Anda di halaman 1dari 64

Bahasa Indonesia, Generasi Muda

Indonesia, dan Badan Bahasa

Dr. phil. Luh Anik Mayani


Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
2017
Cintakah Anda terhadap bahasa Indonesia?
Tahukah Anda?

 Asal-usul bahasa Indonesia?


 Sejarah bahasa Indonesia?
 Siapa dan mengapa belajar bahasa
Indonesia?
 Bagaimana penggunaan bahasa Indonesia
saat ini?
Asal-usul bahasa Indonesia

Bahasa Austronesia

Bahasa Melayu
Penyebaran bahasa Austronesia1

Formosa (Taiwan)

Filipina
4.500—3.000 SM

Kalimantan dan Sulawesi Maluku Utara


3.500—2.000 SM 3.500—2.000 SM
1
Robert Blust
Kalimantan dan Sulawesi
(Proto Malayo Polinesia Barat)

Jawa dan Sumatra


3.000—2.000 SM

Vietnam dan Semenanjung Malaka


500 SM

Madagaskar
Awal tahun Masehi
Maluku Utara
(Proto Malayo Polinesia Tengah-Timur)

Nusa Tenggara Pantai Utara Papua Barat


(Proto Malayo Polinesia Tengah) (Proto Malayo Polinesia Timur)
2.000 SM 2.500 SM

Papua Barat Papua Timur


2.500 SM 2.000—1.500 SM
Papua Barat
2.500 SM

Halmahera Pantai Barat


Raja Ampat Papua Barat
Selatan

Halmahera Selatan-Papua Nugini Barat

Oseania, Kepulauan Bismarck, Melanesia


(Proto Oseania)
1.500 SM
Silsilah keluarga bahasa Indonesia2

Austronesian (1.257)

Malayo-Polynesian (1.237)

Malayo-Chamic (54)

Malayic (43)

Malay (33)
2
Ethnologue (2014)
Sejarah bahasa Indonesia

masa Masa masa


sebelum Penjajahan sesudah
Sebelum masa penjajahan

Fungsi bahasa Melayu:

 Bahasa Melayu sebagai lingua franca


 Bahasa perhubungan yang berabad-abad
tumbuh di kalangan penduduk Asia
Selatan (Alisjahbana)
Pada masa penjajahan

 1900: terbit surat kabar berbahasa Melayu


 1981: pemerintah Belanda mendirikan taman
bacaan rakyat > Balai Pustaka (1917)
 1926: Kongres Pemuda I
 28 Oktober 1928: Kongres Pemuda II >
Sumpah Pemuda
Pada masa penjajahan
 1938: Kongres bahasa Indonesia I
"Jang dinamakan 'bahasa Indonesia' jaitoe bahasa
melajoe jang soenggoehpoen pokoknya berasal dari
'melajoe riau‚ akan tetapi jang soedah ditambah,
dioebah atau dikoerangi menoeroet keperloean
zaman…”
(Ki Hajar Dewantara)

 17 Agustus 1945: bahasa Indonesia menjadi bahasa


negara (UUD 1945, Bab XV, Pasal 36)
Setelah masa penjajahan

 1954: Kongres bahasa Indonesia II;


menyempurnakan tata bahasa dan ejaan
bahasa Indonesia
 1972: berlakunya EYD
 28 Oktober 1972: Kongres bahasa Indonesia
III; memantapkan kedudukan dan fungsi BI
dalam hubungannya dengan bahasa daeah
dan bahasa asing
Perkembangan sistem tulis di
Nusantara
Periode I : zaman Hindu-Buddha
huruf Pallawa dan huruf Kawi
Periode II : zaman Islam
huruf Arab Melayu/huruf Jawi
atau Pegon
Periode III : zaman kemerdekaan
huruf Latin
Huruf palawa (sekitar abad ke-5)
Huruf Kawi (abad ke-8—16)
Huruf Rencong (s.d. abad ke-18)

Huruf Rencong sebagai tulisan awal bahasa Melayu


Huruf Arab Melayu/Jawi
(sekitar abad ke-17)
Huruf Latin (mulai abad ke-19)

 Ejaan Van Ophujsen (1901)


/y/ ditulis /j/
/u/ ditulis /oe/
/j/ ditulis /dj/
/c/ ditulis /tj/
 Ejaan Soewandi/ejaan Republik (1947)
/oe/ menjadi /u/
´ menjadi /k/
 Ejaan Baru/EYD (diresmikan 16.8.1972)
 Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (2016)
Siapa dan mengapa belajar bahasa Indonesia?
(video 1)
Tahukah Anda?

