Anda di halaman 1dari 13

GANGGUAN

NUTRISI
KELOMPOK 2

Deuis nurjanah
FAHMY ADHIA
PUTRA
MIA AULIA
Pian sopiandi
SHELY NOVIA
NANDA
KONSEP KEBUTUHAN
• PENGERT NUTRISI
Nutrisi merupakan proses pemasukan dan pengolahan zat
makanan oleh tubuh yang bertujuan menghasilkan energi dan
digunakan dalam aktivitas tubuh (Alimul, 2006)
IAN

Sistem pencernaan atau sistem gastroinstestinal (mulai dari mulut


sampai anus) adalah sistem organ dalam manusia yang berfungsi
untuk menerima makanan, mencernanya menjadi zat-zat gizi dan
• Anatomi energi, menyerap zat-zat gizi ke dalam aliran darah serta membuang
bagian makanan yang tidak dapat dicerna atau merupakan sisa proses
fisiologi
tersebut dari tubuh.
Saluran pencernaan terdiri dari mulut, tenggorokan (faring),
kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum dan anus.
Sistem pencernaan juga meliputi organ-organ yang terletak diluar
saluran pencernaan, yaitu pankreas, hati dan kandung empedu.
Komponen – komponen
Nutrisi
Tubuh memerlukan nutrisi untuk kelangsungan fungsi – fungsi tubuh. Zat gizi berfungsi
sebagai penghasil energi bagi fungsi organ untuk pergerakan serta kerja fisik. Sebagian
zatKA
giziR BO H I dalam
berperan D RAT pembentukan dan perbaikan jaringan tubuh serta berperan
sebagai pelindung
sumber dan pengatur
energi utama
tubuh. Karbohidrat akan Fu n g s i
Monosakarida
terurai dalam bentuk • kSumber
a r b o h
energi i d
yangr at
murah
Disakarida • Sumber energi utama bagi otak
glukosa yang kemudian dan syaraf
di manfaatkan tubuh dan Polisakarida • Cadangan untuk tenaga tubuh
kehilangan glukosa akan • Pengaturan metabolism lemak
di simpan di hati dan • Efisiensi penggunaan protein
• Memberikan rasa kenyang
jaringan otot dalam
bentuk glikogen.
Absorbsi karbohidrat
Karbohidrat belum dapat di absorbsi oleh usus
sebelum di pecah menjadi bagian kecil. Pencernaan
karbohidrat menghasilkan disakarida dan trisakarida
dan selanjutnya akan diubah menjadi glikogen
dengan pengaruh insulin
Protein
Jenis unsur zat gizi Pencernaan protein
yang sangat berperan Jika ada makanan yang mengandung protein
dalam penyusunan masuk ke lambung, maka akan menstimulasi
produksi peptinogen oleh sel utama (chief
senyawa senyawa
cell ) lambung. Pepsinogen dengan bantuan
penting seperti enzim, HCl diaktifkan dengan cepat menjadi pepsin
hormon, dan antibodi
Fu n g s i pada pH di bawah 5,0 dan akan efektif pada
pH 2,0. Produksi pepsinogen di pengaruhi
protein
• Dalam bentuk albumin berperan dalam
oleh adanya hormon asetilkolin, gastrin, dan
sekretin selama ada makanan dan kerjanya
keseimbangan cairan yaitu dgn di hambat oleh keadaaan alkali seperti pada
meningkatkan tekanan osmotik koloid keadaan keasman di usus. Pepsin mengubah
serta keseimbangan asam dan basa protein menjadi polipeptida, yaitu
• Perubahan dan pemelihraan jaringan tubuh albuminosa dan pepton. Di susus,
• Pengaturan metabolisme dalam bentuk albuminosa dan pepton akan di ubah
enzim dan hormon menjadi asam amino dengan bantuan enzin
• Sumber energi di samping karbohidrat dan tripsin dan pancreas.
lemak ( lipid )
• Dalam bentuk kromosom, protein berperan
sebagai tempat menyimpan dan
meneruskan sifat sifat keturunan
L e m a sumber energi yang menghasilkan jumlah kalori lebih besar dari
pada karbohidrat dan protein

