Anda di halaman 1dari 14

Sejarah dan Perkembangan

Self-ligating Brackets
pertama kali diperkenalkan  pertengahan 1930-an 
dalam bentuk Russell attachment oleh Stolzenberg
• flathead screw yang terpasang di lubang melingkar
di muka braket yang memungkinkan perubahan
lengkung kawat yang cepat dan sederhana.
• Melonggarkan sekrup menyebabkan sistem menjadi
pasif dan memungkinkan bodily translation pada
round wire sementara mengencangkannya
membuatnya aktif dan memberikan root torquing
pada square atau rectangular wire.
• Sistem braket lebih nyaman bagi pasien dan
menghasilkan kunjungan ke dokter gigi yang lebih
pendek juga.
• Russell attachment tidak mendapatkan banyak
popularitas dan hampir menghilang dari pasar.
Self-ligating bracket pasif modern pertama
(Edgelok-Ormco Corporation, Glendora,
CA) diperkenalkan pada awal 1970-an.
• Bagian utama braket memiliki bentuk bulat
• labial sliding cap yang kaku
• Sifatnya pasif,
• Meskipun banyak perbaikan desain yang
dilakukan, desain dasar tetap tidak berubah.
Prototipe self-ligating bracket aktif
pertama (SPEED, Spring loaded, Delivery)
diperkenalkan pada tahun 1980.
memiliki klip
pegas nikel-titanium
yang super elastis
dan fleksibel yang
merangkul badan
braket dan
melewati slot
lengkung kawat.
1986  alternatif lain self-ligating bracket
aktif
• Braket aktif memiliki lengan melengkung yang
tidak fleksibel yang diputar secara oklusogingiva
di sekitar badan braket silindris
• Lengan bisa dipindahkan ke posisi kunci terbuka
(slot open) atau kunci tertutup (sot-close)
dengan tekanan jari saja.
• Setelah ditutup, dinding luar yang kaku dari
lengan yang bergerak mengubah slot braket
menjadi sebuah tabung
Model braket self-ligating lain oleh Time  1995
• menampilkan lengan yang melengkung dan
kaku yang membungkus secara oklusogingiva
di sekitar aspek labial bagian utama braket
• Kekakuan lengan braket mencegah interaksi
substansial dengan kawat lengkung, sehingga
menjadikan Time braket sebagai alat pasif.
self ligating bracket oleh Dr. Dwight Damon
1996.

• The Damon TM SL I  braket kembar


edgewise (dengan sisi ke depan) dengan
penutup labial logam yang menjangkang tie
wings (sayap dasi)
1999  Damon TM SL II  menggabungkan slide
persegi panjang datar di antara tie wings (sayap dasi).
Plier (lipatan) khusus digunakan untuk membuka metal
gates secara insisional pada lengkung rahang atas dan
gingiva di mandibula. Setelah slide ditutup, braket
menjadi tabung pasif.
Sistem braket Damon TM SL dirancang
untuk memenuhi kriteria utama berikut:
• Konsep Andrews Straight-Wire Appliance
• Konfigurasi kembar
• Geser membentuk tabung lengkap
• Passive slide pada permukaan luar braket
• Pembukaan braket lebih rendah pada
keduanya.
2002  In-Ovation RTM oleh GAC
• memiliki klip interaktif karena dapat memberikan kontrol
pasif dan aktif tergantung pada archwires (lengkung
kawat) yang digunakan.
• Round levelling wires (Kabel perata bulat) dapat dengan
bebas bergerak untuk memperbaiki rotasi selama fase
perataan awal (initial leveling) dan penjajaran (aligning
phase), sementara full size rectangular wires sepenuhnya
diikatkan ke dasar braket dengan klip pada tahap
perawatan selanjutnya untuk kontrol torsi yang lebih baik.
• tersedia dengan permukaan berbahan keramik parsial
untuk estetika yang lebih baik
In-Ovation RTM oleh GAC