Anda di halaman 1dari 34

METABOLISME KARBOHIDRAT

Disusun Oleh :
Alifah Herfani Salsabila (P27903219002)
Yuli Permatasari (P27903219022)
APA ITU KARBOHIDRAT?

 Komponen pangan yang menjadi sumber energi utama


 Umumnya larut dalam air.
 Uji kimia yg biasa untuk karbohidrat sederhana adalah
pemanasan dengan larutan benedict.
 Tersusun oleh 3 untunr utama, karbon (C), Hidrogen (H),
dan Oksigen (O)
 Formula untuk karbohidrat adalah (CH2O)n
 n menunjukkan jumlah unit CH2O yang berulang
JENIS KARBOHIDRAT
METABOLISME

Segala proses reaksi kimia yang terjadi didalam mahluk hidup,


mulai dari mahluk bersel satu yang sangat sederhana seperti
bakteri, protozoa, jamur, tumbuhan, hewan, sampai kepada
manusia, mahluk yang susunan tubuhnya sangat komplek.

 Katabolik : Untuk proses pemecahan molekul


besar, oksodasi, menghasilkan ekivalen pereduksi
dan terutama produksi ATP

 Anabolik : Terlibat dalam proses sintesis senyawa


JALUR
kompleks dari prekursornya (AA protein),
endotermik, endergonik. METEBOLISME

 Amfibiolik : Terjadi di persilangan metabolisme


yang menghubungkan jalur anabolik dengan
katabolik. Contoh Siklus Krebs (Siklus Asam Sitrat)
METABOLISME KARBOHIDRAT

SIKLUS KREBS GLIKOLISIS

Fosforilasi GLUKONEOGE
NESIS
Oksidatif
Metabolisme
Karbohidrat

Proses pemecahan dari bentuk kompleks menjadi bentuk yang


sederhana (monomere) yaitu, bentuk polisakarida ke bentuk
monosakarida.
 PERCERNAAN KARBOHIDRAT
sal pankreas(&duodenum)
Mulut Lambung
Duodenum yeyunum kolon
Ileum
Amilase liur amilase pankreas
MULUT Disakaridase Absorpsi Absorpsi Air
PATI amilase Oligosakarida (Dekstrin)
liur Trisakarida (Maltotriosa)
Disakarida (Maltosa)
DUODENUM
Bermuara saluran pankreas ion bikarbonat (HCO3)
getah pankreas amilase pankreas maltosa
Oligosakarida maltotriosa
dekstrin (3-10 G)
pH optimal 6,8
USUS HALUS
Sel epitel enzim disakaridase

Maltosa
Maltotriosa Maltase
Maltotriosa glukosa
Dekstrin
Dekstrin
Sukrosa Sukrase
Sukrosa glukosa + fruktosa
Laktosa Laktase
Laktosa glukosa + galaktosa
Absorpsi
Absorpsi
Usus halus
Usus halus vena porta hepatica  hati

Hati:galaktosa
Glukosa sirkulasi darah
fruktosa
fruktosa
Serat : buah, sayur
Selulosa (polisakarida, dd sel tanaman)
Tidak dicerna oleh sistim pencernaan manusia
Peran/manfaat :
1.Memudahkan defekasi
2.Menghambat absorpsi kolesterol di usus 
kolesterol darah
3.Memperlambat pengosongan lambung &
memperlambat absorpsi gula (karbohidrat)
 menguntungkan penderita diabetes melitus
dan orang yg sedang diet
4.Diit tinggi serat : DM
Ca kolon
JALUR UTAMA METABOLISME KARBOHIDRAT
Glikogen
Asam nukleat
6 5

