Anda di halaman 1dari 13

Monitoring dan Evaluasi dalam Pelayanan

Komunitas.
oleh :
Tiara Devi Yanti
1722304402
Pegertian
Monitoring
Monitoring adalah proses rutin pengumpulan data dan pengukuran
kemajuan atas objektif program./ Memantau perubahan, yang focus pada
proses dan keluaran. Monitoring melibatkan perhitungan atas apa yang
dilakukan dan melibatkan pengamatan atas kualitas dari layanan yang
diberikan.
Evaluasi
Evaluasi adalah penggunaan metode penelitian social untuk secara
sistematis menginvestigasi efektifitas program. /Menilai kontribusi
program terhadap perubahan (Goal/objektif) dan menilai kebutuhan
perbaikan, kelanjutan atau perluasan program (rekomendasi). Evaluasi
memerlukan desain studi/penelitian,terkadang membutuhkan kelompok
kontrol atau kelompok pembanding, melibatkan pengukuran seiring
dengan berjalannya waktu,dan melibatkan studi/penelitian khusus
Salah satu pelaksanaan dan monitoringevaluasi kegiatan pelayanan kebidanan
komunitas adalah Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) KIA. PWS telah
dilaksanakan di Indonesia sejak tahun 1985. Pada saat itu pimpinan
puskesmas maupun pemegang program di Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
belum mempunyai alat pantau yang dapat memberikan data yang cepat
sehingga pimpinan dapat memeberikan respon atau tindakan yang cepat dalam
wilayah kerjanya. PWS dimulai dengan program Imunisasi yang dalam
perjalanannya, berkembangh menjadi PWS-PWS lain seperti PWS Kesehatan
Ibu dan Anak (PWS KIA) dan PWS Gizi.
Monitoring dan evaluasi kegiatan pelayanan kebidanan komunitas dengan
PWS-KIA yang terdiri dari :
Pendataan data dari dalam dan luar gedung
• Data sasaran
• Data dasar
• Data lainnya
• Sumber data : Kartu ibu, Kohort Ibu, Kohort Bayi, Laporan KB, Laporan
Bulanan
Perencanaan kegiatan
Pelaksanaan kegiatan
Pemantauan hasil kegiatan/monitoring dan evaluasi.
Sumber Data
Register kohort adalah sumber data pelayanan ibu hamil, ibu nifas,
neonatal, bayi dan balita.

• Register kohort ibu merupakan sumber data pelayanan ibu hamil


dan bersalin, serta keadaan/resiko yang dipunyai ibu yang di
organisir sedemikian rupa yang pengkoleksiaannya melibatkan
kader dan dukun bayi diwilayahnya setiap bulan yang mana
informasi pada saat ini lebih difokuskan pada kesehatar ibu dan
bayi baru lahir tanpa adanya duplikasi informasi.
• Register kohort bayi merupakan sumber data pelayanan
kesehatan bayi, termasuk neonatal.
• Register kohort balita merupakan sumber data pelayanan
kesehatan balita, umur 12 bulan sampai dengan 5
tahun,Pendataan suatu masyarakat yang baik bilamana
dilakukan oleh komponen yang merupakan bagian dari
komunitas masyarakat bersangkutan, karena merekalah
yang paling dekat dan mengetahui situasi serta keadaan
dari masyarakat tersebut. Sumber daya masyarakat itu
adaIah Kader dan dukun bayi serta Tokoh masyarakat.
Cara pengisian register KOHORT
1. Diisi nomor urut
2. Diisi nomor indeks dari famili folder
3. Diisi nama ibu hamil
4. Diisi nama suami ibu hamil
5. Diisi alamat ibu hamil
6. Diisi umur ibu hamil
7. Diisi umur kehamilan pada kunjungan pertama dalam minggu/tanggal HPL
8. Faktor resiko : diisi v ( rumput) untuk umur ibu kurang dari 20 tahun atau
lebih dari 35 tahun
9. Paritas diisi Gravidanya
10. Diisi bila jarak kahamilan < 2 tahun 11.
CARA PENGISIAN REGISTER KOHORT BAYI
1. Diisi nomor urut. Sebaiknya nomor urut bayi disesuaikan dengan nornor
urut ibu pada register kohort ibu.
2. Disi nomor indeks dari Family Folder
3. 3 sd 7 jelas
4. Diisi angka berat bayi lahir dalam gram sd 10 diisi tanggal pemeriksaan
neonatal oleh tenaga kesehatan
5. Diisi tanggal pemeriksaan post neonatal oleh petugas kesehatan
6. sd 23 Diisi hasil penimbangan bayi dalam kg dan rambu gizi yaitu : N =
naik, T = turun, R = Bawah garis titik¬ – titik (BGT), BGM = Bawah garis merah.
sd 35 Diisi tanggal bayi tersebut mendapat immunisasi36. Diisi tanggal bayi
ditemukan meninggal.37. Diisi penyebab kematian bayi tersebut 38. Diisi bila
bayi pindah atau ada kolom yang perlu keterangan.
Contoh Register Kohort Bayi
CARA PENGISIAN REGISTER KOHORT BALITA
Kolom
1. Diisi nomor urut. Sebaiknya nomor urut bayi disestiaikan dengan nomor
urut ibll pada register kohort ibu
2. Disi nomor indeks dari Family Folder
3. 3. sd 7 jelas
4. 8. sd 31 dibagi 2, diisi hasil penimbangan dalam kg dan rambu gizi
5. 32 sd 35 diisi tanggal pcmberian vit A bulan februari dan Agustus
6. 36. Diisi tanggal bila ditemkan sakit
7. 37. Diisi penyebab sakit
8. 38. Diisi tanngal meninggal
9. 39. Diisi sebab meninggal
10. 40. Diisi tanggal bila ditemukan kelainan tumbuh kembang
11. 41. Diisi jenis kelainan tumbuh kembang
12. 42. Diisi bila ada kcterangan penting tentang balita tersebut.
Contoh Register Kohort Balita
Pertanyaan
Apa saja kah Monitoring dan evaluasi kegiatan pelayanan kebidanan
komunitas dengan PWS-KIA
A. Data sasaran, Data dasar, Data lainnya
B. Kartu ibu, Kohort Ibu, Kohort Bayi, Laporan KB, Laporan Bulanan
C. Data Subjektif dan data objektif
D. Pendataan data dari dalam dan luar gedung, Perencanaan kegiatan
Pelaksanaan kegiatan
Pemantauan hasil kegiatan/monitoring dan evaluasi.