Anda di halaman 1dari 22

STRATEGI BISNIS DAN LINGKUNGAN

INDUSTRI

DR. MACHASIN, M.SI


&
EZKY TIYASININGSIH, SE,M.SI
APAKAH ITU?
• Industri adalah sekelompok perusahaan yang
menghasilkan produk yang sama atau mendekati
sama atau sebagai barang pengganti atau
mendekati pengganti, yang ditawarkan untuk
target pasar yang kurang lebih sama dengan harga
yang tidak terlalu jauh.
Industri dikenal sebagai mata rantai dari usaha mencukupi
kebutuhan.

Industri terbagi menjadi 2


1.Industri barang
Usha mengolah bahan mentah menjadi bahan setengah jadi
atau barang jadi
Cth :
2. Industri jasa
Kegiatan ekonomi dengan cara memberikan pelayanan jasa
Cth :
MENGAPA PERLU?
• Analisis Lingkungan Industri mencoba mencari gambaran
tentang peluang dan ancaman bisnis yang diakibatkan oleh
strategi dan perilaku bisnis dalam persaingan industri
(pesaing industri)

Cth : Industri perbankan (kenapa masyarakat lebih banyak


menabung ke perbankan konvensional dibandingkan
perbankan syariah? ) padahal sebenarnya perbankan
memiliki visi yang sama dalam memberikan pelayanan
terbaik dan berkualitas kepada nasabah.
• Membantu Perusahaan Merumuskan Strategi
Bisnis Yang Akan Dijalankan, Dan Pada Saat
Yang Sama Dapat Mengantisipasi Strategi Bisnis
Yang Dijalankan Oleh Pesaing

Cth : indomaret, dimana strategi bisnisnya terkadang


menjajakan jualan/produknya diluar (didepan
toko) dengan cara membuka stand dan promo
besarbesaran.
Bagaimana dengan alfamart?
• Membantu Perusahaan Untuk Membangun Sikap Proaktif,
Tidak Sekedar Reaktif Terhadap Para Pesaingnya.

Sikap proaktif ?
1. Mampu menangkap peluang yang ada
2. Memiliki visi yang jelas
3. Aktif dalam memikirkan bagaimana untuk meningkatkan
kualitas kehidupannya.

Sikap proaktif terhadap pesaing?


Sikap seseorang yang bereaksi positif terhadap
lingkungannya.
Analisis Struktur Industri

Ancaman
Pendatang Baru

Persaingan antar
Daya Tawar Daya Tarik
Kompetitor yang
Supplier Konsumen
telah ada

Ancaman dari
Barang dan Jasa
Substitusi
Tantangan Pendatang Baru

• Skala Ekonomi (biaya murah).


• Diferensiasi (keunkan) Produk.
• Persyaratan Modal.
• Switching Coast (biaya beralih produk
Halangan atau perusahaan lain).
masuk • Akses ke jalur distribusi.
(Barier • Cost disadvantage Independent of scale
to entry) (keunggulan biaya selain skala
ekonomis; lokasi, subsidi, bahan baku).
• Kebijakan Pemerintah, lisensi, tata
niaga.
• Expected Retaliation; reaksi pesaing
yang diantisipasi.
Switching Coast (biaya beralih produk atau perusahaan
lain.
Biaya atau pengorbanan yang harus di tanggung oleh
customer apabila memutuskan untuk berpindah ke
supplier lain .

Contoh : mahasiswa fakultas ekonomi universitas A akan


berpindah ke Universitas B. Perpindahan tersebut
memungkinkan mahasiswa untuk mengambil mata kuliah
tertentu yang sudah pernah diambil karena transfer kredit
tidak bisa 100%. Padahal biaya yang sudah dibayar di
universitas A tidak bisa ditarik kembali.
Kekuatan Tawar Pemasok
Pemasok sangat kuat:
Pemasok • Industri pemasok didominasi oleh hanya
menggunakan sedikit perusahaan.
Kekuatannya dalam • Produk pemasok hanya sedikit memiliki
industri dengan cara: pengganti/substitutes
Mengancam menaikan • Pembeli bukan pelanggan yang penting
harga danmenurunkan bagi pemasok.
kuantitas. • Produk si pemasok merupakan input
Pemasok yang kuat yang penting bagi produk pembeli.
dapat menekan • Produk pemasok didiferensiasikan.
profitabilitas industri • Produk pemasok memiliki
jika perusahaan tidak switching cost yang tinggi.
Mampu mengatasi • Pemasok memiliki ancaman
Kenaikkan biaya. integrasi ke depan yang kuat.
Industri pemasok didominasi oleh hanya sedikit
perusahaan.
Tetapi menjual kebanyak perusahaan.
Contoh : perusahaan minyak.

