Anda di halaman 1dari 21

ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

(BAGIAN TUNA FISIK)


Moh. Ivan Firdaus (180521629058)
Rizka Mufidatul Ismiyah (180521629012)
Wanda Dwi Wulandari (180521629020)
Yasyfa Nurzulafa P. (180521629096)
Pengertian Tuna
Fisik
Tuna berarti tanpa, atau tidak memiliki,
atau memiliki kekurangan dalam hal
tertentu. Fisik adalah tubuh manusia
yang dapat terlihat oleh kasat mata.

Tuna fisik adalah individu yang memiliki


kelainan baik secara fisik, mental, dan
harta benda.
Macam- 01 Tunanetra
macam Tuna 02 Tunarungu
Fisik 03 Tunawicara
.

04 Tunadaksa
05 Tunagrahita
06 Tunaganda
Macam-
1. Buta Total
macam Ciri-cirinya adalah:
Tunanetra  Mata Juling
 Sering berkedip

dan Ciri-  Menyipitkan mata


 Kelopak Mata merah

Cirinya  Mata infeksi


 Gerakan mata tak beraturan dan
cepat
 Mata selalu berair
 Pembengkakan pada kulit tempat
tumbuh bulu mata
 Menggosok mata secara
berlebihan
 Menutup atau melindungi mata
sebelah, memiringkan kepala atau
mencondongkan kepala ke depan
Macam-
2. Low Vision
macam Ciri-cirinya adalah:
Tunanetra  Menulis dan membaca dengan
jarak yang sangat dekat
dan Ciri-  Hanya dapat membaca huruf
yang berukuran besar
Cirinya  Mata tampak lain, terlihat putih di
tengah mata (katarak)
 Terlihat tidak menatap lurus ke
depan;
 Memicingkan mata atau
mengerutkan kening, terutama di
cahaya terang atau saat mencoba
melihat sesuatu;
 Lebih sulit melihat pada malam
hari daripada siang hari; dan
 Pernah menjalani operasi mata
dan atau memakai kacamata yang
sangat tebal, tetapi masih tidak
dapat melihat dengan jelas.
 
Your Picture Here And Send To Back

CIRI-CIRI
TUNARUNGU

01 Tunarungu Ringan

02 Tunarungu Sedang

03 Tunarungu Berat
CIRI-CIRI TUNAWICARA

Berbicara keras dan tidak


01 jelas

Suka melihat gerak bibir


03 atau gerak tubuh teman
bicaranya

Telinga mengeluarkan
02 cairan

Menggunakan alat bantu


04 dengar
Tunadaksa
Ciri-ciri:
• Anggota gerak tubuh kaku, atau lemah/lumpuh.
• Kesulitan dalam gerakan
• Terdapat bagian anggota gerak yang tidak lengkap/tidak
sempurna/lebih kecil dari biasa (normal)
• Terdapat cacat pada alat gerak
• Jari tangan kaku dan tidak dapat menggenggam
• Kesulitan pada saat berdiri/berjalan/duduk, dan
menunjukkan sikap tubuh tidak normal
• Hyperaktif atau tidak dapat tenang
Klasifikasi Tunagrahita
Mereka yang termasuk dalam kelompok ini meskipun kecerdasannya dan
adaptasi sosialnya terhambat, tetapi mereka mempunyai kemampuan
01 Tunagrahita ringan hh
untuk berkembang dalam bidang pelajaran akademik, penyesuaian sosial
dan kemampuan bekerja.

Anak tunagrahita sedang memiliki kemampuan intelektual umum dan


adaptasi perilaku di bawah tunagrahita ringan. Mereka dapat belajar
03 Tunagrahita Sedang keterampilan sekolah untuk tujuan-tujuan fungsional, mencapai suatu
tingkat “tanggung jawab sosial” dan mencapai penyesuaian sebagai pekerja
dengan bantuan.