k ngsi lemak
Fu Pencernaan
Sebagai sumber energi, lemak
Pencernaan lemak di mulai di mulut dgn
memberikan kalori dimana dalam 1 bantuuan enzim lipase saliva yang di hasilkan
gr lemak pada peristiwa oksidasi di sublingual, kemudian di lambung dan
duodenum dengan bantuan enzim lipase yang
akan menghasilkan kalori sebanyak
di hasilkan oleh pancreas. Enzim lipase di
9 kkal. aktivkan oleh adanya garam empedu yang
Melarut vitamin sehingga dapat di masuk ke duo denum. Lemak di cerna menjadi
serap oleh usus. asam lemak, monogsiklerida, dan kolesterol
dengan bantuan garam garam empedu dan
 Untuk
Jika dalam aktivitas enzimkelebihan
makanan terdapat sepertilemak dalam tubuh akan lipase lalu di serap ke darah menuju hati.
enzimdan
disimpan fosfolipid
akan di pergunakan sebagai:

• Penyusun hormon
Cadangan energi seperti
atau tenaga
• biosintesis hormon
Bantalan alat alat teroid.
tubuh seperti ginjal dan bola mata
• Mempertahankan panas tubuh karena lemak sebagai
penghambat panas ( konduktor yang buruk )
• Perlindungan tubuh terhadap trauma dan zat kimia yang
berbahaya
• Pembentuk postur tubuh seperti orang yang terlihat gemuk atau
kurus karena adanya lemak.
VITAMIN
Vitamin merupakan komponen organic yang di butuhkan tubuh dalam
jumlah kecil dan tidak dapat di produksi dalam tubuh Vitamin sangat
berperan dalam proses metabolisme karena fungsinya sebagai
katalisator
Jenis vitamin
Vitamin dikelompokan menjadi dua yaitu :
 Vitamin yang larut dalam air seperti vitamin B
kompleks, B1 (Tiamin), B2 ( Riboflavin), B3 (niasin), B5
(Asam pontotenat), B6 (Piridoksin), B12 (kobalamin),
Asam fosfat, dan vitamin C. Jenis vitamin ini dapat Absorbsi Vitamin
larut dalam air sehingga kelebihannya akan dibuang Vitamin yang larut dalam air seperti vitamin B dan
melalui urine. vitamin C, mudah di absorbsi dalam epithelium mukosa
 Vitamin yang tidak larut dalam air tetapi larut dalam usus melalui proses difusi, kecuali vitamin B12 yang hanya
lemak seperti vitamin A,D,E,dan K dapat di absorbsi dengan bantuan intrinsic faktor yang
dihasilkan oleh sel pariental lambung. Vitamin B12,
diabsorbsi pada ileum terminal. Sedangkan vitamin yang
larut dalam lemak seperti vitamin A,D,E,dan K akan
diabsorbsi dalam lemak seperti vitamin A,D,E,K dan B12
yang di absorbsi dari darah di simpan dalam hati dan
kemudian dipergunakan kembali jika di perlukan oleh
tubuh.
Jenis mineral
M I N E RA Berdasarkan kebutuhannya dalam tubuh, mineral di
Mineral adalah ion kelompokan menjadi dua yaitu :
Lr g a n i k e s e n s i a l
o  Makromineral yaitu jumlah kebutuhan mineral tubuh
untuk tubuh karena terdiri dari 100mg/hari seperti natrium (Na), kalsium
peranannya sebagai (Ca), fosfor (P), kalium (K), klorida (Cr), dan magnesium
katalis dalam reaksi
(Mg)
biokimia. Mineral
 Mikromineral, yaitu jumlah kebutuhan mineral kurang
dan vitamin tidak F un
dari
g s i m iseperti
100mg/hari,
n e r zat a l besi(Fe), seng (Zn),
menghasilkan Mineral berperan dalam tiga proses berikut ini
energy, tetapi kronmium ( Cr), mangan
 Pertukaran konsentrasi (Mn),
osmotic cairan tembaga
tubuh, (Cu), dan
misalnya natrium fluor ( F),
klorida
merupakan elemen Yodium ( I ). dalam mempertahankan cairan ekstrsel. Kalium sangat penting
yang berperan
kimia yang berperan dalam mempertahankan konsentrasi osmotic intrasel.
 Proses fisiologis, variasi dari ion ion berperan dalam berbagai proses fisiologis
dalam
seperti mempertahankan transmembran potensial, pembentukan dan
mempertahankan
mempertahankan tulang, kontraksi otot, pembentukan neurotransmitter,
proses tubuh pembentukan hormon, pembekuan darah,transport gas, dan sistem penyangga
( Buffer).
 Sebagai kofaktor esensial berbagai reaksi enzimatik, seperti pada calcium –
dependent ATPase pada tulang yang membutuhkan ion magnesium. ATPase
untuk mengubah glukosa menjadi asam piruvat membutuhkan ion kalium dan
magnesium
Air
Merupakan media transport nutrisi dan sangat penting
d a l a m ke h i d u p a n s e l s e l t u b u h . S e t i a p h a r i s e k i t a r 2 l i t e r
a i r m a s u k ke t u b u h k i t a m e l a l u i m i n u m , s e d a n g k a n c a i r a n
digestif yang di produksi oleh berbagai saluran organ
pencernaan sekitar 8 – 9 liter, sehingga sekitar 10 – 11
liter cairan beredar dalam tubuh. Namun demikian dari 10
– 11 liter cairan yang masuk hanya 50 – 200 ml yang dii
ke l u a r k a n m e l a l u i f a s e s s e l e b i h n y a d i r e a b s o b s i
Absobsi air terjadi pada usus halus dan usus besar dan
terjadi pada saat proses difusi
Jejunum : 5 – 6 liter/hari
Ileum : 2 liter/hari
Ko l o n : 1,5 liter/hari
 
