Anda di halaman 1dari 8

STOCHASIC

KESIMPULA

MATEMATIKA PASAR MODAL


FORMULA

DEFINISI
CONTOH

KAJIAN
GRAFIK

TEORI
N

Rezki Auliyah Ramadhani


1711042004
STOCHASTI
Stochastic C indikator
Oscillator merupakan momentum yang
dikembangkan oleh George C.Lane pada akhir 1950-an, indikator
Stochastic Oscillator digunakan untuk meminimalisirkan adanya
prediksi sinyal yang kurang akurat Stochastic Oscillator akan
KESIMPULA

dikombinasikan dengan indikator lagging Moving Average.Stochastic


FORMULA

DEFINISI
CONTOH

KAJIAN
GRAFIK

Oscillator memiliki dua buah garis , yaitu garis %K dan garis %D untuk
TEORI

mengindikasikan perubahan rata-rata (Moving Average) atas nilai %K.


N

Stochastic Oscillator ditampilkan sebagai dua garis. Garis utama


disebut sebagai %K. Garis kedua, disebut sebagai %D adalah moving
average dari garis %K. Garis %K umumnya ditampilkan sebagai garis
utuh dan garis %D umumnya ditampilkan sebagai garis putus-putus.
Overbought / Oversold
Keadaan overbought dan oversold menurut stochastic diperoleh bila garis %K telah memasuki
batasan 20 dan 80 yakni dibawah 20 untuk oversold dan diatas 80 untuk overbought. Tetapi
batasan 20/80 ini bukanlah batasan mutlak. Bisa saja 30/70 atau yang lain. Keadaan overbought/
oversold ini akan memicu naik turunnya harga dalam jangka panjang. Apabila sedang terjadi
kenaikan harga namun stochastic sudah menuju titik overbought-nya dan mulai meninggalkan
area tersebut, itu berarti akan terjadi tekanan pada laju kenaikan harga yang pada akhrinya
membuat harga kembali turun sampai keseimbangannya yang baru.

%K and %D Crossing
KESIMPULA

FORMULA

DEFINISI
CONTOH

Jika overbougth/oversold adalah untuk trend jangka panjang, maka perpotongan %K dan %D

KAJIAN
GRAFIK

TEORI
digunakan untuk perubahan trend minor. Maksudnya bila dalam suatu kondisi long bullish trend,
seringkali dalam pergerakannya kita menemukan trend-trend minor. Besarnya minor dan mayor
N

disini sangat relatif, bergantung pada time frame yang di gunakan. Untuk time frame per jam atau
per 4 jam, pergerakan minor trend bisa mencapai 50 point. Itu artinya lebih dari cukup untuk
memperoleh keuntungan sampai 50 dollar hanya dengan 1 lot dan mengandalkan minor trend.
Seperti telah dijelaskan sebelumnya %D merupakan MA dari %K yang tidak lain pencerminan dari
perubahan harga.

The Centerline
Sama seperti oscillator lainnya, pada stochastic oscillator pun juga terdapat centerline yang
dipatok pada nilai 50, jika %K memotong centerline dari bawah ini menandakan kondisi bullish
centerline dan sebaliknya bila % K memotong dari bawah kondisi bearish tercapai. Namun
centerline crossover ini jarang digunakan karena seringkali terlambat memberikan rekomendasi
buy/sell. Para analis lebih sering menggunakan perpotongan antara %D dengan %K.
 Sinyal beli muncul apabila di zona oversold garis %K memotong ke atas
garis %D. Sinyal jual apabila di zona overbought, garis %K memotong ke
bawah garis %D. Nilai %K dan %D dari SO dapat dihitung menggunakan
formulasi, sebagai berikut:

%K(t) = x 100%
KESIMPULA

FORMULA

DEFINISI
CONTOH

KAJIAN
GRAFIK

TEORI
%D = 3 Periode dari % moving average %K
N

Moving average (MA) dihitung dengan mengambil nilai rata-rata dari harga
suatu sekuritas pada rentang waktu tertentu. Diberikan sejumlah data
saham, maka MA pada t periode sebagai berikut:

MA(t) =
Data yang digunakan ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari data
historis harga emas yang berlaku di dunia, dan untuk mendapatkannya penulis
mengadakan pengambilan data dan informasi di salah satu perusahan bursa
saham dan futures, yakni di PT. MDKA. Data harga emas ini meliputi harga
pembukaan, harga tertinggi, harga terendah, dan harga penutupan. Sumber
data yang digunakan diperoleh dari yahoo.finance.com.
KESIMPULA

FORMULA

DEFINISI
CONTOH

KAJIAN
GRAFIK

Tabel 1 Statistik deskriptif

TEORI
N

  Jumlah Rata-rata Minimal Maksimal

Pembukaan 44 1.241,14 1.165 1.300


 
Tertinggi 44 1.257,84 1.190 1.335

Terendah 44 1.216,59 1.085 1.270

Penutupan 44 1.237,95 1.150 1.295


KESIMPULA

FORMULA

DEFINISI
CONTOH

KAJIAN
GRAFIK

TEORI
N

Gambar 4 Grafik candlestick dari trading emas PT. MDKA

Gambar 5 Line chart menggunakan stochastic oscillator


Berdasarkan studi kasus menggunakan data trading emas diketahui bahwa
sinyal beli dan sinyal jual pada perusahaan PT. MDKA terdapat dua sinyal dalam
periode yang digunakan dua bulan terakhir mulai dari tanggal 2 September 2019
sampai dengan 31 Oktober 2019. Terdapat dua sinyal untuk menjual emas yaitu
pada tanggal 23 September 2019 dan 26 September 2019. Pada sinyal beli tidak
ada satupun garis %K memotong ke atas garis %D dari bawah dan berada pada

KESIMPULA

FORMULA
kondisi oversold atau berada di bawah level 20, sehingga tidak terdapat sinyal

DEFINISI
CONTOH

KAJIAN
GRAFIK

TEORI
beli pada periode dua bulan terakhir. Simulasi pada studi kasus untuk dua bulan

N
terakhir (September-Oktober) dengan asumsi modal awal sebesar
Rp100.000.000,00 pembelian emas dilakukan pada awal bulan yaitu tanggal 2
September 2019. Diantara dua sinyal jual tersebut diperoleh keuntungan terbesar
dalam menjual emas pada tanggal 23 September 2019 sebesar Rp4.035.171,35.
Sehingga diperoleh waktu yang paling tepat untuk melakukan penjualan dalam
periode dua bulan terakhir sebaiknya pada tanggal 23 September 2019 karena
memiliki keuntungan yang lebih besar diantara sinyal lain.
KESIMPULA
N
GRAFIK
CONTOH
FORMULA

KAJIAN
TEORI
DEFINISI
TERIMA KASIH