Anak yang tergolong dalam kelompok ini pada umumnya hampir tidak memiliki

03
kemampuan untuk di latih mengurus diri sendiri melakukan sosialisasi dan bekerja. Di
Tunagrahita Berat dan antara mereka (sampai batas tertentu) ada yang dapat mengurus diri sendiri dan dapat
Sangat Berat berkomunikasi secara sederhana serta dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan
sekitarnya yang sangat terbatas.
Ciri-ciri
Tunagrahit • Duduk, merangkak, atau berjalan lebih

a lambat dari anak-anak lain seusianya


• Mengalami kesulitan berbicara
• Memiliki kesulitan memahami aturan
sosial
• Memiliki kesulitan dalam mengendalikan
sikap atau gerakannya
• Sulit memecahkan masalah
• Sulit berpikir logis
Macam-macam Tunaganda

Tunanetra-Tunadaksa Tunanetra-Tunagrahita

Tunanetra-Tunarungu Tunanetra-Tunalaras

Tunanetra-Tunawicara
Tunanetra-Kesulitan
Belajar Khusus
Karakteristik Tunaganda
Ciri-ciri Tunaganda dibagi
menjadi dua:
Ciri-ciri Umum dan Ciri-ciri Khusus.

Ciri-ciri Umum:

• Kurang komunikasi atau sama sekali tidak dapat


berkomunikasi
• Perkembangan motorik dan fisiknya terlambat
• Seringkali menunjukan perilaku yang aneh dan
tidak bertujuan
• Kurang dalam keterampilan menolong diri sendiri
• Jarang berperilaku dan berinteraksi yang sifatnya
kostruktif
• Kecenderungan lupa akan keterampilan yang
sudah dikuasai
• Memiliki masalah dalam megeneralisasikan
keterampilan dari suatu situasi ke situasi lainnya.
Karakteristik Tunaganda
Ciri-ciri Tunaganda dibagi
menjadi dua:
Ciri-ciri Umum dan Ciri-ciri Khusus.

Ciri-ciri Khusus:

• Memiliki ketunaan lebih dari satu jenis


• Ketidakmampuan anak akan semakin parah
atau semakin banyak bila tidak cepat
mendapatkan bantuan
• Sulit untuk mengadakan evaluasi karena
keragaman kegandaannya
• Membutuhkan instruksi atau pemberitahuan
yang sangat terperinci
Penyebab Tunanetra

Pre-natal (dalam kandungan) Post-natal (setelah kelahiran)


• Kerusakan pada mata atau saraf
a. Keturunan mata pada waktu persalinan, akibat
benturan alat-alat atau benda
b. Pertumbuhan anak dalam
keras;
kandungan • Pada waktu persalinan, ibu
mengalami penyakit gonorrhoe
sehingga baksil gonorrhoe menular
pada bayi, yang pada akhirnya
setelah bayi lahir mengalami sakit
dan berakibat hilangnya daya
penglihatan.
• Mengalami penyakit mata yang
menyebabkan ketunanetraan
Penyebab Tunarungu

01 Faktor keturunan

02 Kelahiran dengan risiko tinggi (kelahiran RISTI).

03 Karena penyakit TORCHS yang diderita ibu saat


masa kehamilan

04 Lahir premature
Penyebab Bisu atau tunawicara disebabkan oleh gangguan pada organ-organ
seperti tenggorokan, pita suara, paru-paru, mulut, lidah, dan
sebagainya

Tunawicara Tuna wicara bisa terjadi akibat:


 Faktor gentika (keturunan, perkawinan antar kerabat yang terlalu
dekat, seperti antara sepupu kandung, sehingga terjadi mutasi
gen yang tidak wajar.
 Kurang atau tidak berfungsinya organ pendengaran
 Keterlambatan perkembangan Bahasa
 Kerusakan pada sistem saraf dan struktur otot
 Ketidakmampuan dalam kontrol gerak juga dapat mengakibatkan
keterbatasan dalam berbicara.
 Penyebab lainnya adalah cacat intelektual dan autisme.
 Bisu juga dapat disebabkan karena terjadi cedera atau penyakit.
Penyebab Tunadaksa

