Anda di halaman 1dari 11

PENANGANAN PENYAKIT DIARE MELALUI ORALIT

NAMA : RIKA AMALIYA


NIM: G1B117004

PROGRAM STUDI KEPERAWATAN


FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS JAMBI
Pengertian Oralit
Oralit merupakan cairan yang terdiri dari
garam elektrolit dan glukosa yang dapat
mengantisipasi terjadinya dehidrasi
ketika kadar cairan elektrolit didalam
tubuh berkurang
Kondisi Yang Membutuhkan Larutan Elektrolit Di Dalam Tubuh

1. Keringat yang keluar secara


berlebihan
2. Muntah yang terus - menerus
Penanganan penyakit diare
melalui oralit
Diare merupakan buang air besar 4 – 8
kali dalam sehari serta feses menjadi cair
dan merupakan gangguan kesehatan yang
disebabkan karena konsumsi makanan
pedas
Kandungan Zat Pada Oralit

Beberapa zat yang terkandung pada 200


cc cairan oralit mempunyai fungsi
sebagai pengganti cairan tubuh yang
hilang supaya keseimbangan cairan
elektrolit dapat terjaga
Berikut Dosis Penggunaan Oralit Berdasarkan
Usia Yang Diminum Pada Tiga Jam Pertama :

Usia dibawah 1 tahun = 300 ml atau 1,5 gelas


Usia 1 – 5 tahun = 600 ml atau 3 gelas
Usia 6 – 12 tahun = 6 gelas
Usia diatas 12 tahun – Dewasa = 12 gelas
Penggunaan Oralit Berdasarkan Usia Yang
Diminum Setelah BAB Atau Muntah :
Usia dibawah 1 tahun = 100 ml atau 0,5 gelas
(setengah gelas)
Usia 1 – 5 tahun = 200 ml atau 1 gelas
Usia 5 – 12 tahun = 300 ml atau 1,5 gelas
Usia diatas 12 tahun – Dewasa = 400 ml atau
2 gelas
Beberapa Manfaat Oralit Bagi Tubuh :
• Mengurangi gejala diare
• Mengganti cairan yang hilang bersama feses

atau muntah yang berlebih


• Menjaga keseimbangan kadar elektrolit
didalam tubuh
• Dapat mengantisipasi asidosis
• Meningkatkan absorpsi air dan elektrolit
Efek Samping Penggunaan Oralit
Cara penggunaan oralit yang tidak sesuai aturan dan dengan dosis yang
berlebihan akan menimbulkan resiko bagi kesehatan tubuh. Reaksi yang
timbul akibat kesalahan tersebut yakni :
• Kadar natrium yang berlebihan didalam tubuh akan mengganggu
elektrolit
• Dehidrasi Hipernatraemia atau peningkatan osmolalitas plasma
dimana tubuh mengalami kelebihan kadar sodium
• Gejala mual, muntah dan kram perut.
• Hiperkalemia akibat meminum cairan oralit yang terlalu pekat
Cara Membuat Oralit
1. Cuci tangan hingga bersih sebelum menyentuh
peralatan dan bahan pembuat oralit
2. Sediakan garam dapur dengan takaran
seperempat sendok teh
3. Sediakan gula pasir (glukosa) dengan takaran
satu sendok teh
4. Sediakan air minum yang telah dimasak
dengan takaran 200 cc atau satu gelas sedang
5. Campurkan garam dan gula kedalam air
minum lalu aduk merata hingga larut