 Bahasa dengan jumlah penutur terbesar


keempat di dunia
 Dipelajari di 73 negara di dunia
 Kosakata bahasa Indonesia berasal dari
berbagai bahasa: Sanskerta, Arab, Inggris,
Cina, Latin, Portugis (asing) dan bahasa
daerah
Bagaimana kondisi bahasa Indonesia saat ini?

Bersaing dengan bahasa asing dan


bahasa gaul/alay (Video 2)
Bagaimana pendapat Anda tentang fenomena bahasa alay?

1. Bahasa Alay memperkaya bahasa Indonesia


2. Penggunaan bahasa Alay lebih keren
dibandingkan dengan penggunaan bahasa
Indonesia
3. Perkembangan bahasa Alay akan merusak
perkembangan bahasa Indonesia
4. Kemunculan bahasa Alay mencerminkan
terjadinya perubahan budaya
Potret Penggunaan Bahasa
Indonesia di Media Luar Ruang
Saya berada di mana?
Faktanya

• Penggunaan bahasa asing di ruang publik tidak


terkendali.
• Bahasa asing menggeser kedudukan dan fungsi
bahasa Indonesia.
• Penggunaan bahasa daerah tertentu lebih
diutamakan dibandingkan dengan bahasa
Indonesia.
 Siapa yang bertanggung jawab dalam upaya
pengembangan dan pembinaan bahasa
Indonesia (dan daerah)?
 Upaya apa yang harus dilakukan?
Sejarah Badan Bahasa
Tahun 1952
(Lembaga
Bahasa dan
Budaya)
Tahun 1947
(Panitia
Pekerja)
Tahun 1948
(Balai
Bahasa)
Tahun 1930
Tahun 1947
Lembaga
Pendidikan (Instituut
Universiter, voor Taal en
Kantoor voor Cultuur
Inlandsche Onderzoek)
Zaken, en
Oudheidkundige
Dienst
Sejarah Badan Bahasa

Tahun 2000
(Pusat
Bahasa)
Tahun 1969
(Lembaga
Bahasa Tahun 2010
Nasional) (Badan
Tahun 1974 Pengembangan
Tahun 1959 (Pusat
(Lembaga dan Pembinaan
Pembinaan Bahasa
Bahasa dan dan
Kesusastraan) Tahun 1966
(Direktorat Pengemban
Bahasa dan gan Bahasa)
Kesusastraan)
Tugas Pokok dan Fungsi

 1930:
 penelitian dalam bidang bahasa dan budaya
 Tahun 1947 (Instituut voor Taal en Cultuur
Onderzoek):
 menampung kegiatan ilmiah universitas,
terutama dalam bidang bahasa dan kebudayaan
 Tahun 1947 (Panitia Pekerja):
 menangani masalah pemeliharaan dan
pembinaan bahasa Indonesia dan bahasa daerah
Tugas Pokok dan Fungsi
 Tahun 1948 (Balai Bahasa):
 (1) meneliti bahasa Indonesia dan bahasa daerah, baik lisan maupun
tulis, baik yang masih hidup maupun yang sudah tidak digunakan lagi,
 (2) memberi petunjuk dan pertimbangan tentang bahasa kepada
masyarakat, dan
 (3) membina bahasa.
 Tahun 1952 (Lembaga Bahasa dan Budaya):
 (1) Bagian Penyelidikan Bahasa dan Penyusunan Tata Bahasa,
 (2) Bagian Lesksikografi,
 (3) Bagian Penyelidikan Kebudayaan,
 (4) Bagian Komisi Istilah,
 (5) Bagian Penyelidikan Kesusastraan,
 (6) Bagian Perpustakaan, dan
 (7) Bagian Terjemahan
Tugas Pokok dan Fungsi
 Tahun 1959 (Lembaga Bahasa dan Kesusastraan):
 (1) Urusan Tata Bahasa,
 (2) Urusan Peristilahan,
 (3) Urusan Kesusastraan Indonesia Modern,
 (4) Urusan Kesusastraan Indonesia Lama,
 (5) Urusan Bahasa Daerah,
 (6) Urusan Perkamusan,
 (7) Urusan Dokumentasi, dan
 (8) Urusan Terjemahan.
 Tahun 1966 (Direktorat Bahasa dan Kesusastraan):
 (1) Dinas Bahasa Indonesia,
 (2) Dinas Kesusastraan Indonesia,
 (3) Dinas Bahasa dan Kesusastraan Daerah,
 (4) Dinas Bahasa dan Kesusastraan Asing,
 (5) Dinas Peristilahan dan Perkamusan, dan
 (6) Sekretariat.
Tugas Pokok dan Fungsi
 Tahun 1969 (Lembaga Bahasa Nasional):
 (1) membina dan mengembangkan bahasa Indonesia dan
daerah,
 (2) mengadakan penelitian, seminar, simposium, dan
musyawarah, baik di dalam maupun di luar negeri,
 (3) memberikan bantuan, keterangan, pertimbangan, dan
nasihat mengenai masalah bahasa dan sastra Indonesia dan
daerah,
 (4) menyelenggarakan penerbitan dan penyebaran hasil
penelitian,
 (5) menyelenggarakan ketatausahaan selengkapnya, dan
 (6) memberi saran dan pertimbangan kepada Direktur
Jenderal Kebudayaan demi kesempurnaan tugas pokok.
Tugas Pokok dan Fungsi
 Tahun 1974 (Pusat Pembinaan dan
Pengembangan Bahasa):
 (1) Bagian Tata Usaha,
 (2) Bidang Bahasa Indonesia dan Daerah,
 (3) Bidang Sastra Indonesia dan Daerah,
 (4) Bidang Perkamusan dan Peristilahan, dan
 (5) Bidang Pengembangan Bahasa dan Sastra.
 Tahun 2000 (Pusat Bahasa):
 (1) Tata Usaha,
 (2) Bidang Pengembangan, dan
 (3) Bidang Pembinaan dan Pemasyarakatan.
Badan Pengembangan dan
Pembinaan Bahasa

