Anda di halaman 1dari 12

TERATOLOGI

“HUBUNGAN INFEKSI Chlamydia trachomatis DENGAN


KEJADIAN ABORTUS SPONTAN DI RSUD DR. RASIDIN DAN
RSIA SITI HAWA PADANG”

OLEH :
Wenny Nursa Octarina, Andani Eka Putra, Puja Agung Antonius

DISAJIKAN OLEH :
Kelompok 4 S1-VIB
Citra Prameswari (1701052) Ema Wahyuni (1701057)
Fadia Rahma Salsabilla(1701058) Gina Asriana
(1701060)
Indah Septia (1701066) Sarah Amelia Azhar (1701081)
DOSEN PENGAMPU :
Dra.Syilfia PROGRAM STUDI S1 FARMASI
Hasti,M.Farm,Apt SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI RIAU
Jurnal Kesehatan Andalas.2018;7(Supplement 3) YAYASAN UNIV RIAU
2020
Sub Materi
01 TINJAUAN UMUM

02 METODE

03 HASIL

04 KESIMPULAN
TINJAUAN UMUM
Angka kematian ibu (AKI) Proporsi abortus di
atau Maternal Jumlah total negara-negara
Mortality Rate (MMR) kematian ibu berkembang meningkat
merupakan indikator yang diperkirakan dari tahun ketahun yaitu
digunakan untuk mengukur mencapai 303.000 dari 78% menjadi 86%.
status kesehatan ibu pada kematian di seluruh Satu dari lima wanita
suatu wilayah. dunia. hamil dapat mengalami
abortus.

02 04 000

01 03 05

World Health Organization Abortus merupakan salah


(WHO) memperkirakan satu penyebab dari
terdapat 216 kematian ibu morbiditas dan mortalitas
setiap 100.000 kelahiran maternal yang terkait
hidup akibat komplikasi dengan kehamilan di usia
kehamilan dan persalinan. dini yang perlu mendapat
perhatian.
APA ITU ABORTUS

Abortus adalah pengakhiran


kehamilan sebelum janin mencapai
berat 500 gram atau usia kehamilan
kurang dari 20 minggu.
.

Abortus merupakan pengeluaran


hasil konsepsi sebelum janin dapat
hidup di luar kandungan oleh
akibat-akibat tertentu.
C.TRACHOMATIS

02
01 Perubahan 03 04
fisiologis pada
wanita hamil akan
berdampak pada C. trachomatis
Pada wanita
hamil terjadi perjalanan dan adalah bakteri Infeksi C.
intraseluler trachomatis sukar
perubahan manifestasi klinis didiagnostik,
anatomi, infeksi, salah penyebab infeksi mudah menjadi
penurunan reaksi satunya ineksi yang ditularkan kronis dan residif,
imunologis dan yang disebabkan melalui hubungan serta dapat
perubahan flora oleh Chlamydia seksual. menyebabkan
trachomatis. berbagai komplikasi
serviko-vaginal.
yang serius.
NEXT…
1 2 3

Infeki C. trachomatis dalam Prevalensi infeksi C. trachomatis


kehamilan dapat pada wanita hamil di iran
dihubungkan dengan tercatat adalah 18,2%, Kira-kira 60% -80% infeksi
abortus spontan, kehamilan sedangkan di brazil prevalensi C. trachomatis pada
ektopik, kematian janin infeksi C. trachomatis pada wanita
dalam kandungan, infeksi wanita hamil adalah 11,0%. tidak bergejala sehingga
perinatal, intrauterine growth 2002. Infeksi C. trachomatis sehingga sulit untuk
restriction, kelainan mengalami peningkatan selama menilai
kongenital, ketuban pecah 10 tahun terakhir. WHO
dini, prematuritas, penyebaranya, penderita
memperkirakan ada 92 juta
chorioamnionitis, infeksi tidak menyadari infeksi ini
kasus baru setiap tahun, dan
puerperalis dan infeksi lebih dari 80% kasus terjadi dan tidak segera
neonatal. Asimtomatik. mendapat pengobatan.
METODE PENELITIAN
Penelitian ini merupakan suatu studi analitik dengan desain
case control yaitu untuk mengetahui hubungan antara infeksi
Chlamydia trachomatis dengan kejadian abortus spontan.
untuk pemeriksaan Chlamydia trachomatis dengan
metode PCR. Polymerase Chain Reacton (PCR) adalah suatu
teknik sintesis dan amplifikasi DNA secara in vitro. Teknik
PCR dapat digunakan untuk mengamplifikasi segmen DNA
dalam jumlah jutaan kali hanya dalam beberapa jam.
Teknik pengambilan sampel
dengan consecutive sampling
yaitu setiap penderita
. yang
memenuhi kriteria inklusi
dimasukkan dalam subyek
penelitian sampai jumlah
sampel tercapai yaitu
sebanyak 50 sampel. Analisa
statistik dengan uji Fisher’s
Exact Test dengan tingkat
kemaknaan p=0,05.
Hasil penelitian
menggambarkan
proporsi faktor resiko
maternal dan infeksi
Chlamydia trachomatis

HASIL dengan kejadian


abortus spontan.

Sedangkan untuk melihat


hubungan faktor resiko
maternal dan infeksi
Chlamydia trachomatis
dengan kejadian abortus
spontan dilakukan uji
Fisher’s Exact Test
dengan tingkat
kemaknaan p=0,05..
KESIMPULAN
Terdapat hubungan antara infeksi C.trachomatis
dengan kejadian abortus spontan.
Thank you