Anda di halaman 1dari 9

DEHIDRASI

PRINSIP

• JARINGAN 85 % ADALAH AIR


• AIR SELAMANYA TIDAK DAPAT
BERCAMPUR DENGAN MEDIA
PARAFIN / SELOIDIN
DEHIDRASI

• PROSES PENARIKAN MOLEKUL


AIR DARI DALAM JARINGAN
• DIKERJAKAN SETELAH PROSES
FIKSASI
TUJUAN DEHIDRASI

• SUPAYA JARINGAN BEBAS


DARI AIRSHG JARINGAN
LEBIH TERAWETKAN & RUANG
ANTAR SEL DALAM JARINGAN
BISA DIISI DENGAN BERBAGAI
MEDIA YG AKAN MEMUDAHKAN
U/ KEPERLUAN BERBAGAI
METODE SEDIAAN
MIKROSKOPIS
CARA

• MEMASUKKAN JARINGAN / ORGAN


DALAM DEHYDRANT SECARA
BERTAHAP AGAR TIDAK
MENGALAMI PERUBAHAN
BENTUK/STRUKTUR  BIASA DGNK
DEHIDRAN DALAM KONSENTRASI
RENDAHMENINGKAT TINGGI
MACAM-MACAM
DEHYDRANT

• ETHANOL / ETHYL ALCOHOL


• DIOXANE
• ACETONE
ETHANOL
/ ETHYL ALCOHOL
• UMUM DIGUNAKAN
• PROSES SECARA PERLAHAN-LAHAN,
ALKOHOL BERTINGKAT (30% s/d
ABSOLUT)
• Masson 1928, YG BAIK DIMULAI DARI 95%
ATAU 80%
• VOLUME DEHIDRANT 10 X VOLUME
JARINGAN
• MEMPERKERAS JARINGAN  JANGAN
TERLALU LAMA1-2 JAM, UKURAN
JARINGAN 2-4 mm
DIOXANE

• PROSES : MASUKKAN DALAM


DIOXANE 50%  3 JAM DIGANTI
DIOXANE MURNI 2 KALI @ 3 JAM
• U/ JARINGAN SETELAH FIKSASI
DENGAN BOUIN / FORMALIN CUCI
DG ALKOHOL 70%  MASUKKAN KE
DALAM CAMPURAN DIOXANE :
ALKOHOL (1 : 1) 3 JAM
MASUKKAN DIOXANE MURNI 2 KALI
ACETONE

• JARANG DIGUNAKAN
• TIDAK BERCAMPUR BAIK
DENGAN PARAFIN
• BIASANYA ACETONE PANAS +
PARAFIN  BAIK
 DIPINDAH KE PARAFIN
MURNI EMBEDDING