Pusat
Pengembangan Pusat Pembinaan
dan Pelindungan (Pusbin)
(Pusbanglin)

Pusat Pengembangan Strategi dan


Diplomasi Kebahasaan (PPSDK)

38
Badan Pengembangan dan
Pembinaan Bahasa

Objek: Objek:
materi bahasa dan - Pengguna bahasa
sastra - Penggunaan bahasa

Objek:
BIPA
Penerjemahan
Objek: materi bahasa dan sastra

1. Penelitian kebahasaan dan kesastraan


2. Pendokumentasian bahasa dan sastra
3. Perevitalisasian bahasa dan sastra
4. Pengembangan kosakata BI (kamus dan
ensiklopedia)
5. Pengembangan bahan UKBI
6. Penyusunan pedoman: PUEBI
Objek: pengguna dan penggunaan bahasa

1. Pemilihan duta bahasa


2. Peningkatan budaya baca melalui gerakan literasi
3. Pemantauan/pengendalian penggunaan bahasa
Indonesia di ruang publik
4. Penghargaan sastrawan terbaik
5. Penghargaan Adibahasa
6. Penyuluhan bahasa Indonesia
7. Apresiasi sastra melalui musikalisasi puisi
8. Lomba menulis puisi, cerpen, berpidato, dll.
Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing

Penginternasionalan bahasa Indonesia:


1. Pengajaran BIPA
2. Pengiriman guru BIPA ke luar negeri
3. Penyusunan bahan ajar BIPA
4. Pengembangan bahan uji BIPA
5. Pemetaan lembaga pengajar BIPA
Tujuan pengembangan dan pelindungan
bahasa dan sastra

Bahasa: Sastra:
- Terdokumentasi - Terdokumentasi
- Terlindungi - Terlindungi
- Terevitalisasi - Terevitalisasi
- Teratur dan - Terimplementasi
terstruktur dalam kehidupan
- Meningkat
sehari-hari
statusnya
Tujuan pembinaan pengguna bahasa

Masyarakat menjadi

- tertib berbahasa
- memiliki sikap positif terhadap bahasa
dan sastra Indonesia dan daerah
Tujuan penginternasionalan bahasa
Indonesia

Peningkatan status bahasa Indonesia:


Bahasa negara Indonesia > bahasa di
kawasan ASEAN
Marilah kita ….

 Utamakan bahasa Indonesia,


 Lestarikan bahasa daerah, dan
 Kuasai bahasa asing.
Kesetiaan dan Kebanggaan
Berbahasa Indonesia Merupakan
Cermin Jati Diri Bangsa
Terima kasih.
Pengindonesiaan Kata dan Istilah
Asing
 Penerjemahan
 Penyerapan
 Gabungan penerjemahan dan penyerapan
Penerjemahan
 shophouse  rumah toko; ruko
 industrial estate  kawasan industri
 supermarket  pasar swalayan
 green industry  industri ramah
lingkungan
 mountain view  panorama pegunungan
 talk show  gelar wicara
 shopping center  pusat perbelanjaan
 medical center  pusat medik
Penyerapan
 villa  vila
 bungalow  bungalo
 mall  mal
 product  produk
 photocopy  fotokopi
 account  akun
 resort  resor
 apartment  Apartemen
 regency  regensi
Gabungan Penerjemahan dan
Penyerapan
 conference room  ruang konferensi/ruang
rapat
 closed system  sistem tertutup
 direct access  akses langsung
 hunting system  sistem lacak
Istilah Singkatan