Pembeli bukan pelanggan yang penting bagi pemasok.


Contoh : penjualan ban mesin pemotong rumput tidak
terlalu penting bagi industri ban dibanding dengan
penjualan ban mobil
Kekuatan Tawar Pembeli

Pembeli menjadi kuat:


Pembeli bersaing • Pembeli membeli dalam porsi
dengan industri yang besar dalam total produksi
pemasok: industri.
• Menawar dengan
• Produk tidak dideferensiasikan
harga rendah.
(tidak ada standar produk).
• Menekankan
dengan kualitas • Pembeli hanya menghadap
tinggi. switching costs kecil.
• Pembeli membeli dalam porsi yang besar
dalam total produksi industri.
Contoh : kalau harga barang yg ditawarkan rendah,
secara otomatis pembeli akan meminta produk dala
jumlah besar .
(hukum permintaan dan penawaran)
Rivalitas antar Pesaing dalam Industri yang sama

Rivalitas yang kuat sering terjadi:


• Menjaga posisi strategik.
• Menggunakan kompetisi harga.
• Melancarkan perang iklan.
• Meningkatkan jaminan/pelayananpelanggan.
• Memperkenalkan produk baru.

Terjadi ketika perusahaan tertekan/melihat peluang:


• Persaingan harga.
• Perang iklan.
Menjaga posisi strategik.
Cth : Toyota market leader dalam industri
mobil
Rivalitas antar Kompetitor yang Ada

Persaingan terjadi karena:


• Banyak kompetitor yang seimbang.
• Pertumbuhan industri lambat.
• Biaya tetap yang tinggi.
• Biaya penyimpanan yang tinggi.
• Kurang diferensiasi atau switching cost rendah
• Penambahan kapasitas yang besar.
• Pesaing yang beraneka macam.
• Pertaruhan strategik tingkat tinggi.
• Hambatan keluar yang tinggi.
• Banyak kompetitor yang seimbang.
Misalnya dari segi harga, kualitas yang
hampir sama.
Analisis Pesaing Competitors

Lingkungan
Industri

Lingkungan
Kompetitif
Asumsi
Asumsi apa yang dipegang pesaing
mengenai masa depan industri dan Respon
perusahaan mereka? • Apa yang akan
dilakukan pesaing
Strategi saat ini masa yang akan
Apakah strategi kita sekarang
mendukung lingkungan kompetitif.?
datang?
• Pada sisi apa kita
memiliki keunggulan
Tujuan mendatang
Bagaimana tujuan kita jika
kompetitif?
dibandingkan dengan tujuan pesaing? • Bagaimana hal
tersebut merubah
hubungan kita
Kapabilitas dengan pesaing?
Bagaimana kapabilitas kita jika
dibandingkan dengan pesaing?
Berpikir Strategis untuk Bersaing

• Kehnichi Ohmae (The mind of • Customers


strategist)
- Enlightened: visi kedepan,
- Company, strength, weakness.
pendidikan dan
- Competitor mempengaruhi
- Customer orang lain.
- Plus Change (Hermawan - Informationalized, banyak
Kertajaya) pilihan.
• Changed drivers: - Empowered, merealisasikan
- Teknologi keputusan.
- Ekonomi: pemerintah, industri. - Memuaskan konsumen:
- Pasar - Need Teori Maslow
- Aturan main int’l. - Want
- Globalisasi vs lokalisasi. - Expectation
- Struktur
Pada saat Krisis

Yang Menderita: Yang diuntungkan (tetap


• Sektor korporat, moderen survive):
di perkotaan (bank, • UKM
properti). • Agribisnis, Agroindustri
• Punya utang LN (offshore
• Sektor orientasi ekspor.
loan) usaha besar dan
negara. • Otomotif, rokok. Mie, Hp,
TV, minuman (Far
Eastern Economic
Review)
• Perdagangan, hotel dan
restoran.