin.
Akibatnya :
• Ringan:
memar
• Berat:
fraktura,
dislokasi,
memar otak, dll.

Pencegahannya :
• Pakai sepatu anti slip
• Jangan pakai sepatu dengan hak
tinggi, tali sepatu longgar
• Hati-hati bila berjalan pada lantai
yang sedang dipel (basah dan licin)
atau tidak rata konstruksinya.
• Pemeliharaan lantai dan tangga
2. Mengangkat beban

Akibatnya:
• cedera
pada
punggung.
Pencegahannya :
• Beban jangan terlalu berat
• Jangan berdiri terlalu jauh dari beban
• Jangan mengangkat beban dengan posisi
membungkuk tapi pergunakanlah tungkai
bawah sambil berjongkok
• Pakaian penggotong jangan terlalu ketat
sehingga pergerakan terhambat.
3. Mengambil sample
darah/cairan tubuh
lainnya.

Pencegahannya :
Akibatnya : • Gunakan alat suntik sekali pakai
• Tertusuk • Jangan tutup kembali atau
jarum menyentuh jarum suntik yang telah
suntik dipakai tapi langsung dibuang ke
• Tertular tempat yang telah disediakan
virus AIDS, (sebaiknya gunakan destruction clip).
Hepatitis B • Bekerja di bawah pencahayaan yang
cukup
4. Risiko terjadi kebakaran === bahan desinfektan yang mungkin mudah
menyala (flammable) dan beracun.Kebakaran terjadi bila terdapat 3 unsur
bersama sama yaitu: oksigen, bahan yang mudah terbakar dan panas.

Akibatnya :
• Timbulnya kebakaran dengan akibat luka bakar dari ringan sampai berat
bahkan kematian.
• Timbul keracunan akibat kurang hati-hati.

Pencegahannya :
• Konstruksi bangunan yang tahan api
• Sistem penyimpanan yang baik terhadap bahan-bahan yang mudah
terbakar
• Pengawasan terhadap kemungkinan timbulnya kebakaran
• Sistem tanda kebakaran
>Manual yang memungkinkan seseorang menyatakan tanda bahaya
dengan segera
> Otomatis yang menemukan kebakaran dan memberikan tanda secara
otomatis
• Jalan untuk menyelamatkan diri
• Perlengkapan dan penanggulangan kebakaran.
• Penyimpanan dan penanganan zat kimia yang benar dan aman.
THANK YOU
YOUR
ATTENTION