 Istilah yang bentuk penulisannya


disingkat/dipendekkan

ATM (automatic teller machine > anjungan tunai


mandiri)
MRT (mass rapid transit > moda raya terpadu)
Pola Pembentukan Kelompok Kata

Bahasa Indonesia: D-M Bahasa Inggris: M-D

 Hotel IBIS  IBIS Hotel


 Bank Mandiri  Rabo Bank
 Mal Ciputra  Ciputra Mall
 Menara Bidakara  Eifel Tower
 Graha Mustika Ratu
 Plaza Senayan  Senayan Plaza
 Salon Kecantikan Indah  Indah Beauty Salon
 Pusat Kecantikan
 Beauty Center
Penggunaan Bahasa
Indonesia di dalam
Dokumen Tertulis
Ejaan

Salah Benar
abad ke 8 abad ke-8
abad VIII
abad kedelapan
Rp. 296,630,000,- Rp296.630.000,00
$ 5.000,- $5.000,00
800 kg. 800 kilogram
800 kg
80 cm. 80 sentimeter
80 cm
08:00-12:00 WIB 08.00—12.00 WIB
08.00 s.d. 12.00 WIB
Penggabungan huruf kapital dan huruf kecil
1. Babak final Festival Teater Remaja se DKI Jakarta/penyelenggara, Dinas
Kebudayaan ...

2. Pelantikan anggota FPI dan LPI se-DKI Jakarta itu terdiri dari enam Dewan
Pimpinan Wilayah (DPW), 44 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan 268 Dewan ...

3. Dari data tersebut, berikut data ranking sekolah SMP se Kota Yogyakarta dilihat
dari urutan nilai Ujian Nasional (UN) 2015.

Penggabungan huruf kapital dan huruf kecil


1. Babak Final Festival Teater Remaja se-DKI Jakarta/penyelenggara, Dinas
Kebudayaan ...

2. Pelantikan anggota FPI dan LPI se-DKI Jakarta itu terdiri atas enam Dewan
Pimpinan Wilayah (DPW), 44 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan 268 Dewan ...

3. Dari data tersebut, berikut data ranking SMP se-Kota Yogyakarta dilihat dari urutan
nilai Ujian Nasional (UN) 2015.
Bilangan tingkat (penggabungan huruf dan angka)
1. "Ini khusus untuk buku internal Kompas atau terbitan Gramedia," ujar Yudit dalam
acara ulang tahun ke-46 toko buku Gramedia di Jakarta, ...
2. Hari Ulang Tahun RI Ke 70
3. Dalam pada untuk kita bersaing dalam kemajuan dunia, maka sektor pendidikan
haruslah seimbang dengan perkembangan abad ke 21.
4. Uraian tentang perkembangan Islam abad ke XXI merupakan rangkaian sejarah
yang tidak akan lepas dari perkembangan Islam pada ...

Bilangan tingkat (penggabungan huruf dan angka)


1. "Ini khusus untuk buku internal Kompas atau terbitan Gramedia," ujar Yudit dalam
acara ulang tahun ke-46 toko buku Gramedia di Jakarta, ...

2. Hari Ulang Tahun Ke-70 RI


3. Untuk kita bersaing dalam kemajuan dunia, sektor pendidikan haruslah seimbang
dengan perkembangan abad ke-21.

4. Uraian tentang perkembangan Islam abad XXI merupakan rangkaian sejarah yang
tidak akan lepas dari perkembangan Islam pada ...
Penulisan Kata
Salah Benar
kwitansi kuitansi
kwalitas kualitas
kwarter kuarter
faximile > fax. faksimile > faks.
aktifitas ; kreatifitas aktivitas; kreativitas; kreatif
inofatif inovatif
propinsi provinsi
sistim sistem
kordinasi koordinasi
legalisir legalisasi
standarisasi standardisasi
Salah Benar
ijin izin
jadual jadwal
ijasah ijazah
mushola musala
sholat salat
azas asas
prosentase persentase
praktek praktik; praktikum
apotik apotek; apoteker
otomatis automatis
analisa analisis
Salah Benar
bekerjasama kerja sama
bekerja sama
bertanggungjawab bertanggung jawab
dipertanggungjawabkan
bertandatangan bertanda tangan
ditandatangani
antar siswa antarsiswa
sub-bagian subbagian
anti-oksidan antioksidan
non-aktif nonaktif
mendownload men-download > mengunduh
mengupload meng-upload > mengunggah
Penulisan Kata Depan dan Awalan

Salah Benar
disisi di sisi; ke sisi; dari sisi
didepan di depan; ke depan; dari depan
dimana di mana; ke mana; dari mana
darimana dari mana; di mana; ke mana
di jual dijual; menjual
di lanjutkan dilanjutkan; melanjutkan
ke delapan kedelapan; *di delapan
per-meter per meter
per-jam per jam