Anda di halaman 1dari 30

PERKEMBANGAN

PESERTA DIDIK
Kelompok 3
KARAKTERISTIK
PERKEMBANGAN
FASE ANAK SEKOLAH
(USIA TK)

Kelompok 3

2
KARAKTERISTIK PERKEMBANGAN
FASE ANAK SEKOLAH
(USIA TK)

Usia Taman kanak-kanak (Pra sekolah) merupakan fase


pekembangan individu : 2-6 tahun, anak mulai memiliki
kesadaran tentang dirinya (pria dan wanita), dapat
mengatur diri dalam buang air (toilet training), dan
mengenal beberapa hal yang dianggap berbahaya
(mencelakakan dirinya).

3
Perkembangan fisik
Proporsi tubuhnya berubah secara dramatis,
usia 3 tahun rata-rata tingginya :80-90 cm, Perkembangan Bermain
berat : 10-13 kg. Dalam usia lima tahun
tingginya mencapai 100-110 cm. Tulang kaki Usia anak prasekolah dikatakan sebgai
tumbuh dengan cepat, pertumbuhan masa bermain. Kegiatan bermain
tengkoraknya tidak secepat usia adalah suatu kegiatan yang dilakukan
sebelumnya. Pertumbuhan tulang-tulangnya dengan kebebasan batin utuk
semakin besar dan kuat. Pertumbuhan gigi
memperoleh kesenangan.
semakin lengkap/komplit sehingga sudah
menyenangi makanan padat.

4
Perkembangan Perkembangan
Kepribadian Kesadaran Beragama
Masa ini disebut masa Trotzalter, Kesadaran beragama pada usia ini
artinya periode perlawanan atau masa ditandai dengan ciri-ciri sebagai
kritis pertama. Terjadi karena ada berikut: (1)sikap keagamaanya reseptif
perubahan yang hebat dalam diri anak (menerima) meskipun banyak bertanya,
yaitu mulai sadar akan Aku-nya, (2) pandangan ke Tuhanannya bersifat
menyadari dirinya terpisah dengan anthropormoph (dipersonifikasikan),
lingkungannya, dia suka menyebut (3) penghayatan secara rohaniah masih
nama dirinya apabila berbicara dengan superficial (belum mendalam)
orang lain.Pertentangan antara meskipun mereka telah melakukan
kemauan diri dengan tuntutan kegiatan ritual, (4) hal ke Tuhanan
lingkungan akan mengakibatkan dipahamkan secara ideosyncritic
ketegangan dalam diri anak : sikap (menurut khayalan pribadinya) sesuai
membandel dan keras kepala. dengan taraf berpikirnya yang masih
bersifat egosentrik.
5
KARAKTERISTIK
PERKEMBANGAN
FASE ANAK SEKOLAH
(USIA SD)

Kelompok 3

6
Perkembangan Intelek

Pada masa ini (6-12 th) anak sudah dapat mereaksi rangsangan intelektual
(melaksanakan tugas-tugas belajar yg menuntut kemampuan
intelektual/kognitif (membaca, menulis dan berhitung) Daya pikirnya telah
berkembang kearah berpikir kongkret dan rasional,pada masa sebelumnya
bersifat imaginatif , berangan-angan (berkhayal). Piaget menamakan masa
operasi kongkret (masa berakhirnya berpikir khayal dan mulai berpikir
kongkret).

7
Perkembangan Sosial

Sebagai proses belajar untuk menyesuaikan diri dengan norma-norma


kelompok, trasdisi dan moral (agama). Perkembangan sosial juga diartikan
pencapaian kematangan dalam hubungan sosial. Ditandai dengan adanya
perluasan hubungan sosial (keluarga, teman sebaya (peer group) atau
teman sekelas, sehingga ruang gerak hubungan sosialnya telah bertambah
luas.

8
Perkembangan Penghayatan
Keagamaan

Pada masa ini, perkembangan penghayatan keagamaan ditandai dengan


ciri-ciri :

Periode usia sekolah dasar merupakan masa pebentukan nilai-nilai agama


sebagai kelanjutan periode sebelumnya. Zakiah Darajat mengemukakan
bahwa pendidikan agama di sekolah dasar merupakan dasar bagi
pembinaan sikap positif terhadap agama, membentuk pribadi dan akhlak
anak.

9
Perkembangan Motorik

Pada masa ini ditandai dengan kelebihan gerak atau aktifitas motorik yang
lincah. Oleh karena itu usia ini ideal untuk belajar keterampilan yang
berkaitan motorik: menulis, menggambar, melukis, mengetik, berenang,
sepak bola dan atletik.

10
KARAKTERISTIK
PERKEMBANGA
N MASA REMAJA
(ADOLESENCE)

Kelompok 3

11
MAKNA REMAJA

Fase remaja merupakan segmen perkembangan yang


sangat penting, yang diawali dengan matangnya
organ-organ fisik (seksual) sehingga mampu
berproduksi.

Konopka (Pikunas, 1976) masa remaja meliputi ;(a)


remaja awal :12-15 tahun, (b) remaja madya : 15-18
tahun, dan (c) remaja akhir : 19-22 tahun.

