Anda di halaman 1dari 20

ANGGOTA KELOMPOK 3 :

ELVIRA KAHNIA 201750481


 indah nur permatasari 201750331


 INTANIA NABILLAR 201750490
BADAN USAHA
PENGERTIAN BADAN USAHA

Badan Usaha adalah kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan


ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Badan
Usaha seringkali disamakan denganperusahaan, walaupun pada
kenyataannya berbeda.
Perbedaan utamanya, BadanUsaha adalah lembaga sementara
perusahaan adalah tempat dimana Badan Usaha itumengelola
faktor-faktor produksi.
BENTUK-BENTUK BADAN USAHA
 Badan Usaha Milik Negara ( BUMN )
Pengertian BUMN Berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia No. 19 Tahun
2003 tentang BUMN, adalah badan usaha yang seluruhnya atau sebagian besar
modalnya dimiliki oleh Negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari
kekayaan Negara yang dipisahkan.

Maksud dan tujuan pendirian BUMN :


Memberikan sumbangan bagi perkembangan perekonomian nasioanl
Mengejar keuntungan
Menyelenggarakan kemanfaatan umum berupa penyediaan barang
dan/atau jasa
Menjadi perintis kegiatan-kegiatan usaha yang belum dapat
dilaksanakan
Turut aktif memberikan bimbingan dan bantuan kepada pengusaha
JENIS BUMN

 Badan usaha perseroan (Persero)


Badan Usaha Perseroan (persero) adalah BUMN yang
berbentuk perseroan terbatas yang modalnya terbagi dalam
saham yang seluruh atau paling sedikit 51% sahamnya dimiliki
oleh Negara yang tujuan utamanya mengejar keuntungan.
Contoh Persero antara lain : PT Pertemina, PT Kimia Farma
Tbk., PT Kereta Api Indonesia, PT Bank BNI Tbk., PT
Jamsostek, dan PT Garuda Indonesia.
 Badan Usaha Umum (Perum)
Badan usaha umum (Perum) dalah BUMN yang seluruh modalnya
dimiliki oleh Negara dan tidak terbagi atas saham, yang bertujuan untuk
kemanfaatan umum berupa penyediaan barang dan/atau jasa yang
bermutu tinggi dan sekaligus mengejar keuntungan berdasarkan prinsip
pengelolaan badan usaha

 Perjan
Perjan merupakan salah satu bentuk badan usah yang seluruh
modalnya dimiliki oleh Pemerintah. Kemudian perjan fokus
melayani masyarakat. Namun karena selalu fokus pada
masyarakat dan tanpa adanya pemasukan untuk menanggulangi
hal tersebut, maka sudah tidak terapkan lagi. Contoh Perjan :
PJKA (Perusahaan Jawatan Kereta Api), sekaran menjadi PT. KAI
 Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)

 Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) adalah badan usaha yang modalnya
dimiliki oleh pihak swasta.
 Badan usaha memiliki fungsi dan peranan yang terbagi-bagi atas
berbagai macam-macam atau jenis-jenis bentuk BUMS.

Tujuan BUMS adalah mencari keuntungan seoptimal mungkin dalam


mengembangkan usaha dan modalnya serta membuka lapangan kerja.

Berdasarkan Pasal 33 UUD 1945 pada badan usaha milik swasta yang
berbunyi bahwa bidang-bidang usaha yang diberikan kepada pihak
swasta adalah mengelola sumber daya ekonomi yang bersifat tidak vital
dan strategis atau yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak.
 Badan Usaha Swasta (BUMS) dibedakan dua jenis yaitu

1. badan usaha swasta dalam negeri dan

2. badan usaha swasta asing.


