Anda di halaman 1dari 30

BUSINESS PLAN

E LI ZA N U R FA U Z I YA H – 1 7 111 0 2 3 3
3 MK B S 1 /P
K O M U N I K A S I BI S N I S
?
Larich

K EN
C HIC
SS
SO LE
I
LL AR
ARE
OZZ
M

Enaknya bikin nagih!!!


Latar Belakang
Zaman globalisasi masa kini membuat dunia kuliner Indonesia terus bergerak dan berkembang.
Berbagai nuansa kuliner terus bermunculan mengikuti perkembangan zaman. Salah satu tandanya
adalah dengan munculnnya berbagai macam restoran dan kafe. Sebagian besar makanan berasal
dari laur negeri khususnya dari barat.

Meskipun pengaruh masakan barat sangatlah besar di Indonesia bukan berarti masyarakat dengan
mudah melupakan masakan tradisional. Hal ini menginspirasi Saya untuk membuat produk yang
inovatif. Saya membuat produk dengan memadupadankan cita rasa tradisional dan modern.

Dengan demikian, Saya meyakini bahwa produk Larich yang dibuat secara menarik dengan
kualitas yang baik, dapat menimbulkan kesan positif dari masyarakat.
VISI
“Mewujudkan produk yang berkualitas dengan harga
yang ekonomis dan pelayanan prima.”
MISI
 Mengutamakan kualitas
pelayanan dan penyajian
makanan,
 Menjamin mutu dan cita rasa
produk, dan
 Memberikan kesan
menyenangkan dan
menyehatkan kepada setiap
pelanggan
Manfaat Usaha

• Segi Ekonomi
 Menjanjikan keuntungan yang cukup besar untuk wirausaha
 Menawarkan harga yang ekonomis dengan citarasa yang lezat
dan kualitas yang terbaik

• Segi Sosial
 Mampu membuka lapangan kerja yang baru
Profil Usaha

Nama Usaha : Larich


Pemilik : Eliza Nur Fauziyah
Produk : Risoless Chicken Mozzarella
Alamat : Depan STIE Kesatuan Bogor
Struktur Organisasi
• Owner (1 orang) ; saya sendiri
Bertindak untuk mengawasi dan memantau kinerja pegawai,
serta membantu karyawan saat mengatasi overload pembelian

• Karyawan (2 orang)
 Bertugas menyiapkan peralatan dan bahan baku untuk
pembuatan Larich.
 Bertugas mengoreng dan menyiapkan Larich yang sudah
dipesan
 Melakukan pembersihan terhadap peralatan yang sudah
dipergunakan dalam pembuatan Larich
 Melayani dan menerima pesanan dari setiap pembeli yang
datang
Analisis SWOT
Strength
Weakness

Produk tidak
tahan lama
1. Banyaknya warga STIE
KESATUAN BOGOR
2. Konsumen yang konsumtif
Opportunity di STIE KESATUAN BOGOR
3. Harga ekonomis

4. Cocok untuk semua


kalangan
1. Waktu penjualan terbatas
2. Persaingan dengan produk inovatif lain
Analisis STP

Segmentation Positioning

Targeting
Segmentation
 Geografis : Area STIE
KESATUAN BOGOR
 Demografis : Mahasiswa/i,
Dosen dan seluruh staf.
Positioning
 Pelayanan Prima
 Merek mudah dingat

Targeting
 Warga STIE KESATUAN
BOGOR
PLACE
Personal Selling
Public Relations and Publicity
Laric
h

OR
AN BO G
U
KE SAT
ST IE
Perhitungan Modal
Biaya Langsung

 Biaya bahan baku


Tepung terigu (1.25 kg) Rp 10.000,00
Sagu ( ¼ kg) Rp 3.000,00
Telur (¼ kg) Rp 5.000,00
Tepung Panir ( kg) Rp 7.500,00
Garam (secukupnya) Rp 500,00 +

Rp 26.000,00
Biaya bahan penunjang
Mozzarella Rp 14.000,00
Daging ayam Rp 10.000,00 Total Biaya Langsung

Bawang putih Rp 1.000,00 = Biaya Bahan Baku + Biaya Bahan Penunjang


= Rp 26.000,00 + Rp 46.000,00
Bawang merah Rp 500,00 = Rp 72.000,00

Minyak goreng Rp 1.500,00


Saus sambal Rp 10.000,00
Mayonaise Rp 7.000,00
Gas Elpiji dan Air Rp 2.000,00 +

Rp 46.000,00
Biaya Tidak Langsung

Kemasan Rp 6.000,00
Transportasi Rp 5.000,00
Nota Rp 3.000,00
Promosi Rp 6.000,00 +
Rp 20.000,00

TOTAL BIAYA PRODUKSI

= Biaya Langsung + Biaya Tidak Langsung


= Rp 72.000,00 + Rp 20.000,00
= Rp 92.000,00
Perhitungan Harga Jual
 Kuantitas/Jumlah Produksi : 40 Pcs
Harga Pokok Per pcs = Total Biaya Produksi
Jumlah Produksi
= Rp 92.000,00 = Rp 2.300,00
40 Pcs

 Saya mengharapkan keuntungan sebesar 30% dari harga pokok, maka :


30% x Rp 2.300,00 = Rp 690,00

Jadi harga jual satuan adalah = Rp 2.300,00 + Rp 690,00


= Rp 2.990,00
*(Dibulatkan menjadi Rp 3.000,00)
Perhitungan Laba Rugi
Penjualan :

 40 pcs Larich @Rp 3.000,00 = Rp 120.000,00

Biaya-biaya :

 Biaya produksi langsung = Rp 72.000,00


 Biaya produksi tidak langsung = Rp 20.000,00

Total keuntungan = Rp 28.000,00


Analisa Keuntungan

 Estimasi produksi 40 cup Richis

Harga Pokok = Rp 2.300,00

Harga Jual = Rp 3.000,00

 Keuntungan bila produk habis terjual :

Total penjualan = 40 x Rp 3.000,00 = Rp 120.000,00

Harga pokok keseluruhan = 40 x Rp 2.300,00 = Rp 92.000,00


Laba penjualan Larich = Rp 28.000,00
KESIMPULAN

Atas dasar pemaparan hasil analisa, Peuji yakin jika ditekuni usaha ini memiliki prospek yang baik
kedepannya. Karena selain didukung dengan bahan baku produk yang halal, higienis dan mudah
didapat, harga jual yang ekonomis serta kemasan yang menarik dan pelayanan prima juga dapat
menumbuhkan minat calon pembeli untuk membelinya.