Anda di halaman 1dari 9

Kelompok 7

DESAIN PENELITIAN
.DEFENISI DESAIN PENELTIAN
Desain penelitian merupakan cetak biru bagi
pengumpulan,pengukuran,dan penganalisaan data.
Desain tersebut meliputi variabel-variabel kerja dan
bagaimana variabel tersebut dapat diukur, memilih
sampel, mengumpulkan data yang digunakan untuk
uji hipotesis dan analisis data atau hasilnya. Desain
ini membantu ilmuwan dalam mengalokasi sumber
daya yang terbatas dengan mengemukakan pilihan-
pilihan penting (Thyer, 1993).
Desain penelitian merupakan rencana dan struktur
penyelidikan yang dibuat sedemikian rupa agar diperoleh
jawaban atas pertanyaan-pertanyaan penelitian. Desain ini
merupakan program menyeluruh dari penelitian. Dalam
rencana tersebut tercakup hal-hal yang akan dilakukan
peneliti mulai dari membuat hipotesis dan implikasinya
secara operasional sampai kepada analisis akhir data.
Suatu desain penelitian menyatakan baik struktur masalah
maupun rencana penyelidikan yang akan dipakai untuk
memperoleh bukti empiris, mengenai hubungan dalam
masalah (Keringler,1986).
Tujuan desain penelitian ada tiga, yaitu:

a. Studi kasual yang bertujuan untuk menjelaskan


hubungan sebab-akibat (menjawab pertanyaan apakah
dan mengapa) atau berusaha untuk menjelaskan
hubungan-hubungan antara variabel
b. Studi korelasional yang bertujuan untuk
mengidentifikasi adanya hubungan antara variabel yang
diteliti (menjawab pertanyaan sejauh mana pengaruh).
c. Studi deskriptif yang bertujuan untuk mencari tahu
tentang siapa, apa, dimana, bilamana, dan berapa
banyak.
Manfaat desain penelitian

a. Terkait dengan identifikasi dan atau pengembangan


prosedur dan pengaturan logistik yang diperlukan dalam
kerja penelitian
b. Menekankan pada pentingnya kualitas prosedur-
prosedur tersebut dalam kaitannya dengan validalitas,
obyektivitas dan keakuratan kerja penelitian
RUANG LINGKUP DAN LINGKUNGAN
DESAIN PENELITIAN
Ruang lingkup desain penelitian

Desain penelitian dalam menentukan kesimpulan lebih mementingkan keluasaan


dan bukan kedalaman. Desain ini berusaha untuk mengetahui ciri-ciri populasi
melalui penarikan kesimpulan secara inferensi berdasarkan ciri-ciri sampel.
Hipotesis diuji secara kuantitatif dan kesimpulan mengenai hasil-hasil temuan
disajikan berdasarkan tingkat sejauh mana sampel adalah representatif dan
tingkat validilitas/keaslian sampel.
Lingkungan desain penelitian

Desain-desain juga berbeda sesuai dengan kondisi lingkungan actual atau


kondisi-kondisi yang lain. Ciri-ciri pokok dari berbagai kondisi dan hubungan
dalam situasi actual sering dinyatakan dalam model-model matematis yang
dipandang sebagai simulatis.
teknik penjajakan yang dapat dipakai secara luas oleh
peneliti bisnis yaitu:
1. Analisis data sekunder
2. Survey pengalaman
3. Kelompok fokus
4. Desain dua tahapan
DESAIN DESKRIPTIF DAN DESAIN KASUAL
a. Desain deskriptif
Tujuan dari desain deskriptif adalah untuk mempelajari aspek-aspek
yang sangat sederhana menyangkut hipotesis univariate. Data
mengenai masing-masing variabel ini sendiri berguna bagi
pengambilan keputusan manajemen. Bahkan hubungan-hubungan
antar variabel yang lain akan menarik
b. Desain kausal
Hubungan kausal adalah hubungan yang terjadi antara dua fariabel .
Dan dapat menarik kesimpulan bahwa ada 3 kemungkinan . Dalam
penelitian di bidang bisnis jenis jenis hubungan asimetris adalah :
1) Hubungan stimulus – respond .
2) Hubungan ciri – disposisi
3) Hubungan disposis – perilaku
4) Hubungan ciri – perilaku
pengujian desain penelitian
Suatu yang termasuk dalam pengujian hipotesis biasanya
menjelaskan sifat hubungan tertentu ,atau menentukan
perbedaan antara kelompok atau kebebasan (independensi)
dua Atau lebih faktor dalam suatu situasi , pengujian
hipotesis dilakukan untuk menelaah varian dan variabel
terkait atau untuk memperkaitkan memperkirakan keluaran
organisasi .
memilih jenis desain penelitian
Memilih jenis desain Reset yang paling tepat merupakan
suatu hal yang bersifat subjektif . Pemilihan tersebut tidak
hanya bergantung dari sifat dasar situasinya tetapi juga
bagaimana si pengambil keputusan si peniliti memahami
situasi penelitian