Anda di halaman 1dari 16

Gangguan Akibat Kekurangan

Vitamin Larut Air


Rewrite by : Dr.Rifqi Hamdani Pasaribu
CURRICULUM VITAE
IDENTITAS PRIBADI
• Nama Lengkap : dr. Rifqi Hamdani Pasaribu
• Tempat/Tanggal Lahir : Medan, 20 April 1990
• Jenis Kelamin : Laki-laki
• Alamat : Jl.Rahmadsyah Gg.Bahagia II
No.515 G Medan
• Kewarganegaraan : Indonesia
• Agama : Islam
• S1 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara
tahun lulus 2013
• Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Islam
Sumatera Utara 2013-2014 lulus
PENDIDIKAN FORMAL 
• SD Taman Siswa Medan tahun lulus 2002
• SMP Hang Kesturi tahun lulus 2005
• SMAN 6 Medan tahun 2006
• SMA Swasta Eria Medan tahun lulus 2008
• Madrasah Aliyah Alqismul’Ali Alwashliyah tahun lulus 2009
• S1 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara tahun lulus 2013
• Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara 2013-2014 lulus

PENGALAMAN KERJA
• Magang Dokter Umum di Praktek Prof.dr.H.Aznan Lelo, PhD,Sp.FK (K) 2014-2015
• Tim Dokter Umum Verifikator BPJS Rumah Sakit Islam Malahayati Medan November-
Desember 2014
• Dokter Internsip RSUD Pandan Tapanuli Tengah 06 Oktober 2015- 05 Oktober 2016
• Dokter Umum dan Kepala Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Rumah Sakit Mitra
Medika Medan Tj.Mulia Mei 2017 s/d Juni 2018
• Dokter Umum Klinik Pratama Rawat Inap Rumah Sehat Wahida Oktober 2016 s/d
sekarang
• Dosen Tidak Tetap Anatomi dan Fisiologi Inkes Deli Tua Deli Husada dan Inkes Helvetia
Medan 2018 s/d sekarang
Vitamin
• Vitamin merupakan nutrien organis yang
dibutuhkan dalam jumlah kecil untuk berbagai
fungsi biokimia dan tidak dapat disintesis oleh
tubuh.
• Vitamin terbagi 2 yaitu :
1. vitamin larut air (B dan C)
2. vitamin larut lemak (A, D, E dan K)
Vitamin larut air
Defisiensi vitamin dalam diet akan menimbulkan berbagai
penyakit, walaupun defisiensi tunggal dari kelompok Vitamin B
jarang terjadi.
Gejala defisiensi viatmin larut air :
1. Penyakit beri-beri (defisiensi tiamin)
2. Keilosis, glositis, sebore dan fotofobia (deff riboflavin)
3. Pelagra (deff niasin)
4. Neuritis perifer (deff piridoksin)
5. Anemia megaloblastik, anemia pernisiosa (deff kobalamin)
6. Anemia megaloblastik (deff asam folat)
7. Penyakit skorbut/skurvi ( deff asam askorbat)
Vitamin larut air
Vitamin B yang penting bagi nutrisi manusia
adalah :
1. Tiamin (Vitamin B1)
2. Riboflavin (Vitamin B2)
3. Niasin (asam nikotinat, nikotinamide, Vitamin
B3)
4. Asam pantotenat (Vit B5)
5. Vit B6 (piridoksin)
6. Vit B 7 (Biotin)
7. Vit B12 (kobalamin)
8. Vitamin B 9 (Asam folat)
Tiamin (Vit B1)
• Sumber : daging, biji-bijian.
• Defisiensi Tiamin menyebabkan penyakit beri-beri.
• Gejala :
1. neuropati perifer
2. keluhan mudah lelah
3. anoreksia
4. degenerasi kardiovaskuler
5. kram otot, atrofi otot
• Pengobatan : konsumsi suplemen Vit B1. dosis
25 – 100 mg/hari.
• Pencegahan : menjaga pola makan yang baik
yang cukup Vitamin B.
Riboflavin (Vit B2)
• Riboflavin disintesis dalam tanaman dan
mikroorganisme, namun tidak dibuat dalam
tubuh.
• Sumber : ragi, hati dan ginjal.
• Diabsorbsi di intestinum lewat rangkaian reaksi
fosforiasi dan defosforilasi di dalam mukosa.
• Deff : kepekaan terhadap cahaya kurang, sudut
bibir pecah-pecah, gangguan kulit di sekitar
hidung dan bibir.
Niasin (Vit B3)
• Niasin merupakan nama generic untuk asam nikotinat
dan nikotinamide yang berfungsi sebagai sumber
vitamin dlm makanan.
• Sumber : ikan, hati, sereal, susu, sayur, kacang-
kacangan, beras.
• Fungsi : berperan dalam sintesa lemak, dengan fosfat
membentuk koenzim yang berperan dalam respirasi
sel, meningkatkan nafsu makan.
• Deff : pelagra, gangguan kulit, lidah jadi licin, mudah
terserang diare.
Asam pantotenat (vit B5)
• Sumber : ragi, hati, kuning telur, daging.
• Fungsi :merupakan koenzim A yang berperan
dalam proses oksidasi sel.
• Deff :dermatitis, nafsu makan menurun,
insomnia.
Piridoksin (Vit B6)
• Sumber : ragi, gandum, jagung, kacang merah, beras,
ikan, daging, telur, susu.
• Fungsi : metabolism lemak, mengubah protein menjadi
asam amino, membantu pembentukan antibody dan
saraf, regenerasi sel darah merah.
• Deff : pellagra , anemia, gangguan pertumbuhan pada
anak, kejang otot, dermatitis, sariawan, rentan
terhadap infeksi.
• Defisiensi dapat terjadi pada masa laktasi, pada
alkoholik dan juga pada pasien yg mengkonsumsi INH.
Asam folat (Vit B9)
• Sumber : buah-buahan, kacang-kacangan,
gandum, ragi, daging sapi.
• Fungsi : penting untuk pembentukan asam
nukleat dan pembentukan sel darah merah.
• Deff : anemia pernisiosa, diare, gangguan
pertumbuhan pada remaja, radang pada lidah.
Kobalamin (Vit B12)
• Sumber : daging dan olahannya, hati, kerang,
kepiting, ikan, telur, susu, kedelai.
• Fungsi : sebagai koenzim dalam metabolism asam
amino, merangsang pembentukan sel darah merah,
mengatur system saraf, sintesa asam nukleat,
imunitas tubuh, metabolism protein, produksi
hormone untuk kesehatan kulit dan rambut.
• Deff : anemia, kerusakan sel saraf, menurunkan
daya ingat, mudah bingung, reflex menurun.
Asam askorbat (Vit. C)
• Sumber : buah-buahan, sayuran, susu, mentega,
kentang, ikan dan hati.
• Fungsi : membantu pembentukan tulang, otot
dan kulit, membantu proses penyerapan Fe,
antioksidan, mempertahanksn fungsi daya
tahan tubuh.
• Deff : sariawan, kulit kasar, gusi tidak sehat,otot
lemah, cepat lelah, mudah mengalami depresi,
anemia.
TERIMA KASIH