Glukosa
Ribosa 7 Laktosa
NADPH 1 4
ATP
Piruvat Etanol (ragi)
Sitoplasma
2

Mitokondri ATP Laktat (manusia/ hewan)


asetilKoA
a
Protein
3
As ATP
lemak CO2+H2O

1. Glikolisis 5. Glikogenesis
2. Dekarboksilasi Oksidatif 6. Glikogenolisis
3. Siklus Asam Sitrat (Siklus 7. HMP Shunt
Krebs)
4. Glukoneogenesis
KATABOLISME KARBOHIDRAT

yulhasri
PROSES RESPIRASI
AEROB

1. GLIKOLISIS

 Terjadi di sitoplasma
 Glukosa dioksidasi menjadi asam
piruvat
 NAD+ direduksi menjadi NADH + H+
 ATP disintesis pada fosforilasi tingkat
substrat Ke siklus Krebs pada
 Piruvat akan suasana aerob dan
membentuk asam laktat
pada susana anaerob
JALUR GLIKOLISIS
2. Dekarboksilasi Oksidatif
Dekarboksilasi oksidatif berlangsung di
matriks mitokondria, sebenarnya
merupakan langkah awal untuk memulai
langkah ketiga, yaitu daur Krebs.
Pada langkah ini 2 molekul asam piruvat
yang terbentuk pada glikolisis masing-
masing diubah menjadi Asetil-KoA
(asetil koenzim A) dan menghasilkan 2
NADH.
3. SIKLUS
KREBS

 Terjadi pada matriks mitokondria


 Senyawa awal yg masuk asetilKoA berasal
dari piruvat dan asam lemak
 Hasilnya berupa:3 mol NADH + H+
1 mol FADH2
2 mol CO2
1 mol ATP
 Untuk setiap 1 mol glukosa yg masuk
glikolisis akan dihasilkan 2 mol asetilkoA
yg masuk siklus Krebs
SIKLUS KREBS (SIKLUS ASAM SITRAT)

Figure 24.7
4. TRANSPORT RANTAI
ELEKTRON

 Makanan dioksidasi akan melepaskan hidrogen


ditransportas oleh koenzim NADH dan
i
FADH2
kombinasi dg O2menjadi
H2O menghasilkan energi
 Energi yg dihasilkan digunakan untuk
menangkap gugus fosfat anorganik pada ADP
sehingga dihasilkan ATP dengan fosforilasi
oksidatif
RANTAI TRANSPORT ELEKTRON

Figure 24.8
SUMMARY OF ATP PRODUCTION

Figure 24.11
PROSES RESPIRASI
ANAEROB

Oksigen diperlukan dalam respirasi


aerob sebagai penerima H yang terakhir
dan membentuk H2O. Bila berlangsung
aktivitas respirasi yang sangat intensif
seperti pada kontraksi otot yang berat
akan terjadi kekurangan oksigen yang
menyebabkan berlangsungnya respirasi
anaerob. Contoh respirasi anaerob
adalah fermentasi asam laktat pada otot,
dan fermentasi alkohol yang dilakukan
oleh jamur Sacharromyces (ragi).
1. FERMENTASI ASAM
LAKTAT
Asam piruvat yang terbentuk pada glikolisis tidak
memasuki daur Krebs dan rantai transpor elektron
karena tak ada oksigen sebagai penerima H yang
terakhir. Akibatnya asam piruvat direduksi karena
menerima H dari NADH yang terbentuk saat
glikolisis, dan terbentuklah asam laktat yang
menyebabkan rasa lelah pada otot. Peristiwa ini
hanya menghasilkan 2 ATP untuk setiap mol
glukosa yang direspirasi.

CH3.CO.COOH + NADH —–>


+E
CH3.CHOH.COOH + NAD
(asam piruvat) (asam laktat)
2. FERMENTASI
ALKOHOL

Pada fermentasi alkohol asam piruvat diubah menjadi asetaldehid


yang kemudian menerima H dari NADH sehingga terbentuk etanol.
Reaksi ini juga menghasilkan 2 ATP.
CH3.CO.COOH —–> CH3.CHO + NADH —–> C2H50H + NAD
+E
(asam piruvat) (asetaldehid) (etanol)
 GLUKONEOGENESIS

