Anda di halaman 1dari 11

PENTINGNYA PEMERIKSAAN

PROTEIN URIN PADA IBU HAMIL

AMANDA SARI BULAN


P07134319056
MENGAPA PENTING ?
Kehamilan merupakan suatu proses reproduksi yang
perlu perawatan khusus agar berlangsung dengan baik,
karena kehamilan mengandung kehidupan Ibu maupun
janin.
Wanita hamil sering kali mengalami perubahan-
perubahan yang harus selalu di waspadai dengan cara
yang selalu rutin dilakukan yaitu pemeriksaan
kehamilan, salah satunya pemeriksaan protein urine.
APA ITU PROTEIN URIN ?
Protein urine adalah suatu kondisi dimana terlalu banyak protein dalam
urine dari adanya kerusakan ginjal. Ekskresi protein urine normal hingga
150 mg/hari.
Bagaimana bisa terjadi?
Selama kehamilan aliran darah pada ginjal mengalami
peningkatan kecepatan pada filtrasi glomerulus apabila
dibandingkan dengan keadaan tidak hamil, keadaan hipertensi
pada kehamilan menyebabkan perfusi darah pada ginjal dan
kecepatan filtrasi glomerulus menurun secara bervariasi
sehingga menyebabkan protein dengan berat molekul besar
lolos dari glomerulus hal ini menyebabkan proteinuria (protein
keluar melalui urin).
Pada Ibu hamil trimester II tekanan vena pada ginjal
semakin meningkat dan terjadi pertumbuhan janin
yang cepat. Oleh karena itu, pemeriksaan urin pada Ibu
hamil trimester II penting dilakukan untuk mengetahui
riwayat kesehatan Ibu sehingga apabila terjadi kelainan
dapat segera diatasi, seperti halnya kelainan atau
komplikasi pada waktu kehamilan berupa preeklamsia.
Definisi Preeklamsia
Preeklamsia adalah kondisi peningkatan tekanan darah disertai dengan
adanya protein dalam urine. Kondisi ini terjadi setelah usia kehamilan
lebih dari 20 minggu.
Dampak Preeklamsia Bagi Ibu dan
Bayi
Bagi Ibu Bagi Bayi
• Abrasio plasenta • Insufisiensi plasenta
• Edema pulmonary • Asfiksia neonatorum
• Kegagalan ginjal dan hepar • Intra uterine growth retardation
(IUGR)
• Miokardial infark
• Premature
• Disseminated • Abrasio plasenta
• Intravascular coagulation • Berat badan lahir rendah
(DIC) • Kematian janin
• Perdarahan serebral
Gejala Preeklamsia
• Tekanan darah tinggi (hipertensi) • Sesak napas
• Proteinuria (ditemukannya • Pusing, lemas, dan tidak enak
badan
protein di dalam urin)
• Frekuensi buang air kecil dan
• Sakit kepala berat atau terus-
volume urine menurun
menerus
• Mual dan muntah
• Gangguan penglihatan, seperti
pandangan kabur atau sensitif • Bengkak pada tungkai, tangan,
terhadap cahaya wajah, dan beberapa bagian tubuh
lain
• Nyeri di perut kanan atas
• Berat badan naik secara tiba-tiba
Diagnosis Preeklamsia
1. Dokter menanyakan keluhan dan gejala yang dialami ibu hamil,
serta riwayat kesehatan ibu hamil dan keluarganya.
2. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh, termasuk
tekanan darah, denyut nadi, frekuensi pernapasan, suhu tubuh,
pembengkakan pada tungkai, kaki, dan tangan, serta kondisi
kandungan.
3. Jika tekanan darah ibu hamil lebih dari 140/90 mmHg pada 2 kali
pemeriksaan, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang
untuk memastikan diagnosis preeklamsia yaitu Tes Urine.
Waktu Pemeriksaan Kehamilan
Pada kehamilan yang normal, jadwal pemeriksaan rutin ke dokter
adalah sebagai berikut:

Minggu ke-4 sampai ke-28: sebulan sekali


Minggu ke-28 sampai ke-36: 2 minggu sekali
Minggu ke-36 sampai ke-40: seminggu sekali
DAFTAR PUSTAKA
• Pradifta, Meitri. GAMBARAN KADAR PROTEIN URIN PADA IBU HAMIL
TRIMESTER II MENGGUNAKAN METODE ASAM ASETAT 6%. Diss.
STIKES Insan Cendekia Medika Jombang, 2018.
• Sujanah, GOC517003. GAMBARAN KADAR PROTEIN URIN PADA IBU
HAMIL DI PUSKESMAS MARGOYOSO I KABUPATEN PATI. Diss.
UNIMUS, 2018.
• Ambarwati, Winarsih Nur. HUBUNGAN PREEKLAMSIA DENGAN
KONDISI BAYI YANG DILAHIRKAN SECARA SECTIO CAESAREA DI RSUD
DR. MOEWARDI SURAKARTA, 2009.
• https://www.alodokter.com/preeklamsia