Salzman : masa remaja merupakan masa


perkembangan sikap tergantung
(dependence) terhadap orang tua ke arah kemadirian
(independence), minat-minat seksual, perenungan diri,
dan perhatian terhadap nilai-nilai estetika dan isu-isu
moral.

12
Perkembangan Kepribadian

Kepribadian merupakan sistem yang dinamis dari sifat, sikap dan kebiasaan
yang menghasilkan tingkat konsistensi respon individu yang baragam. Fase
remaja merupakan saat yang paling penting bagi perkembangan dan integrasi
kepribadian.Perubahan-perubahan yang tampak pada masa ini ialah : (a)
pertumbuhan fisik yang menyerupai orang dewasa; (b) kematangan seksual
yang disetai dorongan-dorongan dan emosi baru; (c) kesadaran terhadap diri
sendiri, keinginan untuk mengarahkan diri dan mengevaluasi standar/norma,
tujuan dan ccita-cita; (d) kebutuhan akan persahabatanyang bersifat
heteroseksual; dan (e) munculnya konflik sebagai dampak masa transisi masa
anak dan masa dewasa.

13
Problema Remaja
Erikson : identity VS identity
Remaja sebagai individu sedanga
disffussion adalah tahap kelima dalam
berada dalam proses berkembang atau
perkembangan manusia, terjadi ketika
menjadi (becoming), ke arah
individu menginjak masa remaja.
kematangan atau kemandirian . Untuk
mencapai kematangan tersebut, remaja James Marcia :empat status

memerlukan bimbingan karena kurang identitas : identity diffussion,

memiliki pemahaman atau wawasan foreclosure. moratorium, dan

tentang dirinya dan lingkungannya, juga achievement – yang didasari oleh ada

pengalaman dalam menentukan arah tidaknya krisis (eksplorasi) dan

hidupnya. komitmen.

14
PERKEMBANGAN
KREATIVITAS

Kelompok 3

15
Pengertian Kreativitas Menurut Beberapa Tokoh

Menurut buku muhammad ali dan muhammad asrori (20011:41)


baron mendefinisikan bahwa kreativitas adalah kemampuan untuk
menciptakan sesuatu yang baru. Sesuatu yang baru disini bukan berarti
harus sama sekali baru, tetapi dapat juga sebagai kombinasi dari unsur-
unsur yang telah ada sebelumnya. Guilford menyatakan bahwa kreativitas
mengacu pada kemampuan yang menandai ciri-ciri seorang kreatif. Guilford
mengemukakan dua cara berfikir, yaitu berpikir konvergen dan divergen.
Berdasarkan pendapat para tokoh diatas dapat disimpulkan bahwa
kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk menciptakan karya-karya
yang baru yang dapat berwujud aktivitas imajinatif dan kreativitas juga
dapat memahami kesenjangan atau hambatan dalam hidupnya, orang-orang
kreatif lebih banyak memiliki cara-cara divergen  dan mengomunikasikan
karya-karyanya serta memodifikasi karya-karya yang baru lalu diterapkan ke
dalam suatu tindakan.

Add a Footer 16
Tahap – Tahap
Perkembangan
Kreatifitas Apa yang diamati ialah gejalanya
berupa prilaku yang ditampilkan
Menurut M. Ali dan Asrori individu. Menurut M. Ali dan Asrori
(2011, 51) tahap –tahap (2011, 51) tahap –tahap
perkembangan kreatifitas, perkembangan kreatifitas meliputi :
Proses kreatif berlangasung 1.      Persiapan (Preparation)     
mengikuti tahap – tahap 2.      Inkubasi (Incubation)    
tertentu. Tidak mudah 3.      Iluminasi (ilumination)
mengidentifikasi secara persis 4.      Verifikasi (Verivication)
pada tahap manakah suatu
proses kreatif itu sedang
berlangsung.     

17
P e n d e k a t a n T e r h a d a p K r e a ti v i t a s
Pendekatan dalam studi kretivitas menurut Mohammad Ali dan Asrori
(2011;45) dapat dibedakan menjadi 2 jenis,yaitu sebagai  pendekatan psikologis dan
sosiologis (Torrence,1981; Dedi Supriadi,1989) pendekatan psikolog lebih melihat
kretivitas dari segi kreativitas yang ada dalam diri individu sebagai fektor-faktor yang
menentukan kretivitas,seperti inteligensi, bakat, motivasi, sikap, minat, dan disposisi
kepribadian lainnya. Salah satu pendekatan psikolog yang digunakan untuk
menjelaskan kreativitas adalah pendekatan holistik.

Pendekatan sosiologis berasumsi bahwa kreativitas individu merupakan hasil dari


proses interaksi sosial, dimana individu dengan segala potensi dan disposisi
kepribadiannya dipengaruhi oleh lingkungan sosial tempat individu itu berada, yang
meliputi ekonomi, politik, kebudayaan dan peranan keluarga.

