Anda di halaman 1dari 33

P A S AR M O D A L

Calvin H, Devonna V, Marcellus N, William W


APA ITU P A S A R M O D A L ?
Suatu pasar yang beroperasi secara terorganisir dimana terdapat aktivitas perdagangan
surat-surat berharga seperti saham, ekuiti, surat pengakuan hutang, obligasi, dan surat
berharga lainnya yang diterbitkan oleh pemerintah maupun perusahaan swasta dengan
memanfaatkan jasa perantara, komisioner, dan underwriter.
Pasar modal merupakan sarana pendanaan bagi perusahaan maupun institusi lain dan
sebagai sarana bagi kegiatan berinventasi. Dengan demikian, pasar modal memfasilitasi
berbagai sarana dan prasarana kegiatan jual beli dan kegiatan terkait lainnya.
Pasar modal menawarkan ragam instrumen investasi diluar investasi mainstream seperti
misalnya, menabung di bank, emas, property serta asuransi. Pasar modal menjadi satu
alternatif instrumen investasi dengan tujuan untuk mengamankan portofolia asset.
MENURUT UU NO. 8 TAHUN
1995
Arti pasar modal adalah suatu aktivitas yang berhubungan dengan perdagangan
efek dan penawaran umum, perusahaan publik yang berhubungan dengan efek
yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berhubungan dengan efek.

Dengan kata lain, pasar modal adalah penghubung antara investor (pemilik
dana) dengan perusahaan atau institusi pemerintah yang membutuhkan dana
melalui perdagangan instrumen jangka Panjang (saham, obligasi, right issue,
dll).
SEJARAH PASAR MODAL
Kegiatan jual beli saham dan obligasi di Indonesia dimulai sejak abad 19. Buku Effectengids yang
dikeluarkan oleh Verreniging voor den Effectenhandel menuliskan bahwa jual beli efek berlangsung sejak
1880. Pasar modal waktu itu sudah ada dalam bentuk perdagangan efek, namun tidak terbukukan dengan
baik.

Perusahaan sekuritas pertama yang terbentuk di nusantara kala itu adalah Dunlop & Koff yang muncul pada
seputaran 1878 an, awal mula PT Perdanas. Perdagangan efek pertama yang dibukukan oleh sebuah
perusahaan di Batavia dengan nama Cultuur Maatschappij. Se;anjutnya disusul dengan ditawarkan efek atau
saham dari sebuah harian di Djoejacarta bernama Het Centrum.

Dari dua catatan tersebut, dapat diketahui bahwa perputaran penjualan efek di Indonesia adalah seputar
tahun 1880-an. Tetapi dari catatan yang ada juga diketahui bahwa perdagangan resmi terjadi di Amsterdam
dengan pembeli berasal dari kota-kota di Hindia Belanda (seperti Jakarta, Surabaya, dan Semarang). Ini
bermakna bahwa tradisi perdagangan efek di Indonesia yang kini dikelola langsung oleh BEI secara resmi
telah mengakar sejak sekian lama.
JENIS-JENIS PASAR MODAL
 Pasar Perdana (Primary Market), yaitu tempat dibukanya penawaran saham oleh
emiten pertamakali ebelum diperdagangkan di pasar sekunder.
 Pasar Sekunder (Secondary Market), yaitu tempat perdagangan saham yang telah
melewati masa penawaran pada pasar perdana.
 Pasar Ketiga (Third Market), yaitu tempat perdagangan saham di luar bursa.
 Pasar Keempat (Fourth Market), yaitu bentuk perdagangan efek antar pemegang
saham atau proses pemindahan saham antar pemegang saham tanpa melalui
perantara bursa efek, biasanya jenis transaksi yang dilakukan di dalam jenis pasar
modal ini dilakukan dalam jumlah yang besar (block sale).
TUJUAN PASAR MODAL
Dalam pembentukan pasar modal mempunyai tujuan yaitu sebagai berikut :

 Menghimpun kesempatan kepada masyarakat untuk meningkatkan suatu


pertumbuhan ekonomi.

 Untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk ikut mempunyai


perusahaan dan ikut menikmati hasilnya (laba).
FUNGSI PASAR
MODAL
Hal-hal yang harus dicapai dalam pasar modal ini bisa dilihat dalam fungsi pasar modal
seperti yang ada dibawah ini :

1. Berfungsi menciptakan pasar secara terus menerus bagi sekuritas yang


sudah ditawarkan kepadanya masyarakat (sekuritas yang telah dimiliki umum)
2. Berfungsi menciptakan harga yang wajar bagi sekuritas yang bersangkutan melalui
mekanisme penawaran dan permintaan
3. Berfungsi membantu dalam pembelanjaan dunia usaha
4. Berfungsi sebagai sumber dana jangka panjang
5. Berfungsi sebagai alat untuk melakukan divestasi
FUNGSI PASAR
MODAL
6. Berfungsi sebagai sarana dalam menciptakan tenaga kerja karna bisa mendorong dan
berkembangnya industri pada penciptaan lapangan kerja baru
7. Berfungsi sebagai sarana dalam peningkatan produksi, adanya tambahan modal dari
pasar modal membuat produktivitas perusahaan bisa meningkat
8. Berfungsi bisa dijadikan indikator ekonomi suatu negara
9. Berfungsi untuk menambah dan memperbesar pemasukan pajak bagi pemerintah
MANFAAT PASAR MODAL
Secara umum, manfaat dari keberadaan pasar modal adalah:

o Menyediakan sumber pembiayaan (jangka panjang) bagi dunia usaha sekaligus


memungkinkan alokasi dana secara optimal
o Memberikan wahana investasi yang beragam bagi investor sehingga memungkinkan untuk
melakukan diversifikasi
o Alternatif investasi untuk memberikan potensi keuntungan dengan tingkat risiko yang
dapat diperhitungkan
o Menyediakan leading indikator bagi perkembangan perekonomian suatu negara
o Penyebaran kepemilikan perusahaan sampai lapisan masyarakat menengah
PERAN PASAR MODAL
DALAM PEREKONOMIAN NASIONAL
Dalam perekonomian Indonesia, pasar modal juga memiliki peranan antara lain :

 Berperan sebagai intermediasi (lembaga perantara) keuangan selain bank


 Memungkinkan para pemodal berpartisipasi pada kegiatan bisnis yang menguntungkan
(investasi)
 Memungkinkan kegiatan bisnis mendapatkan dana dari pihak lain dalam rangka perluasan
usaha (ekspansi)
 Memungkinkan kegiatan bisnis untuk memisahkan operasi bisnis dan ekonomi dari kegiatan
keuangan
 Memungkinkan para pemegang surat berharga memperoleh likuiditas dengan menjual surat
berharga yang dimiliki kepada pihak lain
LEMBAGA YG TERLIBAT DI
PASAR MODAL
1. Anggota Bursa Efek, yaitu perantara perdagangan efek yg memiliki izin usaha dari Bapepam serta
memiliki hak untuk menggunakan system/sarana Bursa Efek sesuai aturan.
2. Biro Administrasi Efek, yaitu pihak yang melakukan pencatatan kepemilikan efek dan pembagian hak
yang berhubungan dengan efek.
3. Bursa Efek, yaitu penyelenggara dan penyedia sistem/sarana untuk mempertemukan penjual dan pembeli.
4. Emiten, yaitu pihak yang membuat penawaran umum.
5. Kustodian, yaitu penyelenggara jasa penitipan efek dan harta lain sehubungan dengan efek serta jasa lain,
termasuk dividen, bunga, dan lain-lain, serta melakukan penyelesaian transaksi efek (Bank Kustodian -
Suatu Lembaga yang bertanggung jawab untuk mengamankan asset keuangan dari suatu perusahaan
ataupun perorangan
LEMBAGA YG TERLIBAT DI
PASAR MODAL
6. Lembaga Kliring dan Penjaminan, yaitu penyelenggara jasa kliring dan penjaminan penyelesaian
transaksi bursa
(Cth. Kliring Penjaminan Efek Indonesia / KPEI).
7. Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian, yaitu pihak penyelenggara kegiatan kustodian sentral untuk
Bank Kustodian, perusahaan efek, dan lain-lain (Cth. Kustodian Sentral Efek Indonesia / KSEI).
8. Manajer Investasi, yaitu pengelola portofolio efek bagi para nasabah.
9. Menteri Keuangan Republik Indonesia.
10. Penasihat Investasi, yaitu pihak yang mendapatkan imbalan jasa sebagai penasehat terkait transaksi
jual beli efek.
LEMBAGA YG TERLIBAT DI
PASAR MODAL
11. Penjamin Emisi Efek, yaitu pembuat kontrak dengan emiten untuk melakukan penawaran umum bagi
kepentingan emiten.
12. Perantara Perdagangan Efek, yaitu pelaku usaha jual-beli efek untuk kepentingan sendiri atau pihak lain
(Cth. Pialang / Broker).
13. Perseroan, yaitu PT sesuai dengan UU No. 1 Tahun 1995 mengenai Perseroan Terbatas.
14. Perusahaan Efek, yaitu pihak penjamin emisi efek, perantara perdagangan efek, dan atau manajer
investasi.
15. Perusahaan Publik, yaitu perseorang yang memiliki saham sekurang-kurangnya Rp3 miliar, dan telah
dimiliki setidaknya 300 pemegang saham. (Emiten)
16. Wali Amanat, yaitu pihak yang mewakili kepentingan pemegan efek yang sifatnya hutang.
INDONESIA STOCK
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) adalahEXCHANGE
lembaga pemerintah yang berperan sebagai penyelenggara bursa.
Artinya, Bursa Efek Indonesia bertugas untuk memfasilitasi perdagangan efek di Indonesia.

