Anda di halaman 1dari 13

Konsep manajemen

“Tukang Roti”
Oleh : Rismala
Pengertian
• Manajemen berasal dari kata to manage yang artinya
mengatur. Istilah Manajemen (management) telah diartikan
oleh berbagai pihak dengan perspektif yang berbeda,
misalnya pengelolaan, pembinaan, pengurusan, ketata
laksanaan, kepemimipinan, pemimpin, ketata pengurusan,
administrasi, dan sebagainya.
• Definisi lainnya dari manajemen adalah seperti yang
diuraikan oleh G.R. Terry. Menurutnya manajemen adalah
suatu proses khusus yang terdiri dari perencanaan,
pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yang
dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran yang
telah ditentukan melalui pemanfaatan sumber daya
manusia dan lainnya.
Elemen Dasar Manaejemen
• Elemen sifat
• Elemen fungsi
• Elemen sasaran
• Elemen tujuan
Konsep Dasar Manajemen
• Manajemen sebagai ilmu
• Manajemen sebagai seni
• Manajemen sebagai proses
• Manajemen sebagai profesi
Fungsi Manajemen
• Perencanaan (Planning)
• Pengorganisasian (Organizing)
• Pengarahan (Actuating/Directing)
• Pengawasan (Controlling)
Pentingnya Tujuan Dalam
Manajemen
• Terwujudnya suasana kerja yang aktif, inofatif, kreatif, efektif,
menyenangkan dan bermakna bagi para karyawan atau
anggota
• Terciptanya karyawan atau anggota yang aktif mengemangkan
potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan,
pengendalian diri, keperibadian, kecerdasan, ahlak mulia, serta
keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat bangsa dan
Negara.
• Terpenuhinya salah satu dari 4 (empat) kopetensi bekerja para
anggota serta tertunjngnya kopetensi manajerial para atasan
dan anggota sebagai manajer.
• Dan Lain – lain
KEGIATAN LAPANGAN MEWAWANCARAI
PROFESI TUKANG ROTI
Narasumber : Tn. Alif
Waktu : Rabu. 18 Maret 2020
Tn. A adalah seorang tukang roti berusia 18 tahun
tinggal di jl. Penunjang kota baru no. 24, saat ini Tn. A
masih menempuh Pendidkan dan saat ini duduk di
kelas XII. Tn. A sudah berjualan roti bakar sejak satu
tahun yang lalu. Tn. A mempunyai motivasi berjualan
roti bakar karena ingin membantu orang tuanya
untuk biaya kehidupan sehari – hari serta untuk
memenuhi uang sekolah. Tn. A berjualan roti bakar
hanya pada sore hari setelah ia pulang sekolah.
Lanjutan…….
• Perencanaan
Pada saat diwawancarai Tn. A mengatakan sebelum
memulai usaha roti bakar saat ini Tn. A lebih dulu
bekerja ditempat jual roti bakar orang lain, kemudian
Tn. A tertarik untuk membuka usaha roti bakar. Hal
pertama yang dipersiapkan oleh Tn.A yaitu dia
terlebih dahulu mencari tempat untuk berjualan roti
bakar, baru setelah itu Tn. A menyiapkan modal
untuk membeli bahan – bahan yang diperlukan untuk
menjual roti bakar, kemudian Tn. A menyiapkan
tempat (gerobak) untuk menjual roti bakar, setelah
Tn. A mempersiapkan harga jual yang ingin jual nya.
Lanjutan……
• Pengorganisasian
Pada saat diwawancarai Tn. A
mengatakan tidak memiliki pekerja lain,
Tn. A menjalankan usaha roti nya
sendirian, Tn. A membuka took roti nya
setiap hari dan pada sore hari.
Lanjutan…..
• Pengarahan
Pada saat diwawancarai Tn. A mengatakan tidak
ada orang lain yang memberikan pengarahan
dalam usaha roti bakarnya, Tn. A bekerja
sendirian dari mulai melayani pelanggan sampai
dengan membuat roti bakarnya. Tn.A
Melakukannya sendiran.
Lanjutan…..
• Pengawasan
Pada saat diwawancarai Tn. A mengatakan
segala perencaan yang telah direncanakan
oleh Tn.A terlaksana dengan baik dan
berjalan sesuai dengan target yang telah
ditentukan oleh Tn.A, tidak ada hambatan
yang sulit selama Tn.A menjalankan usaha
toko rotinya.
Dokumentasi
THANK
YOU