- Pembentukan glukosa dr bahan (prekursor) nonKH


- Berlangsung di hati terutama pada saat masukan KH
tidak cukup (kelaparan,puasa lama,diit rendah KH)
- Prekursor glikogenik: 1. laktat
2. gliserol
3. as amino glikogenik (alanin)
4. propionat (pemamah biak)
- Masuk ke jalur glukoneogenesis melalui senyawa
antara pada glikolisis atau siklus asam sitrat
- Reaksi sebagian besar kebalikan reaksi glikolisis dan
melibatkan siklus asam sitrat
- Melindungi tubuh khususnya kerusakan otak akibat
hipoglikemia
Glikogenesis &
glikogenolisis
Glikogen
•Bentuk penyimpanan glukosa (hati, otot)
•Polisakarida bercabang tdd unit2 glukosa yg
berikatan
Glikogen hati :
•Sesudah makan
•Pada puasa, kelaparan,diantara waktu makan
•fungsi: cadangan glukosa untuk mempertahankan
kadar glukosa darah
Glikogen Otot :
•Jumlah lebih sedikit dari hati tetapi secara total lebih
banyak
•sesudah makan
•kerja otot/fisik
•Fungsi: sumber glukosa utk kerja otot sendiri
 GLIKOGENESIS : GLIKOGEN
GLUKOSA
Enzim : fosforilase yg memutus
ikatan antar unit- unit glukosa
(mulai dari ujung rantai polimer
glikogen Glukosa
Otot
Hati

Sirkulasi Darah Dioksidasi untuk


hasilkan energi

Jaringan

Metabolisme
 HMP (HEKSOSA MONOFOSFAT)
SHUNT

 Fungsi
FUNGSI
1. Untuk sintesis NADPH
- Penting untuk sintesis as lemak, kolesterol,
steroid
- Untuk memperthankan integritas struktur
eritrosit
2. Untuk sintesis pentosa (ribosa)
- Penting untuk sintesis asam nukleat (DNA/RNA)
 Terutama berlangsung di Jaringan adiposa, sel
darah merah, hati, kel adrenal, testis, kel
mammae laktasi
 Di otot aktivitas HMP S rendah
 Defisiensi Enzim HMPS yaitu: glukosa 6-P
dehidrogenase (G-6-PD) akibatnya: NADPH
SDM mudah pecah (hemolisis)
Bila mendapat obat-obat tertentu (antimalaria
primaquin, analgetik)
 Hormon yang mengatur kadar glukosa darah
1. Yang menurunkan kadar glukosa darah Insulin
2. Yang meningkatkan kadar glukosa darah
glukagon, epineprin(adrenalin), glukokortikoid
GALAKTOSEMIA

INTOLERANSI
FRUKTOSA FRUKTOSARIA
HEREDITER
KELAINAN
METABOALISM
E
KARBOHIDRAT
HIPERGLIKEMIA GLIKONESI
S

PENTOSURIA
 IntoleransiFruktosa Herediter adalah suatu penyakit
keturunan dimana tubuh tidak dapat menggunakan fruktosa
karena tidak memiliki enzim fosfofruktaldolase

 fruktose 1-fosfatase (yang merupakan hasil pemecahan dari


fruktosa) tertimbun di dalam tubuh, menghalangi
pembentukan glikogen dan menghalangi perubahan
glikogen menjadi glukosa sebagai sumber energi

 Ex. hipoglikemia (kadar gula darah yang rendah) disertai


keringat dingin, tremor (gerakan gemetar diluar kesadaran)
linglung, mual, muntah, nyeri perut.
FRUKTOSUR
IA

Fruktosuria merupakan suatu keadaan yang


tidak berbahaya, dimana fruktosa dibuang
ke dalam air kemih. Fruktosuria disebabkan
oleh kekurangan enzim fruktokinase yang
sifatnya diturunkan.
. Fruktosuria tidak menimbulkan gejala,
tetapi kadar fruktosa yang tinggi di dalam
darah dan air kemih dapat menyebabkan
kekeliruan diagnosis dengan diabetes
mellitus.
Tidak perlu dilakukan pengobatan khusus.
PENTOSURIA
Penyakit metabolik herediter
dengan keadaan yang tidak
berbahaya, yang ditandai
dengan ditemukannya gula
xylulosa di dalam air kemih
karena tubuh tidak memiliki
enzum yang diperlukan untuk
mengolah xylulosa.
DIABETES MELITUS(HIPERGLYKEMIA)

 Penyebab penyakit ini adalah


defisiensi insulin. Gejala klinis yang
terjadi akibat penyakit ini adalah
Hiperglikemia yaitu Glikosuria
 Dapat diikuti gangguan sekunder
metabolisme protein dan lemak juga
dapat berakhir dengan kematian.
Kebanyakan yang menderita
penyakit ini adalah orang yang
berusia antara 50-60 tahun atau
pada lansia.