Bursa Efek Indonesia merupakan bursa resmi di Indonesia, sehingga bagi para perusahaan yang ingin go
public di Indonesia harus melalui BEI. Bursa Efek Indonesia pun harus mengontrol agar proses transaksi
efek yang terjadi berjalan dengan adil dan efisien.

Dengan adanya BEI sebagai penyelenggara bursa, menjadi salah satu alasan berinvestasi saham di Indonesia
adalah instrumen yang aman. Hal ini karena BEI memiliki kewenangan terhadap para anggota bursa dan
emiten yang tercatat.

Jenis-jenis produk dalam IDX yang diperjualbelikan meliputi: Saham, Surat Utang (Obligasi), Reksa Dana
(Mutual Fund), Exchange Traded Fund (ETF), dan Derivatif.
SAHAM (STOCK)
Merupakan salah satu instrumen pasar keuangan yang paling popular. Menerbitkan saham merupakan
salah satu pilihan perusahaan ketika memutuskan untuk pendanaan perusahaan. Pada sisi lain, saham
merupakan investasi yang banyak dipilih para investor karena saham mampu memberikan tingkat
keuntungan yang menarik.

Saham dapat didefinisikan sebagai tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) dalam
suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Dengan menyertakan modal tersebut, maka pihak tersebut
memiliki klaim atas pendapatan perusahaan, klaim atas asset perusahaan, dan berhak hadir dalam
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Saham di BEI dapat diklasifikasikan menjadi 9 sektor, yaitu: Agriculture; Mining; Basic Industry & Chemicals;
Miscellaneous Industry, Consumer Goods Industry; Property, Real Estate and Building Construction;
Infrastructure, Utility and Transportation; Finance; Trade, Service and Investment.
KEUNTUNGAN SAHAM
1. Dividen
Dividen merupakan pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan dan berasal dari keuntungan yang dihasilkan perusahaan.
Dividen diberikan setelah mendapat persetujuan dari pemegang saham dalam RUPS. Jika seorang pemodal ingin mendapatkan
dividen, maka pemodal tersebut harus memegang saham tersebut dalam kurun waktu yang relatif lama yaitu hingga kepemilikan
saham tersebut berada dalam periode dimana diakui sebagai pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen.

Dividen yang dibagikan perusahaan dapat berupa dividen tunai – artinya kepada setiap pemegang saham diberikan dividen
berupa uang tunai dalam jumlah rupiah tertentu untuk setiap saham - atau dapat pula berupa dividen saham yang berarti kepada
setiap pemegang saham diberikan dividen sejumlah saham sehingga jumlah saham yang dimiliki seorang pemodal akan
bertambah dengan adanya pembagian dividen saham tersebut.

2. Capital Gain
Capital Gain merupakan selisih antara harga beli dan harga jual. Capital gain terbentuk dengan adanya aktivitas perdagangan
saham di pasar sekunder. Misalnya Investor membeli saham ABC dengan harga per saham Rp 3.000 kemudian menjualnya
dengan harga Rp 3.500 per saham yang berarti pemodal tersebut mendapatkan capital gain sebesar Rp 500 untuk setiap saham
yang dijualnya.
RISIKO
1. Capital Loss SAHAM
Kondisi dimana investor menjual saham lebih rendah dari harga beli. Misalnya saham PT. XYZ yang di beli
dengan harga Rp 2.000,- per saham, kemudian harga saham tersebut terus mengalami penurunan hingga
mencapai Rp 1.400,- per saham. Karena takut harga saham tersebut akan terus turun, investor menjual pada
harga Rp 1.400,- tersebut sehingga mengalami kerugian sebesar Rp 600,- per saham.