FUNGSI BADAN USAHA MILIK SWASTA (BUMS)

 Sebagai rekan kerja pemerintah untuk


meningkatkan kesejahteraan masyarakat 
 Sebagai rekan dalam pengelolaan sumber

daya 
 Merupakan dinamisator dalam perekonomian

masyarakat 
 Memberikan pelayanan bagi masyarakat
 Sebagai Mitra BUMN 
Ciri-Ciri Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)
Secara Umum 
 Badan usaha yang modalnya sepenuhnya berasal dari
pihak swasta
 Pengawasan yang dijalankan secara hirarki dan
fungsional oleh pemegang perusahaan 
 Mencari keuntungan yang sebesar-besarnya
 Dalam pembagian laba berdasarkan pada memilik saham
atau modal terbanyak
 Badan usaha yang memiliki badan hukum
Ciri-Ciri Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)
Berdasarkan Kepemilikannya
 Usaha Badan Swasta Perseorangan
 Pemilik dari badan usaha adalah perseorangan 
 Pemilik merupakan pemegang tertinggi kekuasaan yang mengatur segala
usahanya
 Jalannya badan usaha bergantung dari kebijakan perseorangan 
 Seluruh tanggung jawab kewajiban dan resiko adalah pemilik secara
perseorangan 

 Usaha Badan Swasta Persekutuan 


 Pemilik badan usaha persekutuan dua atau lebih 
 Kewenangan badan usaha ditetapkan pada perjanjian persekutuan 
 Kemajuan dan Kemunduran badan usaha bergantung pada pengurusan sekutu
 Segala kegiatan badan usaha dijalankan dan diarahkan untuk mencapai
keuntungan bersama
Ciri-Ciri Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)
Berdasarkan Fungsinya

 Badan usaha yang memiliki tujuan dalam memperoleh keuntungan dan membagikan
keuntungan tersebut
 Sebagai lembaga ekonomi yang berperan dalam pemenuhan barang dan jasa yang
merupakan pelayanan kepada masyarakat 
 Sebagai dinamisator dalam kehidupan perekonomian indonesia 
 Sebagai pengelola dan sumber daya alam dan manusia 
 Rekan kerja pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat

Ciri-Ciri Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) Berdasarkan Permodalannya 


 Keseluruhan modal dimiliki oleh pihak swasta atau pengusaha

 Pinjaman diperoleh dari lembaga keuangan baik bank maupun non bank

 Penerbitan dan penjualan saham melalui bursa efek

 Sebagian laba dibagi kepada pemegang saham, dan sisanya ditahan

 Memiliki cadangan dalam pengembangan usaha 

 Dapat menerbitkan obligasi dalam jangka waktu yang panjang


Contoh-Contoh Badan Usaha Milik Swasta
(BUMS)
 PT Pupuk Kaltim 
 PT Union Metal
 PT Djarum
 PT Holcim
 PT Karakatau Steel
 PT XL Axiata Tbk
 PT Aneka Elektrindo Nusantara
 PT fasfood Indonesia 
 PT Astra Internasional 
 PT Ghobel Dharma Nusantara
 PT Freeport Indonesia 
 PT Exxon Company
PERBEDAAN BADAN USAHA DAN PERUSAHAAN

 Badan Usaha seringkali disamakan dengan perusahaan, walaupun pada


kenyataannya berbeda.Perbedaan utamanya, Badan Usaha adalah lembaga
sementara sedangkan perusahaan adalah tempat dimana Badan Usaha itu mengelola
faktor-faktor produksi.Perbedaan Badan usaha dengan Perusahaan

Badan Usaha Perusahaan

Suatu Kebulatan Ekonomi Bagian Dari Badan Usaha

Kesatuan Yuridis Dan Ekonomi Kesatuan Teknis

Kesatuan organisasi yang menggunakan faktor produksi Bagian dari proses produksi dan merupakan alat
untuk menghasilkan barang dan jasa dengan tujuan dan badan untuk memperoleh laba.
mencari laba.