Karakteristik Status
N u(BMI)
Body Mass Index trisi Ideal Body Weight (IBW)
 Indeks Masa Tubuh = Berat badan ideal (kg) = [Tinggi badan (cm) – 100]
[10% (Tinggi badan – 100)]

 
Kategori IMT

Kurus Kekurangan berat badan tingkat berat < 17,0

17,0 ─
  Kekurangan berat badan tingkat sedang
18,5

18,5 ─
Normal  
25,0

>25,0 –
Gemuk Kelebihan berat badan tingkat ringan
27,0

 
Kelebihan berat badan tingkat berat >27,0
Faktor Yang Mempengaruhi Pemenuhan Kebutuhan
Nutrisi Manusia
 Pengetahuan
Pengetahuan yang kurang tentang manfaat makanan bergizi dapat mempengaruhi pola
konsusmsi makan. Hal tersebut dapat disebabkan oleh kurangnya informasi sehingga
dapat terjadi kesalahan dalam memahami kebutuhan gizi.

 Usia
Pada usia 0-10 tahun kebutuhan metabolisme basa bertambah dengan cepat hal ini
sehubungan dengan factor pertumbuhan dan perkembangan yang cepat pada usia
tersebut. Setelah usia 20 tahun energy basal relative konstan.

 Jenis kelamin
Kebutuhan metabolisme basal pada laki-laki lebih besar di bandingkan dengan wanita
pada laki-laki kebutuhan BMR 1,0 kkal/kg BB/jam dan pada wanita 0,9 kkal/kgBB/jam.

 Tinggi dan berat badan


Tinggi dan berat badan berpaengaruh terhadap luas permukaan tubuh, semakin luas
permukaan tubuh maka semakin besar pengeluaran panas sehingga kebutuhan
metabolisme basal tubuh juga menjadi lebih besar.
 Status kesehatan
Nafsu makan yang baik adalah tanda yang sehat . Anoreksia (kurang nafsu makan)
biasanya gejala penyakit atau karena efek samping obat

 Faktor Psikologis serti stress dan ketegangan


Motivasi individu untuk makan makanan yang seimbang dan persepsi individu
tentang diet merupakan pengaruh yang kuat. Makanan mempunyai nilai simbolik
yang kuat bagi banyak orang (mis. Susu menyimbolkan kelemahan dan daging
menyimbulkan kekuatan) 

 Ekonomi
Status ekonomi dapat mempengaruhi perubahan status gizi karena penyediaan
makanan bergizi membutuhkan pendanaan yang tidak sedikit. Oleh karena itu,
masyarakat dengan kondisi perekonomian tinggi biasanya mampu mencukupi
kebutuhan gizi keluarganya dibandingkan masyarakat dengan kondisi
perekonomian rendah.