2. Risiko Likuidasi
Perusahaan yang sahamnya dimiliki, dinyatakan bangkrut oleh Pengadilan, atau perusahaan tersebut dibubarkan.
Dalam hal ini hak klaim dari pemegang saham mendapat prioritas terakhir setelah seluruh kewajiban perusahaan
dapat dilunasi. Jika masih terdapat sisa dari hasil penjualan kekayaan perusahaan tersebut, maka sisa tersebut
dibagi secara proporsional kepada seluruh pemegang saham. Namun jika tidak terdapat sisa kekayaan
perusahaan, maka pemegang saham tidak akan memperoleh hasil dari likuidasi tersebut. Kondisi ini merupakan
risiko yang terberat dari pemegang saham. Untuk itu seorang pemegang saham dituntut untuk secara terus
menerus mengikuti perkembangan perusahaan.
PENGERTIAN PEGADAIAN
Pengadaian adalah sebuah lembaga keuangan tetapi bukan bank yang memberikan
kredit kepada masyarakat dengan sebuah cara khusus yaitu hukum gadai . Menurut
hukum gadai, calon peminjam mempunyai kewajiban untuk menyerahkan harta
yang dipunyai nya sebagai jaminan kepada pihak pegadaian. Dalam hukum
tersebut juga memuat suatu pembelian hak kepada pegadaian untuk melakukan
penjualan atau lelang atas jaminan tersebut jika batas waktu tempo pinjaman yang
ditentukan telah habis dan peminjam belum juga menebus jaminannya.
MENURUT PERATURAN PEMERINTAH (PP) No. 10 TAHUN
1990
Pegadaian merupakan kegiatan menjaminkan barang-barang berharga kepada pihak tertentu,
guna mendapatkan sejumlah uang senilai barang yang dijaminkan yang akan ditebus sesuai
dengan kesepakatan antara nasabah dengan lembaga gadai.

MENURUT UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA (KUHP)


PASAL 1150
Gadai adalah suatu hak yang diperoleh seorang yang berpiutang atas suatu barang bergerak yang
diserahkan kepadanya oleh seorang yang memiliki utang atau seorang lain atas namanya dan memberikan
kekuasaan kepada orang yang berpiutang itu untuk mengambil pelunasan dari barang tersebut
diprioritaskan daripada orang yang berpiutang lainnya, dengan pengecualian biaya untuk melelang barang
tersebut dan biaya yang telah dikeluarkan untuk menyelamatkan setelah barang itu digadaikan.
SEJARAH
Pegadaian masuk danPEGADAIAN
diperkenalkan ke Indonesia pada masa kolonial Belanda didirikan
pada tanggal 20 Agustus 1746 di Batavia. Setelah Belanda mendirikan lembaga tersebut,
pihak Inggris tiba-tiba membubarkan lembaga tersebut agar masyarakat setempat diberikan
wewenang untuk membangun lembaga pegadaian sediri yang sesuai denga lisensi dari
pemerintah.

Akan tetapi, dampak dibubarkan lembaga tersebut memberikan pukulan bagi pihak Inggris
karena merugikan kepala daerah pemerintah Inggris yang bersifar rentenir. Oleh sebab itu,
pihak Inggris mengembalikan sistem lembaga pegadaian diubah seperti semula sebagai
lembaga usaha pegadaian yang mempu membayar pajak kepada pemerintah.
JENIS
PEGADAIAN
1. Pegadaian Syariah
Lembaga keuangan ataupun devisi form pegadaian dengan memberi pinjaman pada nasabah
menurut prinsip-prinsip dalam syariah Islam.

• Kelebihan Pegadaian Syariah:


1. Didalamnya memanfaatkan system bagi hasil.
2. Memanfaatkan sistem gadai syariah berdasarkan prinsip-prinsip syariah.
3. Biaya atau tarif jasa simpan juga lebih sedikit, yakni 0,8 % setiap 10 hari terhadap taksiran.
4. Tarif administrasi yang lebih kecil, yakni 0,27 % terhadap besarnya uang pinjaman.

