Anda di halaman 1dari 16

EKOLOGI MICROORGANISME

By : dr. Rifqi Hamdani Pasaribu


EKOLOGI MICROORGANISME
Defenisi : Ilmu yang mempelajari tentang
hubungan dan pengaruh – pengaruh yang ada
antara microorganisme dan lingkungan

Hubungan ini ada 3 :


• Netral : Tidak saling mempegaruhi
• Antagonis : Saling berlawanan
• Sinergis : Saling menguntungkan
Hubungan microorganisme dengan makhluk
lain
• Komensal : Hubungan yang saling tidak merugikan
Misal : Kuman – kuman gram (-) dalam kolon
• Simbose : Hubungan yang saling menguntungkan
Misal : Bakteri Pembusuk
• Parasit : Hubungan yang merugikan
Misal : Virus Penyakit
• Opportunis : Hubungan yang merugikan salah satu
pihak bila daya tahan tubuh menurun
Misal : Streptococcus viridans – flora normal mulut
MICROORGANISME PADA TUBUH
1. RESIDENT FLORA (Flora Normal)
Selalu ditemukan di daerah tertentu di dalam tubuh.
Bila oleh suatu sebab microorganisme tersebut
terdesak maka microorganisme tersebut akan kembali
bila keadaan mengizinkan.
Misal : kuman – kuman dalam usus : - absorpsi
makanan.
Dalam keadaan tertentu dapat merugikan bila
populasinya terganggu. Misal : Sering makan antibiotik
Kuman-kuman dalam selaput lendir dan kulit
berperan aktif dalam menghalangi kuman patogen
yang berkembang biak yaitu dengan cara
BACTERIAL INTERFERENCE.

Hal ini didasarkan pada :


- Persaingan dalam mendapatkan makanan
- Terbentuknya zat penghambat kuman terdahulu
terhadap kuman yang baru
Kadang – kadang residen flora (flora normal)
dalam kondisi tertentu dapat menyebabkan
penyakit berbahaya bila mikro organisme tersebut
menyebar ke jaringan tubuh melalui aliran darah.
Ini dapat terjadi bila ada daerah yang luka atau
terbuka dalam tubuh misal :
Streptococcus viridans menyebabkan :
Pharingitis, Tonsilitis, Stomatitis dan Ginggivitis
• Spirocaheta (Fusiform) – Flora normal rongga
mulut Bila jaringan mulut mengalami trauma,
kurang gizi, infeksi kuman berkembang biak
dalam jaringan  necrosis
2. Transient Flora
Mikroorganisme hanya penghuni sementara
tubuh manusia dapat berupa :
- Apatogen
- Patogen
Biasanya berasal dari lingkungan dimana ia
berada.
Microorganisme pada cutis/klulit

Asal : dari udara, air


Berdasarkan : - Bagian tubuh
- Sekresi gland
- Kebiasaan berpakaian
Microorganisme tetap pda cutis – tidak dapat
dihilangkan /diubah oleh banyak berkeringat
atau mencucui berulang kali.
Flora Normal Pada Kulit
- Staphylococcus epidermidis
- Staphylococcus aureus
- Sarcina
- Coliform
- Proteus
- Diphteroidis
- Bacillus subtilis
- Mycobacteria apatogen (tahan asam)
- Cryptococci
- Streptococci viridans
- Enterococci
- Acinobacter
Microorganisme pada oesofagus

Sama dengan rongga mulut dan pharynx +


bakteri yang ikut bersama makanan yang
dimakan.
Microorganisme pada Gaster

Ada sejumlah kecil bakteri dan ada flora normal


yang karakteristik yaitu :
- Sarcina
- Yeast
- Lactobacillus acidophilus
Microorganisme pada Duodenum
- Lactobacillus
- Enterococci
Microorganisme pada Colon
• Bactericoides
• Coliform Bacilli (E.Coli, Enterobacter
aeroginosa)
• Enterococci
• Aspergillus
• Proteus
• Pseudomonas
• Actinomyces
Microorganisme pada Vagina
Bayi : Steril
24 jam s/d 3 hari : Staphyloccoccus, Enterococcus,
Diphtheroids, Mycobacterium smegmatis

 3 hari : Lactobacillus acidophylus

Prapubertas dan dewasa ;


Micrococcus, strptococcus, coliform dan diphteroid
TERIMA KASIH