Faktor Prenatal Faktor Neonatal Faktor Postnatal


Kelainan fungsi anggota tubuh atau Mengalami kendala saat melahirkan. Penyakit seperti meningitis (radang selaput
ketunadaksaan yang terjadi sebelum bayi Pemakaian anestasi yang berlebihan ketika otak), enchepalitis (radang otak), influenza,
lahir atau ketika dalam kandungan proses operasi juga dapat mempengaruhi diphteria, dan partusis adalah beberapa
dikarenakan faktor genetik dan kerusakan sistem persyarafan otak bayi yang berakibat penyakit yang dapat berdampak fatal
pada sistem saraf pusat. pada disfungsi otak. menyebabkan disfungsi otak.
• Ada masalah dengan genetik bayi. Umumnya, genetik bayi
diwariskan dari kedua orangtua, jadi bayi mungkin menerima
gen yang abnormal atau gen mungkin berubah saat bayi
berkembang di dalam kandungan
• Ada masalah selama kehamilan. Terkadang, ibu mungkin
terkena penyakit atau infeksi yang dapat membahayakan bayi
saat hamil.
• Mengonsumsi obat tanpa pengawasan dokter. Mengonsumsi
obat-obatan tertentu saat hamil dapat menyebabkan masalah
bagi bayi. Untuk itu, berkonsultasilah dengan dokter sebelum
meminum obat jenis apa pun saat hamil. Meminum alkohol

Penyebab •
atau mengonsumsi obat-obatan terlarang juga dapat merusak
otak bayi yang sedang berkembang.
Bayi tidak mendapatkan oksigen yang cukup selama proses

Tunagrahita
persalinan.
• Bayi lahir prematur 
• Setelah lahir, bayi mendapatkan infeksi otak yang serius.
• Cedera kepala yang serius pada bayi dapat menyebabkan
disabilitas intelektual. Beberapa kerusakan bersifat sementara,
tetapi bisa juga permanen. (Itulah sebabnya sangat penting
untuk memakaikan helm sepeda pada anak, sabuk pengaman,
dan menjaga bagian lain untuk mengindari cedera kepala.
• Ada masalah dengan genetik bayi. Umumnya, genetik bayi
diwariskan dari kedua orangtua, jadi bayi mungkin menerima
gen yang abnormal atau gen mungkin berubah saat bayi
berkembang di dalam kandungan
• Ada masalah selama kehamilan. Terkadang, ibu mungkin
terkena penyakit atau infeksi yang dapat membahayakan bayi
saat hamil.
• Mengonsumsi obat tanpa pengawasan dokter. Mengonsumsi
obat-obatan tertentu saat hamil dapat menyebabkan masalah
bagi bayi. Untuk itu, berkonsultasilah dengan dokter sebelum
meminum obat jenis apa pun saat hamil. Meminum alkohol

Penyebab •
atau mengonsumsi obat-obatan terlarang juga dapat merusak
otak bayi yang sedang berkembang.
Bayi tidak mendapatkan oksigen yang cukup selama proses

Tunagrahita
persalinan.
• Bayi lahir prematur 
• Setelah lahir, bayi mendapatkan infeksi otak yang serius.
• Cedera kepala yang serius pada bayi dapat menyebabkan
disabilitas intelektual. Beberapa kerusakan bersifat sementara,
tetapi bisa juga permanen. (Itulah sebabnya sangat penting
untuk memakaikan helm sepeda pada anak, sabuk pengaman,
dan menjaga bagian lain untuk mengindari cedera kepala.
Penyebab Tunaganda
Faktor Prenatal:
01 Ketidaknormalan kromosom komplikasi-komplikasi pada anak dalam
kandungan ketidakcocokan Rh infeksi pada ibu, kekurangan gizi ibu
yang sedang mengadung, serta terlalu banyak
menkonsumsi obat dan alkohol.

02 Faktor Natal:
Kelahiran prematur kekurangan oksigen pada saat kelahiran
luka pada otak saat kelahiran.

Faktor eksternal:
03
Dalam perkembangan hidupnya kepala mengalami
kecelakaan kendaraan, keracunan, jatuh, mendapat pukulan
atau siksaan.

04 Nutrisi yang salah:
anak tidak dirawat dengan baik, keracunan makanan atau
penyakit tertentu yang sama, sehingga dapat berpengaruh
terhadap otak (meningitis atau encephalities)
Any Question?