• Kekurangan Pegadaian Syariah:


1. Kekurangan dari pegadaian syariah ialah masih mengandalkan sistem pencatatan manual.
JENIS
PEGADAIAN
2. Pegadaian Konvensional
Lembaga pemerintah sebagai pemberi pinjaman kepada nasabahnya dengan dasar hukum gadai. Untuk
jenis ini sudah dengan mudah dapat ditemukan dari mulai perkotaan besar sampai dengan pedesaan.

• Kelebihan Pegadaian Konvensional:


1. Tersebar luas dari berbagai tempat sampai di desa-desa, agar dapat lebih mudah dijangkau oleh
masyarakat.

• Kekurangan Pegadaian Konvensional:


1. Sistem yang digunakan ialah system bunga.
2. Tarif dari jasa simpan juga relatif lebih besar.
3. Tarif administrasi juga lebih besar daripada pegadaian syariah.
4. Jika tersisa uang hasil pelelangan barang juga diambil lembaga pegadaian.
5. Pegadaian konvensional juga masih memanfaatkan sistem pencatatan manual.
TUJUAN
PEGADAIAN
• Untuk melaksanakan dan menunjang sebuah kebijaksanaan dan program pemerintah
dibidang ekonomi dan dibidang pembangunan nasional yang melalui penyaluran pinjaman
atas dasar hukum gadai

• Untuk mencegah timbulnya praktik ijon, pegadaian gelap, riba, dan pinjaman tidak wajar
lain sebagainya.

• Agar menyediakan dana dengan cara yang sederhana pada masyarakat luas, terutama bagi
kalangan menengah bawah, untuk konsumsi dan produksi.
FUNGSI
PEGADAIAN
 Untuk menciptakan dan menumbuhkan usaha-usaha lainnya yang menguntungkan untuk
pegadaian dan kepada masyarakat.
 Untuk mengelola penyaluran uang pinjaman dengan dasar hukum gadai secara mudah, cepat,
hemat dan aman.
 Untuk mengelola keuangan, kepegawaian, perlengkapan, pendidikan serta pelatihan.
 Untuk melakukan penelitian serta pengembangan dan juga mengawasi pengelolaan
pegadaian sendiri.
 Untuk mengelola organisasi, kemudian tata kerja maupun tata laksana dari pegadaian sendiri.
 Membina pola perkreditan supaya benar-benar terarah, bermanfaat hingga memperluas
daerah operasi pegadaian.
 Ikut berperan dalam mencegah pemberian yang tak wajar, kemudian pegadaian gelap serta
praktek riba.
MANFAAT
PEGADAIAN
1. Manfaat Pegadaian Terhadap Lembaga Pegadaian
 Perolehan atau penghasilan sumbernya dari sewa modal yang telah dibayarkan peminjam
dana.
 Perolehan atau penghasilan bersumber dari ongkos yang dibayarkan oleh nasabah.

2. Manfaat Bagi Nasabah


 Nasabah akan menerima dana secara cepat dari lembaga pegadaian sesuai pada prosedur
yang mudah dan sangat sederhana.
 Nasabah juga mendapat penaksiran terhadap nilai barang bergerak dengan profesional.
 Nasabah akan mendapat fasilitas penitipan barang secara aman dan bisa dipercaya.
PERAN
PEGADAIAN
1. Mencegah prakterk ijon, adanya pegadaian gelap serta pinjaman yang tidak wajar.

2. Berperan dalam pelaksanaan serta menunjang pelaksanaan sistem pembagungan nasional,


umunya penyaluran dana pembiayaan/pinjaman dengan dasar hukum gadai.

3. Penggunaan gadai bebas bunga terhadap gadai syari’ah mempunyai efek sebuah jaring
pengaman sosial sebab masyarakat yang membutuhkan dana mendesak tak lagi dijerat
dengan pinjaman pembiayaan bebas bunga.
PRODUK
PEGADAIAN
#1 Produk Pegadaian Konvensional
Produk ini paling dikenal di masyarakat karena memberikan kemudahan layanan untuk mendapatkan dana cair
dengan cara menjaminkan suatu barang ke Pegadaian. Sebagai informasi, bunga yang diberlakukan untuk
produk pegadaian ini relatif rendah, yakni berkisar 0,75 – 1,15% per 15 hari.
 
#2 Produk Gadai Syariah (Rahn)
Produk yang satu ini tidak jauh berbeda dengan produk gadai konvensional, dimana keduanya sama-sama
membutuhkan jaminan berupa barang dari peminjam. Yang membedakan adalah prinsip syariah, dimana produk
ini tidak mengenal sewa modal yang sama dengan bunga pinjaman. Sebagai gantinya, produk gadai syariah
memperlakukan sewa tempat (ujrah) kepada tiap peminjam.
 