Tempat Kedudukan Tempat kediaman/domisili, pabrik/lokasi


BADAN USAHA YANG MELAKUKAN KEGIATAN USAHA
BERTUJUAN UNTUK MEMPEROLEH KEUNTUNGAN DENGAN
FUNGSI-FUNGSI SEBAGAI BERIKUT :

1. Fungsi Operasional

2.Fungsi Manajerial

3. Fungsi sosial

4. Fungsi Pertumbuhan Ekonomi Sosial


PERUSAHAAN PERSEORANGAN
Dari namanya kita tahu bahwa perusahaan perseorangan merupakan jenis
kegiatan usaha, modal dan manajemenya ditangani oleh satu orang.Orang
yang punya usaha tersebut biasanya menjadi manajer atau direktur sendiri,
jadi tanggung jawabnya tidak terbatas.Namun jika untung, tentu untuk
sendiri .
 
Ciri-cirinya :
 Dimiliki oleh perorangan.

 Pengelolaan terbatas atau sederhana.


 Modal tidak terlalu besar.
 Kelangsungan hidup usaha bergantung pada pemilik perusahaan.

 
Kelebihan :
 Dapat mudah dimulai.
 Biaya tergolong rendah.
 Bebas dalam mengelola perusahaan.
JENIS BADAN USAHA SWASTA
Badan usaha perorangan
Persero adalah salah satu Badan Usaha yang dikelola oleh Tujuan : mencari keuntungan dan yang kedua memberi
Negara atau Daerah pelayanan kepada umum

Badan usaha firma


Kelemahan : 1. Tanggungjawab pemilik yang tidak terbatas , 2.
Kelebihan : 1. Modalnya lebih besar , 2. Kelangsungan hidup
Mudah terjadi perselisihan, 3. kesalahan akibatnya ditanggung
lebih terjamin , 3. Bisa memanfaatkan keahlia.
oleh seluruh anggota firma

Badan usaha persekutuan komanditer (CV)


Kelemahan : 1. Sekutu aktif memikul tanggungjawab yang tidak
Kelebihan : 1. Cara pendiriannya mudah , 2. Modalnya relatif
terbatas , 2. kelangsungan usaha sewaktu-waktu dapat
besar , 3. Sistem pengelolaan lebih baik
terganggu, , 3. Kesulitan untuk menarik modal

Badan usaha perseroan terbatas (PT)


Kelebihan : 1. Mudah memperoleh/menambah modal , 2. Kelemahan : 1. prosesnya lama dan berbelit , 2.
pemilik dapat memindah tangankan atau menjual saham, 3.
Tanggung jawab pemilik sebatas saham yang dimilikinya Rahasia badan usaha kurang terjamin

Badan usaha koperasi


Tujuan Koperasi : 1. memajukan kesejahteraan anggota , 2. Prinsip Koperasi : 1. Keanggotaan bersifat suka rela dan terbuka
menyejahterakan dan mencapai kemakmuran masyarakat , 3. , 2. Pengelolaan dilakukan secara demokratis, 3. (SHU) sesuai
ikut membangun tatanan perekonomian nasional. dengan jasa usaha anggota
LEMBAGA KEUANGAN
Lembaga keuangan merupakan salah satu pelaku
terpenting dalam perekonomian sebuah negara.
Masyarakat maupun kalangan industri/usaha sangat
membutuhkan jasa Bank dan lembaga keuangan lainnya,
untuk mendukung dan memperlancar aktivitasnya.
Dalam praktiknya lembaga keuangan dapat dibagi
menjadi :
1. Bank
Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari
masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya
kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-
bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup
rakyat banyak.
LEMBAGA KEUANGAN NON-BANK
1. Pasar Modal merupakan pasar tempat pertemuan dan
melakukan transaksi antara pencari dana dengan para
penanam modal, dengan instrumen utama saham dan
obligasi
2. Pasar Uang yaitu pasar tempat memperoleh dana dan
investasi dana.
3. Koperasi Simpan Pinjam yaitu menghimpun dana dari
anggotanya kemudian menyalurkan kembali dana
tersebut kepada para anggota koperasi dan masyarakat
umum.
4. Perusahaan Pengadaian merupakan lembaga keuangan
yang menyediakan fasilitas pinjaman dengan jaminan
tertentu.