Anda di halaman 1dari 12

LATIHAN 10

KLB HEPATITIS DI KECAMATAN KAYAN HILIR


KAB SINTANG, KALIMANTAN BARAT TH 1991
Tujuan Penyidikan KLB

Tujuan khusus :

• Mencegah meluasnya (penanggulangan).


• Mencegah  terulangnya KLB di masa yang akan
(pengendalian).

Tujuan khusus :

• Diagnosis kasus yang terjadi dan mengidentifikasi


penyebab penyakit .
• Memastikan bahwa keadaan tersebut merupakan KLB,  
• Mengidentifikasikan   sumber   dan  cara   penularan   
• Mengidentifikasi   keadaan   yang  menyebabkan   KLB  
• Mengidentifikasikan populasi yang rentan atau daerah yang
beresiko  akan terjadi KLB (CDC, 1981; Bres, 1986).  
NO LANGKAH-LANGKAH PENYIDIKAN KLB

1 Persiapan penelitian lapangan.


2 Menetapkan apakah kejadian tersebut suatu KLB.
3 Memastikan Diagnosis Etiologis
4 Mengidentifikasikan dan menghitung kasus atau paparan
5 Mendeskripsikan  kasus  berdasarkan orang,  waktu  dan tempat.
6 Membuat  cara penanggulangan sementara  dengan  segera
(jika diperlukan).
7 Mengidentifikasi sumber dan cara penyebaran
8 Mengidentifikasi keadaan penyebab KLB
9 Merencanakan penelitian lain yang sistimatis
10 Menetapkan saran cara pencegahan atau penanggulangan.
11 Menetapkan  sistim  penemuan  kasus  baru  atau  kasus dengan
komplikasi.
12 Melaporkan hasil penyidikan kepada instansi  kesehatan setempat
 dan kepada sistim pelayanan  kesehatan  yang lebih tinggi.
PENYUSUNAN LAPORAN KLB

Laporan  penyidikan KLB hendaknya berisi :

1. Latar Belakang .
2. Riwayat   Kejadian  KLB.
3. Metoda  penyidikan KLB .
4. Analisis data .
5. Pembahasan .
6. Kesimpulan .
7. Rekomendasi .
LAPORAN KLB HEPATITIS DI KECAMATAN KAYAN HILIR
KAB SINTANG, KALIMANTAN BARAT, TAHUN 1991
elakang

oran kanwil Depkes Kalbar, 24 Sept 1991 terjadi KLB hepatitis


ec Kayan Hilir Kab Sintang Kalbar.

KLB.

B mulai minggu 31, Kasus 1262 dng 12 kematian (CFR= 0,95%).

ak 73 Km dari Kab, ditempuh 1-2 jam jln darat, untuk mencapai


rah KLB jalan setapak.

mungkinan penyebab bukan harena virus Hep A dan B.

kasus mati semuanya gizi buruk:


i-laki 5 : CFR = 0,39 %.
empuan 10 : CFR= 0,79%.
si Tambahan :

itas penduduk sangat terbatas.(jarang berhub penduduk yng sat


lain ).

gian penduduk menggunakan air sungai untuk MCK dan BAB.

c kayan hilir hanya ada 5 sumur gali yang terletak di desa S. Man

g desa pakak dan S Buaya, sering bersama menuba ikan.

g desa pelaik sering menuba ikan di sungai Inggar.

I dari desa S Buaya ada hub Family dengan kasus I di desa Pelai
ebelum kasus terjadi di pelaik, orang pelaik tersebut bekerja ber
n penderita dari S Buaya).
tian sumber penularan:

esa dipilih berdasarkan AR tertinggi. (desa Nyangkom,Tuguk, na


an ).

SA NAGATIKAN = terdiri 3 dusun. = * Naga tikan.


* S. Manan.
* Pauk Desa.

sun : S. Manan dan Pauk desa jauh (lebih 7 km) dari Sungai Ingg
Penduduk Menggunakan Sumur gali atau air dari caba
S Inggar. Jml Kasus sangat kecil :

- 2 orang laki-laki dari dusun S Manan (Jml Pend 466)=


CFR = 0,429 %.
- 1 orang laki-laki dari dusun paun desa (Jml Pend 260)=
CFR = 0,384%.

IDUGA SUMBER PENULARAN ADALAH AIR SUNGAI INGGAR


etode Penyidikan KLB.

Active Case Finding (nama, umur Jenis kelamin, tanggal mulai s


kasus meninggal). Dilakukan oleh Puskesmas

Konfirmasi di lapangan.

nalisis Data

Diskripsi kasus : Umur, Jenis kelamin, Tanggal sakit, alamat des


Distribusi frekuensi gejala ?.
Hasil pemeriksaan serologis :

Jenis pemeriksaan Kasus Kontrol


N=70 N=25
Anti IgM-HVA 0 0
Anti HbsAg 17 5
Anti HbcAg 55 13
bahasan/ kesimpulan:

elah terjadi KLB hepatitis.


enyebab Hepatitis ?.
ml kasus cukup tinggi 1262 dari total penduduk 19233 (AR=6,56%
eriode KLB dari Minggu 31 s/d …..?
ola epidemic ?
duga sumber penularan adalah air sungai Inggar.
asus I ( Index Case) adalah penduduk S. Buaya.
ara penularan dari orang ke orang dan dengan media air.
KOMENDASI

akukan pemeriksaan Bakteriologis Air Minum (dr S Inggar).


romosi kesehatan ttng sanitasi makanan dan minuman.
aporisasi sumber air minum, dan merebus air yang akan
iminum hingga mendidih.
ersonal hygiene ditingkatkan.
Lakukan penelitian lain (hub Kematian karena hepatitis dengan s
gizi).
PENANGGULANGAN /PENGENDALIAN SEMENTARA

SUMBER DAN CARA PENULARAN

E TAHU TIDAK
T
I
T Penyidikan + Penyidikan +++
O
A Penanggulangan +++ Penanggulangan +
L
H
O
U
G
I T Penyidikan + ++ Penyidikan +++
I Penanggulangan +++ Penanggulangan +
D
A
K
Beberapa cara dalam penanggulangan / pengendalian penyakit

TINDAKAN : CONTOH :

1. Menghilangkan - Menjauhkan sumber penularan dari orang


Sumber penularan - Membunuh bakteri pada sumber penularan
-
Melakukan isolasi atau pengobatan pada orang
yang diduga sebagai sumber penularan

2. Memutus rantai - Strelilisasi sumber pencemaran


penularan - Mengendalikan vektor
- Peningkatan hygiene perorangan

3. Merubah respon - Melakukan immunisasi


orang terhadap - Mengadakan pengobatan
penyakit
Sumber : Kelsey et al.,1986