#3 Produk Berbasis Fidusia
Berbagai sektor usaha kecil menengah atau UKM juga dapat memanfaatkan fasilitas dari produk yang satu ini.
Produk ini ditujukan untuk menyediakan dana bagi usaha produktif di segala sektor dengan benda bergerak
maupun tidak bergerak yang tidak dapat dibebani tanggungan.
PRODUK
PEGADAIAN
#4 Produk Gadai Sistem Angsuran
Secara konsep, produk yang satu ini tidak jauh berbeda dengan produk gadai konvensional, dimana peminjam
akan memperoleh dana segar dari hasil gadai barang dagangannya. Perbedaannya terletak pada peminjam
melakukan pembayaran pinjaman dengan cara dicicil.
 
#5 Produk Investasi Emas
Produk investasi gadai ini ditujukan bagi para masyarakat yang memiliki logam mulia berupa emas dengan cara
tunai maupun mengangsur. Emas yang dijual oleh pegadaian berbentuk lempengan logam mulia dengan berat 1
gram hingga 1000 gram. Selain itu, pegadaian juga mengadakan arisan emas agar tiap orang dapat membeli
produk ini. Hal ini dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan dan gaya hidup masyarakat.

#6 Jasa Taksiran
Pegadaian juga memiliki produk jasa taksiran yang menyediakan layanan jasa pengujian nilai terhadap barang
bergerak. Produk ini berguna bagi masyarakat yang ingin menjual barang berharga, seperti emas agar tidak
dipermainkan atau ditipu oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
PRODUK
#7 Jasa Titipan
PEGADAIAN
Produk yang satu ini sangat menolong bagi mereka yang begitu khawatir akan keamanan barang berharga
milikinya. Hanya dengan membayar biaya jasa penyimpanan barang berharga, maka konsumen akan sangat
diuntungkan melalui produk jasa ini.
 
#8 Jasa Sertifikasi Batu Mulia
Oleh karena begitu, maraknya penipuan akan batu mulia, pegadaian mengadakan layanan yang produknya
disebut sebagai G-Lab. Layanan ini merupakan bentuk pengujian dan penilaian untuk melihat keaslian batu
permata, logam mulia atau pun jenis batuan lainnya. Apabila batu logam mulia terbukti asli, maka Pegadaian
akan menerbitkan sertifikasi bagi batu logam mulia tersebut.
KELEBIHAN
PEGADAIAN
+ Persyaratan kredit yang terbilang ringan
+ Tidak ada prosedur pembukaan rekening giro dan lainnya
+ Tidak ada beban biaya administrasi
+ Jumlah angsuran yang disesuaikan dengan kemampuan
+ Penetapan sistem bunga menurun
+ Dapat memperpanjang masa pengembalian pinjaman
+ Bisa menggadaikan barang apa saja
 
KEKURANGAN
PEGADAIAN
- Jumlah dana yang dapat dicairkan terbatas. Misalnya, harga emas saat ini adalah
Rp500.000 per gramnya, ketika Anda mencairkan dana di pegadaian, mungkin saja harganya
akan jauh dibawah harga Rp500.000 per gramnya

- Jaminan harus berupa barang yang memiliki nilai

- Bunga alias sewa modal yang ditawarkan oleh pegadaian relatif lebih tinggi daripada
bunga dari bank

- Barang yang digadaikan tidak bisa kita gunakan dan harus disimpan oleh pihak pegadaian
 
D A F T A R P U S T A K A
https://www.idx.co.id/
https://www.maxmanroe.com/vid/bisnis/pasar-modal.htmlwww.sahamok.com
https://www.finansialku.com/pasar-modal-adalah/
https://www.cermati.com/artikel/mengenal-pasar-modal-di-indonesia-seperti-apa-sejarahnya
https://www.gurupendidikan.co.id/pasar-modal-pengertian-tujuan-fungsi-dan-jenis-beserta-manfaatnya-
secara-lengkap/

https://www.finansialku.com/definisi-pegadaian/
https://www.ruangguru.co.id/pengertian-fungsi-peran-manfaat-jenis-dan-prinsip-pengadaian-paling-leng
kap/
https://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-jenis-dan-5-fungsi-pegadaian-beserta-tujuannya-secara-le
ngkap/