Anda di halaman 1dari 21

TEKNIK PENERANGAN

TEKNIK PENERANGAN
TEKNIK PENERANGAN
TEKNIK PENERANGAN
CAHAYA
Cahaya: Pancaran elektromagnetik, punya sifat dapat
• Memantul
• Menembus
• Membias
• Menyerap
• dapat terlihat oleh mata kita.
• Pencahayaan: merupakan salah satu faktor untuk
mendapatkan keadaan lingkungan yang aman dan
nyaman dan berkaitan erat dengan produktivitas
manusia.
Pencahayaan yang baik:
memungkinkan orang dapat melihat objek-objek yang
dikerjakannya secara jelas dan cepat

Pencahayaan Buatan
pencahayaan yang dihasilkan oleh sumber cahaya selain
cahaya alami. Pencahayaan buatan sangat diperlukan
apabila posisi ruangan sulit dicapai oleh pencahayaan
alami atau saat pencahayaan alami tidak mencukupi.

Pencahayaan buatan dapat diterapkan tersendiri


dan dapat dikombinasikan dengan pencahayaan
alami
Fungsi:
• Menciptakan lingkungan sehingga penghuni
melihat dan memudahkan kegiatan visual
• Memudahkan penghuni bergerak dan aman
• Tidak menaikkan suhu udara yang berlebihan
• Memberikan pencahayaan dengan intensitas
yang tetap menyebar secara merata, tidak
berkedip, tidak silau, tidak menimbulkan
bayang-bayang.
• Meningkatkan lingkungan visual yang nyaman
Perencanaan penggunaan pencahayaan
perlu diperhatikan:
• Tingkat pencahayaan yang diinginkan
• Distribusi dan variasi iluminasi yang diperlukan
(menyebar atau tefokus)
• Warna cahaya dan efeknya
• Derajat kesilauan (tinggi atau rendah)
Sistem pencahayaan dibedakan 3 macam :
• Sistem Pencahayaan Merata
• Sistem Pencahayaan Terarah
• Sistem Pencahayaan Setempat

Penerangan buatan yang tidak baik akan


mengganggu aktivitas
Komponen Cahaya Buatan
 Lampu
Lampu pijar
Lampu Neon
Lampu LED

 Kabel ( NYA, NYM, NYAF )


Contoh Penggunaan Jenis Lampu Interior
• lampu dinding ( wall lamps )
• lampu lantai ( floor lamps )
• lampu meja ( desk lamps )
• lampu langit-langit ( ceiling lamp )
• lampu gantung ( pendant fixtures )
Desain Lampu Untuk Fungsi Ruang
• ruang keluarga
• ruang makan dan dapur
• ruang tidur
• ruang kerja
• kamar mandi, gudang, dan garasi

o Lampu dinding untuk hiasan


Kecepatan rambat
Kecepatan rambat gelombang
elektromegnetik (v) di ruang terbuka = 3 .
105 Km/dt
Jika frekuensi (f)
 
panjang gelombang (λ),

maka : λ = (satuan mikron atau milimikron)


Panjang gelombang tampak antara: (380 – 780) mμ

380 – 420 mμ : ungu


420 – 495 mμ : biru
495 – 566 mμ : hijau
566 – 589 mμ : kuning spektrum warna
589 – 672 mμ : jingga
672 – 780 mμ : merah

manusia paling peka pada cahaya dg (λ)= 555 mμ,


(berwarna kuning – hijau.)
Silau

Silau didefinisikan : terang yang berlebihan


pada mata, karena cahaya langsung dari sumber
cahaya atau cahaya pantulan maupun keduanya

Mata kita mendapatkan :


*Cahaya langsung dari lampu
*Cahaya tidak langsung / pantulan cahaya dari
benda yang di lihat. 
Satuan-satuan Teknik Pencahayaan

Steradian
Radian adalah sudut pada titik tengah lingkaran antara
dua jari-jari dimana kedua ujung busurnya jaraknya
sama dengan jari-jari tersebut (misal R = 1m). Karena
keliling lingkaran = 2.π.R, maka :
1 radian = 3600 / 2.π = 57,30
Besaran Utama:
• sudut ruang ( ω )
• energi cahaya ( Q )
• arus cahaya ( ɸ )
• intensitas cahaya ( I )
• kuat penerangan ( E )
• luminansi ( L )
Arus cahaya

•Arus
  cahaya: Jumlah cahaya yang dipancarkan
sumber cahaya tiap detik
satuan: lumen ( lumen /lm )
lm
Intensitas cahaya:
•  
Intensitas cahaya: flux cahaya per satuan sudut
ruang yang dipancarkan ke
arah tertentu

I (cd)
ket: (phi) = lambang flux cahaya
Intensitas penerangan (E):
•  
Intensitas penerangan (E)
Adalah flux cahaya yang jatuhpada bidang seluas 1 m 2
Satuan = lux (lx)

1 lx = 1 lumen per m2
Suatu bidang luas = A 1 m2 diterangi dengan ɸ lumen maka
rata-rata intensitas penerangan pada bidang tersebut
adalah:
E rata-rata = lx

Jika : 10 m2 diterangi dengan 1000 lumen maka:


E rata-rata = lx = = 10 lx
SISTEM PENERANGAN DAN ARMATUR
Penyebaran cahaya tergantung pada konstruksi
sumber cahaya dan konstruksi armatur

Konstruksi armatur ditentukan oleh:


• Cara pemasangan armatur
• Cara pemasangan fitting pada armatur
• Perlindungan sumber cahaya
• Penyesuaian bentuknya dan lingkungan
• Penyebaran cahaya
BERDASARKAN PEMBAGIAN FLUX CAHAYA DAN
ARMATUR YANG DIGUNAKAN, SISTEM
PENERANGAN DIBEDAKAN:
Sistem penerangan Langsung ke
bidang kerja
• Penerangan langsung 90 - 100
• Terutama penerangan langsung 60 - 90
• Penerangan campuran 40 - 60
• Terutama penerangan tak 10 - 40
langsung
• penerangan tak langsung 0 - 10
Absorbsi (a): bagian cahaya mengenai permukaan
akan diserap dan menimbulkan panas.
Bagian cahaya yang diserap ditentukan oleh faktor
absorbsi a permukaan benda 
a=

•Refleksi
  (r): Cahaya yang dipantulkan ditentukan

oleh faktor refleksi r suatu permukaan

r=
Transmisi: bagian flux cahaya yang dapat
menembus benda ditentukn oleh
  (t) suatu bahan
faktor transmisi

t=

Untuk suatu permukaan berlaku:


a+r+t=1