Anda di halaman 1dari 11

HUKUM PERDAGANGAN

KELOMPOK 7
SARAH AMELIA
ROSMA DEWI
FERNANDEZ
REKA
ANDINI
Sep-15
pengantar hukum dagang
Pengertian Hukum Dagang
1. Hukum dagan adalah hukum yan mengatu
hubunga g hukum antara manusia-
g r dan
n manusia
badan-badan hukum satu sama lain dalam
lapangan
perdagangan. (CST. Kansil)
2.
Hukum
khusus dagang adalah hukum
dari lapanga hukumperikatan yang
perusahaan(HM
timbul
Purwosutjipto) n
. N
3. Hukum dagang adalah hukum yang mengatur
laku manusi yan turut melakuka perdaganga
tingkah
dalamausaha untuk
g n
memperoleh n
keuntungan.
Sejarah

Sep-15
Hukum Dagang
Tahun 1000-1500 Tahun 1673 & Tahun
1681 1807
• Perdagangan • Colbert, Menteri • Napoleon
mulai Keuangan masa Bonaparte
berkembang di pemerintahan memerintahkan :
wilayah Italia dan Raja Louis XIV di kodifikasi dibidang
Perancis selatan, Perancis hukum perdata
seperti membuat yang dikenal
dikota kodifikasi dengan Code Civil
Florence, dibidang hukum dan kodifikasi
Vennecia, dagang yang hukum dagang
• Marseille, disebut yang dikenal
Barcelona, dll. • Ordonance du dengan Code de
Pedagang Commerce Commerce
membuat Raja Louis XIV di • Code de
peraturan- Perancis Commerce berisi
peraturan memerintahka kodifikasi
perdagangan n Ordonance du
baru dikalangan kodifikasi hukum Commerce dan
mereka, karena dibidang Ordonance De La
Corpus Iuris perdagangan Marine
Civilis (CIC) laut., yang
yang mengatur disebut dengan
hukum Ordonance De
perdata La
tidak Marine
memadai.
Kedudukan Hukum Dagang pada Hukum
Perdata
Hukum perdata adalah ketentuan yang mengatur hak-hak dan kepentingan
antara individu-individu dalam masyarakat, sedangkan hukum dagang ialah
aturan-aturan hukum yang mengatur hubungan orang yang satu dengan
yang lainnya, khusunya dalam perniagaan.
Hukum dagang dan hukum perdata adalah dua hukum yang saling berkaitan.
Salah satunya dengan memperhatikan Pasal 1 dan Pasal 15
KUHD.Di dalam Pasal 1 KUHD disebutkan bahwa: “Selama dalam Kitab Undang-
undang ini terhadap Kitab Undang-undang Hukum Perdata tidak diadakan
penyimpangan khusus, maka Kitab Undang-undang Hukum Perdata berlaku juga
terhadap hal-hal yang dibicarakan dalam Kitab Undang-undang ini.”Sedangkan dalam
Pasal 15 KUHD disebutkan bahwa: “Perseroan-perseroan yang disebut dalam bab ini
dikuasai oleh perjanjian pihak-pihak yang bersangkutan, oleh Kitab Undang-undang ini
dan oleh Kitab Undang-undang Hukum Perdata.”
Sep-15
Sejarah KUHD Indonesia
Tahun 1807-1838 Tahun Tahun
1848 1945
• Code Civil • Belanda • Setelah
dan menjajah Indonesia
Code de Indonesia, merdeka, KUH
Commerce sehingga WvK
berlakula Perdata dan
h dan KUHD dinyatakan
Perancis tetap berlaku
digunakan di • BW
WvK. dikenal
dengan Kitab untuk
Belanda mengisi
• Pada tahun Undang-undang
kekosongan
1838, dengan hukum Dagang hukum.
azas (KUHD)
konkordansi, • BW dikenal
Code civil dengan Kitab
menjadi Undang-Undang
Burgerlijk Hukum Perdata
Wetboek (Kitab (KUHPerdata)
hukum Perdata
Belanda) dan
Code
du Commerce
menjadi Wetboek
van Koophandel
(Kitab Hukum
Dagang
Belanda)
Sep-15
Sumber-Sumber Hukum Indonesi
Dagang di a
Sumber hukum dalam bahasa inggris disebut “source of law”.Istilah sumber
hukum berbeda dengan landasan hukum, dasar hukum, atau payung
hukum.Istilah sumber hukum lebih menunjukkan pada pengertian tempat
dari mana suatu nilai atau norma tertentu berasal, sedangkan dasar hukum
atau landasan hukum adalah norma hukum yang mendasari suatu tindakan
atau perbuatan hukum tertentu sehingga dapat dianggap sah dan dibenarkan
secara hukum.
HUKUM
• PerusahaaPERUSAHAAN
: keseluruha perbuata yan
n secarn tidak terputus-
n g
dilakukan
terang a
terangan putus
dalam kedudukan dan
tertentu
dan
untuk mencari laba untuk diri sendiri.
• Perusahaa : keseluruha perbuata yan
n n terus meneru
secar n g
bertinda
dilakukan
keluar untuka mendapat penghasilan
s k
dengan
cara
memperniagaka barang- mengadaka
n barang/
perjanjia dan perdaganga n
(Molegra dan
n n f
Polak)
Sep-15
TERUS-MENERUS

DALAM
TERANG-
KUALITAS
TERANGAN
TERTENTU

PERBUATAN

MENYERAHKAN
PEMBUKUAN BARANG/ JASA

MEMBUAT
LABA PERJANJIAN
PERDAGANGAN
PENGERTIAN BADAN HUKUM

DASAR HUKUM : BUKU III Pasal 1653 – 1665 KUH Per


PENGERTIAN :
1. SOEBEKTI menyatakan :
suatu badan a/ perkumpulan yg dpt memiliki hak-
hak
kekayaa sendiri,
& melakukan dpt diguga
perbuatan n menggug
spt menerima di muka
serta
n
memiliki t at
2. hakim
ROCHMAT SOEMITRO menyatakan:
suatu bada yg mempuny harta kekayaan hak
n dpt spt ai
serta kewajiban orang-2 ,
pribadi
3. SRI SOEDEWI MASJCHOEN
Kumpulan oran yg bersama- bertujua mendirika
suatu g 2
yaitu n
berwuju n
himpuna harta
kekayaabadan d untuk/bertujua
yg disendirika n tertent
n
dikenal ,dgn n n u
yayasan
PERBEDAAN
BADAN HUKUM BUKAN BADAN HUKUM

• DIATUR OLEH UNDANG- • DIATUR DALAM KUHD


UNDANG
• TIDAK ADA HARTA
• ADA HARTA TERPISAH
TERPISAH
• ADA TANGGUNG JAWAB
• TANGGUN JAWAB
TERBATAS
RENTENG
•DENGAN PENGESAHAN
MENTERI HUKUM DAN • TIDAK DENGAN
HAM PENGESAHAN MENTERI
HUKUM DAN HAM