18
FASE
PERKEMBANGAN
INDIVIDU

Kelompok 3

19
Prenatal Stage Infancy Stage
• Dari awal sebagai struktur makhluk • Sejak kelahiran sampai tahun
satu sel hingga kelahiran, pertama seseorang, itu berarti ia
perkembangan pra natal Anda berada pada fase bayi. Sebagian
berlangsung dalam urutan tertentu besar dari bayi yang baru lahir
di tahapan psikologi perkembangan. menghabiskan waktunya dengan
Ada tiga tahap dari perkembangan tidur. Pada awalnya ia akan
pra natal, yaitu: menghabiskan waktu siang dan
•Germinal Stage malam untuk tidur, tetapi setelah

•Embryonic Stage beberapa bulan bayi akan mulai


terjaga pada siang hari. Periode ini
•Fetal Stage
berada pada usia kelahiran hingga 18
atau 24 bulan..

20
Early Childhood Middle and Late
• Periode dalam fase – fase Childhood
perkembangan dalam psikologi • Fase – fase perkembangan dalam
perkembangan ini berlangsung dari psikologi perkembangan ini
bayi sampai usia lima atau enam berlangsung dari usia enam hingga
tahun, juga dikenal sebagai periode sebelas tahun atau sama dengan
prasekolah. Masa – masa sejak bayi tahun yang dilalui anak di sekolah
hingga anak usia dini adalah dasar.
waktunya pertumbuhan dan
perubahan  yang luar biasa.

21
Adolescence Early Adulthood
• Ini adalah fase – fase perkembangan • Fase – fase perkembangan dalam
dalam psikologi perkembangan yang psikologi perkembangan ini berawal
memasuki masa transisi dari masa dari usia sekitar 35 tahun sampai 45
awal anak – anak sampai awal tahun hingga ke usia 60 tahunan.
dewasa, sekitar usia 10 hingga 12 Pada masa inilah waktunya
tahun sampai 18 atau 22 tahun. memperluas keterlibatan dalam
kegiatan sosial dan memperluas
kegiatan pribadi.

22
Middle Adulthood Late Adulthood
• Perkembangan kognitif pada tahap • Ini adalah salah satu dari fase – fase
dewasa di fase ini cenderung perkembangan dalam psikologi
berpusat pada pengembangan perkembangan yang berada pada
tujuan dan kontribusi terhadap masa dewasa akhir atau pada usia
masyarakat. Menurut Erikson, konflik 60-70 tahun hingga kematian. Disini
ini berada pada stagnasi dan waktunya penyesuaian diri ketika
generativitas. kekuatan dan kesehatan berkurang,
menata kehidupan, pensiun dan juga
menyesuaikan diri dengan peranan
sosial baru yang mungkin saja
dialami.
23
MOTIVASI DAN
DINAMIKA
PERILAKU
PESERTA DIDIK

Kelompok 3

24
P e n g e r ti a n

Motivasi adalah proses yang memberi semangat, arah, dan kegigihan.


Prilaku yang termotivasi adalah prilaku yang penuh energiu dan bertahan
lama.

• Menurut Donal (sudirman, 1990: 73) motivasi adalah perubahan energi


dalam diri sesesorang yang ditandai dengan munculnya “feeling ” dan
didahului dengan tanggapan terhadap tujuan.

25
Menurut Prayitno, dal beberapa teknik yang dapat digunakan dalam
memotivasi siswa dalam belajar yaitu:

• Merumuskan pehatian siswa pada suatu tipkm yang kan diajarkan.

• Memnentukan kepada sisiwa tentang apa yang perlu dicapai setelah


mempelajari materi tertentu.

• Mementukan tujuan jangka pendek yang akan dicapai melalui proses


pembelajaran 

26
Cara mempengaruhi motivasi:
1. Memberikan angka pada peserta didik.
2. Memberikan hadiah.
3. Menciptakan suasana yang menarik dalam kelas.
4. Memberikan ulangan
5. Mengetahui hasil
6. Memberikan hukuman.
7. Memberikan hasrat untuk belajar.
8. Menumbuhkan minat.
9. Merumuskan tujuan belajar yang diakui dan diterima ole,h anak.
10. Memilih tugas

27
Sebagai seorang pendiidik yang harusdilakukan dan diberikan kepada
peserta didik disesuaikan dengan tingkat perkembangannya, tingkatan
sekolah kemampuan berdasarkan kurikulum yang telah diciptakan.

Hubungan guru dengan siswa. Pendidik dengan peseratdidik harus


memiliki pola hubungan yan baik dan harmonis oleh karena itu peran guru
dan pean gurupembimbing harus memiliki kemapuan atau pengetahuan
dan pemahamnan tentang sikap dan permasalahanya.

28
DAFTAR PUSTAKA
https://www.academia.edu/25264567/FASE-FASE_PERKEMBANGAN_INDIVIDU
https://rhenniyhanasj.wordpress.com/2014/05/25/fase-fase-perkembangan/ MEI
25, 2014
https://ayumaghfurroh.wordpress.com/2015/02/25/karakteristik-perkembangan-rem
aja/
25 Februari 2015
https://ayumaghfurroh.wordpress.com/2015/02/25/karakteristik-perkembangan-ana
k-usia-taman-kanak-kanak/
25 Februari 2015

29
29
TERIMAH KASIH

30